... Cara Menjahit Rok Span: Panduan Praktis untuk Pemula | Seni Jahit DIY

Cara Jahit Rok Span - Panduan Langkah demi Langkah untuk Pekerjaan Jahit DIY

Langkah :


1. Bentuk rok dengamenggunakan garisan lengkung.
2. Bentuk kupnat
=========================================================
Berikut ini adalah pola ukuran rok meyneke yang dibu at sket
Ukuran rok
1. Lingkar pinggang = 66 cm
2. Tinggi panggul = 16 cm
3. Lingkar panggul = 96 cm
4. Panjang rok = 50 cm

Keterangan
Bagian depan Bagian belakang
A - B = panjang rok A - B = panjang rok
A – C = 2 cm A – C = 2 cm
A – E = tinggi panggul A – E = tinggi panggul
C – D = 0.5 lk pinggang + 3 + 1 cm C – D = 0.5 lk pinggang + 3 - 1 cm
E – F = 0. 25 lk panggul + 1 cm E – F = 0. 25 lk panggul – 1 cm
B – G = E – F B – G = E – F
G – H = B – G tambah 3 – 5 cm G – H = B – G tambah 3 – 5 cm

=============================================
Rok Klok

Langkah :

Hitung Lingkar pinggang dibagi 3 (LP/3)
Tarik garis tegak lurus
Tarik garis dengan sudut 45 derajat
Bagi 2 diantara garis diatas
Masing2 garis tandai sepanjang o.

Pola Dasar Rok Metode So-En dan Mayneke, Lengkap Dengan Ukurannya

Rok adalah bagian bawah gaun atau pakaian terpisah yang dipakai untuk membalut bagian pinggang ke bawah. Rok yang paling sederhana bisa dibuat dari selembar kain yang dililitkan dipinggang atau biasa disebut pareo. Model rok mengalami perkembangan seiring kemajuan dunia fashion. Tentu saja berbagai variasi rok berakar dari pola dasar rok. Karena itu, kuasai pola rok dasar agar bisa membuat beragam model rok.

Di abad 20, rok mengalami perkembangan yang sangat pesat. Variasi-variasi rok baru bermunculan, baik panjang rok maupun modelnya. Demam rok pun terjadi di berbagai belahan dunia, mulai dari rok model hobble di tahun 1910-an hingga rok mini di tahun 1960-an. Revolusi rok yang sesungguhnya terjadi pada 1960-an, saat kaum wanita memiliki kebebasan untuk menentukan panjang rok yang ingin dikenakan. Sejak saat itu pula, rok mini menjadi bagian dari busana wanita yang tak terpisahkan.

Popular Posts

Pola Dasar Celana Kulot a . Lingkar Pinggang (LIPI) : 64 cm b. Lingkar Panggul (LIPA) : 88 cm . POLA BLUS Lingkar Badan (LIBA) : 86 cm Lingkar Panggul (LIPA) : 96 cm Lebar Dada : 31 cm Leb.

CARA MENGAMBIL UKURAN POLA DASAR ROK &CELANA PANJANG 1. Lingkar Pinggang (LIPI) Di ukur sekeliling pinggang yang .

Pola Dasar Rok SMP A. Lingkar Pinggang (LIPI) : 74 cm B. Lingkar Panggul (LIPA) : 92 cm C. Tinggi Panggul .

Pola Dasar Rok SMA a. Lingkar Pinggang (LIPI) : 64 cm b. Lingkar Panggul (LIPA) : 84 cm c. Tinggi Panggul .

Contoh Ukuran Rok Span a. Lingkar Pinggang (LIPI) : 64 cm b. Lingkar Panggul (LIPA) : 84 cm c. Tinggi Panggul .

CARA MENGAMBIL UKURAN BADAN BLUES & KEMEJA 1. Lingkar Badan (LIBA) Diukur sekeliling badan bagian muka melalui puncak.

Ex. Ukuran Lingkar pinggang (lipi) : 64 Lingkar panggul (lipa) : 84 Tinggi panggul : 17 Panjang celana. : 90 Panjang lutut. .

*) ex. Ukuran - panjang kemeja : 65 cm - panjang bahu : 42 cm - lebar bahu : 14 cm - ketiak. : .

CARA MENGAMBIL UKURAN LENGAN 1. Lingkar lubang lengan Di ukur dari lubang lengan dengan baju / blues 2. Panjan.

Cara menjahit rok span

Home / teori jahit / pola rok lipit hadap dan keterangan cara menjahitnya

Selamat berjumpa kembali, pada postingan kali ini saya ingin memberikan pola rok lipit hadap. Rok jenis ini biasa di gunakan untuk seragam anak sekolah tingkat pertama (SMP) dan sekolah menengah atas ( SMU), kenapa di sebut dengan lipit hadap? Ini di karenakan di bagian rok tersebut ada lipitan yang saling berhadapan, kalau dalam istilah penjahit nama nya adu manis.

Rok lipit akan terlihat seperti rok span, saat penggunanya diam, namun saat berjalan rok tersebut akan lebih lebar di karenakan adanya lipitan sebesar 20 cm, dan ini tentu saja akan memberikan keleluasaan bagi penggunanya, namun yang saya heran, banyak juga anak sekolah yang meminta agar bagian bawah rok tersebut di kecilkan agar sama dengan bagian atasnya. Padahal ini bisa menyulitkan saat melangkah, atau saat naik motor, karena bagian bawahnya yang tidak lebar lagi.

Untuk pola rok lipit hadap sendiri sebenarnya hanyalah pengembangan dari pola dasar rok, yang di berikan kelebihan sekitar 10 cm untuk jahitan lipit nya, untuk lebih jelas bagaimana pola rok lipit hadap tersebut, coba Anda perhatikan gambar nya di bawah ini

A-C : tinggi pinggul, jika bingung, maka tinggi pinggul ini sekitar 18 cm sampai 20 cm A-D : ¼ lingkar pinggang +3 cm ( tambahan 3 cm untuk kupnat) A-F : panjang kupnat ( panjangnya antara 10 cm sampai 12 cm)

Pola rok di atas merupakan pola dasar rok, selanjutnya pola rok tersebut pada bagian depannya di tambahi 10 cm untuk di buat lipitan, jika Anda masih pemula maka buat lah pola rok tersebut di kertas Koran atau kertas khusus pola yang berwarna coklat, untuk tambahan yang 10 cm bisa di buat langsung di pola, atau bisa juga kita hanya membuat pola dasar rok, selanjutnya tambahan 10 cm ini di berikan saat pola rok tersebut di tempelkan di kain, sebagai ilustrasi nya kira-kira seperti berikut.

Ukuran yang Diperlukan untuk Pola Dasar Rok dan Cara Pengukurannya

Untuk membuat pola dasar rok, ada beberapa ukuran yang diperlukan. Untuk melakukan pengukuran ini, siapkanlah pita meteran dan juga ban petar. Ban petar atau tali pengikat adalah alat bantu untuk mengambil ukuran badan. Biasanya ban petar diikatkan pada lingkar pinggang, lingkar pinggul dan lingkar badan. Kemudian lakukan pengukuran dengan mengikuti arahan berikut ini.

1. Lingkar pinggang, untuk mengukur lingkar pinggang ukurlah sekeliling pinggang pas.
2. Tinggi pinggul, untuk mengukur tinggi pinggul ukurlah dari bawah ban petar pinggang sampai batas panggul.
3. Lingkar panggul, untuk mengukur lingkar pinggul ukurlah sekeliling panggul atau bahan bawah yang terbesar dan diukur pas. Lalu tambahkan 4 cm atau diselakan 4 jari.
4. Panjang rok muka, sisi dan belakang diukur dari bawah ban petar hingga panjang yang diinginkan.

(foto: dok JarumJahit.com)

Berikut ini contoh hasil pengukuran yang diperoleh. Selanjutnya dari hasil pengukuran ini bisa dibuat pola dasar rok dengan skala ¼.

  • Lingkar pinggang = 64 cm
  • Lingkar pinggung = 88 cm
  • Tinggi Pinggul = 20 cm
  • Panjang rok = 62 cm

Pola Dasar Rok Metode So-En dan Keterangan Pola

Pola dasar rok metode So-En berasal dari Bunka Fashion College. Bunka Fashion College merupakan sebuah sekolah menjahit baju barat yang didirikan Isaburo Namiki di Jepang pada tahun 1919. Perkembangan sekolah menjahit ini begitu pesat dan kreasi pola-pola pakaiannya tersebar ke berbagai negara. Sampai kini pun pola-pola tersebut masih digunakan. Salah satunya pola dasar rok So-En ini.

Pola-pola So-En memiliki ciri khas yakni adanya kupnat pada pinggang muka dan juga pinggang belakang. Ukuran kupnatnya cukup lebar sehingga sangat cocok bagi mereka yang bertubuh besar.
Untuk pola dasar rok So-En, digunakan hasil pengukuran sebagai berikut.


Tags: jahit cara

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia