Panduan Mudah Menjahit Saku Jas
Kamis, 01 September 2016
Cara Menjahit Jas Lengkap
Rekan-rekan Lembaga Kursus Menjahit, teman-teman para penjahit dan warga masyarakat umum yang berminat menambah wawasan dan pengetahuan jahit-menjahit, video tutorial cara menjahit jas lengkap yang didukung vokal instruktru kursus menjahit Lpk Intan Sruweng Kebumen dapat diambil manfaatnya.
Langkah berikutnya adalah persiapan-persiapan untuk memasang krah jas, seperti video tutorial berikut:
Kemudian buat dan pasanglah krah atas, sesuai petunjuk pada video tutorial yang berikut:
Teruskan dengan memasang krah jas bagian bawah, baik yang kiri maupun kanan, seperti video tutorial berikut:
Sekarang tinggal mengolah lengan jas, dan awalnya adalah mengolah belahan busana bertumpuk yang ada pada ujung lengan jas, silakan disimak video tutorial berikut:
Selanjutnya menjahit pola lengan jas bagian atas dan bawah, sehingga terbentuk lengan jas baik yang kanan maupun kiri, silakan cermati video tutorial berikut:
Sebelum dipasang pada kerung lengan yang ada di badan jas, lengan jas perlu dibuat kerutan-kerutan lebih dahulu pada pangkal pola lengan jas atasnya. Kenapa harus dibuat kerutan dulu? Jawabannya akan diuraikan pada video tutorial jas yang berikut:
Sejarah Saku
Saku pada pakaian sudah ada sejak zaman dahulu kala. Menurut sejarah, saku pertama kali dikenal oleh manusia pada zaman kuno di Mesir dan Yunani. Pada zaman itu, saku digunakan sebagai tempat penyimpanan uang atau barang berharga lainnya.
Pada abad ke-13, saku pada pakaian menjadi lebih umum digunakan di Eropa. Namun, pada awalnya, saku ini tidak terdapat pada pakaian melainkan sebagai tas terpisah yang diikatkan pada pinggang. Barulah pada abad ke-17, saku mulai ditanamkan secara langsung pada pakaian.
Saat itu, saku pada pakaian hanya terdapat pada pakaian pria dan digunakan untuk menyimpan uang atau tembakau. Wanita pada saat itu tidak menggunakan saku pada pakaian mereka, karena pakaian wanita pada masa itu umumnya tidak memiliki saku. Hal ini karena dianggap tidak etis bagi wanita untuk menaruh barang-barang di dalam saku yang tersembunyi di balik pakaian mereka.
Namun, pada abad ke-18, wanita mulai menggunakan saku pada pakaian mereka. Saku pada pakaian wanita pada masa itu biasanya berupa kantong kecil yang diletakkan di dalam pakaian, seperti di dalam lapisan rok atau korset.
Pada abad ke-19, saku pada pakaian semakin berkembang dan mulai digunakan pada berbagai jenis pakaian, seperti jas, blazer, dan celana. Pada masa itu, saku pada pakaian juga mulai memiliki berbagai macam model dan ukuran.
Hingga saat ini, saku pada pakaian masih digunakan sebagai tempat penyimpanan barang-barang penting seperti uang, ponsel, dan kunci. Selain itu, saku pada pakaian juga menjadi bagian penting dari segi estetika pada pakaian.
Sabtu, 23 Desember 2017
Cara Mengganti Jarum Mesin Jahit Dengan Benar
Orang yang sering menjahit pada gilirannya akan mengganti jarum mesin jahitnya, disebabkan karena dua hal, yang pertama karena jarum patah dan yang kedua karena jarum tumpul. Tandanya jarum patah bisa dilihat langsung pada jarumnya, sedang tandanya jarum tumpul bisa dilihat pada hasil jahitannya yang berkerut kurang rapih dimana serat kain yang dijahit ikut ketarik kebawah terbawa gerakan ujung jarum yang tumpul. Supaya dapat mengganti jarum mesin jahit dengan baik dan benar, perlu memiliki bekal pengetahuan tentang jarum mesin jahit, baik jarum mesin jahit multi fungsi maupun jarum mesin jahit industri.
Bagian depan jarum mesin jahit multi fungsi pada bagian pangkalnya berbentuk lengkungan bulat, pada bagian batangnya terdapat lekukan alur jalannya benang sampai pada ujung jarum ada lobang tempat benang jahit dimasukkan. Bagian belakang jarum mesin jahit multi fungsi pada bagian pangkalnya berbentuk rata dan datar, pada bagian batangnya tidak ada lekukan alur jalannya benang dan pada ujung jarum ada lobang tempat benang jahit dikeluarkan.
Berbeda dengan jarum mesin jahit multi fungsi, pada jarum mesin jahit industry di pangkal jarum tidak ada bagian yang rata, pangkal jarum bulat seutuhnya. Untuk membedakan mana bagian depan jarum dan mana bagian belakangnya, harus diperhatikan pada bagian depan di batang jarum terdapat lekukan alur jalannya benang sampai ke lobang di ujung jarum tempat benang jahit dimasukkan. Pada bagian belakang jarum mesin jahit industri di batang jarum tidak ada lekukan alur benang, hanya di ujung jarum ada lobang tempat benang jahit dikeluarkan.
Bila benang dimasukkan dari lobang depan jarum, ketika untuk menjahit posisi benang pada posisi aman, melewati lekukan alur benang yang terlidungi batang jarum, sehingga benang tidak akan terjepit dan putus meskipun digunakan untuk menjahit kain yang tebal dan menjahitnya cepat. Sebaliknya bila benang dimasukkan dari lobang belakang jarum, ketika untuk menjahit posisi benang tidak aman, terjepit disela-sela kain tebal dan batang jarum, sehingga bila menjahitnya cepat benang atas akan putus.
Tags: jahit cara