Menyulam Kecantikan - Panduan Langkah demi Langkah untuk Menyiku Bangunan dengan Benang
Metode kerja pemasangan Bouwplank
Berikut akan dijelaskan secara singkat mengenai cara pemasangan bouwplank dan proses pekerjaan bowplank :
1. Tentukan Batas dan Luas Bangunan
Pertama kita tentukan luas bangunan yang direncanakan dengan cara menandai batas-batas terpinggir bangunan dan bagian yang akan dibuatkan pondasi. Ambil jarak keluar dari pinggiran bangunan sekitar 1 meter untuk memasangkan patok tiang bowplank untuk lalu lintas pekerja. Bila tidak memungkinkan, bouwplank juga dapat dipasang semepet mungkin dengan tembok tetangga.
2. Pasang Patok
Tancapkan kayu patok/tiang patok yang sudah diruncingkan pada setiap sudut bangunan yang akan dibuat. Bila di lokasi sudah ada perkerasan maka patok dapat dipaku agar tetap tegak dan tidak bergeser selama masa penggunaan bouwplank. Usahakan titik peletakan patok sudah sesuai gambar atau arahan direksi proyek.
3. Tentukan Ketinggian dengan Selang Waterpass
Tentukan letak dan ketinggian pondasi, gunakan bantuan selang waterpass untuk mencari persamaan ketinggian. Caranya yaitu berikan tanda berupa garis pendil/spidol pada satu tiang patok sesuai tinggi pondasi lalu gunakan selang waterpass untuk menyamakan ketinggian tersebut. Garis air pada selang menunjukkan ketinggian, jadi posisikan agar garis air sama dengan garis tinggi pondasi.
4. Pasang Papan Kayu
Pasang papan kayu pada tiang patok mengelilingi bangunan sehingga membentuk batas. Papan dipasangkan pada arah memanjang. Jika papan tidak cukup panjang maka dapat disambung dengan menambahkan patok pada sambungan papan kayu. Pastikan papan memiliki lebar dan tinggi yang sama karena akan menjadi acuan dalam menentukan pondasi.
5. Pasang Benang
6. Tarik Benang
Pasangkan paku dan tarik benang membentuk gambar batas pondasi yang akan dibuat. Benang tersebut dapat menjadi tanda bagi pekerja selanjutnya untuk menggali pondasi dan menyusun batu pondasi.
Berapa Ukuran Bouwplank?
Ukuran lebar, panjang, dan ketebalan bouwplank dapat bervariasi sesuai dengan kebutuhan. Umumnya, lebar bouwplank berkisar antara 15 hingga 30 sentimeter, sementara panjangnya dapat mencapai 2 hingga 6 meter. Ketebalan standarnya biasanya berkisar antara 3 hingga 5 sentimeter, namun bisa lebih tebal tergantung pada jenis material dan jenis konstruksi yang dikerjakan.
Baca Juga : Campuran Beton K 200 Manual : Panduan LengkapPemilihan ukuran bouwplank harus disesuaikan dengan jenis pekerjaan yang akan dilakukan. Misalnya, untuk pekerjaan yang membutuhkan area kerja yang lebih luas, penggunaan bouwplank dengan dimensi lebih besar bisa menjadi lebih efisien.
Bouwplank dengan ketebalan yang lebih besar umumnya lebih mampu menahan beban berat dan memberikan stabilitas yang lebih baik saat digunakan.
Penting untuk diingat bahwa setiap bouwplank memiliki kapasitas beban maksimum yang dapat ditanggungnya. Oleh karena itu, pastikan untuk mempertimbangkan berat material dan alat yang akan digunakan dalam pekerjaan Anda, serta pilih bouwplank yang memiliki kapasitas beban yang mencukupi untuk menanggung semua beban tersebut.
Ukuran bouwplank memainkan peran penting dalam menentukan efektivitas dan kenyamanan penggunaannya dalam proyek konstruksi. Dalam memilih ukuran yang tepat, Anda perlu mempertimbangkan berbagai faktor, termasuk jenis pekerjaan yang akan dilakukan, tingkat ketinggian yang diperlukan, dan ruang kerja yang tersedia.
Tags: benang cara