Menyulam Kecantikan - Panduan Langkah demi Langkah untuk Menyiku Bangunan dengan Benang
Pengertian Bouwplank
Bouwplank adalah sebuah papan atau patok sementara yang terbuat dari kayu, digunakan untuk ditempatkan di sudut-sudut atau sekeliling area tempat konstruksi bangunan akan dibangun. Bouwplank ini biasanya dipasang dengan dipaku pada papan kayu yang diletakkan minimal satu meter dari bangunan yang akan dibangun. Ketinggian bouwplank biasanya sekitar 0,5 meter di atas titik tertinggi dari bangunan yang akan dikerjakan. Terkadang, masyarakat juga mengenal istilah Bouwplank dengan sebutan Bowplank atau Boplang.
Penggunaan bouwplank hanya bersifat sementara, sehingga biasanya terbuat dari bahan murah seperti kayu dengan kualitas yang tidak terlalu tinggi. Kesalahan dalam mengukur atau memasang bouwplank dapat memiliki dampak serius terhadap konstruksi bangunan yang akan dibangun.
Metode kerja pemasangan Bouwplank
Berikut akan dijelaskan secara singkat mengenai cara pemasangan bouwplank dan proses pekerjaan bowplank :
1. Tentukan Batas dan Luas Bangunan
Pertama kita tentukan luas bangunan yang direncanakan dengan cara menandai batas-batas terpinggir bangunan dan bagian yang akan dibuatkan pondasi. Ambil jarak keluar dari pinggiran bangunan sekitar 1 meter untuk memasangkan patok tiang bowplank untuk lalu lintas pekerja. Bila tidak memungkinkan, bouwplank juga dapat dipasang semepet mungkin dengan tembok tetangga.
2. Pasang Patok
Tancapkan kayu patok/tiang patok yang sudah diruncingkan pada setiap sudut bangunan yang akan dibuat. Bila di lokasi sudah ada perkerasan maka patok dapat dipaku agar tetap tegak dan tidak bergeser selama masa penggunaan bouwplank. Usahakan titik peletakan patok sudah sesuai gambar atau arahan direksi proyek.
3. Tentukan Ketinggian dengan Selang Waterpass
Tentukan letak dan ketinggian pondasi, gunakan bantuan selang waterpass untuk mencari persamaan ketinggian. Caranya yaitu berikan tanda berupa garis pendil/spidol pada satu tiang patok sesuai tinggi pondasi lalu gunakan selang waterpass untuk menyamakan ketinggian tersebut. Garis air pada selang menunjukkan ketinggian, jadi posisikan agar garis air sama dengan garis tinggi pondasi.
4. Pasang Papan Kayu
Pasang papan kayu pada tiang patok mengelilingi bangunan sehingga membentuk batas. Papan dipasangkan pada arah memanjang. Jika papan tidak cukup panjang maka dapat disambung dengan menambahkan patok pada sambungan papan kayu. Pastikan papan memiliki lebar dan tinggi yang sama karena akan menjadi acuan dalam menentukan pondasi.
5. Pasang Benang
6. Tarik Benang
Pasangkan paku dan tarik benang membentuk gambar batas pondasi yang akan dibuat. Benang tersebut dapat menjadi tanda bagi pekerja selanjutnya untuk menggali pondasi dan menyusun batu pondasi.
Tags: benang cara