... Panduan Lengkap: Cara Merajut Baju Boneka Barbie untuk Penggemar Needlework dan DIY

Cara Merajut Baju Boneka Barbie - Panduan DIY yang Menarik

Membuat Gaun dari Lengan Kaus Lama

Carilah lengan kaus lama. Bagian ini akan menjadi bahan gaun boneka, jadi pilihlah pola/kain apa pun yang Anda mau. Potong lengan di tempat pertemuannya dengan badan kaus.

Buatlah bentuk gaun. Mulailah dari bagian atas tempat potongan berbentuk diagonal sudah terbentuk (karena cara menjahitkan lengan kaus ke badannya), balik lengan dari dalam keluar, dan lipatkan sehingga ada bagian sekitar 2,5 cm yang tumpang tindih di satu sisi, serta 5-7,5 cm bagian yang tumpang tindih di sisi lain (karena adanya potongan berbentuk diagonal).

Berikan sentuhan akhir. Potongan berbentuk diagonal pada gaun (karena bentuk asli dari lengan kaus) akan memberikan tampilan gaun panjang dengan ujung diagonal. Tambahkan kalung yang manis untuk melengkapi tampilannya.

Penanda tusukan

Ilustrasi penanda tusukan (shopee.co.id)

Penanda tusukan atau stitch marker berguna untuk menandai sampai mana hasil rajutanmu. Ini menghindari benang terburai saat rajutanmu belum selesai. Penanda tusukan berfungsi juga untuk menandai pola pertama yang kamu gunakan saat menganyam benang. Sehingga kamu tidak lupa pola rajut dalam baris, dan menghindari kamu mengulang pola dari awal.

Penanda tusukan tersedia dalam berbagai bentuk dan bahan. Umumnya berbahan plastik dan aluminium. Penanda tusukan berbentuk seperti jarum peniti yang tumpul di ujung jarumnya.

Hook atau hakpen

Ilustrasi hakpen (pexels.com/anete-lusina)

Hook atau hakpen adalah alat utama untuk merajut. Umumnya hakpen terbuat dari bahan stainless atau aluminium, sehingga kuat dan tahan lama. Hakpen biasanya mempunyai kait di ujungnya, ini berguna untuk menarik atau mengaitkan benang saat merajut.

Hakpen memiliki variasi ukuran yang berbeda dan ditandai dengan nomor 1 hingga 8. Semakin besar ukuran, maka semakin besar lingkaran pada hakpen. Ada juga merek hakpen yang menyantumkan milimeter pada kode ukuran, misalnya 2 mm ata 2,5 mm. Baik angka atau milimeter, keduanya sama-sama bisa diaplikasikan pada benang rajut.
Ini adalah konversi hakpen dan benang:

  • Hakpen 1-2 atau hakpen 2,00 mm - 2,20 mm cocok untuk benang tipis seperti wol.
  • Hakpen 3-4 atau hakpen 2,20 mm - 2,50 mm cocok untuk benang katun, nilon, poliester.
  • Hakpen 5-6 atau hakpen 3,00 mm - 3,50 mm cocok untuk benang dengan lapisan lebih tebal seperti polythick atau katun yang memiliki 4 ply (lapis).
  • Hakpen 7-8 atau hakpen 4,00 mm – mm 5,00 cocok untuk benang tebal seperti t-yarn.

Istilah Tentang Anatomi Rajutan dan Cara Membuat Simpul Awal

Beberapa istilah tentang anatomi rajutan yang wajib kamu pahami antara lain:

  • Slip knot: simpul awal sebelum memulai tusuk dasar.
  • Front loop: tusuk atau lubang yang menghadap Anda.
  • Back loop: tusuk atau lubang yang membelakangi Anda (terletak di balik front loop).
  • Yard end: ujung benang pendek
  • Yard ball: ujung benang lainnya yang terhubung dengan gulungan benang.

Selanjutnya, Anda bisa membuat simpul awal dengan mengikuti langkah-langkah ini:

Jika ingin menguji apakah simpul awal buatan Anda sudah benar atau belum, cobalah menarik salah satu ujung benang. Kalau Anda menarik yard ball, maka simpul akan mengencang. Sedangkan jika kamu menarik yard end, simpul akan mengendur.


Tags: cara baju merajut

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia