Cara Merajut Baju Boneka Barbie - Panduan DIY yang Menarik
Membuat Baju dari Kaus Kaki Lama
- Cara ini membuat rok barbie ini sangat sederhana dan cepat. Carilah kaus kaki anak-anak atau balita, dan potong sesuai panjang yang diinginkan. Panjang ini tentu saja tergantung pada seberapa panjang atau pendek rok yang Anda inginkan (antara 5 hingga 10 cm). Bahan kaus kaki yang bisa merenggang akan memungkinkan ukuran rok pas dengan tubuh boneka barbie Anda tanpa membutuhkan langkah lainnya.
Jahitkan kain menjadi satu. Jika Anda memilih menggunakan dua lembar kain, letakkan keduanya mengarah ke bawah dan jahitkan menjadi satu. Anda bisa menggunakan mesin jahit, atau menjahit garis lurus dengan jarum dan benang pada langkah ini.
Jahit kelim rok. Balik kain ke arah Anda dan lipat menjadi separuhnya sehingga rok akan tampak "terbalik" dan Anda bisa menjahit tepinya (dengan cara serging). Kemudian balik kembali rok ke arah Anda, dan rok boneka Anda siap!
- Saat menjahit atau memotong kain, cobalah melakukannya dalam satu garis lurus. Hal ini akan membuat baju boneka barbie buatan Anda tampak lebih profesional.
- Pilihlah kaus kaki dengan ukuran yang tepat. Kaus kaki setinggi lutut tidak akan sesuai untuk boneka barbie, dan kaus kaki anak-anak biasanya lebih cocok untuk boneka barbie dibandingkan dengan kaus kaki dewasa.
Membuat Gaun dari Lengan Kaus Lama
Carilah lengan kaus lama. Bagian ini akan menjadi bahan gaun boneka, jadi pilihlah pola/kain apa pun yang Anda mau. Potong lengan di tempat pertemuannya dengan badan kaus.
Buatlah bentuk gaun. Mulailah dari bagian atas tempat potongan berbentuk diagonal sudah terbentuk (karena cara menjahitkan lengan kaus ke badannya), balik lengan dari dalam keluar, dan lipatkan sehingga ada bagian sekitar 2,5 cm yang tumpang tindih di satu sisi, serta 5-7,5 cm bagian yang tumpang tindih di sisi lain (karena adanya potongan berbentuk diagonal).
Berikan sentuhan akhir. Potongan berbentuk diagonal pada gaun (karena bentuk asli dari lengan kaus) akan memberikan tampilan gaun panjang dengan ujung diagonal. Tambahkan kalung yang manis untuk melengkapi tampilannya.
Benang rajut
Ilustrasi benang rajut (pexels.com/rodnae-prod)
Benang adalah bahan utama yang digunakan untuk merangkai kerajinan. Terdapat berbagai bahan dan ukuran benang yang bisa kamu sesuaikan dengan proyek rajutanmu. Jika ingin membuat baju atau selimut, kamu perlu menggunakan benang berbahan katun atau wol. Sementara, untuk sepatu atau tas minimal kamu memakai benang poliester atau nilon yang lebih kaku dan kuat.
Perhatikan juga ukuran benang dengan ukuran hakpen. Benang yang kecil dan halus biasanya memakai hakpen lebih kecil, dan sebaliknya. Jika kamu salah memasangkan hakpen dan benang, maka pola rajutanmu bisa terlalu rapat atau terlalu longgar dan berlubang. Sehingga, hasil rajutanmu terlihat tidak rapi.
Hook atau hakpen
Ilustrasi hakpen (pexels.com/anete-lusina)
Hook atau hakpen adalah alat utama untuk merajut. Umumnya hakpen terbuat dari bahan stainless atau aluminium, sehingga kuat dan tahan lama. Hakpen biasanya mempunyai kait di ujungnya, ini berguna untuk menarik atau mengaitkan benang saat merajut.
Hakpen memiliki variasi ukuran yang berbeda dan ditandai dengan nomor 1 hingga 8. Semakin besar ukuran, maka semakin besar lingkaran pada hakpen. Ada juga merek hakpen yang menyantumkan milimeter pada kode ukuran, misalnya 2 mm ata 2,5 mm. Baik angka atau milimeter, keduanya sama-sama bisa diaplikasikan pada benang rajut.
Ini adalah konversi hakpen dan benang:
- Hakpen 1-2 atau hakpen 2,00 mm - 2,20 mm cocok untuk benang tipis seperti wol.
- Hakpen 3-4 atau hakpen 2,20 mm - 2,50 mm cocok untuk benang katun, nilon, poliester.
- Hakpen 5-6 atau hakpen 3,00 mm - 3,50 mm cocok untuk benang dengan lapisan lebih tebal seperti polythick atau katun yang memiliki 4 ply (lapis).
- Hakpen 7-8 atau hakpen 4,00 mm – mm 5,00 cocok untuk benang tebal seperti t-yarn.
Tags: cara baju merajut