"Rajut Cantik - Panduan Membuat Bunga dengan Jalinan Benang"1 / 2
Teknik-teknik Dasar dalam Merajut
Tak hanya sekedar membuat pola di dalam suatu kain, merajut memiliki teknik dasar yang penting untuk dipahami. Adapun teknik-teknik dasar dalam merajut yaitu:
1. Teknik Rantai Dasar (Chain Stitch)
Chain stitch adalah teknik mendasar dalam merajut. Seperti namanya, teknik ini mengharuskan kamu untuk membuat serangkaian rantai menggunakan jarum dan benang rajut.
Teknik ini biasanya digunakan untuk membentuk dasar untuk rajutan selanjutnya. Tak heran mengapa penguasaan dari teknik rantai sangat penting untuk mempermudah proses merajut.
2. Teknik Rajut Polos (Single Crochet)
Teknik rajut polos, juga dikenal sebagai single crochet, adalah teknik rajutan yang sederhana tetapi sering digunakan dalam berbagai proyek rajutan.
Dengan teknik ini, Anda akan menghasilkan rajutan padat dan kokoh. Teknik rajutan polos juga sering digunakan untuk membuat sisi tas dan bagian penutup (flap) pada tas rajut.
3. Teknik Rajutan Ganda (Double Crochet)
Teknik rajutan ganda, atau double crochet, merupakan teknik yang digunakan sebagai cara merajut untuk menghasilkan rajutan lebih tinggi dari teknik rajutan polos.
Rajutan ganda umumnya lebih longgar daripada rajutan polos dan digunakan untuk menciptakan tekstur yang berbeda pada tas rajutan.
Teknik rajutan ganda cocok untuk membuat pola rajutan yang lebih terbuka dan lapang.
Teknik penambahan dan pengurangan sangat penting untuk membentuk bentuk tas yang diinginkan. Hal itu dikarenakan, teknik penambahan ini digunakan untuk menambah jumlah rajutan dalam satu baris, sedangkan teknik pengurangan digunakan untuk mengurangi jumlah rajutan.
Dengan menguasai teknik ini, kamu bisa menciptakan bentuk tas yang berbeda, seperti tas kerucut atau tas berbentuk lingkaran.
Cara Merajut
wikiHow adalah suatu "wiki", yang berarti ada banyak artikel kami yang disusun oleh lebih dari satu orang. Untuk membuat artikel ini, 100 penyusun, beberapa di antaranya anonim, menyunting dan memperbaiki dari waktu ke waktu.
Adalah fakta yang mengejutkan bahwa di dunia yang berkembang sangat pesat dewasa ini, merajut mengalami kebangkitan kembali sebagai hobi yang menenangkan tetapi produktif. Apakah orang yang merajut adalah pria setengah baya yang merajut di kamarnya untuk membantu mengontrol tekanan darahnya atau anak yang diajari merajut di sekolah karena kegiatan tersebut melatih koordinasi tangan dan mata, generasi baru perajut tidak hanya termasuk dalam satu kategori saja.
Kalau Anda ingin berpartisipasi dalam hobi merajut, petunjuk bergambar dengan penjelasan langkah demi langkah berikut ini, yang disesuaikan untuk pemula, bisa membantu Anda menjalani hobi tersebut. Ada banyak macam jahitan, tetapi Anda hanya akan memulai jahitan rajut. Tujuan utama pelajaran merajut yang sangat dasar ini adalah untuk mengajarkan dasar-dasar membuat tusukan awal, merajut baris, dan kemudian membuat tusukan penutup. Dengan mempelajari penjelasan ini maka Anda bisa mulai merajut bahan dasar apa pun.
Membuat Tusukan Awal
Pada saat Anda membuat tusukan awal, Anda menambahkan jahitan-jahitan awal ke jarum. Banyak cara membuat tusukan awal, tetapi cara membuat lilitan ke belakang sebagaimana ditunjukkan di sini sesuai untuk pemula karena mudah, dan bisa lebih cepat membantu Anda mulai merajut.
Pegang jarum yang berisi simpul hidup di tangan kanan.Ulangi proses ini dengan tangan dan benang sampai Anda selesai membuat tusukan untuk jahitan sebanyak yang Anda inginkan. Setiap kali Anda melakukan proses ini, Anda membuat jahitan. Simpul hidup dari langkah sebelumnya dihitung sebagai jahitan pertama dan setiap lilitan yang Anda tambahkan adalah jahitan tambahan. Jaga agar lilitan-lilitan yang Anda buat menghadap ke atas dan seragam, jangan sampai lilitan-lilitan itu terbelit karena kalau sampai terbelit maka akan sulit merajutnya. Anda juga mungkin ingin membuat lilitan longgar dengan menggunakan cara ini, lilitan longgar sangat membuat frustrasi untuk dirajut.
2. Mulailah belajar tusuk dasar merajut dengan optimis.
A. Kenali jenis benang dan jarum rajut (hakpen).
Anda tidak perlu membeli semua jenis benang maupun jarum rajut sekaligus. Untuk belajar merajut, cukup 1 jenis benang dan 1 ukuran hakpen saja. Bahkan, dengan 1 ukuran hakpen yang Anda beli pun, nanti Anda sudah bisa membuat berbagai macam kreasi rajutan.
Sebelum Anda memutuskan untuk membeli alat rajut, tidak ada salahnya untuk mencari beberapa referensi terkait jenis-jenis benang rajut maupun ukuran hakpen (jarum rajut) nya.
a. Pilihlah jenis benang rajut polos yang lembut, tidak kaku dan tidak bercabang.
Hal ini bertujuan agar Anda lebih mudah saat belajar merajut, benang rajut tidak keras saat dililit dan juga tidak melukai tangan Anda. Karena tidak sedikit pemula yang baru belajar merajut merasa tidak nyaman saat merajut, hingga jari-jari nya sakit akibat lilitan benang yang keras. Begitu juga dengan jarum rajut. Pada saat benangnya keras, maka tidak menutup kemungkinan jari-jari Anda pun akan menggelembung atau melepuh karena tekanan dari hakpen.
Anda bisa memilih benang rajut biasa yang berbahan katun. Benang katun ya, bukan katun orchid. Karena katun orchid biasanya bercabang. Meskipun lembut di tangan, tapi nantinya akan menyulitkan Anda saat belajar. Apalagi jika benang dipakai untuk belajar rajut secara berulang-ulang, maka dipastikan benang akan kusut dan menjadi semakin bercabang. Alhasil, Anda akan kesulitan saat mengaitkan dan menarik benang.
Selain benang rajut yang berbahan katun biasa, Anda bisa memilih benang rajut yang berbahan akrilik lembut (soft acrylic). Benang ini biasanya lebih mudah diatur saat Anda mulai belajar merajut.
Tidak hanya pemilihan jenis benang saja, tapi warna benang pun perlu diperhatikan. Benang rajut polos cukup membantu proses belajar merajut Anda. Dengan warna benang polos, Anda bisa melihat bagaimana tusukan dibuat (bentuk dasar dari tusukan). Jika Anda memilih benang gradasi (bukan polos), maka hasil tusukan (stitch) Anda tidak terlalu kelihatan. Pada saat terjadi kesalahan, maka sulit bagi Anda untuk membedakannya.
17+ Contoh Kerajinan dari Benang Woll dan Cara Membuatnya
Kerajinan dari Benang Woll – Menghias rumah tidak selalu menggunakan barang yang mewah dan membelinya loh, melainkan kita bisa menghias rumah dengan berbagai macam bentuk kerajinan yang unik.
Salah satunya adalah dengan membuat kerajinan dari benang woll. Benang woll sendiri merupakan serat yang ada pada rambut hewan famili caprinae.
Dimana benang inilah yang bisa digunakan kembali menjadi berbagai macam hiasan dinding yang sangat menarik. Lalu apa saja contoh kerajinan dari benang woll ini? Yuk, simak 17+ contoh kerajinan dari benang woll berikut ini!
Tags: cara bunga merajut