... Cara Merajut Taplak Meja untuk Pemula: Panduan Lengkap DIY!

Panduan Lengkap Merajut Taplak Meja untuk Pemula

Istilah Tentang Anatomi Rajutan dan Cara Membuat Simpul Awal

Beberapa istilah tentang anatomi rajutan yang wajib kamu pahami antara lain:

  • Slip knot: simpul awal sebelum memulai tusuk dasar.
  • Front loop: tusuk atau lubang yang menghadap Anda.
  • Back loop: tusuk atau lubang yang membelakangi Anda (terletak di balik front loop).
  • Yard end: ujung benang pendek
  • Yard ball: ujung benang lainnya yang terhubung dengan gulungan benang.

Selanjutnya, Anda bisa membuat simpul awal dengan mengikuti langkah-langkah ini:

Jika ingin menguji apakah simpul awal buatan Anda sudah benar atau belum, cobalah menarik salah satu ujung benang. Kalau Anda menarik yard ball, maka simpul akan mengencang. Sedangkan jika kamu menarik yard end, simpul akan mengendur.

Penanda tusukan

Ilustrasi penanda tusukan (shopee.co.id)

Penanda tusukan atau stitch marker berguna untuk menandai sampai mana hasil rajutanmu. Ini menghindari benang terburai saat rajutanmu belum selesai. Penanda tusukan berfungsi juga untuk menandai pola pertama yang kamu gunakan saat menganyam benang. Sehingga kamu tidak lupa pola rajut dalam baris, dan menghindari kamu mengulang pola dari awal.

Penanda tusukan tersedia dalam berbagai bentuk dan bahan. Umumnya berbahan plastik dan aluminium. Penanda tusukan berbentuk seperti jarum peniti yang tumpul di ujung jarumnya.

Benang rajut

Ilustrasi benang rajut (pexels.com/rodnae-prod)

Benang adalah bahan utama yang digunakan untuk merangkai kerajinan. Terdapat berbagai bahan dan ukuran benang yang bisa kamu sesuaikan dengan proyek rajutanmu. Jika ingin membuat baju atau selimut, kamu perlu menggunakan benang berbahan katun atau wol. Sementara, untuk sepatu atau tas minimal kamu memakai benang poliester atau nilon yang lebih kaku dan kuat.

Perhatikan juga ukuran benang dengan ukuran hakpen. Benang yang kecil dan halus biasanya memakai hakpen lebih kecil, dan sebaliknya. Jika kamu salah memasangkan hakpen dan benang, maka pola rajutanmu bisa terlalu rapat atau terlalu longgar dan berlubang. Sehingga, hasil rajutanmu terlihat tidak rapi.

Rapikan bagian tepi taplak

ilustrasi orang menjahit (Pexels.com/ Cotttonbro)

Saat gambar sudah selesai kamu sulam dan hasil gambarnya sudah lengkap, kamu bisa mulai merapikan tepinya. Lipat ke dalam tepian kain dan jahitlah agar tak terurai.

Jika kamu suka, kamu bisa menambahkan hiasan pada tepi taplak. Kamu bisa menggunakan renda-renda cantik, kain tulle atau lainnya. Sesuaikan jenis hiasan tepi taplak yang kamu pilih dengan tema gambar yang kamu buat. Misalnya saja gambarmu bertema shabby, kamu bisa menggunakan renda vintage. Kamu juga bisa menggunakan pita yang dijahit berbentuk ploi sebagai pinggiran taplak meja buatanmu.

Itulah lima cara mudah membuat taplak meja dengan hiasan sulam. Jika kamu menyukai aktivitas DIY dan menyulam, kegiatan ini dapat menjadi salah satu cara untuk relaksasi. Kamu tak perlu melakukannya dengan terburu-buru. Kerjakan saja untuk mengisi waktu luang dan hanya lakukan dengan hati gembira.

Kamu akan merasakan kepuasan yang menyenangkan setiap kali kamu memasang taplak meja cantik buatanmu sendiri. Bagaimana, tertarik mencoba?

Teknik-teknik Dasar dalam Merajut

Tak hanya sekedar membuat pola di dalam suatu kain, merajut memiliki teknik dasar yang penting untuk dipahami. Adapun teknik-teknik dasar dalam merajut yaitu:

1. Teknik Rantai Dasar (Chain Stitch)

Chain stitch adalah teknik mendasar dalam merajut. Seperti namanya, teknik ini mengharuskan kamu untuk membuat serangkaian rantai menggunakan jarum dan benang rajut.

Teknik ini biasanya digunakan untuk membentuk dasar untuk rajutan selanjutnya. Tak heran mengapa penguasaan dari teknik rantai sangat penting untuk mempermudah proses merajut.

2. Teknik Rajut Polos (Single Crochet)

Teknik rajut polos, juga dikenal sebagai single crochet, adalah teknik rajutan yang sederhana tetapi sering digunakan dalam berbagai proyek rajutan.

Dengan teknik ini, Anda akan menghasilkan rajutan padat dan kokoh. Teknik rajutan polos juga sering digunakan untuk membuat sisi tas dan bagian penutup (flap) pada tas rajut.

3. Teknik Rajutan Ganda (Double Crochet)

Teknik rajutan ganda, atau double crochet, merupakan teknik yang digunakan sebagai cara merajut untuk menghasilkan rajutan lebih tinggi dari teknik rajutan polos.

Rajutan ganda umumnya lebih longgar daripada rajutan polos dan digunakan untuk menciptakan tekstur yang berbeda pada tas rajutan.

Teknik rajutan ganda cocok untuk membuat pola rajutan yang lebih terbuka dan lapang.

Teknik penambahan dan pengurangan sangat penting untuk membentuk bentuk tas yang diinginkan. Hal itu dikarenakan, teknik penambahan ini digunakan untuk menambah jumlah rajutan dalam satu baris, sedangkan teknik pengurangan digunakan untuk mengurangi jumlah rajutan.

Dengan menguasai teknik ini, kamu bisa menciptakan bentuk tas yang berbeda, seperti tas kerucut atau tas berbentuk lingkaran.


Tags: cara merajut

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia