Merajut Tas Selempang Kecil - Panduan Langkah demi Langkah untuk Pemula
Teknik-teknik Dasar Merajut Tas
Jika ingin menguasai cara membuat tas rajut dari benang dengan baik, maka perlu untuk mengetahui apa saja teknik dasar yang bisa untuk digunakan. Ada beberapa teknik misalnya yaitu yang pertama menggunakan teknik tusuk rantai dengan cara membuat simpul dahulu. Lalu, kaitkan benang dengan jarum dan ulangi.
Jika mengetahui cara membuat tas rajut, tentu saja hal yang tidak bisa dilewatkan yaitu berkaitan dengan jenis benang apa yang bisa untuk digunakan. Ada beberapa benang yang cocok untuk membuat tas ini, beberapa benang tersebut diantaranya:
- Benang polyester yang memiliki tekstur yang mirip dengan plastik dan untuk bisa memotongnya perlu untuk menggunakan korek api. Maka dari itu, penggunaan benang ini sendiri perlu untuk kehati-hatian yang lebih karena jika tidak, maka kulit tangan atau kaki akan mudah terkena api yang digunakan. Jenis benang satu ini biasanya banyak digunakan untuk pembuatan sandal, bungkus HP, dompet, dan tentu saja tas.
- Benang katun bali yang merupakan salah satu jenis benang yang mudah untuk ditemukan di Indonesia dan di mana saja. Bisa dibilang bahwa benang satu ini terbilang cukup tipis dan fungsinya yaitu untuk pembuatan aksesoris rambut, aksesoris badan, taplak, dompet, dan tidak ketinggalan yaitu tas.
- Benang katun lembut yang memiliki lembaran terbilang cukup banyak dan mampu untuk melatih kemampuan motorik bagi yang ingin cara membuat tas rajut. Benang satu ini bisa dengan mudah untuk digunakan dalam pembuatan topi, keranjang, boneka rajut, dompet, aksesoris, dan tentu saja tas.
- Benang wool yang merupakan salah satu benang dan biasanya banyak untuk digunakan pada negara yang memiliki musim dingin karena sifatnya yang bisa untuk menghangatkan. Biasanya benang ini banyak digunakan untuk membuat sweater, topi kupluk, dompet, hingga juga tas dengan kualitas yang bagus karena bahannya lebih kokoh.
- Benang lainnya seperti nylon, jute, dan akrilik yang bisa digunakan untuk tas.
Referensi pola untuk model tas rajut
Ya, sebelumnya sudah dijelaskan cara dasar untuk merajut sebuah tas. Nah, Sedulur bisa mengembangkan sendiri model tas yang ingin dibuat. Jika bingung ingin membuat model tas seperti apa, berikut beberapa pola tas rajut terbaru model modern yang bisa Sedulur jadikan sebagai referensi.
Stockinette stitch
Bisa dibilang jika pola stockinette ini merupakan salah satu pola dasar yang perlu dikuasai oleh seorang perajut pemula. Bentuk sederhana berupa garis-garis memanjang dengan pola zig-zag, sangat cocok digunakan untuk berbagai benda, terutama tas.
Bamboo stitch
Sesuai dengan namanya, pola bambu mampu menghadirkan tampilan yang sangat mirip seperti batang bambu yang beruas. Jika dibandingkan dengan kebanyakan pola rajutan yang lain, pola yang satu ini adalah yang paling mudah dan menjadi salah satu pola yang sering digunakan untuk model tas rajut terbaru 2020. Hal ini karena pola rajut bambu menggunakan tusuk yang sama dan prosesnya hanya diulang terus.
Cartridge belt rib stitch
Pola dasar yang berikutnya adalah cartridge belt rib stitch. Pola ini cukup mudah dibuat, bahkan oleh para pemula sekalipun. Selain itu, Sedulur juga bisa menghasilkan rajutan yang terlihat rapat. Selain untuk tas, biasanya pola ini digunakan pada rajutan dompet, syal, dan sweater.
Herringbone stitch
Alat untuk Merajut
Untuk memulai merajut, terdapat beberapa alat dasar yang perlu disiapkan. Berikut ini adalah beberapa daftar alat yang umum digunakan dalam merajut, seperti:
Jarum Rajut
Pilih jarum rajut yang sesuai dengan proyek merajut. Terdapat berbagai ukuran jarum rajut yang cocok untuk benang dengan ketebalan yang berbeda.
Benang Rajut
Pilih benang rajut dengan warna dan ketebalan yang sesuai dengan proyek yang ingin kamu kerjakan. Pastikan benang rajut tersebut berkualitas baik dan mudah digunakan.
Gunting
Gunting berfungsi untuk memotong benang dan menghapus tambahan benang yang tidak diperlukan.
Gantungan Jumlah
Penggaris
Penggaris membantu kamu dalam mengukur ukuran dan panjang rajutan, terutama jika kamu mengikuti pola atau desain tertentu.
Jarum Pentul atau Peniti
Jarum pentul atau peniti digunakan untuk menyematkan bagian-bagian rajutan yang belum selesai agar tidak terurai selama proses merajut.
Papan Rajut atau Alas Rajut
Papan rajut berfungsi sebagai alas untuk merajut agar benang tidak melompat atau berantakan. Kamu bisa menggunakan papan rajut khusus atau bahkan cukup dengan kain yang tebal dan keras.
Kotak Penyimpanan
Kotak penyimpanan digunakan untuk menyimpan jarum, benang, dan alat merajut lainnya agar tetap terorganisir dan mudah diakses.
19 Cara Merajut untuk Pemula, Lengkap dengan Alat Bahan dan Teknik Dasarnya
PARBOABOA – Merajut adalah seni menghasilkan karya kerajinan dengan menggunakan benang atau benang wol sebagai bahan utamanya. Seni ini sudah ada sejak zaman kuno yang hingga kini masih diminati oleh banyak kalangan.
Seni ini juga menawarkan peluang tak terbatas untuk berekspresi kepada siapapun peminatnya, baik pemula atau ahli sekalipun.
Dalam hal ini, setiap orang dapat mencampur dan mencocokkan warna serta tekstur benang sesuai selera, dengan menggunakan beragam pola dan teknik yang tersedia untuk mengundang imajinasi dan kreativitas.
Meskipun terlihat menantang, merajut sebenarnya adalah keterampilan yang mudah dipelajari dengan latihan dan kesabaran. Kamu tidak memerlukan peralatan mahal untuk memulainya, hanya jarum rajut yang sesuai dan benang rajut yang cukup.
Untuk mengetahui lebih dalam mengenai seni satu ini, Parboaboa sudah membagikan bagaimana cara merajut untuk pemula yang wajib kamu pahami.
Dengan memahami persiapan, alat dan bahan, serta step by step dari cara merajut, kamu sudah menambahkan skill baru di dalam dirimu. Jadi, yuk simak ulasan di bawah ini.
Tags: cara merajut kecil