Merajut Tas Selempang Kecil - Panduan Langkah demi Langkah untuk Pemula
Bisa Jadi Ide Usaha, Begini Cara Buat Tas Rajut yang Trendy
Tas rajut merupakan salah satu model tas yang wajib Sedulur masukkan ke dalam koleksi yang dimiliki. Daripada membelinya, sebenarnya Sedulur bisa saja membuatnya sendiri sembari mengisi waktu luang. Terlebih lagi, cara pembuatannya cukup mudah dan juga bahan-bahan yang dibutuhkan tidak susah untuk dicari.
Ada banyak model yang bisa dibuat, mulai dari dompet, ransel, totebag, hingga tas rajut selempang. Dengan mengenakan tas yang dibuat sendiri, tentu saja akan menimbulkan rasa bangga tersendiri daripada memakai tas yang dibeli.
Tidak hanya itu, hal ini juga bisa Sedulur manfaatkan untuk memulai usaha rajut rumahan dengan menawarkannya pada kerabat, teman, dan juga melalui sosial media. Siapa tahu tas rajut yang Sedulur buat, bisa mendatangkan banyak penghasilan kan?
6. FLORENCE BACKPACK
By Olivia
Beberapa tahun lalu susah sekali mencari pola tas rajut gratis untuk membuat ransel/ backpack. Mungkin karena lagi demam Korean style, di mana pemakaian tas backpack ini (setahu saya tas ransel model ini pernah populer di tahun 1995-1998, saya juga punya waktu itu) kembali hit banget.
Simpel dan klasik, kini kamu pun bisa membuat tas Florence backpack ini dengan pola gratis yang dibuat Olivia.
Pilihan benangnya sih, sesuai selera aja. Lebih baik kalau benangnya yang kuat. Bisa dengan cara memakai dua benang yang dirajut bersamaan atau pakai 1 benang yang dirajut dengan hakpen yang agak kecil biar hasil rajutannya rapat.
Deskripsi produk tas rajut
Nah, pada kesempatan kali ini, kita akan mengulas tentang pembuatan tas rajut yang sangat mudah untuk dilakukan, bahkan bagi para pemula sekalipun. Akan tetapi sebelum itu, Sedulur harus tahu sekilas tentang deskripsi dari produk tas rajut itu sendiri.
Jadi tas rajut itu adalah tas yang dibuat dengan menggunakan dua jenis teknik merajut, yakni crochet dan knitting. Letak perbedaan dari kedua teknik tersebut ada pada jarum yang digunakan. Jika knitting menggunakan dua jarum rajut, sedangkan crochet hanya menggunakan satu buah jarum saja.
Tidak hanya sampai disitu, nama dari jarum yang digunakan juga berbeda, lho. Jarum ganda untuk teknik knitting disebut sebagai jarum knit. Sedangkan untuk jarum tunggal untuk teknik crochet disebut hakpen atau hook.
Kemudian untuk benang yang digunakan berupa benang nilon, kinlon, kenari, benang polyester, benang katun, benang panda, dan masih banyak lagi yang lainnya.
Bagi para pemula yang baru belajar merajut, wajib untuk paham akan istilah dan simbol crochet. Hal ini dilakukan agar bisa membaca pola rajutan dengan mudah. Nah, berikut ini beberapa simbol yang perlu Sedulur ketahui beserta artinya.
- Sp (space) untuk spasi.
- Lp (loop) untuk lingkaran benang di hakpen.
- Crochet Marker sebagai penanda tusukan.
- MC (main color) untuk pola yang menggunakan lebih dari satu warna.
- RS (right side) yang artinya tampak depan.
- WS (wrong side) yang berarti tampak belakang.
Tidak kalah penting dari beberapa kode di atas, Sedulur juga harus mempelajari macam-macam kode tusukan dasar seperti berikut ini.
- Ch untuk tusuk rantai.
- Sc untuk tusuk tunggal.
- Hdc untuk tusuk setengah ganda.
- Dc untuk tusuk ganda.
- Pic untuk tusuk picot.
- Trc untuk tusuk tripel.
- S1 st/SS untuk tusuk selip.
[GRATIS] Pola Rajut Tas Cantik – Crochet Terbaru
Tren tas rajut selalu berganti. Dari tas selempang mini, ransel, hingga tas tangan, selalu ada perubahan gaya. Sejak tahun 2018 saya amati tas rajut crochet yang populer adalah tas dari bahan rafia. Sebelumnya tas bergaya bohemian/ boho chic, dan tapestry. Meski begitu tas dengan tusuk rajut sederhana dengan warna solid, gradasi, atau pun aneka warna, juga masih mendapat tempat di hati crocheter.
Saat mencari pola rajut tas (crochet) baik untuk dipakai sendiri maupun untuk diberikan/ dijual ke orang lain, saya bisa memilih hingga berjam-jam. Saya terbiasa membaca setiap detail langkah-langkah pembuatannya secara utuh. Apalagi jika ada foto tutorialnya.
Alat untuk Merajut
Untuk memulai merajut, terdapat beberapa alat dasar yang perlu disiapkan. Berikut ini adalah beberapa daftar alat yang umum digunakan dalam merajut, seperti:
Jarum Rajut
Pilih jarum rajut yang sesuai dengan proyek merajut. Terdapat berbagai ukuran jarum rajut yang cocok untuk benang dengan ketebalan yang berbeda.
Benang Rajut
Pilih benang rajut dengan warna dan ketebalan yang sesuai dengan proyek yang ingin kamu kerjakan. Pastikan benang rajut tersebut berkualitas baik dan mudah digunakan.
Gunting
Gunting berfungsi untuk memotong benang dan menghapus tambahan benang yang tidak diperlukan.
Gantungan Jumlah
Penggaris
Penggaris membantu kamu dalam mengukur ukuran dan panjang rajutan, terutama jika kamu mengikuti pola atau desain tertentu.
Jarum Pentul atau Peniti
Jarum pentul atau peniti digunakan untuk menyematkan bagian-bagian rajutan yang belum selesai agar tidak terurai selama proses merajut.
Papan Rajut atau Alas Rajut
Papan rajut berfungsi sebagai alas untuk merajut agar benang tidak melompat atau berantakan. Kamu bisa menggunakan papan rajut khusus atau bahkan cukup dengan kain yang tebal dan keras.
Kotak Penyimpanan
Kotak penyimpanan digunakan untuk menyimpan jarum, benang, dan alat merajut lainnya agar tetap terorganisir dan mudah diakses.
Tags: cara merajut kecil