Belajar Merajut untuk Pemula - Langkah demi Langkah Membuat Sweater yang Indah
5 Teknik Merajut untuk Pemula yang Wajib Dipelajari
Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparanMerajut atau knitting bisa jadi hobi atau aktivitas menarik yang bisa dicoba. Metode untuk menciptakan suatu barang menggunakan benang rajut ini sekilas memang terlihat rumit. Namun dengan mengetahui tekniknya, kegiatan ini justru dapat menjadi hobi yang menyenangkan.
Lalu, bagaimana teknik merajut untuk pemula yang wajib dipelajari? Mari simak ulasannya sebagai berikut.
Teknik-teknik Dasar dalam Merajut
Tak hanya sekedar membuat pola di dalam suatu kain, merajut memiliki teknik dasar yang penting untuk dipahami. Adapun teknik-teknik dasar dalam merajut yaitu:
1. Teknik Rantai Dasar (Chain Stitch)
Chain stitch adalah teknik mendasar dalam merajut. Seperti namanya, teknik ini mengharuskan kamu untuk membuat serangkaian rantai menggunakan jarum dan benang rajut.
Teknik ini biasanya digunakan untuk membentuk dasar untuk rajutan selanjutnya. Tak heran mengapa penguasaan dari teknik rantai sangat penting untuk mempermudah proses merajut.
2. Teknik Rajut Polos (Single Crochet)
Teknik rajut polos, juga dikenal sebagai single crochet, adalah teknik rajutan yang sederhana tetapi sering digunakan dalam berbagai proyek rajutan.
Dengan teknik ini, Anda akan menghasilkan rajutan padat dan kokoh. Teknik rajutan polos juga sering digunakan untuk membuat sisi tas dan bagian penutup (flap) pada tas rajut.
3. Teknik Rajutan Ganda (Double Crochet)
Teknik rajutan ganda, atau double crochet, merupakan teknik yang digunakan sebagai cara merajut untuk menghasilkan rajutan lebih tinggi dari teknik rajutan polos.
Rajutan ganda umumnya lebih longgar daripada rajutan polos dan digunakan untuk menciptakan tekstur yang berbeda pada tas rajutan.
Teknik rajutan ganda cocok untuk membuat pola rajutan yang lebih terbuka dan lapang.
Teknik penambahan dan pengurangan sangat penting untuk membentuk bentuk tas yang diinginkan. Hal itu dikarenakan, teknik penambahan ini digunakan untuk menambah jumlah rajutan dalam satu baris, sedangkan teknik pengurangan digunakan untuk mengurangi jumlah rajutan.
Dengan menguasai teknik ini, kamu bisa menciptakan bentuk tas yang berbeda, seperti tas kerucut atau tas berbentuk lingkaran.
Siapkan Bahan yang Diperlukan
Cara merajut yang cocok untuk pemula yang selanjutnya adalah dengan menyiapkan bahan yang akan diperlukan. Terdapat dua bahan utama yang biasanya seringkali dibutuhkan dalam proses merajut yaitu benang dan jarum rajut atau yang biasa disebut dengan hakpen.
Agar terlihat menarik, pilihlah berbagai benang dengan warna yang Anda inginkan agar merajut nantinya menjadi kegiatan yang menyenangkan dan pastinya tidak membosankan. Biasanya, untuk pemula terdapat pemilihan bahan-bahan yang biasanya sering digunakan dan direkomendasikan untuk digunakan, antara lain adalah:
Jarum : Untuk pemula, pillihlah jarum kayu atau bambu untuk digunakan. Kayu dan bambu memiliki permukaan tarik alami yang mencengkeram benang dan membuatnya lebih tidak licin daripada jarum baja atau aluminium. Jarum plastik juga sebenarnya tidak masalah untuk digunakan.
Benang : Jika Anda membeli benang dan jarum, pilih benang akrilik murah sehingga kesalahan tidak akan terasa seperti masalah besar. Sebagai pemula, wajar apabila Anda melakukan kesalahan dalam teknik merajut.
Kesalahan adalah bagian dari perjalanan, dan mereka akan lebih ringan jika Anda menggunakan benang murah dibandingkan dengan benang artisan yang mahal.
Ukuran : Ukuran jarum yang akan Anda gunakan tergantung pada benang yang Anda gunakan. Saat Anda membeli bola benang, label benang biasanya akan menyertakan ukuran jarum yang disarankan yang tercantum dalam milimeter.
Ikuti label benang saat pertama kali merajut. Naik atau turun satu milimeter tidak akan menjadi masalah besar, tetapi rajutan Anda mungkin akan menjadi terlalu ketat atau terlalu longgar.
Cara Merajut yang Mudah dan Benar untuk Tas
1. Buat simpul awal
- Lingkarkan benang pada hakpen dengan menyisakan benang. Letakkan sisa benang di tengah lingkaran
- Masukkan hakpen dari bawah ke tengah lingkaran
- Kemudian tarik benang yang panjang
Jika kamu sudah membuat simpul awal, cara merajut selanjutnya adalah membuat simpul rantai.
- Kaitkan hakpen pada benang
- Tarik benangnya hingga keluar dari hakpen
- Ulangi cara merajut tersebut sampai kamu mendapatkan panjang yang diinginkan
2. Buat simpul rantai
- Buat tusuk rantai sebanyak empat rantai
- Kaitkan hakpen pada benang
- Masukkan hakpen pada lubang kelima kemudian kaitkan hakpen pada benang dan tarik benangnya hingga melewati lubang kelima
- Hakpen yang dikaitkan benang tersebut tarik melewati satu buah lubang yang ada
- Kemudian ulangi lagi cara merajut ini dengan melewati dua lubang
- Lalu kaitan benang pada hakpen tarik melewati dua lubang terakhir
- Lalukan secara berulang cara merajut ini dengan terus memutari hingga simpul rantai yang kemudian putar sisi sebaliknya
- Buat hingga tiga baris
3. Buat simpul rantai keriting
- Buat tusuk rantai sebanyak 7 rantai
- Masukkan hakpen pada lubang ketiga yang kemudian kaitkan pada benang lalu tarik hingga melewati lubang ketika tersebut
- Kaitkan lagi benang lalu tarik hingga melewati dua lubang
- Ulangi terus cara merajut hingga ujung kemudian putar sampai keduanya terkait
- Buat sampai dua baris
4. Buat kembali pola simpul rantai
5. Lalu ulangi cara merajut ini lagi untuk membuat simpul keriting
Tags: cara untuk merajut bikin