... Cara Pasang Benang Obras Pegasus: Panduan Praktis untuk Pengrajin DIY

Cara Mudah Memasang Benang Obras Pegasus untuk Proyek Jahitan DIY

Cara pasang benang obras pegasus

Cara Menyusun Benang Overdeck

Cara Memasang Benang Overdeck,-Mesin overdeck adalah mesin khusus untuk menjahit kaos,kemeja,jaket,dan pakaian yang lain nya. Kemudian untuk mengenai jarum itu ada dua ada yang dimodif, Selain itu susunan benangnya ada 5 hanya saja untuk menjahit kaos itu memakai benang 3.

Untuk mengenai modif dengan perkembangan trend masakini sobat bisa coba untuk model baru tidak yang seperti biasa benang overdecknya ada didalam. Cobalah benang overdeck terlihat dari luar selain itu karena bisa jadi nilai seni bertambah apa yang sobat kerjakan.

Sementara untuk mengenai jumlah benang overdeck itu ada 5 dibagian samping ada 2 tempat susunan benang, dan didepan ada sunan 3 tempat benang. Akan tetapi untuk jahit overdeck kaos biasa yang tidak model atau setandart umumnya memakai benangnya ada 3 saja.

Nah langsung saja berikut ini caranya memasang benang overdeck sebelumnya siapkan alat penjepit benang.

▪ Langkah pertama siapkan benang No 1 pada tempat benang dibagian samping yang paling pinggir.

▪ Langkah kedua siapkan benang No 2 pada tempat letaknya pada posisi tengah. Banang No 3 letaknya ada pada bagian pinggir sebelah kiri, jadi yang depan pinggir sebelah kanan gak dipakai, cara ini adalah menggunakan mesin overdeck buat kaos yang umum yang biasa.

▪ Untuk memasukkan benang kearah jarum dibagian kepala mesin overdeck ada plat tempat saluran benang dan jumlah lubangnya ada 3 namun yang dimasuki benang cuma dua lubang saja yang lubang tengah tidak usah.

▪ Kalau masang benang benang No 2 masukkan benang pada lubang plat paling depan, sementara masang benang No 3 masukkan benang pada lubang plat yang paling belakang.

Cara Mengetahui Ukuran Benang Jahit dan Lainnya

Metode penetapan ukuran benang jahit oleh kebanyakan perusahaan pemintalan benang adalah menggunakan Sistem Tex. Kemudian Tex adalah bobot dalam satuan gram per 1.000 meter benang atau benang tenun. Sehingga Semakin tinggi nilainya maka akan semakin kasar benang tersebut.

Kemudian satuan ukuran untuk benang sintetis dan benang campuran sintesis adalah Tiket Metric. Sehingga Semakin tinggi nomor, semakin halus benang.

Untuk lebih jelasnya, silahkan lihat tabel konversi ukuran benang dan jarum jahit pakaian berikut.

Tabel Konversi Ukuran Benang dan Jarum Jahit

Ukuran TexTiket ASTiket MetricHitungan KatunJarum Singer**Jarum Metric**
18120, 100/8016060/29 – 1165 – 75
211001409 – 1165 – 75
24100, 100/6012010 – 1170 – 75
27, 3070, 70/4010060/312 – 1680 – 100
35708012 – 1680 – 100
4050, 60/367540/314 – 1690 – 100
45, 50406014 – 1890 – 110
6030, T-605020/218 – 21110 – 130
8020, T-8036, 4020/319 – 22120 – 140
105T-1003012/321 – 23130 – 160
120162522 – 24140 – 180
150121824 – 26180 – 230

Dari penjelasan tabel konversi ukuran tersebut kemudian dapat kita ketahui rahasianya. Bahwa benang dengan ukuran 20/2 adalah benang untuk menjahit bahan bahan tebal dan lainnya.

Kesimpulan

Jika Anda hanya akan menggunakan mesin obras untuk pekerjaan sehari-hari atau hobi, maka mesin obras portabel atau mesin obras rumah tangga mungkin sudah cukup. Meskipun lebih sederhana, mesin-mesin ini masih dapat memberikan hasil jahitan yang baik.

Namun, jika Anda adalah seorang penjahit profesional atau memiliki usaha jasa menjahit, maka mungkin lebih baik mempertimbangkan mesin obras industri. Mesin ini dirancang untuk tugas-tugas berat dan dapat menghasilkan jahitan yang kuat dan presisi.

Selain itu, juga penting untuk memperhatikan fitur-fitur tambahan pada setiap jenis mesin. Misalnya, beberapa mesin dilengkapi dengan pemotong benang otomatis atau pengaturan kecepatan jahitan yang bisa disesuaikan. Pilihlah fitur-fitur tersebut sesuai dengan preferensi dan kebutuhan Anda dalam menjahit.

Dengan memilih jenis mesin obras yang tepat sesuai dengan kebutuhan Anda, Anda akan dapat menikmati kemudahan dalam menjahit serta mendapatkan hasil jahitan yang berkualitas.

Bagaimana Asal-Usul Mesin Obras?

Alat ini pertama kali diperkenalkan pada akhir abad ke-19 sebagai solusi untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas dalam produksi pakaian. Awalnya, mesinnya dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan industri garmen yang berkembang pesat, dimana kebutuhan akan produksi pakaian yang lebih cepat dan hasil jahitan yang lebih kuat menjadi sangat penting.

Sebelum penemuan alat ini, proses menjahit tepi kain dilakukan secara manual, yang tidak hanya memakan waktu lebih lama tetapi juga kurang konsisten dalam kualitasnya. Dengan kemajuan teknologi, alat ini kemudian dilengkapi dengan berbagai fitur yang memungkinkan penggunaan berbagai jenis benang dan teknik jahitan, menjadikannya alat yang sangat serbaguna dalam industri tekstil.


Tags: benang cara obras pegasus

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia