... Celana Dalam Tanpa Jahitan: 5 Langkah Mudah Membuatnya Sendiri

Tutorial - Cara Membuat Celana Dalam Tanpa Jahitan dengan Keterampilan Menjahit Sendiri

Outseam

Berkebalikan dengan inseam, outseam merupakan jahitan di bagian sisi terluar kaki, tempat tangan bertumpu saat kita berdiri di posisi normal. Outseam diukur dari ujung atas celana sampai ujung bawah keliman.

Sebelum menjadi celana utuh, jeans masih terdiri dari beberapa bagian potongan kain yang terpisah (seperti potongan saku, pinggang celana, celana depan dan belakang). Kampuh merupakan istilah untuk area atau garis tempat dua potongan kain disatukan dengan jahitan.

Ketika menyatukan dua kain, akan ada sisa beberapa inci dari tiap kain yang disatukan. Bagian sisa inilah yang dinamakan lebar kampuh (seam allowance). Beberapa orang menyebutnya kampuh saja.

Proses penyatuan lebar kampuh ini memiliki variasi pada masing-masing jeans. Umumnya, celana denim mengaplikasikan metode kampuh sarung (flat felled seam).

Namun, ada pula yang menerapkan kampuh terbuka (busted seam) sebagai metode klasik sejak zaman dahulu.

Pita Bisban

Untuk sebagian kasus, saat seseorang melipat kedua bukaan kaki celana jeans-nya, kamu mungkin pernah melihat ada garis berwarna dengan dua tepi putih tersingkap dari sisi terluar gulungan itu.

Kedua tepi putih tersebut bisa menandakan dua kemungkinan:

  1. kampuh dari celana selvedge jeans seperti hasil foto sebelah bawah dari komentar pembeli celana Levi’s “502 Taper Ground Blue Selvedge”
  2. kampuh yang sekadar diberi pita bisban, seperti di foto sebelah atas dari celana Papperdine “212 Jeans Selvedge Accent”.

Cara mengetahui kemungkinannya cukup simpel. Balik bagian dalam ke luar. Lalu, lihat apakah garis ini sampai ke seluruh sisi jeans hingga ke atas pinggang.

Jika iya, bisa dipastikan itu selvedge jeans. Jeans ini biasa diasosiasikan dengan jeans premium.

Apa saja jenis celana dalam wanita?

Ada berbagai jenis celana dalam wanita yang tersedia. Jenis mana yang Anda pilih tergantung pada selera pribadi, kenyamanan, dan kebutuhan.

Berikut adalah jenis-jenis celana dalam wanita yang umum.

1. Celana dalam bikini

Celana dalam bikini memiliki potongan bahan yang rendah di bagian depan dan belakang.

Maka dari itu, seperti namanya, jenis celana dalam wanita ini mirip dengan gaya celana bikini untuk berenang.

2. Celana dalam hipster

Celana dalam hipster dibuat dengan potongan bahan rendah dan melingkar di sekitar pinggang.

Ini termasuk jenis celana dalam wanita yang bisa menutup bagian kelamin wanita dan sekitarnya karena biasanya memiliki garis paha yang lebih rendah.

3. Celana dalam briefs

Model celana dalam wanita briefs memiliki potongan bahan yang lebih tinggi di sekitar pinggang sehingga bisa menutup seluruh bagian bokong.

Jenis celana dalam ini biasanya bisa memberikan kenyamanan lebih saat dipakai.

4. Celana dalam boyshorts

Boyshorts merupakan tipe celana dalam wanita yang mirip dengan celana dalam pria.

Jenis celana dalam ini memiliki potongan bahan yang bisa menutupi seluruh bagian bokong serta garis paha yang lebih panjang dan nyaman.

5. Celana dalam thong

Thong memiliki potongan bahan yang kecil di bagian belakang, sehingga hanya menutupi bagian tengah bokong.

Sementara itu, bagian depannya sering kali memiliki potongan bahan yang rendah.

6. Celana dalam G-string

G-String memiliki potongan bahan yang lebih kecil dibandingkan thong.


Tags: jahit

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia