... Tips Memilih Cetakan Kerajinan Resin untuk Proyek Needlework dan DIY

Cetakan Kerajinan Resin - Panduan untuk DIY dan Kerajinan Tangan

FOTO Proses cara membuat produk kerajinan resin bening
Cetakan Silikon rubber untuk membuat handle tas dari resin bening
Bahan dan alat yang digunakan membuat produk resin bening
Rendam resin dalam air deterjen untuk menghilangkan lendir resin sisa pencetakan

Bahan-bahan yang harus disiapkan

Resin jelas jadi bahan utama yang harus Anda prioritaskan. Sebagian besar panduan kerajinan sudah merekomendasikan resin sintetis atau kimiawi untuk pembuatan produk. Selain harganya murah, jenis resin ini cocok untuk produksi massal. Sementara resin alami yang biasanya diperoleh dari getah pohon sudah semakin sulit ditemukan dan membuat harganya lebih mahal.

Dari segi warna, ada dua jenis resin sintetis yang tersedia, yakni resin bening dan resin buram. Sementara dari segi komposisi, tipenya lebih beragam, tetapi ada tiga yang sering dipakai untuk produk kerajinan. Antara lain resin epoxy, resin lycal , dan resin upcast .

Untuk lebih lengkapnya, berikut bahan dan peralatan dalam panduan kerajinan yang perlu disiapkan:

  • Resin (untuk pemula, bisa pilih resin bening atau resin epoxy),
  • Katalis untuk mengeraskan resin,
  • Cetakan ( silicon rubber adalah tipe yang disarankan karena tahan panas),
  • Wadah bersih dan kering (misalnya mangkuk),
  • Sumpit atau sendok untuk mengaduk,
  • Lap, tisu, atau serbet untuk membersihkan tempat,
  • Gelas ukur dan pinset.
Bahan dan Alat Yang Digunakan membuat kerajinan resin bening:

1. Cetakan, gunakan cetakan silikon.
2. Resin Bening.
3. Katalis
4. Pigmen Warna
5. Amplas
6. Kain Slab (buffing whell)
7. Amplas ukuran 240, 450, 600 dan 1000
8. Batu Hijau (compound polishing)
9. Wadah adonan resin
10. Alat Pengaduk
11. Mesin Slab, untuk memoles dan mengamplas.
12. Minyak tanah/Bensin, untuk melarutkan batu hijau.
13. Lem Kuning, digunakan untuk memasang amplas pada mesin.

1. Persiapan Cetakan. Karena kita akan membuat resin yang transparan maka pastikan permukaan cetakan betul-betul bersih supaya tidak terlalu banyak pekerjaan amplas yang dilakukan nantinya. Juga, saat pertama kali membuat cetakan, model yang digunakan harus sudah halus permukaannya.

2. Buat adonan resin yang akan kita gunakan untuk mengecor atau kita isikan ke dalam cetakan. Cara dan langkah membuat adonan resin sudah kita bahas pada artikel terdahulu. Kali ini, karena produk yang kita buat berbeda, cara yang digunakan juga sedikit berbeda.

Memberi Warna Resin

3. Membuat warna pada resin. Dalam kasus kali ini ada dua tahap pemberian warna.

– Yang pertama adalah membuat warna adonan resin (terlihat dalam foto adalah hijau-kekuningan).
Tuangkan resin pada wadah kemudian tambahkan sedikit pigmen warna hijua. Terkadang menemukan warna adonan resin seperti yang diinginkan tidaklah mudah, diperlukan beberapa kali percobaan sampai menemukan warna yang pas. Untuk keperluan efisiensi, sebaiknya lakukan dulu percobaan menggunakan wadah yang lebih kecil dengan jumlah resin sedikit, supaya tidak banyak yang terbuang.

4. Pemberian katalis. Berbeda dengan pemakaian katalis pada pembuatan produk resin talk dan resin batu, dalam proses pembuatan resin bening, pemakaian katalis harus lebih mendapat perhatian. Karena handle tas yang akan kita buat hanya memiliki ketebalan 8 mm dan hasil akhirnya transparan maka jumlah katalis yang digunakan harus dikurangi. Ada dua alasan yang mendasari:

Mengenal Bahan Resin: Kegunaan, Jenis, dan Contoh Kerajinannya

Apakah Moms atau Dads pernah melihat benda-benda yang terbuat dari benda keras dan kuat, tetapi bukan terbuat dari bahan kaca? Bisa jadi material yang digunakan untuk benda tersebut bisa jadi adalah resin.

Resin adalah sebuah campuran dari berbagai senyawa kompleks seperti alkohol, asam resnat, dan resnotannol ester.

Bahan ini adalah hasil dari eksudasi tumbuhan secara alami atau buatan. Sifatnya padat, bening, kusam, mengkilat, rapuh, dan bisa meleleh atau mudah terbakar saat terkena panas. Bahkan resin bisa juga mengeluarkan aroma dan asap yang khas baunya.

Nah, salah satu sumber utama pembuatan bahan ini adalah berasal dari getah berbagai macam pohon, seperti pohon konifer atau pohon kunjung.

Supaya bisa mendapatkan tekstur yang kuat, campuran getah pohon tersebut dicampurkan dengan berbagai unsur kimiawi lainnya hingga menghasilkan bahan yang nantinya tidak mudah hancur.

Selain itu, karena berasal dari getah dan campuran kimia, bahan ini perlu dibentuk terlebih dahulu dengan menggunakan cetakan atau secara manual sebelum akhirnya harus dibakar.

Yuk, ketahui berbagai hal tentang resin lainnya berikut ini!


Tags: kerajinan cetak

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia