... 10 Contoh Analisis SWOT untuk Mengembangkan Kerajinan DIY Anda | Panduan Lengkap 2024

"Analisis SWOT - Kerajinan dalam Sorotan"

Threat (Ancaman)

Threat adalah faktor lain diluar produksi kerajinan tangan dan eksternal perusahaan yang bisa memberikan ancaman bagi kelangsungan bisnis ini, yaitu beberapa diantaranya :

Banyaknya kompetitior yang semakin variatif dan lebih kreatif akibat adanya teknologi dan informasi yang bebas.

Adanya kerajinan tangan import branded, tapi dengan kualitas KW dengan harga yang lebih murah. Keberadaan barang ini tidak bisa dikendalikan, dan akan membuat pasar kerajinan tangan buatan lokal terancam.

Banyaknya pemasar online yang membuat jaringan pemasaran kerajinan tangan khusus untuk produk mereka, yang sejak dulu menggunakan jaringan pedagang pasar mulai terancam.

Pandemi dan isu resesi yang membuat permintaan kerajinan tangan menurun akibat perlambatan pertumbuhan ekonomi, inflasi dan stagnasi yang menjadi momok orang untuk belanja.

Kerajinan tangan ini termasuk ” fast fashion” yaitu fashion yang mengikuti trend, jadi kalau modelnya tidak sesuai dengan trend saat ini, maka bisa jadi kerajinan tangan ini tidak bisa bersaing lagi di pasaran

15 Ancaman (Threats) Produk Kerajinan

1. Persaingan yang Ketat: Pasar produk kerajinan memiliki persaingan yang ketat dengan produk sejenis, baik dari produsen lokal maupun internasional.

2. Substitusi Produk: Konsumen dapat memilih untuk membeli produk yang lebih murah atau mudah didapatkan sebagai pengganti produk kerajinan.

3. Krisis Ekonomi: Dalam kondisi ekonomi yang lesu, konsumen mungkin mengurangi pengeluaran untuk barang-barang hiasan atau produk non-essential lainnya.

4. Kualitas Produk Tiruan: Ada risiko produk kerajinan yang diimpor atau diproduksi secara ilegal dengan kualitas yang lebih rendah menandingi produk asli.

5. Peraturan Pemerintah yang Ketat: Perubahan kebijakan atau aturan pemerintah dalam industri kerajinan dapat berdampak negatif terhadap produksi dan penjualan produk.

6. Fluktuasi Harga Bahan Baku: Harga bahan baku yang fluktuatif dapat membuat harga produk kerajinan menjadi tidak stabil, sehingga mempengaruhi keuntungan produsen.

7. Keamanan Data: Produsen produk kerajinan yang menjalankan bisnis online dapat menghadapi risiko keamanan data pelanggan, seperti pencurian informasi pribadi.

8. Perubahan Selera Pasar: Perubahan tren atau selera konsumen dapat membuat produk kerajinan menjadi kurang diminati, sehingga mengurangi permintaan.

9. Kependudukan yang Stabil: Jika populasi target pemasaran produk kerajinan tidak bertambah, pertumbuhan penjualan mungkin terbatas.

10. Krisis Lingkungan: Bencana alam atau masalah lingkungan dapat mempengaruhi produksi dan distribusi produk kerajinan.

11. Ketidakpastian Politik: Ketidakpastian politik, seperti perubahan pemerintahan atau kebijakan yang tidak menguntungkan, dapat mengganggu operasional bisnis.

12. Penurunan Daya Beli Konsumen: Jika daya beli konsumen menurun, permintaan terhadap produk kerajinan juga dapat menurun.

13. Kemelekatan pada Tradisi: Jika produk kerajinan terlalu konservatif atau terkait erat dengan tradisi tertentu, perubahan tren dan penurunan minat dapat mempengaruhi penjualan.

Apa itu Analisis SWOT untuk Kerajinan Tangan?

Analisis SWOT adalah sebuah metode keuangan yang digunakan untuk memahami kekuatan (strengths), kelemahan (weaknesses), peluang (opportunities), dan ancaman (threats) dari suatu situasi atau entitas bisnis. Dalam konteks kerajinan tangan, analisis SWOT akan membantu pelaku bisnis dalam mengidentifikasi faktor-faktor internal dan eksternal yang dapat mempengaruhi kesuksesan produk atau usahanya.

1. Kualitas Produk Unggul: Kerajinan tangan biasanya memiliki kualitas tinggi karena dibuat dengan tangan dan menjunjung tinggi keunikan dan detail.

2. Kreativitas yang Tinggi: Para pelaku bisnis kerajinan tangan sering kali memiliki kreativitas yang tinggi dalam menciptakan produk yang berbeda dan menarik.

3. Nilai Seni dan Budaya: Kerajinan tangan sering kali memperlihatkan nilai seni dan budaya suatu daerah, yang dapat menarik minat konsumen dan calon pembeli.

4. Fleksibilitas Produksi: Produksi kerajinan tangan bisa dilakukan dalam skala kecil, sehingga memungkinkan untuk menyesuaikan permintaan dan memperhatikan detail produk secara lebih baik.

5. Kemampuan Menyesuaikan dengan Pasar: Dalam bisnis kerajinan tangan, pelaku usaha dapat dengan mudah menyesuaikan produk dengan tren dan kebutuhan pasar yang sedang berkembang.

6. Pasar yang Berkembang: Permintaan terhadap kerajinan tangan semakin meningkat dalam beberapa tahun terakhir, sehingga memberikan peluang pertumbuhan bagi para pelaku usaha.

7. Keterlibatan Masyarakat Lokal: Kerajinan tangan sering kali melibatkan masyarakat lokal dalam produksi, yang akan memberikan dukungan sosial dan meningkatkan citra perusahaan.

8. Pembuatan Produk yang Ramah Lingkungan: Dalam membuat kerajinan tangan, bahan baku yang digunakan biasanya ramah lingkungan, sehingga dapat menarik minat konsumen yang peduli dengan lingkungan.

9. Mitra Bisnis yang Kuat: Kerajinan tangan sering kali bekerja dengan mitra bisnis lokal, seperti toko atau galeri, yang dapat membantu dalam pemasaran dan distribusi produk.


Tags: kerajinan contoh alis swot

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia