8 Contoh Jahitan Obras yang Cantik untuk Proyek Kerajinan Tangan Anda
Contoh jahitan obras
Jika kalian familiar dengan kegiatan jenis menjahit atau memiliki interest pada dunia mode / fashion tentunya pasti pernah mendengar istilah obras. Namun apa sebenarnya definisi atau arti sebenarnya dari obras?
Obras adalah salah satu teknik jenis jahit yang biasa dipakai untuk mengikat pinggiran kain agar tiras benang (pinggiran kain) rapi. Jahitan obras pada pakaian biasanya terletak di bagian dalam pakaian, dan jahitan obras ini memiliki peranan penting dalam kekuatan jahitan.
Untuk membuat jahitan obras kita harus menggunakan mesin khusus, atau dalam kata lain kita tidak bisa menggunakan mesin jahit biasa. Mesin yang digunakan yaitu mesin khusus obras (overlock machine) dengan hasil jahitan berbentuk menyerupai jeratan benang.
Lalu apa yang membedakan mesin obras dengan mesin jahit biasa?
Mesin obras dilengkapi dengan pisau pada bagian bawah dan bagian atas di sebelah sepatu yang bergerak untuk memotong kain dalam pengoperasiannya. Ketika mengoperasikan mesin obras, kedua pisau tersebut akan bergerak dan memotong pinggiran kain sehingga jahitan yang dihasilkan pada tepi kain akan menjadi lebih rapi dan juga bersih.
Terdapat beberapa macam mesin obras berdasarkan jumlah benang yang digunakan. Penggunaan mesin obras ini disesuaikan dengan hasil jahitan, fungsi atau kebutuhan masing-masing.
Macam-macam mesin obras diantaranya:
Digunakan untuk mengobras dengan kerapatan yang rendah, seperti kemeja / blouse, juga bisa jahit neci.
Digunakan untuk menjahit baju sekaligus merapikan pinggiran kaos, menggabungkan potongan pola badan dengan potongan pola lainnya. Hasil obras mesin benang 4 juga lebih kuat, rapi, dan memiliki dua garis diagonal. Karena itulah wajar jika mesin obras ini lebih cocok untuk bahan seperti kaos.
Digunakan untuk mengobras bahan jeans dan bahan tebal lainnya. Sebenarnya mesin obras benang empat dan lima memiliki fungsi yang sama, yaitu menjahit sekaligus merapikan kain. Namun ada beberapa perbedaan antara mesin obras benang empat dan benang lima. Salah satunya adalah garis diagonal yang dibuat mesin obras benang empat ada di bagian tengah obras. Sementara itu, garis diagonal pada mesin obras benang lima berjarak 0,5 cm dari obras.
Faktor-Faktor dalam Memilih Jenis Jahitan pada Kaos
Sekarang sudah tahu kan jenis-jenis jahitan pada kaos? Masing-masing ada kelebihan dan kekurangannya. Lantas, mana yang harus dipilih? Jawabannya tergantung pada faktor-faktor berikut ini.
Bahan Kaos yang Digunakan
Bahan kaos adalah faktor pertama yang perlu diperhatikan saat memilih jenis jahitan. Sebagai contoh, kaos berbahan dasar katun cenderung lebih tebal dibanding kaos partai yang umumnya terbuat dari bahan polyester.
Karena katun itu tebal, otomatis butuh jenis jahitan yang kuat. Dalam hal ini contohnya adalah jahitan rantai dan overdeck. Sementara untuk kaos polyester, jahitan lurus saja sudah cukup karena jenis bahannya cenderung tipis.
Bahan kaos yang mudah melar dan tidak mudah melar juga membutuhkan teknik jahitan yang berbeda. Misalnya untuk kaos spandek, untuk mengatasi kaos yang melar semacam ini, butuh jahitan overlock dengan benang nylon atau polyester. Tujuannya agar tetap elastis tapi juga tidak makin melar melebihi batas wajar.
Jenis Kaos yang Dipakai
Faktor selanjutnya yang harus diperhatikan saat memilih jenis jahitan adalah model kaos. Kaos model lengan panjang, lengan pendek, raglan, kaos polo, atau model kaos lainnya, dibuat menggunakan jenis jahitan yang berbeda-beda.
Sebagai contoh, jahitan pada kaos polos biasa dan kaos raglan. Kalau diperhatikan, potongan lengan pada kaos polos dan kaos raglan sangat berbeda jauh. Otomatis, jenis jahitan yang digunakan juga tidak sama.
Penggunaan Kaos untuk OOTD
Aspek terakhir yang perlu dipertimbangkan saat menentukan jenis jahitan adalah tujuan dari penggunaan kaos itu sendiri. Kaos polos untuk dalaman biasanya tipis dan karena mengutamakan kenyamanan kulit, maka jenis jahitan yang digunakan juga tidak terlalu kompleks. Salah satu contohnya adalah jahitan lurus.
Kesimpulan
Mengetahui klasifikasi jahitan mungkin tidak begitu pentingnamun akan sangat berguna ketika ada persyaratan identifikasi jahitan yang harus dilakukan pada garmen. Jenis jahitan dapat bertindak sebagai kode untuk memberi tahu penjahit apa yang harus dilakukan pada bagian garmen tersebut.
- Tips Memilih Jaket Angkatan Yang Nyaman Dan Stylish
- Apa Itu Bahan Rib Dan Penggunaannya Dalam Industri Garmen
- Macam Macam Jenis Saku Pada Pakaian Yang Harus Kamu Tahu
- Panduan Lengkap Merawat Jaket Parka agar Tahan Lama
- Jenis Jenis Jaket Parka Dan Rekomendasi Bahan Terbaik Untuk Pembuatan Parka
- Sejarah Jaket Parka: Dari Kutub Utara Ke Tren Fashion Modern
- Apa Itu Jaket Parka? Definisi, Jenis Dan Fungsinya!
- Cara Memilih Jaket Parka Yang Bagus: Panduan Lengkap
- Desain Jaket Polos Custom: Model Terbaru Download Gratis
- Seperti Apa Itu Warna Khaki?
Cara Menjahit Obras Menggunakan Tangan
Jahitan obras bisa dilakukan menggunakan tangan atau mesin. Anda bisa memilih jenis jahitan ini pada mesin jahit dan Anda siap memulainya.
Untuk melakukannya menggunakan tangan, Anda membutuhkan perlengkapan berikut:
- Benang (warna sama dengan kain)
- Jarum jahit
- Gunting
- peniti
Hal pertama yang perlu Anda lakukan, memasukkan benang ke dalam jarum. Ukuran jarum akan bergantung pada apa yang Anda jahit. Untuk jeans, And abisa menggunakan jarum ukuran sedang.
Untuk memasukkan benang ke dalam jarum, basahkan sedikit ujung dari benang sehingga ujung yang berjumbai menyatu. Geser jarum ke tengah benang dan buat simpul dengan kedua ujung benang. Ini akan memungkinkan Anda untuk menebalkan benang dengan menggandakannya. Anda juga bisa menggunakan benang bordir karena lebih tahan dari benang biasa. Sekali lagi, ini akan tergantung pada apa yang Anda jahit.
Pilih dua potong kain, dan letakkan di sisi yang benar bersama-sama. Pastikan kedua bagian tersebut sejajar. Gunakan peniti untuk menahannya sebelum menjahit dan pastikan peniti tegak lurus dengan arah jahitan.
Mulailah dengan memasukkan jarum melalui bagian luar kain tanpa menusuk bagian lainnya. Anda harus memasukkan jarum melalui sisi yang benar dari potongan kain. Dengan menjahit di antara dua potong kain, simpul yang Anda buat sebelumnya akan tersembunyi di dalam jahitan. Kelonggaran jahitan, jarak antara jahitan dan tepi kain, harus 3 atau 4mm.
Temukan kelas menjahit Surabaya di Superprof
Pastikan benang cukup kencang untuk menarik kedua tatahan menjadi satu dan kain tidak kusut. Anda kemudian perlu melakukan jahitan obras kedua.
Tags: jahit contoh obras