Kreasi Cantik - Inspirasi Kerajinan Tangan dari Serat Alam untuk Hobi Sulaman dan DIY
6. Tas Eceng Gondok
Tas dari eceng gondok menjadi kerajinan dari serat alam yang cukup diminati banyak orang. Apalagi tanaman eceng gondok sangat mudah didapat karena sangat mudah berkembang biak. Tas dari eceng gondok ini juga sangat beragam. Ada yang berbentuk hand bag, sling bag, tas belanja, dan tote bag. Sangat banyak bukan?
Dari segi bentuk dan desain juga tidak ketinggalan zaman sehingga tidak perlu khawatir ketika menggunakannya. Warna dari tas yang soft dan kalem, cocok dengan baju apapun. Saat merasa bingung untuk memilih tas untuk hangout, cukup langsung pakai tas dari eceng gondok ini.
11 Kerajinan dari Serat Tumbuhan
Berikut ini adalah berbagai serat serta aplikasinya ke dalam bentuk kerajinan.
1. Serat Jute
Serat jute dengan mudah ditemukan di negara yang ada di benua Afrika. Serat ini sangat cantik karena bisa memancarkan kilau.
Meski begitu, teksturnya agak kasar sehingga tak cocok untuk dijadikan bahan dasar pakaian. Serat jute lebih cocok dijadikan aksesoris.
Jute adalah serat yang berasal dari pohon jute yang diambil dari bagian batangnya. Di industri mebel dan tekstil, serat ini sering dipakai karena ketahanannya yang kuat untuk membungkus atau isolasi listrik. Di dunia tekstil, produk kerajinan dari serat tumbhan jute dipakai untuk pelapis kursi.
2. Serat Kapas
Budidaya kapas terjadi di berbagai negara. Serat yang satu ini digunakan untuk banyak kerajinan dari serat alam tumbuhan hingga bahan dasar dalam industri tekstil.
Kapas memiliki tekstur yang sangat lembut, ketahanan yang tinggi, dan mudah didapat. Kapas juga sangat ringan dan adem di kulit.
Kekurangan serat satu ini adalah tidak kenyal sehingga mudah kusut. Tapi, kapas paling mudah untuk dibentuk apapun alias fleksibel.
Kapas yang dipanen memiliki warna putih, namun bisa diwarnai dengan dengan pewarna tekstil. Kapas merupakan serat tumbuhan yang paling murah.
3. Serat Flax
Pengertian Serat Alam
Pengertian dari serat alami adalah benang-benang yang panjang yang didapatkan dari makhluk hidup, baik tumbuhan maupun binatang. Akan tetapi, perlu kamu tahu tidak semua jenis tumbuhan dan binatang bisa menghasilkan serat. Serat tumbuhan misalnya, hanya bisa terbentuk dari selulosa yang asalnya dari buah, daun, rerumputan, kayu, maupun biji. Sedangkan serat hewan hanya terbentuk dari protein dan linen.
Secara umum serat tumbuhan dikelompokkan lagi ke dalam 2 jenis, yaitu serat kayu dan serat non-kayu. Serat non-kayu terdiri dari Jerami (gandum, padi, jagung), kulit pohon (rami, kenaf, jute, hemp), daun (serat henequen, daun nanas, sisal), dan serat rumput (rotan, serat bambu, rumput gajah, switch grass).
Sejak dulu serat alam sudah digunakan oleh manusia untuk memenuhi kebutuhan hidup karena mempunyai beberapa kelebihan seperti ramah lingkungan, ringan, lebih tahan panas, cocok dipakai di musim dingin, daya serap airnya tinggi.
Kemudian dari segi harga juga lebih murah, densitasnya rendah, lebih mudah lepas, bisa terbiodegradasi, dan yang paling penting tidak membahayakan kesehatan kita.
Buku Alamku Sarat Potensi bisa kamu jadikan referensi untuk menambah wawasan tentang serat alam dan potensinya. Terlebih lagi, buku ini ditulis dengan bahasa yang sederhana, sehingga bagi para pemula akan lebih mudah memahaminya.
Di Balik Pena: dr. Andreas Kurniawan Berbagi Tutorial Melalui Duka dan Mencuci Piring
Jenis-Jenis Serat Alam
Pixabay.com/sarangib
Serat tanaman
Kapas
Kapas adalah serat alam yang paling banyak digunakan untuk membuat pakaian dan ada beberapa alasan yang mendasarinya. Pertama, kapas adalah salah satu serat selulosa alami yang terbuat dari buah pohon kapas.
Kedua, karakteristik kapas sangat cocok untuk diolah menjadi kain. Karakteristiknya sendiri adalah memiliki kekuatan serat yang baik, warnanya putih, teksturnya lembut, mudah berkerut, elastisitas rendah, daya serapnya baik, dan bisa menahan panas.
Saat kapas diolah menjadi kain katun, hasil akhirnya memiliki karakteristik yang nyaman, tidak mudah panas meskipun dipakai di cuaca yang panas, dan tidak mudah dingin walaupun cuacanya dingin. Selain pakaian, kapas juga digunakan untuk membuat handuk, tenun, rajutan, ayon, spandek, polyester dan lain sebagainya. Sayangnya kapas mempunyai kelemahan yaitu gampang rusak jika terkena serangga, lumut, dan jamur.
Serat daun nanas
Namun faktanya, daun nanas bisa diolah lagi menjadi serat alam yang sifatnya kuat, lembut, dan halus saat ditenun. Jika serat daun nanas ini dimanfaatkan dengan baik bisa menjadi produk yang memiliki nilai jual.
Kalau tertarik, kamu bisa melakukan budidaya nanas di rumah. Dengan bantuan buku Hujan Rezeki Budidaya Nanas, bahkan pemula sepertimu bisa melakukan budidaya nanas dengan baik.
Pelepah pisang
Sama seperti nanas, pohon pisang juga tumbuh subur di Indonesia. Bahkan bisa dibilang, di setiap lahan yang kosong pasti ada pohon pisangnya. Nah, salah satu bagian penting dari pohon pisang adalah pelepahnya yang menjadi tempat menempel daun-daunnya.
Pelepah pisang bisa dijadikan sebagai serat, namun hanya yang sudah kering sehingga warnanya berubah menjadi coklat kehitam-hitaman. Serat dari pelepah pisang cukup kuat dan tidak mudah putus.
Serat Alam: Pengertian, Jenis, dan Contohnya
Serat alam – Bumi dan seluruh isinya merupakan anugerah Tuhan yang harus selalu kita jaga dan manfaatkan dengan baik. Bila perlu, jika masih bisa digunakan, jangan membuang apa yang kita ambil dari alam secara percuma. Seperti serat alam, misalnya. Kita bisa memanfaatkannya untuk membuat kerajinan tangan atau keperluan lain yang lebih bermanfaat. Lagipula serat alam sudah lama digunakan untuk memenuhi kebutuhan manusia, seperti dalam industri tekstil.
Pertanyaan nya sekarang, apakah kamu tahu yang dimaksud serat alam dan jenis-jenisnya? Kalau belum, pas banget, dalam artikel ini kita akan membahas semuanya secara lengkap. Simak baik-baik, ya!
Tags: kerajinan dari contoh