Contoh Kerajinan Deformasi - Inspirasi Kreatif dalam Seni Jahit dan DIY
Perbedaan Stilasi, Deformasi Dan Distorsi Lengkap Dengan Contoh Karyanya
Stilasi adalah Teknik menggambar dengan mengubah bentuk asli objek gambar atau dengan melihat objek dari berbagai arah dengan penggayaan dan dapat dibuat menjadi bermacam-macam bentuk baru yang bersifat dekoratif namun tidak meninggalkan karakter bentuk asli dari gambar yang dicontoh. Stilasi bias juga dibuat dengan menggunkan bentuk geometris dan naturalis seperti stilasi bentuk segitiga, bentuk segi empat, bentuk lingkaran dan sebagainya. Ada juga sitlasi seperti stilasi flora, stilasi fauna, stilasi benda-benda, dan stilasi bentuk lainnya. stilasi sendiri juga dapat diterapkan pada berbagai gambar ragam hias yang sudah ada untuk menambah nilai keindahan dari ragam hias itu sendiri. Berikut adalah contoh dari gambar stilasi :
Langkah-langkah menggambar Stilasi
1. Menentukan objek yang akan diwujudkan menjadi stilasi
Langkah pertama adalah menentukan suatu objek yang akan dibuat motif, misalkan kita memilih sebuah bunga untuk menjadi objek stilasi
2. Penggambaran Bangun Luar.
3. Sempurnakan stilasi dibagian-bagian objek
Didalam suatu objek stilasi terkadang dibagi perbeberapa bagian, hal ini dilakukan agar mudah untuk membuat motif berbeda didalam satu bidang objek, agar tidak menimbulkan kesan monoton pada motifnya.
4. Pemberian Isen.
Insen difungsikan Agar objek stilasi kalian lebih indah dan menarik, isen-isen sendiri berupa variasi titik, garis, blok, dan warna dengan disesuaika penggunaanya sesuai dengan selera keinginan kalian, sehingga tercipta suatu karya stilasi yang enak dilihat.
5. Finishing
Dan langkah terakhir dalam menggambar stilasi adalah finishing, didalam tahap ini kalian bias memulai dengan melihat stilasi yang kalian buat, perhatikan bagian perbagian, jika ada beberapa hal yang kurang bias kalian tambah atau perbaiki, semisal ada bidang yang masih kosong, bias kalian tambah dengan insen berupa titik-titik, garis, ataupun blok, juga jika kalian lihat ada warna yang kurang tegas, bias kalian tebeli, dan yang tidak kalah penting adalah kebersihan gambar kalian, karena terkadang masih banyak sisa-sisa sketsa pensil yang tidak perlu namu belum terhapus, sehingga terkesan menjadi sebuah coretan-coretan yang perlu kalian hapus. Hal ini dilakukan dilakukan agar mencapai kesempurnaan hasil sesuai target kalian dan kreativitas masing-masing.
B. Deformasi
Makna Defeormasi menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah perubahan bentuk. Deformasi bersifat sifatnya sederhana dan minimalis. Deformasi adalah cara menggambar dengan berdasarkan keinginan dari si seniman atau penggambar itu sendiri namun tidak meninggalkan unsur utamanya.
Ada juga yang merartikan Deformasi adalah cara dalam menggambar yang mengubah bentuk dari objek asli dengan membuat objek lebih terlihat sederhana struktur maupun proporsi bentuk aslinya menjadi sesuatu yang baru, dengan proporsi yang berbeda dari objek aslinya.
Langkah-langkah pembuatan gambar Deformasi adalah sebagai berikut:
1. Langkah pertama adalah memilih objek yang akan digambar menjadi deformasi Dalam pembelajaran kali ini misalkan kita memilih bentuk berupa mobil
2. Selanjutnya adalah Penggambaran Bangun Luar. Selanjutnya adalah menggambar bangun luar dari objek tersebut hingga terlihat keseluruhan bentuk objek tersebut.
3. Dan yang terakhir yaitu menyederhanakan bentuk objek. Hal ini dilakukan dengan cara membagi perbagian objek sehingga bentuknya menjadi sangat sederhana dan minimalis. Deformasi cocok juga dijadikan ide didalam kita membuat sebuah logo atau branding.
Prinsip Kerajinan Berbasis Media Campuran
Ketersediaan bahan baku yang terbatas, bentuk kerajinan yang monoton dan kurang menarik menjadi permasalahan yang sering muncul dalam membuat sebuah kerajinan. Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk mengatasinya.
Meskipun gaya klasik memiliki penggemar sendiri, namun perubahan yang inovatif tetap perlu untuk dilakukan, salah satunya adalah dengan kerajinan berbasis media campuran.
Berikut ini adalah prinsip kerajinan berbasis media campuran yang perlu diketahui:
- Merupakan bentuk penggabungan dari berbagai macam bahan tanpa adanya reaksi kimia ketika proses penggabungan dilakukan. Seperti misalnya, menimbulkan proses pengikisan atau membuat bahan menjadi berkarat, dsb.
- Bahan yang digunakan sebagai media campuran terdiri dari berbagai jenis dan tidak hanya satu bahan saja. Banyaknya bahan campuran juga tergantung pada kebutuhan rancangan produk yang akan ada dibuat.
- Bahan yang digunakan bisa bersifat homogen atau heterogen. Misalnya bahan alam dengan campuran bahan alam, bahan buatan dengan bahan buatan, atau bisa juga bahan alam dengan bahan buatan. Adanya penggabungan tidak menimbulkan perubahan fisik seperti meleleh, dsb.
- Masing-masing bahan memiliki karakteristiknya sendiri yang akan membuat produk kerajinan memiliki fungsi dan nilai estetika lebih.
- Penggabungan bahan baku dan bahan lainnya harus bisa menyatu sehingga membentuk kesatuan produk yang harmonis.
Penciptaan produk baru membutuhkan rancangan yang tepat dengan mempertimbangkan bentuk yang diinginkan. Berikut ini adalah petunjuk sebelum merancang produk kerajinan berbasis media campuran:
![]()
Rancangan Dalam Kerajinan Berbasis Media Campuran
Dalam membuat kerajinan berbasis media campuran, tentu saja membutuhkan rancangan yang tepat supaya hasilnya sesuai dengan apa yang diinginkan. Nah, berikut ini adalah beberapa petunjuk sebelum melakukan perancangan produk dalam kerajinan berbasis media campuran, supaya hasilnya lebih unik dan artistik.
1. Stilasi
Dalam proses merancang kerajinan berbasis media campuran, dapat dilakukan dengan cara stilasi. Stilasi ini berupa menyederhanakan bentuk dengan mengurangi atau menambah bentuk pada produk kerajinan berbasis media campuran. Cara ini dapat dilakukan dengan mengamati terlebih dahulu produk asalnya, kemudian baru mengurangi bentuk yang dirasa berlebihan dan dapat juga menambah bentuk lain supaya hasilnya lebih artistik.
Dalam upaya stilasi atau menyederhanakan bentuk dengan mengurangi atau menambah bentuk pada kerajinan berbasis media campuran, dapat dilakukan dengan prinsip-prinsip sebagai berikut.
Nah dalam membuat kerajinan berbasis media campuran ini, cara stilasi ini dapat dilakukan terutama supaya produknya lebih menarik perhatian orang. Hal itulah yang disebut dengan kreatif, sebab hasil akhirnya berupa penciptaan bentuk baru yang berbeda dari contoh aslinya. Contoh cara stilasi ini dapat dilihat pada hiasan kepala penari Bali, yang mana dapat disederhanakan menjadi hiasan ruangan sekaligus kap lampu. Hiasan kepala penari Bali ini melewati proses stilasi dengan menggunakan perpaduan dari bahan logam, kayu, dan besi sebagai penyangganya.
2. Deformasi
Selain stilasi, ada juga cara deformasi dalam upaya membuat produk kerajinan berbasis media campuran ini. Deformasi adalah dengan mengubah bentuk produk kerajinan berbasis media campuran hingga terciptalah produk yang benar-benar baru. Dalam hal ini, biasanya perubahannya terjadi secara permanen. Perubahan bentuk dalam kerajinan berbasis media campuran ini sejatinya haruslah diimbangi dengan pengetahuan akan objek atau produk asalnya, supaya perubahan yang dilakukan dapat mendapatkan hasil yang maksimal.
![]()
Kerajinan Berbasis Media Campuran
Pernah nggak sih kamu mendengar istilah kerajinan berbasis media campuran? Mungkin bagi yang giat mengikuti perkembangan dunia kerajinan sudah tahu, atau bahkan kenal banget dengan kerajinan satu ini ya.
Beda halnya dengan yang benar-benar baru akan mempelajarinya. Oleh karena itu, kali ini, kita akan kupas tentang mengenai kerajinan berbasis media campuran. Mulai dari pengertian hingga contohnya.
- 1 Apa Itu Kerajinan Berbasis Media Campuran
- 2 Prinsip Kerajinan Berbasis Media Campuran
- 3 Contoh Kerajinan Berbasis Media Campuran
- 3.1 Wayang
- 3.2 Perhiasan
- 3.3 Keris dan Kujang
- 3.4 Tas
- 3.5 Akssoris (Bando, Bros, dan Manik – Manik)
- 3.6 Sandal
- 3.7 Diaroma
- 3.8 Cendera Mata
- 3.9 Mainan
- 3.10 Boneka
- 3.11 Guci
- 3.12 Sapu
- 3.13 Pigura
- 3.14 Vas Bunga
- 3.15 Hiasan Dinding
- 3.16 Tirai Hias
![]()
Tags: kerajinan contoh deformasi