Kreativitas Terbarukan - Inspirasi Kerajinan Jarum dari Limbah Organik dan Anorganik
Kelola Limbah Keras Bersama Universal Eco
Universal Eco adalah perusahaan pengelola limbah yang bertanggung jawab dan ramah lingkungan. Misi kami adalah membantu mewujudkan Indonesia bebas limbah dan mendorong pertumbuhan ekonomi melalui penerapan ekonomi sirkular bagi bisnis dan industri. Dengan menggunakan teknologi ramah lingkungan, Universal Eco dapat melayani berbagai jenis kebutuhan pengelolaan limbah domestik dan B3 (Bahan Beracun & Berbahaya) yang bersumber dari area komersil, industri, dan fasilitas layanan kesehatan.
Layanan kami adalah
- Extended Producer Responsibility
- Daur Ulang Plastik & Kemasan Limbah B3
- Pengolahan Limbah B3
- Pengolahan Limbah Medis & Farmasi
- Zero Waste Treatment
- Secure Data & Destruction
- Jasa Pengelolaan Oli Bekas & Oil Sludge
Bersama Universal Eco mari wujudkan Indonesia bebas limbah. Siap mengelola limbahmu secara bertanggung jawab?
PT. Universal Eco Pasific merupakan perusahaan yang peduli terhadap lingkungan dengan menawarkan layanan jasa pengelolaan limbah yang bertanggung jawab serta produksi pipa yang berkualitas dan berbahan baku ramah lingkungan bagi bisnis dan industri.

Ranting Pohon / Kayu
Selain daun-daun kering, ada ranting pohon pula yang dapat Pins daur ulang menjadi barang yang berguna. Contoh dari limbah keras organik adalah sampah organik yang bertekstur kering dan minim kandungan air di dalamnya. Ranting pohon bisa menjadi barang yang berguna di rumah seperti gantungan baju maupun jaket. Lihat penggunaannya di atas, sangat menarik bukan? Apa Pins tertarik membuatnya?
Selain gantungan, kayu pun dapat dibuat kembali menjadi furniture yang menarik yang terkesan artistik. Cocok sekali menghiasi hunian industrial mu dengan dinding semen yang tidak di finishing menggunakan cat tembok. Walau terkesan sederhana, dan untuk sebagian orang tidak terlihat seperti layaknya furniture pada umumnya, namun banyak pula yang mencintainya. Contoh dari limbah keras organik adalah limbah dari batang kayu, ranting dan segala jenis kayu yang bermanfaat untuk keberlangsungan hidup manusia kedepannya.

Contoh Kerajinan Limbah Organik
Pada penjelasan diatas kita sudah membahas tentang pengertian dari limbah organik, lalu apa saja sebenarnya contoh kerajinan yang bisa dihasilkan dari limbah organik ini? Maka dari itu, untuk lebih jelasnya mari simak penjelasan berikut ini!
1. Kerajinan Organik dari Daun-Daun Kering
Daun kering merupakan salah satu jenis limbah organik yang bisa diolah menjadi berbagai macam jenis kerajinan yang indah. Pada umumnya daun kering akan digunakan sebagai hiasan untuk dekorasi rumah loh, dengan membuatnya yang menggunakan teknik kolase.
Kolase sendiri merupakan seni yang dilakukan dengan menggabungkan beberapa bahan menjadi satu karya, dimana nantinya karya tersebut bisa kita gunakan sebagai hiasan.
Bukan hanya itu saja loh, apabila kalian ingin membuka sebuah usaha, maka kerajinan dari daun kering ini juga bisa dijadikan pilihan.
3. Kerajinan Organik dari Limbah Pesisir Laut
Limbah organik selanjutnya adalah limbah yang berasal dari pesisir laut, dimana limbah tersebut berupa sisik ikan, kerang, cangkang laut dan masih banyak lagi yang lainnya.
Limbah-limbah tersebut juga bisa kita manfaatkan menjadi berbagai macam kerajinan yang unik loh. Bahkan bentuk kerajinan dari limbah pesisir laut ini sudah sering kita temukan di berbagai tempat wisata yang ada di pesisir.
Biasanya limbah pesisir laut ini diolah menjadi kerajinan bross, lampu hias dan juga boneka. Dimana cara membuatnya juga cukup mudah, yakni membersihkan terlebih dahulu cangkang dan kemudian kita gabungkan menjadi bentuk yang diinginkan dengan menggunakan bantuan lem, bagaimana mudah bukan?

Prinsip Kerajinan Bahan Limbah Keras
Produksi limbah yang terus meningkat setiap harinya menjadikan limbah menjadi salah satu sumber penyebab kerusakan lingkungan. Oleh karena itu, diperlukan proses yang dapat mengurangi produksi limbah sebagai sistem untuk menjaga lingkungan sekitar
Terdapat sebuah sistem dikenal dengan sebutan 3R (reuse, reduce, dan recycle) sebagai sistem untuk memanfaatkan limbah agar menjadi lebih berguna.
1. Reuse
Reuse dapat diartikan sebagai penggunaan kembali, artinya, limbah yang dihasilkan dipilih dan dipilah sehingga dapat memiliki manfaat lain. Sebagai contoh, pemanfaatan botol bekas untuk wadah minyak goreng, penggunaan kantong belanja yang dapat digunakan berulang kali, dan lain sebagainya.
2. Reduce
Reduce dapat diartikan dengan cara melakukan pengurangan penggunaan barang sekali pakai. Artinya, produksi limbah dapat ditekan dengan cara menggunakan barang yang dapat dilakukan berulang kali, seperti penggunaan baterai yang bisa diisi ulang.
3. Recycle
Recycle dapat diartikan sebagai pendauran limbah produksi menjadi barang yang berbeda. Sebagai contoh, mendaur ulang botol plastik menjadi sebuah keranjang.

Mengenal Limbah Keras
Limbah keras berwujud padat yang tidak mudah berubah bentuk, bersifat kering, sulit terurai secara alami, dan cenderung sulit untuk diolah. Secara jumlah limbah padat termasuk kedalam limbah terbesar yang dihasilkan dari berbagai sumber seperti industri, rumah tangga, dan kawasan komersial. Limbah Keras terbagi menjadi dua jenis, yaitu organik dan anorganik.
Limbah keras organik merupakan yang memiliki ciri atau sifat yang mudah terurai oleh mikroorganisme. Kandungan organik yaitu bahan biologis yang terdapat unsur karbon (C) dalam bentuk karbohidrat. Rantai senyawanya tidak sekompleks anorganik dan tidak berbahaya bagi lingkungan.
Meskipun tidak berbahaya, volume yang tidak terkendali dari limbah ini dapat memicu bencana alam seperti banjir, perubahan iklim, dan lain-lain. Oleh karena itu, konsep mengurangi jumlah melalui prinsip reduce, reuse, dan recycle tetap harus dilakukan.
Umumnya, organik berasal dari aktivitas makhluk hidup di kawasan rumah tangga, perhutanan, pertanian, perkebunan, perikanan, dan industri makanan. Contohnya yaitu:
Limbah Makanan
Limbah Pertanian dan Perkebunan
Pada umunya limbah pertanian berasal dari hasil pembajakan seperti jerami atau sekam padi, sedangkan limbah perkebunan seperti ranting pohon, tempurung kelapa, dan bonggol jagung. Salah satu pemanfaatan yang bisa dilakukan untuk limbah-limbah keras organik tersebut adalah biogas.

Tags: kerajinan contoh limbah keras organik