Kreasi Cantik Kerajinan Modifikasi dalam Seni Jahit dan DIY
Contoh Makanan Khas Daerah yang Dimodifikasi
Contoh makanan khas daerah yang dimodifikasi di Indonesia dapat ditemukan di pasaran. Misalnya, penggunaan ikan lele sebagai bahan baku utama pempek, menggantikan ikan tenggiri. Selain mudah didapatkan, ikan lele memiliki harga yang lebih murah.
Di sisi lain, macam-macam bahan untuk modifikasi makanan khas daerah dikelompokan menjadi beberapa berdasarkan tujuan. Berikut ini macam-macam modifikasi makanan khas daerah disertai contohnya:
1. Makanan khas daerah modifikasi variasi rasa
Makanan khas daerah dapat dimodifikasi untuk menambahkan cita rasa berbeda. Berikut ini contohnya:2. Makanan khas daerah modifikasi variasi bentuk
Makanan khas daerah dapat dimodifikasi sehingga bentuknya berbeda tetapi rasanya tetap autentik. Berikut ini contohnya:
- Rendang menjadi burger rendang
- Cendol menjadi puding cendol.
- Klepon yang dipadukan dengan cake.
- Teri balado yang disajikan menjadi susi teri balado.
3. Makanan khas daerah modifikasi usia produk
Makanan khas daerah yang mudah basi dapat dimodifikasi sehingga usia produknya tahan lama. Metode yang dapat digunakan dalam modifikasi ini di antaranya adalah penambahan asam sitrat, fermentasi, penggaraman, pemanisan, pengeringan, serta pendinginan. Berikut ini contohnya:
- Penambahan asam sitrat pada manisan buah.
- Penambahan garam pada ikan asin.
4. Makanan khas daerah modifikasi cara pengolahan
Makanan khas daerah dapat dimodifikasi dari segi cara pengolahannya, dengan tujuan peningkatan mutu, tingkat higienis, dan keawetan. Berikut contohnya:
- Pengolahan dadih yang dilakukan lebih higienis.
- Perubahan pengolahan bakpia Yogyakarta, dari yang mulanya dioven menjadi dikukus.
- Bandeng dipresto sehingga durinya lunak serta tahan lama.
Boneka dari Kulit Jagung
Boneka dari kulit jagung sangat menarik dan cocok sebagai hiasan atau koleksi. Untuk membuat boneka dari kulit jagung, kita membutuhkan bahan dan alat sebagai berikut:
- Kulit jagung yang sudah kering
- Dakron atau kapas
- Benang
- Pewarna makanan
- Gunting
Cara membuat boneka adalah sebagai berikut:
- Potong kulit jagung yang panjang menjadi dua bagian, rebus potongan tersebut dengan pewarna makanan kurang lebih 3 menit.
- Ambil satu lembar kulit jagung panjang dan pelintir bagian tengahnya untuk membuat kepala boneka.
- Isi salah satu ujung kulit jagung dengan dakron atau kapas kemudian tutup dengan ujung lainnya.
- Ambil beberapa helai lagi untuk membuat badan boneka dengan menyelipkannya di bagian kepala dan ikat menggunakan benang.
- Siapkan beberapa helai panjang untuk tangan dan helai pendek yang sudah diberi pewarna untuk lengan baju.
- Gulung helai panjang kemudian tutup dengan helai pendek di salah satu ujung tapi jangan terlalu ke ujung dan ikat menggunakan benang.
- Balik helai pendek ke arah luar sehingga menutupi ikatan benang.
- Buat untuk lengan kanan dan kiri dengan gulungan helai yang sama namun di sisi lainnya.
- Satukan tangan, badan, dan kepala dengan menyelipkan gulungan tangan di bawah ikatan kepala.
- Ikat beberapa helai kulit jagung di badan menggunakan benang sebagai baju.
- Boneka perempuan cukup rapikan saja bagian bajunya sedangkan boneka laki-laki di bagi menjadi 2 pada bagian bawah untuk membentuk kaki.
Penutup
Pembuatan kerajinan dapat dilakukan dengan memanfaatkan berbagai bahan, baik alami maupun buatan. Meskipun bahan alami berasal dari alam, kerajinan bahan buatan yang dibuat oleh manusia memiliki nilai jual dan estetika yang tidak kalah penting.
Terdapat berbagai teknik pembuatan produk kerajinan bahan buatan, tergantung pada jenis bahan yang digunakan. Untuk bahan keras seperti logam, kaca, kawat, kaleng, dan timah, teknik-teknik seperti las, patri, ukiran, dan bubut sering digunakan. Sementara itu, untuk bahan lunak, seperti cetak, coil, putar, tenun, dan bordir, digunakan dalam pembuatan kerajinan.
Beberapa contoh kerajinan bahan buatan yang bisa dibuat termasuk kerajinan sabun batangan dengan teknik ukir atau cetak, kerajinan gips dengan mencetak dan memodifikasi gypsum, kerajinan lilin dengan mencairkan lilin dan mencetaknya dalam cetakan, kerajinan plastik dengan mengubah kemasan bekas menjadi tas, dompet, dan lain-lain, kerajinan clay dengan membentuk tanah liat menjadi bentuk yang diinginkan, kerajinan kain dengan memotong atau menjahit kain menjadi produk seperti tas atau baju, kerajinan kaca dengan teknik cold working, flameworking, fusing, hot sculpting, dan slumping, kerajinan fiberglass dengan mencampurkan filamen kaca dan resin dalam cetakan, kerajinan kulit sintetis dengan memanfaatkan kulit sintetis menjadi tas, sandal, dan sepatu, dan kerajinan bubur kertas dengan menghancurkan kertas dan membentuknya menjadi berbagai produk.
Nah, sekian 10 contoh yang menarik untuk dicoba. Kerajinan bahan buatan di atas kebanyakan memanfaatkan bahan-bahan yang mudah ditemukan di sekitar. Jadi, kamu tidak perlu kesulitan dalam mengkreasikan produk kerajinan bahan buatan yang dimodifikasi.
Tags: kerajinan contoh