Seni Kreatif Tanpa Bentuk - Inspirasi Kerajinan Jarum dan DIY
6 Contoh Kerajinan Non Benda dan Pengertiannya, Ada di Sekitar Kita
Kerajinan non benda adalah kerajinan yang hasil karyanya bukan berupa benda. Bentuk kerajinan ini hanya bisa dirasakan tanpa bisa disentuh karena kehadirannya yang bersifat abstrak. Namun, dengan kemajuan teknologi, setiap kerajinan ini bisa diabadikan dalam bentuk gambar atau video.
Kerajinan non benda berkaitan dengan budaya yang hadir di sekitar masyarakat. Pembuatan kerajinan non benda bisa saja terinspirasi atau berasal dari kebudayaan tertentu.
Disarikan dari beberapa sumber, berikut ini 6 contoh kerajinan yang bersifat non benda. Simak, yuk!
Miniatur
Miniatur adalah representasi suatu benda atau objek dengan skala yang lebih kecil. Miniatur merupakan salah satu kerajinan tangan yang terinspirasi dari budaya lokal. Contoh yang paling umum adalah miniatur berbagai rumah adat Indonesia, dimulai dari rumah gadang, rumah honay, rumah kasepuhan, rumah, rumah joglo, rumah baloy, dan masih banyak lagi.
Contoh lain kerajinan tangan yang terinspirasi dari budaya lokal adalah benda hiasan. Dilansir dari Encyclopedia Britannica, hiasan merupakan seni yang murni mengutamakan estetikanya dibanding kegunaannya. Baca juga: Fungsi dan Prinsip Kerajinan Tangan
Contoh benda hiasan adalah patung-patung yang diukir berdasarkan dewa-dewa yang dipercayai dalam kebudayaan lokal, lukisan yang berisikan upacara kebudayaan, kerajaan-kerajaan kuno (seperti Mataram, Majapahit, Demak, dan sebagainya), tarian tradisional, rumah tradisional, dan yang menggambarkan kegiatan suku-suku Indonesia. Salah satu benda hiasan yang terkenal hingga ke luar negeri adalah lukisan khombow. Mengutip dari Portal Informasi Indonesia, khombow adalah lukisan kulit kayu Orang Sentani yang merupakan budaya warisan nenek moyang.
2. Tari
Tari adalah gerakan badan (tangan dan sebagainya) yang memiliki irama, biasanya diiringi bunyi-bunyian berupa musik, gamelan, dan sebagainya.
Jenis tari banyak macamnya. Jika berdasarkan koreografinya, ada empat jenis tari, yaitu tari tradisional, tari kreasi baru, tari kontemporer, dan tari modern.
Tari tradisional merupakan tarian khas yang koreografinya diwariskan secara turun temurun. Biasanya merupakan tari khas dari suatu daerah tertentu.
Tari kreasi baru merupakan tari yang gerakannya bersifat bebas dan dirancang menurut kreasi dari penata tari tertentu. Tentu saja dengan tetap menjaga nilai artistik dari gerakan tari tersebut.
Tari kontemporer merupakan jenis tari yang berkembang di Indonesia, tetapi gerak yang digunakan tak lagi berdasarkan pada gerakan tari tradisional. Gerakan tarinya bersifat simbolik dengan koreografi bergaya unik dan sarat penafsiran.
Tari modern merupakan jenis tari yang mengungkapkan emosi manusia secara bebas. Pola-pola gerakannya lebih bebas, tetapi masih memperlihatkan keindahan.
Tags: kerajinan contoh