... 7 Inspirasi Kerajinan Stilasi: Cara Mudah Membuat Karya DIY dengan Benang dan Jarum

Kerajinan Stilasi - Inspirasi Indah dalam Kesenian Sulam dan DIY

Ragam Hias Flora dan Fauna, Geometris, Figuratif, Beserta Contoh Gambarnya

Setiap karya seni memiliki keunikan dan keindahan yang dapat dinikmati. Demikian juga dengan karya seni rupa berupa kerajinan. Karya seni kriya atau kerajinan umumnya memiliki hiasan-hiasan yang indah. Hiasan-hiasan tersebut dibuat dengan tujuan memperindah suatu karya, seperti pakaian, topeng, perabotan rumah tangga, candi, dan dekorasi ruang. Hiasan pada karya seni kerajinan disebut dengan istilah ragam hias atau ornamen. Ragam hias atau ornamen berasal dari bahasa Yunani yaitu dari kata "ornare" yang artinya hiasan atau perhiasan. Ragam hias adalah bentuk-bentuk dasar hiasan yang biasanya disusun sesuai pola tertentu secara berulang-ulang yang diterapkan pada karya seni kriya/ kerajinan.

Ragam hias mulai berkembang sejak jaman prasejarah. Ragam hias yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia dapat ditemukan dengan mudah pada hasil tenunan, kulit, motif batik, tembikar, ayaman, ataupun ukiran kayu dan pahatan batu. Meskipun bentuk dasar ragam hias antara yang satu dengan yang lain memiliki kemiripan, namun masing-masing memiliki ciri khas yang secara simbolis memiliki makna yang berbeda-beda.

C. Pola Ragam Hias

Penyusunan motif-motif ragam hias biasanya dengan cara kombinasi atau penggabungan lebih dari satu jenis motif. Untuk menghasilkan ragam hias yang baik diperlukan cara penyusunan motif yang disebut dengan istilah pola. Pola ragam hias adalah hasil susunan motif sesuai prinsip komposisi dan aturan tertentu. Beberapa bentuk pola ragam hias tersebut biasanya berupa penyusunan dan pengulangan motif. Di bawah ini merupakan tujuh macam pola ragam hias:
1. Pola Simetris
Pola pada ragam hias yang terbentuk dari susunan motif-motif ragam hias yang memiliki keseimbangan dan bentuk yang sama dalam setiap susunannya antara kanan dan kiri
2. Pola Asimetris
Pola ragam hias yang terbentuk dari komposisi yang tidak sama antara kanan dan kiri
3. Pola Tepi
Pola ragam hias yang bentuknya berupa pengulangan dari bentuk sebelumnya dan digunakan untuk menghias bagian tepi pada bagian tertentu
4. Pola Menyudut
Pola ragam hias yang membentuk pola segitiga. Umumnya memiliki bentuk ragam hias yang berbeda dan disesuaikan dengan bentuk ragam hias yang sudah ada
5. Pola Memusat/ Gabungan
Pola ragam hias yang bentuk coraknya merupakan gabungan dari beberapa motif dan pola yang dipusatkan di tengah
6. Pola Beraturan
Pola ragam hias yang tersusun dari motif-motif yang sama secara teratur
7. Pola Tidak Beraturan
Pola ragam hias sebaran dari beberapa motif yang berbeda dengan penyusunan yang tidak teratur

Sesuai namanya, ragam hias bersifat menghias/dekoratif, sehingga semua bentuknya cenderung dibuat indah. Motif-motif ragam hias dibuat menggunakan teknik realis/natural, stilasi dan deformasi. Realis/natural adalah teknik menggambar ragam hias dengan cara objek dibuat mirip, apa adanya dengan objek aslinya tanpa banyak perubahan. Teknik ini biasanya diterapkan pada pahatan batu dan ukiran kayu, namun untuk ragam hias pada tekstil biasanya tidak digunakan. Stilasi adalah penggayaan atau pengembangan bentuk untuk memperindah bentuk sebelumnya. Deformasi adalah suatu teknik mengubah, menyederhanakan atau memisahkan beberapa bagian bentuk.

B. Deformasi

Makna Defeormasi menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah perubahan bentuk. Deformasi bersifat sifatnya sederhana dan minimalis. Deformasi adalah cara menggambar dengan berdasarkan keinginan dari si seniman atau penggambar itu sendiri namun tidak meninggalkan unsur utamanya.

Ada juga yang merartikan Deformasi adalah cara dalam menggambar yang mengubah bentuk dari objek asli dengan membuat objek lebih terlihat sederhana struktur maupun proporsi bentuk aslinya menjadi sesuatu yang baru, dengan proporsi yang berbeda dari objek aslinya.

Langkah-langkah pembuatan gambar Deformasi adalah sebagai berikut:

1. Langkah pertama adalah memilih objek yang akan digambar menjadi deformasi Dalam pembelajaran kali ini misalkan kita memilih bentuk berupa mobil

2. Selanjutnya adalah Penggambaran Bangun Luar. Selanjutnya adalah menggambar bangun luar dari objek tersebut hingga terlihat keseluruhan bentuk objek tersebut.

3. Dan yang terakhir yaitu menyederhanakan bentuk objek. Hal ini dilakukan dengan cara membagi perbagian objek sehingga bentuknya menjadi sangat sederhana dan minimalis. Deformasi cocok juga dijadikan ide didalam kita membuat sebuah logo atau branding.

Pengertian Kerajinan Berbasis Media Campuran, Prinsip, Jenis & Karakteristiknya

Kerajinan Berbasis Media Campuran – Dalam membuat suatu kerajinan dibutuhkan ide dan kreativitas yang sifatnya dinamis. Hal ini sangat penting agar hasil kerajinan yang dibuat menjadi produk inovatif dan unik.

Salah satunya adalah dengan mempelajari kerajinan berbasis media campuran secara lengkap dan menyeluruh. Kerajinan media campuran banyak dilakukan oleh pengrajin dengan berbagai macam teknik dan strategi demi menciptakan karya yang diinginkan.

Untuk lebih jelasnya berikut ini adalah ulasan lengkap mengenai kerajinan berbasis media campuran:

Table of Contents

Contoh Karya Stilasi dan Deformasi

Berikut adalah beberapa contoh dari karya stilasi dan deformasi yang bisa kalian jadikan referensi dalam menggambar, namun perlu kalian ketahui bahwa gambar atau deformasi yang seputar kelas Tampilkan di bawah ini bukan untuk sepenuhnya dicontoh Namun sebagai bahan referensi atau menambah daya imajinasi kalian Nantinya di dalam berkarya.

Berikut beberapa contoh karya stilasi dan deformasi

Stilasi Daun

Stilasi Daun

stilasi daun dan kupu-kupu

stilasi ikan

stilasi daun

stilasi daun

stilasi daun

Demikianlah pembahasan seputarkelas kali ini tentang contoh karya stilasi dan deformasi berikut dengan penjelasannya, semoga penjelasan di atas dapat menambah Wawasan kalian tentang seni rupa ragam hias.


Tags: kerajinan contoh

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia