Kerajinan Stilasi - Inspirasi Indah dalam Kesenian Sulam dan DIY
Tujuan dan Manfaat Stilasi dalam Seni Rupa
Stilasi memiliki beberapa tujuan dan manfaat dalam seni rupa. Foto: ShutterstockStilasi memiliki beberapa tujuan dan manfaat dalam seni rupa. Salah satu tujuannya adalah menyederhanakan gambar atau objek agar lebih mudah dipahami oleh penonton. Dengan menghilangkan detail yang tidak diperlukan, seniman dapat fokus pada esensi dari apa yang ingin mereka sampaikan.
Selain itu, stilasi juga digunakan untuk mengungkapkan emosi dan ekspresi secara lebih kuat. Dengan menggunakan bentuk-bentuk sederhana dan garis-garis tegas, seniman dapat menciptakan karya seni yang lebih kuat secara visual. Hal ini terutama terlihat dalam seni rupa ekspresionisme, di mana stilasi digunakan untuk menggambarkan perasaan yang kuat dan emosi yang mendalam.
Stilasi dalam seni rupa merupakan salah satu cara bagi seniman untuk mengungkapkan konsep dan ide-ide mereka dengan cara yang lebih kuat dan jelas. Dengan menyederhanakan gambar atau objek, seniman dapat memfokuskan perhatian pada pesan yang ingin mereka sampaikan.
B. Deformasi
Makna Defeormasi menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah perubahan bentuk. Deformasi bersifat sifatnya sederhana dan minimalis. Deformasi adalah cara menggambar dengan berdasarkan keinginan dari si seniman atau penggambar itu sendiri namun tidak meninggalkan unsur utamanya.
Ada juga yang merartikan Deformasi adalah cara dalam menggambar yang mengubah bentuk dari objek asli dengan membuat objek lebih terlihat sederhana struktur maupun proporsi bentuk aslinya menjadi sesuatu yang baru, dengan proporsi yang berbeda dari objek aslinya.
Langkah-langkah pembuatan gambar Deformasi adalah sebagai berikut:
1. Langkah pertama adalah memilih objek yang akan digambar menjadi deformasi Dalam pembelajaran kali ini misalkan kita memilih bentuk berupa mobil
2. Selanjutnya adalah Penggambaran Bangun Luar. Selanjutnya adalah menggambar bangun luar dari objek tersebut hingga terlihat keseluruhan bentuk objek tersebut.
3. Dan yang terakhir yaitu menyederhanakan bentuk objek. Hal ini dilakukan dengan cara membagi perbagian objek sehingga bentuknya menjadi sangat sederhana dan minimalis. Deformasi cocok juga dijadikan ide didalam kita membuat sebuah logo atau branding.
Prinsip Kerajinan Berbasis Media Campuran
Ketersediaan bahan baku yang terbatas, bentuk kerajinan yang monoton dan kurang menarik menjadi permasalahan yang sering muncul dalam membuat sebuah kerajinan. Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk mengatasinya.
Meskipun gaya klasik memiliki penggemar sendiri, namun perubahan yang inovatif tetap perlu untuk dilakukan, salah satunya adalah dengan kerajinan berbasis media campuran.
Berikut ini adalah prinsip kerajinan berbasis media campuran yang perlu diketahui:
- Merupakan bentuk penggabungan dari berbagai macam bahan tanpa adanya reaksi kimia ketika proses penggabungan dilakukan. Seperti misalnya, menimbulkan proses pengikisan atau membuat bahan menjadi berkarat, dsb.
- Bahan yang digunakan sebagai media campuran terdiri dari berbagai jenis dan tidak hanya satu bahan saja. Banyaknya bahan campuran juga tergantung pada kebutuhan rancangan produk yang akan ada dibuat.
- Bahan yang digunakan bisa bersifat homogen atau heterogen. Misalnya bahan alam dengan campuran bahan alam, bahan buatan dengan bahan buatan, atau bisa juga bahan alam dengan bahan buatan. Adanya penggabungan tidak menimbulkan perubahan fisik seperti meleleh, dsb.
- Masing-masing bahan memiliki karakteristiknya sendiri yang akan membuat produk kerajinan memiliki fungsi dan nilai estetika lebih.
- Penggabungan bahan baku dan bahan lainnya harus bisa menyatu sehingga membentuk kesatuan produk yang harmonis.
Penciptaan produk baru membutuhkan rancangan yang tepat dengan mempertimbangkan bentuk yang diinginkan. Berikut ini adalah petunjuk sebelum merancang produk kerajinan berbasis media campuran:
![]()
C. Pola Ragam Hias
Penyusunan motif-motif ragam hias biasanya dengan cara kombinasi atau penggabungan lebih dari satu jenis motif. Untuk menghasilkan ragam hias yang baik diperlukan cara penyusunan motif yang disebut dengan istilah pola. Pola ragam hias adalah hasil susunan motif sesuai prinsip komposisi dan aturan tertentu. Beberapa bentuk pola ragam hias tersebut biasanya berupa penyusunan dan pengulangan motif. Di bawah ini merupakan tujuh macam pola ragam hias:
1. Pola Simetris
Pola pada ragam hias yang terbentuk dari susunan motif-motif ragam hias yang memiliki keseimbangan dan bentuk yang sama dalam setiap susunannya antara kanan dan kiri
2. Pola Asimetris
Pola ragam hias yang terbentuk dari komposisi yang tidak sama antara kanan dan kiri
3. Pola Tepi
Pola ragam hias yang bentuknya berupa pengulangan dari bentuk sebelumnya dan digunakan untuk menghias bagian tepi pada bagian tertentu
4. Pola Menyudut
Pola ragam hias yang membentuk pola segitiga. Umumnya memiliki bentuk ragam hias yang berbeda dan disesuaikan dengan bentuk ragam hias yang sudah ada
5. Pola Memusat/ Gabungan
Pola ragam hias yang bentuk coraknya merupakan gabungan dari beberapa motif dan pola yang dipusatkan di tengah
6. Pola Beraturan
Pola ragam hias yang tersusun dari motif-motif yang sama secara teratur
7. Pola Tidak Beraturan
Pola ragam hias sebaran dari beberapa motif yang berbeda dengan penyusunan yang tidak teraturSesuai namanya, ragam hias bersifat menghias/dekoratif, sehingga semua bentuknya cenderung dibuat indah. Motif-motif ragam hias dibuat menggunakan teknik realis/natural, stilasi dan deformasi. Realis/natural adalah teknik menggambar ragam hias dengan cara objek dibuat mirip, apa adanya dengan objek aslinya tanpa banyak perubahan. Teknik ini biasanya diterapkan pada pahatan batu dan ukiran kayu, namun untuk ragam hias pada tekstil biasanya tidak digunakan. Stilasi adalah penggayaan atau pengembangan bentuk untuk memperindah bentuk sebelumnya. Deformasi adalah suatu teknik mengubah, menyederhanakan atau memisahkan beberapa bagian bentuk.
![]()
Perbedaan Stilasi, Deformasi Dan Distorsi Lengkap Dengan Contoh Karyanya
Stilasi adalah Teknik menggambar dengan mengubah bentuk asli objek gambar atau dengan melihat objek dari berbagai arah dengan penggayaan dan dapat dibuat menjadi bermacam-macam bentuk baru yang bersifat dekoratif namun tidak meninggalkan karakter bentuk asli dari gambar yang dicontoh. Stilasi bias juga dibuat dengan menggunkan bentuk geometris dan naturalis seperti stilasi bentuk segitiga, bentuk segi empat, bentuk lingkaran dan sebagainya. Ada juga sitlasi seperti stilasi flora, stilasi fauna, stilasi benda-benda, dan stilasi bentuk lainnya. stilasi sendiri juga dapat diterapkan pada berbagai gambar ragam hias yang sudah ada untuk menambah nilai keindahan dari ragam hias itu sendiri. Berikut adalah contoh dari gambar stilasi :
Langkah-langkah menggambar Stilasi
1. Menentukan objek yang akan diwujudkan menjadi stilasi
Langkah pertama adalah menentukan suatu objek yang akan dibuat motif, misalkan kita memilih sebuah bunga untuk menjadi objek stilasi
2. Penggambaran Bangun Luar.
3. Sempurnakan stilasi dibagian-bagian objek
Didalam suatu objek stilasi terkadang dibagi perbeberapa bagian, hal ini dilakukan agar mudah untuk membuat motif berbeda didalam satu bidang objek, agar tidak menimbulkan kesan monoton pada motifnya.
4. Pemberian Isen.
Insen difungsikan Agar objek stilasi kalian lebih indah dan menarik, isen-isen sendiri berupa variasi titik, garis, blok, dan warna dengan disesuaika penggunaanya sesuai dengan selera keinginan kalian, sehingga tercipta suatu karya stilasi yang enak dilihat.
5. Finishing
Dan langkah terakhir dalam menggambar stilasi adalah finishing, didalam tahap ini kalian bias memulai dengan melihat stilasi yang kalian buat, perhatikan bagian perbagian, jika ada beberapa hal yang kurang bias kalian tambah atau perbaiki, semisal ada bidang yang masih kosong, bias kalian tambah dengan insen berupa titik-titik, garis, ataupun blok, juga jika kalian lihat ada warna yang kurang tegas, bias kalian tebeli, dan yang tidak kalah penting adalah kebersihan gambar kalian, karena terkadang masih banyak sisa-sisa sketsa pensil yang tidak perlu namu belum terhapus, sehingga terkesan menjadi sebuah coretan-coretan yang perlu kalian hapus. Hal ini dilakukan dilakukan agar mencapai kesempurnaan hasil sesuai target kalian dan kreativitas masing-masing.
![]()
Tags: kerajinan contoh