7 Ide Kreatif Kerajinan Talenan untuk Dicoba di Rumah
Penutup
Membuat contoh kerajinan tangan dari barang bekas bisa menghasilkan nilai ekonomi yang cukup tinggi, bahkan bisa dijadikan sebagai usaha yang cukup menjanjikan. Selain memiliki nilai ekonomis, membuat kerajinan dari barang bekas bisa mengurangi sampah, sehingga lingkungan pun jadi sehat dan bersih. Jadi, tertarik untuk membuatnya sekarang juga?
Nah, Grameds bisa mendapatkan lebih banyak informasi seputar Contoh Kerajinan Tangan Dari Barang Bekas dengan membaca buku yang tersedia di Gramedia.com. Sebagai #SahabatTanpaBatas kami selalu berusaha untuk memberikan yang terbaik. Untuk mendukung Grameds dalam menambah wawasan, Gramedia selalu menyediakan buku-buku berkualitas dan original agar Grameds memiliki informasi #LebihDenganMembaca.
Penulis: Yufi Cantika Sukma Ilahiah
Kerajinan dari Botol Plastik / Botol Bekas
Hasil kerajinan tangan yang terbuat dari bahan utama botol plastik atau botol bekas, limbah plastik yang sudah tidak dipakai lagi, bisa dimanfaatkan optimal, diolah kembali menjadi kerajinan yang mempunyai nilai fungsional serta estetika. Sebuah solusi bentuk daur ulang ramah lingkungan dan kreatif.
Beberapa contoh penggunaan botol plastik, botol bekas, botol aqua menjadi kerajinan tangan kreatif misalnya adalah tempat pensil atau kotak pensil, vas bunga atau pot bunga, pot gantung, bunga hias, mainan mobil-mobilan, mainan kapal-kapalan, pesawat, perahu, aquarium, celengan, lampu hias, lampion, gantungan kunci, gantungan jendela, kincir angin, kursi, air terjun, sapu, tempat sampah, tempat perhiasan.
Selain bisa dimanfaatkan menjadi kerajinan tangan, dengan menggunakan botol plastik sebagai bahan utamanya, bisa membantu program mengurangi limbah plastik, sehingga ikut menjaga lingkungan.
Teknik Penerapan Ragam Hias pada Kayu
Teknik berkarya seni dengan memberikan sentuhan ragam hias pada benda-benda produk kerajinan kayu ini sudah ada sejak zaman prasejarah dan semakin berkembang pada zaman kerajaan. Terdapat 3 teknik atau cara yang umum digunakan masyarakat dalam memberikan sentuhan ragam hias pada benda-benda kerajinan yang terbuat dari kayu. Penerapan ragam hias pada bahan kayu dilakukan dengan cara, yaitu melukis atau menggambar, mengukir dan gabungan melukis dan mengukir pada permukaan kayu.
Dalam menerapkan ragam hias pada kayu dilakukan diatas permukaan kayu pada benda atau bahan kayu baik 2 dimensi maupun 3 dimensi. Pemberian ragam hias pada kayu harus dilakukan dengan menerapkan prosedur atau tahapan yang tepat agar memperoleh hasil yang maksimal. Memilih teknik penerapan ragam hias pada kayu yang paling tepat adalah menyesuaikan bahan atau jenis kayu yang digunakan serta tujuan pembuatan benda atau produk kerajinan yang dibuat. Misal jika ingin membuat salah satu perabotan rumah seperti meja menggunakan bahan kayu jati yang paling tepat adalah dengan teknik ukir atau gabungan teknik ukir dan lukis, bukan menggunakan teknik lukis saja.
Jelaskan Tiga Teknik Penerapan Ragam Hias pada Bahan Kayu?
Tiga Teknik yang sering digunakan dalam menerapkan ragam hias pada bahan kayu adalah dengan cara menggambar atau melukis, mengukir, serta gabungan menggambar/melukis dan mengukir. Mengukir berarti membuat ragam hias dengan cara memahat permukaan kayu dan dibentuk seperti relief. Teknik menggambar dibuat pada permukaan benda atau barang seni yang sudah jadi. Setiap teknik yang digunakan akan menghasilkan karya seni yang berbeda-beda. Dengan teknik ukir menghasilkan bahan kayu yang memiliki tekstur jelas, sedangkan dengan cara dilukis menghasilkan tekstur halus.
1. Teknik Mengukir Pada Kayu
Salah satu teknik penerapan ragam hias pada bahan kayu adalah teknik ukir. Mengukir adalah kegiatan menggores, memahat, dan menoreh pola di atas permukaan benda. Seni ukir kayu atau ukiran kayu merupakan gambar hiasan yang dibentuk dengan cara dipahat untuk mengurangi bagian kayu yang akan menimbulkan bentuk cekung dan cembung sehingga membentuk permukaan yang indah. Istilah seni ukir kayu sudah tidak asing lagi karena dalam kehidupan sehari-hari kita dapat melihat karya ini di lingkungan rumah maupun di lingkungan sekolah.
Organizer meja sederhana dari kardus bekas
Kardus bekas yang sudah tidak digunakan juga dapat Anda oleh kembali menjadi beberapa kerajinan yang memiliki nilai guna yang cukup tinggi. Anda bisa membuat organizer meja sederhana dari kardus bekas. Cara membuatnya yaitu, potong kardus sesuai dengan ukuran yang diinginkan. Kemudian susun potongan tersebut untuk membuat beberapa kompartemen.
Gunakan kertas warna atau kain untuk melapisinya dan memberikan sentuhan estetis. Organizer ini bisa digunakan untuk menyimpan pensil, pulpen, atau alat tulis lainnya. Itu adalah contoh kerajinan praktis dan fungsional menggunakan bahan kardus bekas.
Tags: kerajinan contoh