7 Ide Kreatif Kerajinan Talenan untuk Dicoba di Rumah
Kerajinan Kerang
Kerajinan tangan terbuat dari cangkang atau kulit kerang, sejenis cangkang biasanya ditemukan di daerah laut dan pantai, sebagai bahan utamanya, dibentuk menjadi banyak hasil kerajinan kerang menarik tampilannya secara visual. Ada beberapa macam cangkang yang bisa digunakan sebagai bahan pembuat kerajinan seperti kerang laut, kerang hijau, kerang remis, kerang mutiara.
Beberapa contoh kerajinan kerang, atau kerajinan cangkang kerang atau juga kulit kerang bisa dilihat dalam berbagai hasil pembuatan hiasan seperti bunga dari kerang, bingkai foto, bingkai cermin, macam-macam gelang dari kerang, jam dinding, hasil karya seni lukisan, piring serta peralatan makan, aneka macam souvenir, tirai kerang, vas.
Selain itu bisa ditemukan dalam bentuk berbagai macam perhiasan aksesoris, hiasan dinding, lampu, patung, wadah, mangkuk, akuarium serta berbagai kerajinan dekoratif lainnya.
Kerajinan dari Botol Plastik / Botol Bekas
Hasil kerajinan tangan yang terbuat dari bahan utama botol plastik atau botol bekas, limbah plastik yang sudah tidak dipakai lagi, bisa dimanfaatkan optimal, diolah kembali menjadi kerajinan yang mempunyai nilai fungsional serta estetika. Sebuah solusi bentuk daur ulang ramah lingkungan dan kreatif.
Beberapa contoh penggunaan botol plastik, botol bekas, botol aqua menjadi kerajinan tangan kreatif misalnya adalah tempat pensil atau kotak pensil, vas bunga atau pot bunga, pot gantung, bunga hias, mainan mobil-mobilan, mainan kapal-kapalan, pesawat, perahu, aquarium, celengan, lampu hias, lampion, gantungan kunci, gantungan jendela, kincir angin, kursi, air terjun, sapu, tempat sampah, tempat perhiasan.
Selain bisa dimanfaatkan menjadi kerajinan tangan, dengan menggunakan botol plastik sebagai bahan utamanya, bisa membantu program mengurangi limbah plastik, sehingga ikut menjaga lingkungan.
Kerajinan Bambu
Kerajinan tangan yang terbuat dari bahan bambu sebagai bahan utamanya. Bambu sudah digunakan sejak jaman dahulu sebagai bahan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan juga bahan pembuatan berbagai macam jenis hiasan. Ini dikarenakan daya tariknya, mempunyai keindahan alami, fungsinya serbaguna serta mempunyai kekuatan bisa diandalkan. Bahan ramah lingkungan dan bila diolah dengan keahlian dan ketrampilan bisa menjadi bentuk kerajinan serbaguna.
Beberapa contoh kerajinan bambu bisa dilihat pada berbagai hasil anyaman bambu seperti tampah, bakul, caping atau topi tradisional, cangkir, gelas, cermin, celengan bambu, lampu hias, air mancur dari bambu, kipas, kotak pensil, lampion, lampu hias, lampu dinding, lonceng angin, miniatur motor, pot bunga, rak sepatu, tas, sampai perahu dari bambu dan masih banyak lagi.
Selain itu bambu juga bisa digunakan sebagai bahan furnitur bambu, pembuatan patung dan tenda, peralatan musik, peralatan makan, peralatan penyimpanan, berbagai aksesoris fashion, hingga berbagai kerajinan untuk memperindah taman luar ruang dan memberikan keindahan tersendiri.
Pengertian Ragam Hias pada Bahan Kayu
Pengertian ragam hias pada kayu adalah bentuk dasar hiasan yang disusun sesuai pola yang diterapkan pada kayu, fungsinya untuk menambah keindahan. Ragam hias pada kayu sering dijumpai pada bagian-bagian rumah, misalnya pintu, jendela, bagian tiang rumah, dan bagian-bagian rumah lainnya. Selain digunakan sebagai bagian dari keindahan rumah, pada umumnya ragam hias juga berfungsi sebagai penolak bala atau penghormatan kepada roh leluhur.
Bentuk ragam hias sangat beraneka ragam, bahkan setiap daerah di Indonesia memiliki pola ragam hias yang menjadi ciri khas daerahnya. Penciptaan ragam hias pada umumnya terinspirasi dari keanekaragaman hayati yang terdapat di setiap daerah tersebut. Jenis-jenis ragam hias yang sudah banyak dikenal masyarakat antara lain ragam hias flora (motif hias yang dikembangkan dari objek flora/ tumbuhan), ragam hias fauna (motif hias yang dikembangkan dari objek fauna/ hewan), ragam hias figuratif (motif hias yang dikembangkan dari objek manusia), ragam hias geometris (motif hias yang dikembangkan dari bentuk geometris), dan ragam hias polygonal (motif hias yang dikembangkan dari bentuk polygonal).
Keanekaragaman jenis motif ragam hias daerah tidak hanya diterapkan pada produk kerajinan berbahan kayu, namun juga diterapkan pada beberapa produk kerajinan berbahan lainnya, seperti kerajinan tradisional berbahan kain, kulit, logam, keramik, kaca, dan batu alam. Penerapan ragam hias pada berbagai bahan ini memerlukan teknik dan cara yang berbeda tergantung bahan yang digunakan. Sebagai contoh misalnya, ragam hias pada bahan kayu yang sifatnya kaku memerlukan teknik yang berbeda dengan penerapan ragam hias pada bahan tekstil yang sifatnya elastis.
Penerapan Ragam Hias pada Bahan Kayu
Penerapan ragam hias pada kayu umumnya terdapat di atas permukaan kayu berbentuk dua dimensi dan tiga dimensi. Banyak perabotan dari kayu dan bagian bangunan yang diberi sentuhan ragam hias dengan tujuan untuk menambah nilai keindahan dan juga mengandung makna simbolis. Hal ini banyak dilakukan oleh masyarakat adat tradisional sebagai bentuk budaya yang dilakukan secara turun temurun.
Penerapan ragam hias pada bahan kayu terdapat pada benda-benda kerajinan tradisional antara lain seperti topeng kayu, tameng/ perisai kayu, bagian rumah adat tradisional, perabotan rumah tangga, hiasan dinding, dan lain-lain.
1. Contoh Ragam Hias pada Kerajinan Topeng Kayu
2. Contoh Ragam Hias pada Tameng/Perisai
3. Contoh Ragam Hias pada Rumah Adat
4. Perabot Rumah tangga
Tags: kerajinan contoh