7 Ide Kreatif Kerajinan Talenan untuk Dicoba di Rumah
Teknik Penerapan Ragam Hias pada Kayu
Teknik berkarya seni dengan memberikan sentuhan ragam hias pada benda-benda produk kerajinan kayu ini sudah ada sejak zaman prasejarah dan semakin berkembang pada zaman kerajaan. Terdapat 3 teknik atau cara yang umum digunakan masyarakat dalam memberikan sentuhan ragam hias pada benda-benda kerajinan yang terbuat dari kayu. Penerapan ragam hias pada bahan kayu dilakukan dengan cara, yaitu melukis atau menggambar, mengukir dan gabungan melukis dan mengukir pada permukaan kayu.
Dalam menerapkan ragam hias pada kayu dilakukan diatas permukaan kayu pada benda atau bahan kayu baik 2 dimensi maupun 3 dimensi. Pemberian ragam hias pada kayu harus dilakukan dengan menerapkan prosedur atau tahapan yang tepat agar memperoleh hasil yang maksimal. Memilih teknik penerapan ragam hias pada kayu yang paling tepat adalah menyesuaikan bahan atau jenis kayu yang digunakan serta tujuan pembuatan benda atau produk kerajinan yang dibuat. Misal jika ingin membuat salah satu perabotan rumah seperti meja menggunakan bahan kayu jati yang paling tepat adalah dengan teknik ukir atau gabungan teknik ukir dan lukis, bukan menggunakan teknik lukis saja.
Jelaskan Tiga Teknik Penerapan Ragam Hias pada Bahan Kayu?
Tiga Teknik yang sering digunakan dalam menerapkan ragam hias pada bahan kayu adalah dengan cara menggambar atau melukis, mengukir, serta gabungan menggambar/melukis dan mengukir. Mengukir berarti membuat ragam hias dengan cara memahat permukaan kayu dan dibentuk seperti relief. Teknik menggambar dibuat pada permukaan benda atau barang seni yang sudah jadi. Setiap teknik yang digunakan akan menghasilkan karya seni yang berbeda-beda. Dengan teknik ukir menghasilkan bahan kayu yang memiliki tekstur jelas, sedangkan dengan cara dilukis menghasilkan tekstur halus.
1. Teknik Mengukir Pada Kayu
Salah satu teknik penerapan ragam hias pada bahan kayu adalah teknik ukir. Mengukir adalah kegiatan menggores, memahat, dan menoreh pola di atas permukaan benda. Seni ukir kayu atau ukiran kayu merupakan gambar hiasan yang dibentuk dengan cara dipahat untuk mengurangi bagian kayu yang akan menimbulkan bentuk cekung dan cembung sehingga membentuk permukaan yang indah. Istilah seni ukir kayu sudah tidak asing lagi karena dalam kehidupan sehari-hari kita dapat melihat karya ini di lingkungan rumah maupun di lingkungan sekolah.
Contoh Kerajinan Tangan dari Barang Bekas
Grameds berikut beberapa contoh kerajinan tangan dari barang bekas yang bisa jadi inspirasi untuk kamu.
1. Membuat Lampu Sendok
Merasa bingung melihat banyak sendok plastik bekas yang sudah tidak layak pakai? Ingat, jangan dibuang dulu. Anda bisa mengumpulkan sendok plastik bekas tersebut untuk dimanfaatkan dalam pembuatan lampu yang bagus. Daripada mubazir, Anda bisa membuat sendok plastik menjadi kerajinan dari barang bekas yang bernilai seni. Anda bisa melihat cara membuatnya di Blendspace.
Di Balik Pena: dr. Andreas Kurniawan Berbagi Tutorial Melalui Duka dan Mencuci Piring
2. Boneka dari Sarung Tangan
Sarung tangan rajut Anda ternyata bisa dibuat boneka mini. Caranya sangat mudah untuk diterapkan. Cukup sederhana untuk membuatnya karena Anda hanya membutuhkan bahan tambahan seperti kapuk untuk menjadi isi boneka. Bentuk bonekanya juga bisa sesuai kreasimu.
Bisa kamu buat seperti boneka teddy bear milik Mr. Bean atau karakter lain yang Anda suka. Kalau tidak ada sarung tangan, Anda juga bisa memanfaatkan kaos kaki bekas untuk membuat boneka-boneka yang lucu.
3. Kreasi dari Roll Tisu Toilet
Roll tisu toilet ternyata bisa dipakai untuk menjadi bahan kerajinan dari barang bekas. Anda bisa membuat banyak kreasi dengan bahan ini. Contohnya, roll tisu bisa berubah wujud menjadi wall art yang mempercantik dinding ruangan, bungkus kado berukuran mini, tempat pensil, tempat menyimpan gelang/jam tangan, bahkan menjadi phone stand.
Tags: kerajinan contoh