7 Ide Kreatif Kerajinan Talenan untuk Dicoba di Rumah
Kerajinan dari Botol Plastik / Botol Bekas
Hasil kerajinan tangan yang terbuat dari bahan utama botol plastik atau botol bekas, limbah plastik yang sudah tidak dipakai lagi, bisa dimanfaatkan optimal, diolah kembali menjadi kerajinan yang mempunyai nilai fungsional serta estetika. Sebuah solusi bentuk daur ulang ramah lingkungan dan kreatif.
Beberapa contoh penggunaan botol plastik, botol bekas, botol aqua menjadi kerajinan tangan kreatif misalnya adalah tempat pensil atau kotak pensil, vas bunga atau pot bunga, pot gantung, bunga hias, mainan mobil-mobilan, mainan kapal-kapalan, pesawat, perahu, aquarium, celengan, lampu hias, lampion, gantungan kunci, gantungan jendela, kincir angin, kursi, air terjun, sapu, tempat sampah, tempat perhiasan.
Selain bisa dimanfaatkan menjadi kerajinan tangan, dengan menggunakan botol plastik sebagai bahan utamanya, bisa membantu program mengurangi limbah plastik, sehingga ikut menjaga lingkungan.
Pengertian Ragam Hias pada Bahan Kayu
Pengertian ragam hias pada kayu adalah bentuk dasar hiasan yang disusun sesuai pola yang diterapkan pada kayu, fungsinya untuk menambah keindahan. Ragam hias pada kayu sering dijumpai pada bagian-bagian rumah, misalnya pintu, jendela, bagian tiang rumah, dan bagian-bagian rumah lainnya. Selain digunakan sebagai bagian dari keindahan rumah, pada umumnya ragam hias juga berfungsi sebagai penolak bala atau penghormatan kepada roh leluhur.
Bentuk ragam hias sangat beraneka ragam, bahkan setiap daerah di Indonesia memiliki pola ragam hias yang menjadi ciri khas daerahnya. Penciptaan ragam hias pada umumnya terinspirasi dari keanekaragaman hayati yang terdapat di setiap daerah tersebut. Jenis-jenis ragam hias yang sudah banyak dikenal masyarakat antara lain ragam hias flora (motif hias yang dikembangkan dari objek flora/ tumbuhan), ragam hias fauna (motif hias yang dikembangkan dari objek fauna/ hewan), ragam hias figuratif (motif hias yang dikembangkan dari objek manusia), ragam hias geometris (motif hias yang dikembangkan dari bentuk geometris), dan ragam hias polygonal (motif hias yang dikembangkan dari bentuk polygonal).
Keanekaragaman jenis motif ragam hias daerah tidak hanya diterapkan pada produk kerajinan berbahan kayu, namun juga diterapkan pada beberapa produk kerajinan berbahan lainnya, seperti kerajinan tradisional berbahan kain, kulit, logam, keramik, kaca, dan batu alam. Penerapan ragam hias pada berbagai bahan ini memerlukan teknik dan cara yang berbeda tergantung bahan yang digunakan. Sebagai contoh misalnya, ragam hias pada bahan kayu yang sifatnya kaku memerlukan teknik yang berbeda dengan penerapan ragam hias pada bahan tekstil yang sifatnya elastis.
Teknik Penerapan Ragam Hias pada Kayu
Teknik berkarya seni dengan memberikan sentuhan ragam hias pada benda-benda produk kerajinan kayu ini sudah ada sejak zaman prasejarah dan semakin berkembang pada zaman kerajaan. Terdapat 3 teknik atau cara yang umum digunakan masyarakat dalam memberikan sentuhan ragam hias pada benda-benda kerajinan yang terbuat dari kayu. Penerapan ragam hias pada bahan kayu dilakukan dengan cara, yaitu melukis atau menggambar, mengukir dan gabungan melukis dan mengukir pada permukaan kayu.
Dalam menerapkan ragam hias pada kayu dilakukan diatas permukaan kayu pada benda atau bahan kayu baik 2 dimensi maupun 3 dimensi. Pemberian ragam hias pada kayu harus dilakukan dengan menerapkan prosedur atau tahapan yang tepat agar memperoleh hasil yang maksimal. Memilih teknik penerapan ragam hias pada kayu yang paling tepat adalah menyesuaikan bahan atau jenis kayu yang digunakan serta tujuan pembuatan benda atau produk kerajinan yang dibuat. Misal jika ingin membuat salah satu perabotan rumah seperti meja menggunakan bahan kayu jati yang paling tepat adalah dengan teknik ukir atau gabungan teknik ukir dan lukis, bukan menggunakan teknik lukis saja.
Jelaskan Tiga Teknik Penerapan Ragam Hias pada Bahan Kayu?
Tiga Teknik yang sering digunakan dalam menerapkan ragam hias pada bahan kayu adalah dengan cara menggambar atau melukis, mengukir, serta gabungan menggambar/melukis dan mengukir. Mengukir berarti membuat ragam hias dengan cara memahat permukaan kayu dan dibentuk seperti relief. Teknik menggambar dibuat pada permukaan benda atau barang seni yang sudah jadi. Setiap teknik yang digunakan akan menghasilkan karya seni yang berbeda-beda. Dengan teknik ukir menghasilkan bahan kayu yang memiliki tekstur jelas, sedangkan dengan cara dilukis menghasilkan tekstur halus.
1. Teknik Mengukir Pada Kayu
Salah satu teknik penerapan ragam hias pada bahan kayu adalah teknik ukir. Mengukir adalah kegiatan menggores, memahat, dan menoreh pola di atas permukaan benda. Seni ukir kayu atau ukiran kayu merupakan gambar hiasan yang dibentuk dengan cara dipahat untuk mengurangi bagian kayu yang akan menimbulkan bentuk cekung dan cembung sehingga membentuk permukaan yang indah. Istilah seni ukir kayu sudah tidak asing lagi karena dalam kehidupan sehari-hari kita dapat melihat karya ini di lingkungan rumah maupun di lingkungan sekolah.
Kerajinan Bambu
Kerajinan tangan yang terbuat dari bahan bambu sebagai bahan utamanya. Bambu sudah digunakan sejak jaman dahulu sebagai bahan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan juga bahan pembuatan berbagai macam jenis hiasan. Ini dikarenakan daya tariknya, mempunyai keindahan alami, fungsinya serbaguna serta mempunyai kekuatan bisa diandalkan. Bahan ramah lingkungan dan bila diolah dengan keahlian dan ketrampilan bisa menjadi bentuk kerajinan serbaguna.
Beberapa contoh kerajinan bambu bisa dilihat pada berbagai hasil anyaman bambu seperti tampah, bakul, caping atau topi tradisional, cangkir, gelas, cermin, celengan bambu, lampu hias, air mancur dari bambu, kipas, kotak pensil, lampion, lampu hias, lampu dinding, lonceng angin, miniatur motor, pot bunga, rak sepatu, tas, sampai perahu dari bambu dan masih banyak lagi.
Selain itu bambu juga bisa digunakan sebagai bahan furnitur bambu, pembuatan patung dan tenda, peralatan musik, peralatan makan, peralatan penyimpanan, berbagai aksesoris fashion, hingga berbagai kerajinan untuk memperindah taman luar ruang dan memberikan keindahan tersendiri.
Kerajinan Kayu
Kerajinan tangan terbuat dari bahan kayu sebagai bahan utamanya, mempunyai kelebihan tampilan alami dan natural yang cantik tak lekang oleh waktu. Sifatnya yang fleksibel membuatnya mampu mewujudkan berbagai ide kreatifitas menjadi karya unik serta menarik.
Beberapa contoh kerajinan tangan dari kayu bisa dilihat dalam bentuk jam dinding kayu, lampu hias, lampion, peralatan makan, talenan, topeng kayu, gantungan kunci berbagai macam bentuk.
Selain itu bahan kayu juga bisa dipakai untuk pembuatan berbagai macam kerajinan ukiran kayu, anyaman kayu, miniatur, patung, pahatan relief, puzzel kayu, alat musik, mebel termasuk laci dan kotak, serta berbagai mainan kayu seperti mobil-mobilan, boneka serta mainan kreatif lainnya.
Hampir semua bagian dari kayu mempunyai manfaat serta bisa digunakan sebagai bahan pembuatan berbagai macam kerajinan, baik dari batang kayunya, ranting, akar kayu sampai serbuk kayu pun bisa dimanfaatkan menjadi bentuk barang yang mempunyai fungsi ataupun kegunaan.
Tags: kerajinan contoh