"Kerajinan Tangan Kreatif yang Laris Manis di Pasar!"
Alat-alat dan bahan yang diperlukan untuk membuat lampu hias:
- Botol bekas berukuran besar
- Sendok plastik bekas
- Lampu lengkap
- Pisau
- Obeng
- Lem
- Cat warna kuning
- Tiang untuk tempat berdirinya lampu
- Lampu kecil
Belum berani membuat kerajinan berukuran besar? Kamu bisa memulainya dengan ketrampilan tangan berukuran kecil terlebih dulu. Misalnya saja hiasan pohon yang bisa dipakai untuk mempercantik pohon natal atau dekorasi lainnya.
Sediakan berbagai bentuk yang menarik dengan tema berbeda. Kreasi seperti ini sekarang tidak lagi hanya digunakan ketika perayaan Natal saja namun juga di keseharian. Karena itu, kamu tetap menjual hasil ketrampilan tanganmu ini kapan saja.
Organizer meja sederhana dari kardus bekas
Kardus bekas yang sudah tidak digunakan juga dapat Anda oleh kembali menjadi beberapa kerajinan yang memiliki nilai guna yang cukup tinggi. Anda bisa membuat organizer meja sederhana dari kardus bekas. Cara membuatnya yaitu, potong kardus sesuai dengan ukuran yang diinginkan. Kemudian susun potongan tersebut untuk membuat beberapa kompartemen.
Gunakan kertas warna atau kain untuk melapisinya dan memberikan sentuhan estetis. Organizer ini bisa digunakan untuk menyimpan pensil, pulpen, atau alat tulis lainnya. Itu adalah contoh kerajinan praktis dan fungsional menggunakan bahan kardus bekas.
Berbagai Ketrampilan Tangan yang Mudah Dibuat dan Dijamin Laris Manis
Kreativitas adalah aset yang bisa dimanfaatkan untuk menghasilkan pendapatan. Misalnya saja dengan menjual hasil ketrampilan tangan. Jenis bisnis ini sudah cukup lama dilakoni misalnya saja oleh UMKM.
Hasilnya, sudah banyak pelaku UMKM yang meraih kesuksesan dengan hasil karyanya yang sederhana namun bernilai. Bahkan banyak yang berhasil go international dengan hasil karyanya. Misalnya saja sejumlah pengusaha asal Yogyakarta seperti Ieko Damayanti. Eceng gondok menjadi kerajinan tangan pilihannya yang diubah menjadi berbagai produk menarik.
Omsetnya terbilang lumayan, saat ini dia bisa mengantongi hingga Rp 30 juta setiap bulannya. Padahal bahan bakunya hanya eceng gondok yang bisa dibeli dengan harga Rp2.000 per kilogram. Murah meriah sekali bahan bakunya bukan?
Produk buatannya beragam, mulai dari tas, wadah penyimpanan, alas kaki, hingga furniture. Harga jualnya mulai dari Rp 35 ribu sampai Rp 5 juta rupiah. Harga paling mahal adalah furnitur yang dilapisi eceng gondok. Pembelinya kini mulai dari Spayol, Italia, Hongkong sampai dengan Amerika Serikat.
Ide untuk menjual ketrampilan tangan ini sudah diamini oleh banyak pihak. Coba saja cek Instagram, bertebaran produk kerajinan tangan dari kardus, plastik atau material sederhana lainnya yang dijual. Namun tak bisa dipungkiri jika hasilnya sangat unik dan menarik.
Terlebih lagi di masa pandemi Corona ini ketika banyak orang mengalami krisisi keuangan. Alhasil banyak yang harus memutar otak agar tetap bisa memenuhi kebutuhannya termasuk dengan berjualan hasil ketrampilan tangan. Ide menjual hasil kreasi sendiri sendiri cocok dicoba di masa pandemi.
Tak butuh modal besar untuk memulainya. Kamu bisa mulai dengan memanfaatkan barang di sekitar. Misalnya saja hasil buah tangan dari botol bekas atau kardus bekas. Tinggal potong kardus, kreasikan dan hias seindah mungkin agar menarik. Peralatanya bisa diambil dari yang ada di rumah seperti gunting, lem atau kertas berwarna.
5. Kotak Pensil dari Sedotan
Kerajinan bahan bekas satu ini sangat unik dan pasti disukai oleh anak-anak. Bahan yang dibutuhkan juga simpel, yaitu hanya sedotan plastik, pita, lem tembak, lakban, karton.
Cara membuatnya mudah, kamu cukup susun sedotan menjadi beberapa bagian, lalu rekatkan dengan lem tembak. Agar permukaannya kuat, kamu bisa gunakan karton.
Nah, itulah beberapa kreasi bahan bekas yang bisa kamu jadikan kerajinan yang bisa menghasilkan.
Jadi, tunggu apalagi? Yuk, download aplikasi KitaLulus sekarang dan rasakan proses cari kerja dengan #LebihMudah!
Tags: kerajinan yang contoh tangan jual bisa