... 7 Contoh Kerajinan Ukir Kain yang Menakjubkan untuk Inspirasi DIY Anda

Keindahan Seni Ukir dalam Kerajinan Rajutan dan DIY

Macam-macam Motif Ukiran

Seni ukir di setiap daerah di Indonesia tentunya mempunyai filosofi dan arti yang berbeda, baik itu berdasarkan sejarah nenek moyang, lingkungan kebudayaaan, dan lainnya.

Adapun daerah di Indonesia yang dikenal sebagai penghasil motif ukiran terbaik, diantaranya sebagai berikut.

1. Motif Ukir Yogyakarta

Motif ukir Yogyakarta memilki karakteristik bentuk seperti daun pokok yang merelung-relung lemah gemulai dengan ukiran daun cekung dan cembung.

Unsur-unsur yang terdapat pada motif ukir Yoyakarta antara lain:

Batang pokok berbentuk relung yang di ukir dalam bentuk pilin.

Daun motif ukir Yogyakarta tumbuh dari sepanjang batang pokok. Bentuknya bulat dengan bentuk krawing dan terdapat lipatan daun.

Bunga berbentuk bulat dengan di kelilingi oleh kelopak dan daun. Di dalam bunga terdapat pecahan sisik ikan.

Pecahan motif ukir Yogyakarta banyak digunakan untuk mengisi daun agar kelihatan lebih indah.

2. Motif Ukir Jepara

Jepara terkenal sebagai daerah pengolah sekaligus penghasil berbagai jenis kayu, seperti kayu jati dan mahoni.

Hasil karya ukiran Jepara memang sudah tidak bisa diragukan lagi, aneka furnitur yang dihasilkan menjadi salah satu bukti bahwa motif Jepara digemari oleh masyarakat.

Bahkan ada suatu daerah yang menjadi pusat seni ukir dan pembuatan patung di Jepara.

Motif seni ukir Jepara mempunyai beberapa ciri khas yaitu:

  • Motif jumbai dan daun yang berbentuk relung.
  • Tangkai dari bentuk tanaman dibuat melengkung dan rantingnya mengisi ruang.
  • Ukiran daun berbentuk miring.
  • Bersifat fleksibel sehingga dapat diaplikasikan pada benda interior dan eksterior.

Jenis-jenis motif ukir

Di Indonesia banyak sekali daerah-daerah yang menghasilkan kerajinan seni ukir dan masing-masing daerah memiliki motif ukiran khas. Berikut motif ukiran serta asal daerahnya di Indonesia: Baca juga: Langkah-Langkah Membuat Ukiran

KOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBELI Yatiman seniman seni ukir relief 3 dimensi asal Jepara saat menyelesaikan hasil karyanya di Tangerang, Banten, Rabu (17/01/2017). Yatiman menjadi seorang seniman ukir kayu sejak umur 19 tahun di Jepara Jawa Tengah.

Kota yang terkenal sebagai Kota ukiran di pulau Jawa adalah kota. Biasanya bahan yang digunakan sebagai media ukir adalah kayu. Sebagian besar masyarakatnya mempunyai usaha ukiran kayu. Sehingga, di kota tersebut banyak dijumpai tokoh-tokoh yang menyediakan berbagai macam ukiran. Dari perabotan rumah tangga berukuran besar hingga hiasan dengan ukuran yang paling kecil.

Pengertian Seni Ukir

Secara umum, pengertian seni ukir merupakan suatu kegiatan mengolah permukaan objek tiga dimensi dengan permukaan yang tingginya tidak rata sehingga menghasilkan produk karya seni yang memiliki nilai estetika tinggi.

Dalam proses pembuatan ukiran, seniman biasanya akan mengurangi dan membuang bagian yang tidak diperlukan.

Tujuannya yaitu agar terbentuk ornamen yang sesuai dengan gagasan sang seniman sehingga menimbulkan bentuk artistik yang indah.

Seni ukir biasanya dibuat diatas permukaan kayu, batu, logam, bahkan buah dengan bentuk dan makna yang berbeda-beda.

Bentuknya yang beragam, mulai dari bentuk geometris seperti lingkaran, segitiga, hingga persegi seringkali sebuah ukiran mengadung makna simbolis dan makna religius yang berkaitan dengan suatu kejadian/ peristiwa tertentu.

Jenis-Jenis Ukiran

Menurut pendapat Bastomi (1982 : 3-4), terdapat enam jenis seni ukir yang dihasilkan oleh para seniman, antara lain sebagai berikut.

1. Ukiran Susun

Ukiran susun merupakan sebuah ukiran yang mempunyai bentuk bersusun-susun. Contohnya pada ukiran daun yang besar dan dibawah ukiran daun yang sedang dan kecil sehingga menghasilkan bentuk yang indah.

2. Ukiran Cekung

Ukiran cekung merupakan sebuah ukiran yang mempunyai rupa berbentuk cekung.

3. Ukiran Cembung

Ukiran cembung adalah suatu ukiran yang mempunayai bentuk cembung, jenis ukiran ini biasanya banyak digunakan pada pembuatan relief.

4. Ukiran Garis (Cawen)

Ukiran garis merupakan ukiran yang hanya menatah pada bagian garis-garis gambarnya saja. Jenis ukiran ini seringkali digunakan pada logam sebagai ukiran guratan.

5. Ukiran Tembus (Krawangan)

Ukiran tembus atau dikenal dengan istilah krawangan merupakan sebuah ukiran yang tidak mempunyai dasar, dengan kata ukiran jenis ini dasarnya adalah tembus (berlubang). Sehingga sering dipakai untuk penyekat ruang (sketsel), kursi, ukir tempel dan sebagainya.

6. Ukiran Takokan

Ukiran takokan merupakan ukiran yang dibuat menggunakan media bingkai, sehingga secara garis besar pada ukiran jenis ini hanya memperlihatkan tepi-tepi batas ukirannya saja.


Tags: kerajinan contoh

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia