Keindahan Seni Ukir dalam Kerajinan Rajutan dan DIY
Jenis Teknik Ukir
1. Jenis Teknik Ukir Cekung
Sama seperti namanya, jenis seni ukir cekung akan memiliki motif cekung atau menjorok ke dalam. Kebanyakan motif cekung ini akan lebih mudah ditemukan pada gerabah, furniture atau hiasan dinding lainnya.
2. Jenis Teknik Ukir Cembung
Berikutnya ada jenis seni ukir cembung yang menggunakan teknik cembung. Kebanyakan teknik cembung lebih mudah ditemukan pada pembuatan relief dan benda lainnya.
3. Jenis Teknik Ukir Garis atau Cawen
Sama seperti dengan namanya, ukiran garis memiliki motif berupa garis atau guratan-guratan. Pengaplikasian teknik ini biasanya akan dikombinasikan dengan teknik ukir lainnya.
4. Jenis Teknik Ukir Susun
Selanjutnya ada jenis seni ukir susun. Yang mana jenis seni ukir ini dibuat dari motif yang disusun. Contohnya adalah penyusunan motif besar pada bagian bawah. Lalu dilanjutkan dengan motif sedang, kecil, hingga sangat kecil yang disusun ke atas.
Hasil yang dihasilkan terlihat begitu cantik. Hingga saat ini jenis seni ukir susun masih terus ramai peminat.
5. Jenis Teknik Ukir Tembus
Teknik ukir tembus kebanyakan dimanfaatkan untuk membuat berbagai macam barang. Contohnya adalah penyekat ruangan, kursi, meja ukiran tempel, jendela, dan lainnya. Teknik ukir ini juga tidak akan menerapkan dasar.
6. Jenis Seni Ukir Takokan
Terakhir ada jenis seni ukir takokan yang mana pada pengaplikasiannya tidak memiliki bingkai. Sehingga bagian tepi atau batas ukiran akan dibiarkan terlihat. Meski begitu karena tidak memiliki bingkai menjadikan jenis seni ukir takokan ini terlihat begitu menarik.
Ternyata bukan hanya ada satu jenis teknik ukir saja, ya Grameds. Setidaknya ada enam jenis seni ukir seperti penjelasan yang ada di atas.
Penutup
Pembuatan kerajinan dapat dilakukan dengan memanfaatkan berbagai bahan, baik alami maupun buatan. Meskipun bahan alami berasal dari alam, kerajinan bahan buatan yang dibuat oleh manusia memiliki nilai jual dan estetika yang tidak kalah penting.
Terdapat berbagai teknik pembuatan produk kerajinan bahan buatan, tergantung pada jenis bahan yang digunakan. Untuk bahan keras seperti logam, kaca, kawat, kaleng, dan timah, teknik-teknik seperti las, patri, ukiran, dan bubut sering digunakan. Sementara itu, untuk bahan lunak, seperti cetak, coil, putar, tenun, dan bordir, digunakan dalam pembuatan kerajinan.
Beberapa contoh kerajinan bahan buatan yang bisa dibuat termasuk kerajinan sabun batangan dengan teknik ukir atau cetak, kerajinan gips dengan mencetak dan memodifikasi gypsum, kerajinan lilin dengan mencairkan lilin dan mencetaknya dalam cetakan, kerajinan plastik dengan mengubah kemasan bekas menjadi tas, dompet, dan lain-lain, kerajinan clay dengan membentuk tanah liat menjadi bentuk yang diinginkan, kerajinan kain dengan memotong atau menjahit kain menjadi produk seperti tas atau baju, kerajinan kaca dengan teknik cold working, flameworking, fusing, hot sculpting, dan slumping, kerajinan fiberglass dengan mencampurkan filamen kaca dan resin dalam cetakan, kerajinan kulit sintetis dengan memanfaatkan kulit sintetis menjadi tas, sandal, dan sepatu, dan kerajinan bubur kertas dengan menghancurkan kertas dan membentuknya menjadi berbagai produk.
Nah, sekian 10 contoh yang menarik untuk dicoba. Kerajinan bahan buatan di atas kebanyakan memanfaatkan bahan-bahan yang mudah ditemukan di sekitar. Jadi, kamu tidak perlu kesulitan dalam mengkreasikan produk kerajinan bahan buatan yang dimodifikasi.
Pengertian Teknik Ukir
Sebelumnya sudah dibahas secara singkat tentang seni ukir. Menariknya pada poin ini Anda bisa mendapatkan penjelasan lebih dalam dari pengertian seni ukir. Sebab tanpa tahu pengertian dari seni ukir, rasanya memang kurang lengkap.
Seni ukir atau teknik ukir merupakan salah satu seni yang masuk ke dalam kategori kerajinan tangan. Kegiatan mengukir secara umum akan diterapkan pada benda yang memiliki permukaan keras. Contohnya adalah pada logam, kayu, perunggu, kuningan, batu dan lain sebagainya.
Model dari seni ukir sampai saat ini begitu beragam. Para pengrajin seni ukir biasanya akan mengambil referensi dari beraneka ragam bentuk. Sebagai contohnya adalah model ukiran geometris dan non geometris yang hanya dilihat dari sisi keindahannya saja.
Di Indonesia sendiri seni ukir kerap kali disebut dengan nama seni pahat. Meski daerah Jepara adalah salah satu daerah yang paling terkenal teknik ukirannya. Namun seiring berjalannya waktu daerah-daerah lain di Indonesia juga sudah mulai menekuni kerajinan seni ukir tersebut.
Jenis-jenis motif ukir
Di Indonesia banyak sekali daerah-daerah yang menghasilkan kerajinan seni ukir dan masing-masing daerah memiliki motif ukiran khas. Berikut motif ukiran serta asal daerahnya di Indonesia: Baca juga: Langkah-Langkah Membuat Ukiran
KOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBELI Yatiman seniman seni ukir relief 3 dimensi asal Jepara saat menyelesaikan hasil karyanya di Tangerang, Banten, Rabu (17/01/2017). Yatiman menjadi seorang seniman ukir kayu sejak umur 19 tahun di Jepara Jawa Tengah.
Kota yang terkenal sebagai Kota ukiran di pulau Jawa adalah kota. Biasanya bahan yang digunakan sebagai media ukir adalah kayu. Sebagian besar masyarakatnya mempunyai usaha ukiran kayu. Sehingga, di kota tersebut banyak dijumpai tokoh-tokoh yang menyediakan berbagai macam ukiran. Dari perabotan rumah tangga berukuran besar hingga hiasan dengan ukuran yang paling kecil.
Tags: kerajinan contoh