... 7 Contoh Kerajinan Ukir Kain yang Menakjubkan untuk Inspirasi DIY Anda

Keindahan Seni Ukir dalam Kerajinan Rajutan dan DIY

10 Contoh Kerajinan Bahan Buatan dan Cara Membuatnya

Membuat kerajinan dapat dilakukan dengan memanfaatkan berbagai bahan. Misalnya saja bahan alami atau bahan buatan. Apabila bahan alami berasal dari alam, bahan buatan justru dibuat oleh manusia, baik dengan cara yang manual atau memakai mesin. Kerajinan bahan buatan memiliki nilai jual dan estetika yang tidak kalah dari bahan alami.

Ada banyak contoh bahan buatan yang dapat dimanfaatkan sebagai kerajinan dengan menggunakan teknik tertentu. Supaya lebih paham mengenai jenis teknik pembuatan produk, berikut sudah ada penjelasannya sekaligus dengan 10 contoh kerajinan bahan buatan. Yuk simak selengkapnya!

  • 1 Jenis Teknik Pembuatan Produk Kerajinan Bahan Buatan
    • 1.1 Teknik Pembuatan Produk Kerajinan Bahan Lunak
    • 2.1 1. Kerajinan Sabun Batangan
    • 2.2 2. Kerajinan Gips atau Gypsum
    • 2.3 3. Kerajinan Lilin
    • 2.4 4. Kerajinan Plastik
    • 2.5 5. Kerajinan Clay
    • 2.6 6. Kerajinan Kain
    • 2.7 7. Kerajinan Kaca
    • 2.8 8. Kerajinan Fiberglass
    • 2.9 9. Kerajinan Kulit Sintetis
    • 2.10 10. Kerajinan Bubur Kertas

    Sejarah Teknik Ukir

    Teknik ukir adalah metode pembuatan seni rupa yang sejak dahulu sampai sekarang masih dijalankan secara turun temurun. Di Indonesia, teknik ini diperkirakan sudah ada sejak zaman prasejarah. Sekitar abad 1500 SM, nenek moyang kita sudah begitu mengenal yang namanya seni ukir.

    Hal ini terbukti dari ditemukannya peninggalan prasejarah yang berhubungan dengan seni ukir. Contohnya adalah kapak batu, patung atau banguanan prasejarah seperti candid an lainnya. Meski sudah ditemukan pada beberapa contoh tersebut.

    Teknik yang ada pada zaman dahulu terbilang masih meliputi bentuk-bentuk sederhana. Misalnya seni ukir dengan bentuk geometris seperti lingkaran, titik, garis, segitiga dan lain sebagainya. Namun seiring berjalannya zaman, seni ukir sudah mulai berkembang dan cukup bervariatif, baik dari bentuk, model ataupun desainnya.

    Selain itu jika dilihat lagi, perkembangan seni ukir juga sudah mencakup ranah arsitektur. Contohnya adalah ukiran yang terdapat pada tempat ibadah seperti masjid, klenteng, pura dan lain sebagainya.

    Di Balik Pena: dr. Andreas Kurniawan Berbagi Tutorial Melalui Duka dan Mencuci Piring

    Jenis-Jenis Ukiran

    Menurut pendapat Bastomi (1982 : 3-4), terdapat enam jenis seni ukir yang dihasilkan oleh para seniman, antara lain sebagai berikut.

    1. Ukiran Susun

    Ukiran susun merupakan sebuah ukiran yang mempunyai bentuk bersusun-susun. Contohnya pada ukiran daun yang besar dan dibawah ukiran daun yang sedang dan kecil sehingga menghasilkan bentuk yang indah.

    2. Ukiran Cekung

    Ukiran cekung merupakan sebuah ukiran yang mempunyai rupa berbentuk cekung.

    3. Ukiran Cembung

    Ukiran cembung adalah suatu ukiran yang mempunayai bentuk cembung, jenis ukiran ini biasanya banyak digunakan pada pembuatan relief.

    4. Ukiran Garis (Cawen)

    Ukiran garis merupakan ukiran yang hanya menatah pada bagian garis-garis gambarnya saja. Jenis ukiran ini seringkali digunakan pada logam sebagai ukiran guratan.

    5. Ukiran Tembus (Krawangan)

    Ukiran tembus atau dikenal dengan istilah krawangan merupakan sebuah ukiran yang tidak mempunyai dasar, dengan kata ukiran jenis ini dasarnya adalah tembus (berlubang). Sehingga sering dipakai untuk penyekat ruang (sketsel), kursi, ukir tempel dan sebagainya.

    6. Ukiran Takokan

    Ukiran takokan merupakan ukiran yang dibuat menggunakan media bingkai, sehingga secara garis besar pada ukiran jenis ini hanya memperlihatkan tepi-tepi batas ukirannya saja.


    Tags: kerajinan contoh

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia