... Contoh Logo Kerajinan Tangan Kreatif untuk Inspirasi DIY | Craft dan Sulaman

Contoh Logo Kreatif untuk Kerajinan Tangan DIY dan Sulaman

Kenapa Harus Menggunakan Nama Kerajinan yang Tepat?

Seperti halnya bidang usaha lain, menentukan nama usaha untuk Kerajinan juga membutuhkan berbagai pertimbangan. Tidak bisa serta merta menggunakan suatu nama hanya karena Anda suka.

Meskipun tampak sepele, namun nama bisnis memiliki peran besar dalam menentukan keberlangsungan hidup suatu usaha. Karenanya, jangan remehkan penggunaan nama.

Di bawah ini adalah beberapa alasan kenapa nama usaha harus tepat:

1. Produk Lebih Mudah Dikenali

Meskipun skala usaha produksi kerajinan yang digeluti masih kecil, namun Anda tetap bisa unggul dari segi harga dan kualitas.

Contoh sederhananya, usaha kerajinan tradisional di desa atau daerah terpencil yang pastinya tidak sepopuler produk kerajinan dari kota besar.

Salah satu penyebabnya tentu saja karena merek dagang yang belum jelas dan sesuai. Oleh karena itu, penting bagi pemilik usaha kerajinan untuk tidak melewatkan proses branding.

Sebab nama yang sesuai dan memiliki daya tarik dapat meningkatkan omset penjualan. Karena itulah, pemilihan nama tidak boleh dilakukan secara asal-asalan.

2. Menjadi Pembeda dari Produk Sejenis

Di zaman digital sekarang, persaingan antar penggiat bisnis semakin tinggi. Hampir setiap hari pasti ada saja startup baru yang bergerak pada bidang serupa.

Pada dasarnya, hal ini merupakan suatu proses alamiah yang mendukung terjadinya perkembangan ekonomi.

Menggunakan nama tepat akan menjadi pembeda toko Anda dengan usaha lain yang memproduksi produk sejenis.

Misalnya, Anda ingin menggeluti usaha kerajinan tas anyaman, namun sudah ada bisnis sejenis yang menawarkan produk dengan konsep sama persis.

3. Bisnis Lebih Dipercaya Masyarakat

Sudah menjadi rahasia umum kalau produk yang dijual di mall dan supermarket memang lebih dipercaya oleh konsumen dibandingkan pasar tradisional.

Kerajinan dari Botol Plastik / Botol Bekas

Hasil kerajinan tangan yang terbuat dari bahan utama botol plastik atau botol bekas, limbah plastik yang sudah tidak dipakai lagi, bisa dimanfaatkan optimal, diolah kembali menjadi kerajinan yang mempunyai nilai fungsional serta estetika. Sebuah solusi bentuk daur ulang ramah lingkungan dan kreatif.

Beberapa contoh penggunaan botol plastik, botol bekas, botol aqua menjadi kerajinan tangan kreatif misalnya adalah tempat pensil atau kotak pensil, vas bunga atau pot bunga, pot gantung, bunga hias, mainan mobil-mobilan, mainan kapal-kapalan, pesawat, perahu, aquarium, celengan, lampu hias, lampion, gantungan kunci, gantungan jendela, kincir angin, kursi, air terjun, sapu, tempat sampah, tempat perhiasan.

Selain bisa dimanfaatkan menjadi kerajinan tangan, dengan menggunakan botol plastik sebagai bahan utamanya, bisa membantu program mengurangi limbah plastik, sehingga ikut menjaga lingkungan.

Barang Bekas

Jika bicara barang bekas, pastinya sudah banyak orang yang tahu bahwa tidak akan jauh dari yang namanya botol plastik, kertas biasa, kertas koran, kardus, dan lain-lain. Bagi banyak orang, barang bekas yang sudah tidak terpakai biasanya akan dibiarkan begitu saja, sehingga bisa menghasilkan sampah. Sementara itu, bagi sebagian orang lagi, kertas, kertas koran, atau kardus biasanya akan digunakan kembali untuk membungkus suatu barang.

Jika Anda memiliki banyak barang bekas atau sampah jenis lainnya disekitar rumah Anda, daripada membuang atau membakarnya, akan lebih baik apabila sampah-sampah itu dimanfaatkan. Banyak sekali hal yang bisa dihasilkan dari sampah barang bekas, salah satunya adalah membuat kerajinan tangan dari barang bekas.

Selain bisa digunakan untuk membuat hiasan dirumah, kerajinan dari barang bekas juga bisa dijual. Meski begitu, Anda membuatnya harus dengan baik dan cantik, sehingga memiliki jual yang tinggi.

Jika Anda sedang merasa bosan dan bingung melakukan apa-apa, maka bisa mengisi waktu luang dengan membuat kerajinan dari barang bekas. Dengan begitu, kamu bukan hanya bisa mengisi waktu luang, tetapi bisa menjadi lebih produktif dan juga bisa menghasilkan barang-barang baru.

Hasta Karya atau yang biasa kita kenal dengan kerajinan tangan adalah suatu kegiatan seni yang memfokuskan pada keterampilan tangan individu dan kegunaan mengolah bahan baku yang sering dijumpai di lingkungan hingga menjadi benda yang bernilai pakai, estetis, bahkan bisa jadi nilai jual. Dengan kata lain, kerajinan tangan merupakan kegiatan keterampilan tangan dalam mengolah dan menciptakan suatu benda hingga menjadi sesuatu yang bernilai.

Kerajinan tangan dari bahan bekas bisa diartikan sebagai keterampilan tangan dalam membuat dan menciptakan suatu barang atau produk yang berasal dari bahan atau barang yang sudah tak terpakai hingga memiliki nilai pakai, bahkan nilai jual. Selain itu, Anda bisa menggunakan bahan-bahan bekas dari sampah anorganik untuk dikreasikan menjadi kerajinan tangan, seperti botol, kertas, plastik, kain perca, kardus, dan sejenisnya.

550+ Ide Nama Usaha Untuk Kerajinan yang Belum Dipakai

Bisnis kerajinan terdiri atas beragam jenis. Oleh karena itu, pemilihan nama usaha pada bidang ini juga tidak boleh sembarangan. Anda perlu menyesuaikannya dengan bidang bisnis yang digeluti.

Pasalnya, dengan memilih nama yang relevan dan cocok, maka akan bisa membawa keuntungan lebih bagi usaha kerajinan yang akan dijalankan oleh calon pebisnis.

Berikut adalah beberapa tips dalam memilih nama untuk usaha kerajinan:

1. Nama Singkat dan Jelas

Perlu diingat, bahwa penggunaan nama yang singkat dan jelas harus selalu dipertimbangkan. Di samping itu, nama simple juga cenderung akan lebih mudah dikenal oleh publik.

Sebab sederhananya, seseorang akan gampang menerima kata yang jelas dan tidak berbelit. Meskipun memang tidak ada acuan dalam menentukan suatu nama bisnis.

Karenanya, walaupun singkat, namun tetap harus tepat dan sesuai dengan jenis usaha. Hal ini bertujuan untuk memudahkan melakukan proses branding untuk produk nantinya.

2. Bermakna dan Mudah Dieja

Tanpa disadari, brand terkenal umumnya memiliki pengucapan yang mudah dieja tapi bermakna.

Di sisi lain, gunakan nama yang juga mengandung makna, seperti mampu merepresentasikan produk kerajinan yang dijual sehingga bisa dipahami calon customer.

Selain itu, pastikan nama yang dipakai cukup efektif. Misalnya, untuk toko kerajinan kayu, maka bisa memakai “Toko Kayu Custom”.

Jadi, hanya dengan sekali baca calon customer sudah mengerti, bahwa Anda menjual produk dari kayu yang bisa dikustomisasi.

3. Otentik dan Unik

Dengan kata lain, nama harus unik, beda, dan belum digunakan oleh pihak lain. Karena itu, penting sekali memeriksa nama bisnis yang akan dipakai.

Pada awal merintis bisnis, mungkin pemilihan nama bukanlah masalah besar. Namun, saat bisnis mulai berkembang, tentu akan sulit bagi Anda kalau harus mengganti nama lagi.


Tags: kerajinan contoh tangan

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia