12 Inspirasi PKM Kewirausahaan Kerajinan Tangan untuk Hobi Sulam dan Kreativitas DIY
Strategi Pemasaran Kerajinan tangan
- Fokus pada milenial dengan banyak pengikut di media sosial.
- Buat akun media sosial dan gunakan untuk memposting acara perbaikan kerajinan tangan yang kami lakukan.
- Membeli nama domain yang sesuai dengan nama bisnis kami, yaitu “Kerajinan tangan kekinian”.
- Ikuti pembaruan di media sosial dan gunakan untuk mempromosikan bisnis kami.
- Jalankan kontes di media sosial untuk menarik perhatian pemirsa.
- Memberikan bonus dan pelayanan terbaik kepada pelanggan kami.
- Selalu mendengarkan kritik dan saran pelanggan, serta terus berinovasi dalam desain dan material yang kami gunakan.
Salah satu kekuatan utama bisnis kerajinan tangan kami adalah desain yang menggabungkan unsur-unsur budaya, modern, dan tradisional. Ini merupakan nilai jual unik yang dimiliki oleh jasa kami. Selain itu, Kerajinan tangan kekinian juga hadir dengan konsep yang sebelumnya belum pernah ada di pasaran, yaitu kerajinan tangan modern.
Kami menggali lebih dalam ke dunia media sosial secara menyeluruh untuk menyebarkan konsep ini dan mematahkan paradigma bahwa kerajinan tangan hanya sesuai untuk kalangan tertentu. Dengan kedua nilai ini, kami yakin bahwa kerajinan tangan kami akan sukses dan diterima oleh masyarakat.
Contoh Proposal Usaha Kerajinan Tangan
Berikut adalah contoh proposal usaha kerajinan tangan dengan tema “Kreasi Batik Modern”:
Judul Proposal: Kreasi Batik Modern: Memperkenalkan Gaya Baru dalam Seni Batik
Pendahuluan:
Kami ingin memperkenalkan produk kerajinan tangan berupa batik modern yang menggabungkan motif tradisional dengan desain kontemporer. Dalam proposal ini, kami akan menguraikan langkah-langkah yang akan kami ambil untuk memasarkan produk ini dan memperoleh keuntungan yang signifikan.
Analisis Pasar:
Produk yang Ditawarkan:
Produk kami adalah pakaian dan aksesori batik modern, seperti baju, celana, rok, jilbab, tas, dan sepatu. Kami menggunakan teknik batik tradisional untuk menciptakan motif dan warna yang unik. Selain itu, kami juga menggunakan bahan berkualitas tinggi untuk memastikan kenyamanan dan tahan lama.
Strategi Pemasaran:
Rencana Operasional dan Manajemen:
Untuk operasional harian, kami akan membuka sebuah studio batik di pusat kota yang akan menjadi pusat produksi dan penjualan produk kami. Kami juga akan merekrut tenaga kerja yang terampil dalam seni batik untuk membantu dalam proses produksi. Manajemen perusahaan akan dilakukan oleh tim yang berpengalaman dalam industri kerajinan tangan.
BAB V KEUNTUNGAN
| Nama Produk | Jumlah | Kisaran Harga |
| Kerajinan tangan dari botol bekas | 1 | Rp70.000 |
| Kerajinan tangan dari barang bekas | 1 | Rp100.000 |
| Kerajinan tangan dari anyaman | 1 | Rp80.000 |
| Kerajinan tangan dari limbah | 1 | Rp120.000 |
| Kerajinan tangan dari sampah plastic | 1 | Rp60.000 |
| Kerajinan tangan dari sampah besi | 1 | Rp50.000 |
| Kerajinan tangan dari gelas | 1 | Rp15.000 |
| Kerajinan tangan dari kaca | 1 | Rp20.000 |
| Kerajinan tangan dari piring | 1 | Rp4.000 |
| Kerajinan tangan dari kardus | 1 | Rp100.000 |
| Kerajinan tangan dari rongsokan | 1 | Rp100.000 |
| Stiker | 1 | Rp30.000 |
| Kerajinan tangan dari bambu | 1 | Rp100.000 |
| Kerajinan tangan dari kulit | 1 | Rp50.000 |
| Kerajinan tangan dari baju bekas | 1 | Rp200.000 |
| Kerajinan tangan dari pakaian | 1 | Rp100.000 |
Kami asumsikan ada minimal 100 penjualan produk dalam sehari. Kemudian kami asumsikan keuntungan bersih per produk bila disama ratakan adalah Rp100.000.
Maka keuntungan bersih setiap harinya yang bisa kami raih adaalah 100×100.000 = 10 juta rupiah
Keuntungan tersebut belum ditambah keuntungan desain stiker dan cat khusus yang keuntungannya bisa lebih besar lagi.
Jadi kami estimasikan keuntungan per usaha Kerajinan tangan kami sekitar 10 juta x 30 = 100 juta rupiah.
Wow—–
Pengertian Wirausaha
Wirausaha dapat didefinisikan sebagai individu yang memiliki kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru, berani mengambil risiko, dan berorientasi pada keuntungan.
Menjadi wirausaha memerlukan sikap kreatif, inovatif, dan tangguh dalam menghadapi tantangan. Menurut para ahli, ada beberapa definisi yang menggambarkan esensi dari wirausaha:
- Menurut Zimmerer (1996), wirausaha adalah seseorang yang memiliki kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru, berani mengambil risiko, dan berorientasi pada keuntungan. Dalam pandangan ini, seorang wirausaha berperan sebagai inovator dan pemimpin dalam usahanya.
- Menurut Suryana (2003), wirausaha adalah individu yang memiliki sifat kreatif, inovatif, dan berani mengambil risiko untuk membuka usaha sendiri. Wirausaha dilihat sebagai agen perubahan yang membawa kontribusi positif terhadap perekonomian.
- Menurut Kasmir (2003), wirausaha adalah seseorang yang memiliki jiwa dan sikap mandiri yang kuat, berorientasi pada keuntungan, dan berani mengambil risiko. Dalam perspektif ini, kemandirian dan ketangguhan menjadi ciri utama seorang wirausaha.
Secara umum bisa disimpulkan jika yang harus dimiliki oleh seorang wirausaha adalah sikap yang kreatif, inovatif dan mampu mengambil resiko untuk mengembangkan usaha yang sukses dan berkelanjutan di masa depan.
Tags: kerajinan contoh tangan usaha