... Contoh Proposal Kerajinan Tangan: Ide Kreatif dan Panduan DIY

Contoh Proposal Kerajinan Tangan - Menginspirasi Kreativitas dalam Seni Rajut dan DIY

BAB 4: Analisa Keuangan

1 . Modal

Kebutuhan Perlengkapan

KeteranganHarga
Tungku Rp. 500.000
Pewarna SintetikRp. 500.000
Kompor BesarRp. 1.500.000
Alat PengeringRp. 850.000
Nampan BesarRp. 800.000
Meja ProduksiRp. 1.000.000
Alat Lem TembakRp. 350.000
Komputer Rp. 3.500.000
Printer Rp. 1.250.000

Sewa Tempat

KeteranganHarga
Biaya Sewa TahunanRp. 15.000.000
Biaya Renovasi TempatRp. 35.000.000

Gaji Karyawan

KeteranganHarga
10 Karyawan ProduksiRp. 25.000.000
2 Karyawan Distribusi dan PengirimanRp. 6.000.000
1 Admin MarketingRp. 4.000.000

Biaya Operasional

KeteranganHarga
Belanja Bahan BakuRp. 5.000.000
Listrik Rp. 1.500.000
Air Rp. 500.000
Internet Rp. 300.000

Biaya Promosi

2. Harga Pokok Produksi

KeteranganHPPHarga JualKeutungan
Tas SelempangRp. 30.000Rp. 50.000Rp. 20.000
Tas Wanita BesarRp. 70.000Rp. 90.000Rp. 20.000
Pouch WanitaRp. 15.000Rp. 35.000Rp. 20.000
Vas BungaRp. 40.000Rp. 60.000Rp. 20.000
Keranjang PakaianRp. 50.000Rp. 75.000Rp. 25.000
Keranjang MakananRp. 70.000Rp. 95.000Rp. 25.000
Rak BukuRp. 40.000Rp. 65.000Rp. 20.000
Rak Make UpRp. 30.000Rp. 55.000Rp, 25.000

BAB III RENCANA ANGGARAN

1. Modal/ Pemasukan

Modal yang dibutuhkan oleh penulis dalam sekali produksi tas anyaman adalah Rp.1.500.000, dengan rincian:

Total Biaya = perlengkapan + bahan baku + biaya lainnya
= Rp. 40.000 + Rp. 20.000 + Rp. 15.000

Produksi 20 pcs = Rp. 75.000 x 20
= Rp. 1.500.000

2. Penentuan Harga Jual

Harga pokok produksi adalah hasil dari total biaya dibagi dengan total produk.
= Rp. 75.000 per pcs

Harga Jual = Harga pokok + laba yang diinginkan
= Rp. 75.000 + Rp. 25.000
= Rp. 100.000

3. Perhitungan Laba/Rugi

Laba = (Harga Jual x Hasil Produksi) – Modal
= (100.000 x 20)-Rp. 1.500.000
=Rp. 2000.000 – Rp. 1.500.000
= Rp. 500.000

Presentase Laba = Laba/ Modal x 100%
= 500.000/1500.000 x 100%
= 33%

Proposal Usaha Kerajinan Tangan “Jejak Kreatif”

Latar Belakang

Kreativitas seseorang dalam mengolah suatu barang bisa menjadi sebuah ladang bisnis yang menjanjikan jika ditekuni. Melihat banyaknya sumber daya yang melimpah yaitu batang teratai yang menjadi limbah tidak berguna yang justru merusak lingkungan.

Oleh karena itu berbekal pengalaman tentang pengolahan limbah, Jejak Kreatif mengolah batang teratai menjadi beragam kerajinan multifungsi yang bernilai jual tinggi. Dengan demikian alam lebih terjaga karena limbah-limbah ini dimanfaatkan dengan baik.

Selain memanfaatkan sumber daya yang ada, melalui kegiatan ini kami juga berhasil mengurangi tingkat pengangguran daerah karena dalam proses pembuatan kerajinan tangan kami dibantu oleh tenaga kerja yang berasal dari daerah.

Konsep Usaha

Konsep usaha dari Jejak Kreatif adalah produksi kerajinan tangan rumahan dengan mempekerjakan para tenaga kerja produktif di daerah. Tujuannya adalah mengurangi angka pengangguran serta mempercepat proses produksi kerajinan karena tenaga kerja produktif.

Sedangkan untuk memasarkan produk kerajinan tangan ini, Jejak Kreatif mendistribusikannya secara langsung ke beberapa pusat oleh-oleh serta menjualnya secara online disamping bekerjasama dengan jasa pengiriman untuk mempermudah distribusi di luar negeri.

Visi Misi

Visi : Menjadi pusat kerajinan tangan yang kreatif dan inovatif dalam menghasilkan berbagai barang yang multifungsi sehingga dapat bernilai jual tinggi.

Misi :

  • Selalu memperhatikan kualitas kerajinan yang diproduksi dengan memilih bahan baku terbaik di setiap produksi.
  • Memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen dengan selalu bersikap ramah, sopan, dan santun terhadap seluruh konsumen.
  • Membantu pemerintah dalam mengurangi angka pengangguran daerah dengan menyerap tenaga kerja daerah.
  • Menyejahterakan para tenaga kerja dengan memfasilitasi mereka untuk terus mengembangkan diri sehingga proses produksi kerajinan tangan bisa berlangsung maksimal.

BAB IV MODAL

Selanjutnya, dalam tahap ini, kami akan menyajikan tabel rincian modal yang akan kami keluarkan untuk mendirikan usaha Kerajinan tangan kekinian kami. Berikut ini adalah rincian biaya modal yang tercantum dalam proposal kewirausahaan kerajinan tangan kami:

Nama BarangJumlahKisaran Harga
Sewa Gedung1Rp2.000.000
Mesin pemotong kayu5Rp3.000.000
Kursi Kayu Pelanggan2Rp300.000
Plang banner ruko2Rp200.000
Hiasan dan dekorasi Kerajinan tangan20Rp600.000
Mesin press1Rp10.000.000
Gunting1 setRp1.000.000
Alat pahat1 setRp1000.000
Mesin jahit1 setRp1000.000
Lem kayu1 setRp100.000
Gergaji20Rp1000.000
Gergaji kayu1Rp1000.000
Pisau10Rp1.00.000
Tempat Sampah2Rp15.000
Biaya tak terduga Rp10.000
TOTAL Rp68.225.000

Ini merupakan perkiraan atau estimasi biaya tempat dan peralatan yang kami butuhkan, yakni sebesar Rp68.225.000.

Kelemahan (Weakness)

Salah satu kelemahan yang kami identifikasi dalam bisnis ini adalah proses pemasaran yang sulit dan menantang. Namun, kami sudah lama menyiapkan rencana dan strategi untuk menghadapi hal-hal seperti itu. Selain itu, bisnis kerajinan tangan juga memerlukan modal yang cukup besar saat pertama memulainya. Kemudian, bisnis ini juga memiliki kelemahan dalam hal polusi yang dihasilkan, mulai dari polusi, oli, asap, suara, hingga bahan limbah berbahaya.

Tidak peduli seberapa kuatnya, ancaman terhadap bisnis kerajinan tangan kami masih merupakan hal yang nyata. Bahkan perusahaan sebesar Nokia pun tidak menyangka akan hancur seperti sekarang ini. Ancaman terbesar bagi bisnis kerajinan tangan kami adalah lokasi bisnis. Bisnis ini tidak akan mungkin terjadi tanpa lokasi yang bagus. Selain itu, ancaman lain yang harus diperhatikan adalah harga bahan kerajinan. Kenaikan harga bahan harus disikapi dengan solusi yang terbaik.


Tags: kerajinan contoh tangan proposal

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia