Memahami Estetika dalam Merancang Kerajinan - Kunci Keindahan dalam Karya Rajutan dan DIY
Soal UAS-1/PAS Prakarya Kelas 9 dengan Jawabannya
Lingkup penilaian hasil belajar oleh satuan pendidikan mencakup aspek pengetahuan dan aspek keterampilan, sedangkan penilaian aspek sikap dilakukan oleh pendidik dan dilaporkan oleh satuan pendidikan.
Penilaian Harian (PH) adalah proses pengumpulan dan pengolahan informasi hasil belajar peserta didik yang digunakan untuk menetapkan program perbaikan atau pengayaan
berdasarkan tingkat penguasaan kompetensi dan memperbaiki proses pembelajaran (assessment as dan for learning),
dan mengetahui tingkat penguasaan kompetensi serta menetapkan ketuntasan penguasaan kompetensi (assessment of learning).
Penilaian Tengah Semester (PTS) adalah penilaian yang dilaksanakan pada minggu ke-8 atau ke-9 dalam satu semester.
Adapun materi PTS meliputi semua Tema/KD yang sudah dipelajari samIPS dengan minggu ke-7 atau ke-8.
Penilaian Akhir Semester (PAS) adalah penilaian yang dilaksanakan pada akhir semester gasal dengan materi semua Tema/KD pada semester tersebut.
Sedangkan Penilaian Akhir Tahun (PAT) adalah penilaian yang dilaksanakan pada akhir semester genap dengan materi semua Tema/KD pada semester genap.
Berikut admin bagikan latihan soal Ulangan Akhir Semester (UAS) 1 atau Penilaian Akhir Semester (PAS) Soal UAS-1/PAS Prakarya Kelas 9
Pentingnya Memahami Estetika dalam Mendesain Pembuatan Kerajinan
Dalam proses mendesain dan membuat kerajinan, memahami estetika yang artinya sangat penting. Estetika melibatkan pemahaman tentang keindahan, harmoni, dan keseimbangan dalam desain dan eksekusi kerajinan. Ketika estetika dipahami dan diterapkan dengan benar, maka kerajinan yang dihasilkan akan memiliki nilai artistik yang lebih tinggi dan lebih menarik bagi pengguna atau penikmatnya. Dalam artikel ini, kami akan menjelaskan pentingnya memahami estetika dalam mendesain dan membuat kerajinan.
1. Memperkaya Nilai Artistik
Salah satu manfaat utama memahami estetika dalam mendesain dan membuat kerajinan adalah memperkaya nilai artistik dari kerajinan tersebut. Estetika membantu dalam memilih kombinasi warna, bentuk, tekstur, dan elemen lainnya yang akan membuat kerajinan terlihat indah dan menarik. Dengan memahami estetika, seorang desainer kerajinan dapat menciptakan karya yang unik dan menunjukkan keahlian serta kreativitas dalam desainnya.
Memperkaya nilai artistik juga berimplikasi pada daya jual kerajinan. Kerajinan yang dirancang dengan estetika yang baik akan menarik minat lebih banyak orang, meningkatkan nilai jualnya, dan memberikan peluang lebih besar dalam dunia bisnis kerajinan. Bahkan, kerajinan dengan nilai artistik yang tinggi dapat menjadi pecahan atau koleksi bernilai tinggi.
2. Menciptakan Nuansa Berbeda
Dengan pemahaman yang baik tentang estetika, seorang desainer kerajinan dapat menciptakan nuansa yang berbeda dalam setiap karya yang dihasilkan. Misalnya, dengan penggunaan warna yang cerah dan kombinasi yang kontras, desainer dapat menciptakan kerajinan dengan nuansa yang ceria dan energik. Di sisi lain, dengan warna dan kombinasi yang lembut dan harmonis, desainer dapat menciptakan kerajinan dengan nuansa yang tenang dan damai.
Nuansa yang dihasilkan dalam kerajinan tidak hanya mempengaruhi suasana atau perasaan pengguna, tetapi juga memberikan identitas dan karakteristik unik pada kerajinan tersebut. Hal ini adalah salah satu cara untuk menonjolkan desain dan membantu karya tersebut dikenali sebagai karya yang unik dan orisinal.
Tags: kerajinan yang ende