Seni Merajut dan DIY - Mengubah Limbah Plastik Menjadi Kerajinan Tangan Indah
Pot tanaman dari botol bekas
Mempunyai botol bekas air mineral di rumah, mungkin bisa Sedulur coba untuk dijadikan pot tanaman. Ya, kerajinan dari plastik bekas khususnya botol, memang bisa kamu manfaatkan untuk dijadikan pot tanaman. Selain mengurangi limbah plastik di tempat sampah, mengolah botol bekas menjadi pot tanaman adalah aktivitas menyenangkan yang bisa mengurangi stres.
Kerajinan dari plastik dan cara pembuatannya untuk pot tanaman botol bekas sebenarnya sangat mudah. Cara membuat kerajinan dari botol bekas beserta gambarnya bisa kamu lihat di atas. Namun, langkah pertama yang Sedulur siapkan adalah kumpulkan barang-barang bekas seperti botol plastik atau tutup botol plastik.
Lalu langkah kedua, buat pola elip pada bagian badan botol, untuk kemudian kamu potong pola tersebut hingga berlubang. Pastikan lubangi badan botol sebelahnya saja, baru kemudian kamu isi dengan tanah dan tanaman. Terakhir pajang di area pekarang rumah Sedulur.
Langkah Membersihkan Limbah Plastik untuk Bahan Kerajinan
Banyak sekali ragam kerajinan yang bisa dibuat dari limbah plastik. Contohnya: dompet, kap lampu, tas, payung, jas hujan anak, topi, dan wadah aksesoris. Sejumlah barang kerajinan itu bisa di rumah dengan bahan dari aneka jenis plastik.
Sebelum mengubah sampah plastik menjadi karya kerajinan, sebaiknya limbah itu dibersihkan terlebih dulu. Ada 3 langkah yang bisa dilakukan untuk membersihkan limbah plastik.
Pertama, mengumpulkan sejumlah sampah plastik ke dalam ember atau baskom berisi air dan cuci hingga bersih dari kotoran atau lumpur yang menempel pada plastik
Langkah itu untuk menghilangkan bau dan kotoran yang tersisa. Untuk membersihkan kotoran pada celah-celah dan gerigi plastik, gunakan sikat gigi bekas.
Ketiga, tiriskan plastik yang sudah bersih di tempat teduh. Pakai lap pel untuk mempercepat proses pengeringan. Lalu, atur dan rapikan bahan plastik.
Apa yang Dimaksud dengan Daur Ulang Sampah?
Jika diartikan secara sederhana, daur ulang adalah upaya yang dilakukan manusia untuk mengelola sampah yang dihasilkan. Tidak hanya bisa membantu mengurangi sampah, daur ulang yang tepat juga bisa menghasilkan produk yang bernilai tinggi.
Daur ulang sampah adalah tingkatan terakhir piramida 6R dalam konsep zero waste. Ada 6 langkah yang patut dilakukan agar terbebas dari masalah sampah berdasarkan konsep tersebut, yakni:
Rethink: mempertimbangkan secara matang sebelum membeli barang. Usahakan untuk membeli barang berdasarkan kebutuhan, bukan keinginan. Alangkah lebih baik lagi jika Anda memprioritaskan produk daur ulang.
Refuse: menolak penggunaan barang-barang sekali pakai, misalnya air dalam botol plastik, styrofoam, dan kantong plastik.
Reduce: mengurangi pemakaian barang-barang yang berisiko menyebabkan pencemaran lingkungan, misalnya mengonsumsi air minum dalam kemasan botol plastik atau menggunakan kantong plastik saat berbelanja.
Reuse: memakai kembali barang-barang yang masih bermanfaat, misalnya menggunakan tas kain untuk berbelanja.
Repair: memperbaiki barang yang rusak sebelum memutuskan menggantinya dengan yang baru.Recycle: melakukan daur ulang sebagai upaya mengurangi sampah sekaligus meningkatkan nilai pakai dan atau nilai ekonomi suatu barang.
Manfaat Daur Ulang Sampah
Beberapa manfaat yang dapat diperoleh dari aktivitas daur ulang sampah secara konsisten adalah sebagai berikut.
Membantu mengurangi jumlah sampah yang sudah melebihi daya tampung di Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Sampah yang sudah terlalu banyak ini berpotensi mencemari lingkungan.
Mendukung upaya konservasi sumber daya alam secara maksimal. Dengan daur ulang sampah, kita bisa mengurangi kegiatan yang mengeksploitasi sumber daya alam seperti penebangan pohon dan pertambangan.
Memaksimalkan penghematan energi karena proses daur ulang sampah tidak membutuhkan energi besar. Ketergantungan dengan energi bahan bakar fosil jadi lebih berkurang dengan adanya proses daur ulang.
Daur ulang sampah bisa menurunkan emisi gas rumah kaca. Hal ini karena proses pembakaran sampah dan aktivitas industri akan mengeluarkan karbon dioksida (CO2) dan Metana yang bisa terperangkap di atmosfer. Gas ini akan terperangkap di atmosfer dan membuat suhu menjadi lebih panas.
Meningkatkan kesejahteraan hidup masyarakat karena aktivitas perekonomian berlangsung lancar. Produk-produk hasil daur ulang Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dapat dijual kembali dan pabrik daur ulang kemasan dapat menyerap banyak tenaga kerja.
Meminimalkan risiko penyebaran penyakit akibat mikroorganisme yang terkandung dalam sampah organik. Menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan karena penumpukan sampah semakin berkurang.
Tags: kerajinan limbah plastik