Seni Merajut dan DIY - Mengubah Limbah Plastik Menjadi Kerajinan Tangan Indah
Contoh Kerajinan Limbah Plastik serta Bahan, Alat, & Cara Pembuatan
Berikut ini 2 contoh kerajinan limbah plastik beserta bahan, alat, dan cara pembuatan. Dua contoh itu ialah kerajinan dompet dan cermin.
tirto.id - Dewasa ini, penggunaan plastik dalam kehidupan sehari-hari sudah mencapai level mengkhawatirkan. Akibat dari kebiasaan masyarakat sekaligus perilaku pembuangan sampah yang buruk, limbah plastik saat ini sudah menjadi masalah yang memicu kerusakan lingkungan.
Limbah plastik bisa memicu masalah lingkungan karena ia merupakan sampah sampah anorganik yang tidak bisa terurai dengan mudah oleh mikroorganisme. Dibutuhkan waktu berpuluh-puluh tahun untuk menguraikan sampah plastik agar bisa menyatu dengan tanah.
Maka itu, penting untuk mengurangi penggunaan plastik. Selain itu, penanganan limbah plastik bisa dengan cara mengolahnya menjadi bahan karya kerajinan yang bermanfaat sekaligus menarik.
Berbagai jenis bahan plastik yang selama ini kerap dibuang menjadi sampah sebenarnya bisa didaur ulang kembali menjadi bahan kerajinan. Cara mengolahhnya bisa dengan teknik anyaman, jahit, tempel, sambung, dan lainnya.
Kerajinan dari Plastik Kresek
Plastik kresek memang kerap menjadi polemik tersendiri, karena keberadaannya yang banyak menjadi limbah kehidupan dan mengganggu keseimbangan alam.
Tapi, limbah plastik kresek juga bisa loh diubah menjadi kerajinan-kerajinan menarik yang tak kalah indahnya. Apa saja kerajinan dari plastik kresek? Yuk kita simak penjelasannya berikut ini.
1. Kerajinan Tikar dari Plastik
Plastik kresek juga bisa loh diubah menjadi tikar yang multifungsional. Cukup dengan teknik anyam, maka kita akan mendapatkan tikar tahan air yang kece seperti penampakan gambar di atas.
2. Kerajinan Sandal Unik dari Plastik
Kerajinan dari plastik berikutnya adalah sandal unik di atas. Hanya terbuat dari plastik kresek yang dianyam sedemikian rupa sudah menghasilkan banyak model kerajinan unik, seperti sandal unik di atas. Kamu tertarik mencobanya?
3. Kerajinan Tas dari Plastik
Limbah plastik begitu banyak dan melimpah dewasa ini, begitu banyak limbah plastik yang berserakan dan tidak terurus dengan baik.
Plastik yang kerap menjadi momok dapat juga diolah dan digunakan kembali sebagai barang yang lebih bermanfaat, seperti salah satu contohnya adalah kerajinan tas dari plastik.
Tas dari plastik cukup sederhana dan unik, tentunya juga bermanfaat bagi kita semua. Cara pembuatan tas plastik dapat dibuat dengan menganyam bungkus plastik yang disusun sedemikian rupa sehingga menghasilkan bentuk tas yang unik.
Apa yang Dimaksud dengan Daur Ulang Sampah?
Jika diartikan secara sederhana, daur ulang adalah upaya yang dilakukan manusia untuk mengelola sampah yang dihasilkan. Tidak hanya bisa membantu mengurangi sampah, daur ulang yang tepat juga bisa menghasilkan produk yang bernilai tinggi.
Daur ulang sampah adalah tingkatan terakhir piramida 6R dalam konsep zero waste. Ada 6 langkah yang patut dilakukan agar terbebas dari masalah sampah berdasarkan konsep tersebut, yakni:
Rethink: mempertimbangkan secara matang sebelum membeli barang. Usahakan untuk membeli barang berdasarkan kebutuhan, bukan keinginan. Alangkah lebih baik lagi jika Anda memprioritaskan produk daur ulang.
Refuse: menolak penggunaan barang-barang sekali pakai, misalnya air dalam botol plastik, styrofoam, dan kantong plastik.
Reduce: mengurangi pemakaian barang-barang yang berisiko menyebabkan pencemaran lingkungan, misalnya mengonsumsi air minum dalam kemasan botol plastik atau menggunakan kantong plastik saat berbelanja.
Reuse: memakai kembali barang-barang yang masih bermanfaat, misalnya menggunakan tas kain untuk berbelanja.
Repair: memperbaiki barang yang rusak sebelum memutuskan menggantinya dengan yang baru.Recycle: melakukan daur ulang sebagai upaya mengurangi sampah sekaligus meningkatkan nilai pakai dan atau nilai ekonomi suatu barang.
Melatih Budaya Daur Ulang untuk Masyarakat
Apakah perubahan budaya diperlukan untuk mendorong lebih banyak orang untuk mendaur ulang? Ya, perubahan budaya sangat diperlukan untuk mendorong partisipasi yang lebih luas dalam daur ulang. Hal ini melibatkan mengubah pandangan masyarakat terhadap pentingnya daur ulang sebagai tanggung jawab kolektif.
Pendidikan dan kesadaran yang ditingkatkan tentang manfaat lingkungan dan konsekuensi negatif dari limbah yang tidak terkelola dapat membantu mengubah pola pikir dan perilaku masyarakat. Penting juga untuk menyediakan fasilitas daur ulang yang mudah diakses, meningkatkan sistem pengumpulan dan pengolahan limbah, serta memberikan insentif bagi individu dan komunitas yang terlibat dalam praktik daur ulang. Melalui perubahan budaya ini, lebih banyak orang dapat didorong untuk mengambil tindakan positif dalam mendaur ulang guna mewujudkan masa depan yang lebih berkelanjutan.
Jangan berkecil hati bila Anda belum sempat melakukan daur ulang secara mandiri untuk mendukung upaya pelestarian lingkungan. Kepedulian terhadap lingkungan dapat diwujudkan dari hal-hal kecil, salah satunya yaitu membeli produk ramah lingkungan.
Rinso dan Wipol kemasan pouch adalah contoh produk kebersihan rumah tangga yang ramah lingkungan. Selain terbuat dari bahan-bahan ramah lingkungan, kemasan kedua produk tersebut berbahan dasar plastik hasil daur ulang yang lebih mudah terurai dibandingkan plastik biasa. Tak hanya mendapatkan manfaat produknya untuk kebersihan rumah, penggunaan Rinso dan Wipol kemasan pouch menjadi salah satu cara terbaik untuk mendukung kesuksesan daur ulang sampah plastik.
Mengenal Berbagai Jenis Sampah yang Bisa Didaur Ulang
Hal pertama yang mesti Anda lakukan jika ingin memulai daur ulang sampah yaitu mengenal berbagai jenis sampah terlebih dahulu. Jenis-jenis sampah yang dapat didaur ulang adalah sebagai berikut.
Sampah organik: misalnya dedaunan dan ranting pohon serta sisa sayuran, buah-buahan, dan makanan sisa yang mulai basi.
Sampah anorganik: butuh waktu sangat lama untuk terurai sempurna dengan rincian sebagai berikut:Sampah plastik: berasal dari pembungkus makanan atau barang-barang lainnya, khususnya proses pengemasan produk yang diperjualbelikan secara online.
Sampah kertas: berasal dari berbagai sumber seperti media cetak (koran, majalah, dan tabloid), surat, dokumen hardcopy, dan pembungkus barang.
Sampah logam: selain kaleng kemasan makanan dan minuman, jenis sampah logam lainnya berasal dari limbah elektronik, perabot rumah tangga, serta material konstruksi bangunan dan kapal.
Sampah kaca: bersumber dari kemasan minuman dan makanan serta sisa-sisa material konstruksi. Selain berbahaya bagi lingkungan, sampah kaca yang dibuang sembarangan juga berisiko menyebabkan luka jika terinjak oleh manusia.
Tags: kerajinan limbah plastik