Seni Merajut dan DIY - Mengubah Limbah Plastik Menjadi Kerajinan Tangan Indah
Manfaat Daur Ulang Sampah
Beberapa manfaat yang dapat diperoleh dari aktivitas daur ulang sampah secara konsisten adalah sebagai berikut.
Membantu mengurangi jumlah sampah yang sudah melebihi daya tampung di Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Sampah yang sudah terlalu banyak ini berpotensi mencemari lingkungan.
Mendukung upaya konservasi sumber daya alam secara maksimal. Dengan daur ulang sampah, kita bisa mengurangi kegiatan yang mengeksploitasi sumber daya alam seperti penebangan pohon dan pertambangan.
Memaksimalkan penghematan energi karena proses daur ulang sampah tidak membutuhkan energi besar. Ketergantungan dengan energi bahan bakar fosil jadi lebih berkurang dengan adanya proses daur ulang.
Daur ulang sampah bisa menurunkan emisi gas rumah kaca. Hal ini karena proses pembakaran sampah dan aktivitas industri akan mengeluarkan karbon dioksida (CO2) dan Metana yang bisa terperangkap di atmosfer. Gas ini akan terperangkap di atmosfer dan membuat suhu menjadi lebih panas.
Meningkatkan kesejahteraan hidup masyarakat karena aktivitas perekonomian berlangsung lancar. Produk-produk hasil daur ulang Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dapat dijual kembali dan pabrik daur ulang kemasan dapat menyerap banyak tenaga kerja.
Meminimalkan risiko penyebaran penyakit akibat mikroorganisme yang terkandung dalam sampah organik. Menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan karena penumpukan sampah semakin berkurang.
Mengenal Berbagai Jenis Sampah yang Bisa Didaur Ulang
Hal pertama yang mesti Anda lakukan jika ingin memulai daur ulang sampah yaitu mengenal berbagai jenis sampah terlebih dahulu. Jenis-jenis sampah yang dapat didaur ulang adalah sebagai berikut.
Sampah organik: misalnya dedaunan dan ranting pohon serta sisa sayuran, buah-buahan, dan makanan sisa yang mulai basi.
Sampah anorganik: butuh waktu sangat lama untuk terurai sempurna dengan rincian sebagai berikut:Sampah plastik: berasal dari pembungkus makanan atau barang-barang lainnya, khususnya proses pengemasan produk yang diperjualbelikan secara online.
Sampah kertas: berasal dari berbagai sumber seperti media cetak (koran, majalah, dan tabloid), surat, dokumen hardcopy, dan pembungkus barang.
Sampah logam: selain kaleng kemasan makanan dan minuman, jenis sampah logam lainnya berasal dari limbah elektronik, perabot rumah tangga, serta material konstruksi bangunan dan kapal.
Sampah kaca: bersumber dari kemasan minuman dan makanan serta sisa-sisa material konstruksi. Selain berbahaya bagi lingkungan, sampah kaca yang dibuang sembarangan juga berisiko menyebabkan luka jika terinjak oleh manusia.
Langkah Membersihkan Limbah Plastik untuk Bahan Kerajinan
Banyak sekali ragam kerajinan yang bisa dibuat dari limbah plastik. Contohnya: dompet, kap lampu, tas, payung, jas hujan anak, topi, dan wadah aksesoris. Sejumlah barang kerajinan itu bisa di rumah dengan bahan dari aneka jenis plastik.
Sebelum mengubah sampah plastik menjadi karya kerajinan, sebaiknya limbah itu dibersihkan terlebih dulu. Ada 3 langkah yang bisa dilakukan untuk membersihkan limbah plastik.
Pertama, mengumpulkan sejumlah sampah plastik ke dalam ember atau baskom berisi air dan cuci hingga bersih dari kotoran atau lumpur yang menempel pada plastik
Langkah itu untuk menghilangkan bau dan kotoran yang tersisa. Untuk membersihkan kotoran pada celah-celah dan gerigi plastik, gunakan sikat gigi bekas.
Ketiga, tiriskan plastik yang sudah bersih di tempat teduh. Pakai lap pel untuk mempercepat proses pengeringan. Lalu, atur dan rapikan bahan plastik.
Proses Pengolahan Sampah Organik di Rumah
Sampah organik adalah sampah yang sangat mudah untuk terurai secara alami dan berupa sisa-sisa makhluk hidup. Untuk Anda yang gemar bercocok tanam, sampah organik ini bisa kita manfaatkan menjadi pupuk kompos.
Bagi Anda yang tertarik, berikut ini adalah langkah yang perlu dilakukan untuk daur ulang sampah organik:
Langkah 1: Kumpulkan sampah dari sisa-sisa makanan, ranting pohon, daun dan berbagai jenis sampah organik lainnya. Pisahkan dengan sampah yang berasal dari plastik.
Langkah 2: Masukkan sampah yang sudah Anda kumpulkan ke wadah besar seperti ember. Jangan lupa untuk selalu menutup rapat ember ini agar kedap udara dan proses pembusukan bisa berjalan lancar.
Langkah 3: Diamkan sampah di dalam ember tersebut selama 2 minggu agar terjadi proses pembusukan secara sempurna. Anda juga bisa menambahkan larutan EM4 agar proses ini bisa berjalan lebih cepat.
Tags: kerajinan limbah plastik