Seni Merajut dan DIY - Mengubah Limbah Plastik Menjadi Kerajinan Tangan Indah
Proses Pengolahan Sampah Organik di Rumah
Sampah organik adalah sampah yang sangat mudah untuk terurai secara alami dan berupa sisa-sisa makhluk hidup. Untuk Anda yang gemar bercocok tanam, sampah organik ini bisa kita manfaatkan menjadi pupuk kompos.
Bagi Anda yang tertarik, berikut ini adalah langkah yang perlu dilakukan untuk daur ulang sampah organik:
Langkah 1: Kumpulkan sampah dari sisa-sisa makanan, ranting pohon, daun dan berbagai jenis sampah organik lainnya. Pisahkan dengan sampah yang berasal dari plastik.
Langkah 2: Masukkan sampah yang sudah Anda kumpulkan ke wadah besar seperti ember. Jangan lupa untuk selalu menutup rapat ember ini agar kedap udara dan proses pembusukan bisa berjalan lancar.
Langkah 3: Diamkan sampah di dalam ember tersebut selama 2 minggu agar terjadi proses pembusukan secara sempurna. Anda juga bisa menambahkan larutan EM4 agar proses ini bisa berjalan lebih cepat.
Manfaat Daur Ulang Sampah
Beberapa manfaat yang dapat diperoleh dari aktivitas daur ulang sampah secara konsisten adalah sebagai berikut.
Membantu mengurangi jumlah sampah yang sudah melebihi daya tampung di Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Sampah yang sudah terlalu banyak ini berpotensi mencemari lingkungan.
Mendukung upaya konservasi sumber daya alam secara maksimal. Dengan daur ulang sampah, kita bisa mengurangi kegiatan yang mengeksploitasi sumber daya alam seperti penebangan pohon dan pertambangan.
Memaksimalkan penghematan energi karena proses daur ulang sampah tidak membutuhkan energi besar. Ketergantungan dengan energi bahan bakar fosil jadi lebih berkurang dengan adanya proses daur ulang.
Daur ulang sampah bisa menurunkan emisi gas rumah kaca. Hal ini karena proses pembakaran sampah dan aktivitas industri akan mengeluarkan karbon dioksida (CO2) dan Metana yang bisa terperangkap di atmosfer. Gas ini akan terperangkap di atmosfer dan membuat suhu menjadi lebih panas.
Meningkatkan kesejahteraan hidup masyarakat karena aktivitas perekonomian berlangsung lancar. Produk-produk hasil daur ulang Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dapat dijual kembali dan pabrik daur ulang kemasan dapat menyerap banyak tenaga kerja.
Meminimalkan risiko penyebaran penyakit akibat mikroorganisme yang terkandung dalam sampah organik. Menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan karena penumpukan sampah semakin berkurang.
Tags: kerajinan limbah plastik