"Mata dan Belahan Kehidupan - Menelusuri Benang Panjang Kehidupan"
Cara mengatasi Belekan
Beberapa cara mengatasi belekan, di antaranya yaitu:
Kompres mata
Kompres mata yaitu obat sakit mata belekan paling mudah yang dapat dilakukan. Saat Anda melakukan kompres pada mata, maka pakailah air hangat yang bersih serta kain yang bersih pula. Letakkan kain basah hangat yang sudah diperas di mata yang belekan.
Hindari hal yang menimbulkan reaksi alergi pada mata
Salah satu penyebab mata belekan yaitu adanya reaksi alergi pada mata Anda. Obat sakit mata belekan akibat alergi yang paling baik yaitu dengan menghindari zat maupun hal yang membuat mata Anda mengalami alergi, misalnya debu, alat atau zat dari make up, sabun, bedak, dan lainnya.
Jangan menggaruk mata
Penyebab mata belekan yaitu adanya infeksi pada mata Anda. Jika Anda menyentuh mata Anda, maka sangatlah mungkin kuman dari satu mata akan berpindah ke mata yang lain. Menyentuh serta menggosok mata yang sedang belekan pun akan memperparah proses infeksi pada mata yang sedang meradang tersebut.
Berobat ke dokter
Anda pun perlu memeriksakan diri Anda ke dokter supaya dokter dapat mendiagnosis masalah pada mata Anda, apakah masalah pada mata Anda benar disebabkan oleh infeksi maupun bukan. Jangan mencoba membeli obat belekan yang mengandung antibiotik sendiri.
Itulah penjelasan mengenai penyebab dan cara mengatasi belekan sehingga kita bisa segera mencari penanganan yang tepat agar kondisi tidak makin parah.
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Mannis MJ, et al. Dry eye. In: Cornea. 4th ed. Philadelphia, Pa.: Elsevier, 2017. https://www.clinicalkey.com.
Osada H, et al. Neuroprotective effect of bilberry extract in a murine model of photo-stressed retina. PLOS One. 2017,12:1.
Pengobatan Mata Berlendir Seperti Benang
Adapun cara pengobatan yang dapat dilakukan jika Anda mengalami mata berlendir, diantaranya :
- Pembersihan Kelopak Mata Secara Rutin
Jika Anda mengalami kondisi terkait dengan blepharitis, perawatan dengan membersihkan kelopak mata secara teratur dapat membantu mengatasi lendir yang berlebih pada mata.
Jika penyebab yang terjadi adalah sindrom mata kering, maka penggunaan tetes mata buatan akan membantu menjaga kelembaban mata dan meredakan gejala mata kering, termasuk lendir yang berlebih pada mata.
Jika terjadi peradangan pada mata, obat antiinflamasi dapat digunakan untuk meredakannya, namun tentu saja ini harus sesuai dengan resep dokter.
Jika yang menjadi penyebab mata berlendir adalah alergi, obat antihistamin oral atau tetes mata antihistamin dapat mengatasi gejala dan mengurangi produksi lendir.
Terkadang,terjadi juga kondisi yang mendasari mata berlendir seperti infeksi atau gangguan autoimun dan perlu diagnosa dan pengobatan khusus yang ditentukan oleh dokter mata.
Penting untuk melakukan konsultasi dokter mata sebelum menggunakan obat atau metode pengobatan tertentu. Juga, hindari mengoleskan obat mata atau mengambil tindakan tertentu tanpa petunjuk dari profesional medis.
Demikian sedikit informasi mengenai mata berlendir seperti benang dari gejala, penyebab hingga pengobatannya. Jika mata berlendir seperti benang yang anda alami mengganggu dan sudah lebih dari satu minggu, segera periksakan mata Anda ke klinik dokter mata KMU yang ada di kota Anda.
Informasi lainnya dapat dilihat pada channel Youtube KMU berikut ini yaa:
Penyebab kotoran mata
Belek umumnya tidak perlu dikhawatirkan, tetapi jika Anda melihat adanya perubahan konsistensi, warna, dan jumlah kotoran mata, maka hal ini mungkin mengindikasikan adanya infeksi atau penyakit mata.
Kondisi mata umum yang terkait dengan kotoran mata abnormal di antaranya adalah:
Konjungtivitis. Kotoran mata adalah gejala umum konjungtivitis, peradangan membran tipis yang melapisi bagian "putih" pada mata (sklera) dan permukaan dalam kelopak mata.
Di samping mata yang terasa gatal, berpasir, teriritasi, dan memerah, konjungtivitis biasanya disertai dengan mukus mata berwarna putih, kuning, atau hijau yang dapat membentuk kerak di sepanjang garis bulu mata saat Anda tidur. Dalam sejumlah kasus, kerak pada kelopak mata begitu parah sehingga menyebabkan mata Anda sulit dibuka.
Konjungtivitis virus
Konjungtivitis virus sangat menular dan disebabkan oleh virus seperti virus selesma atau herpes simpleks. Kotoran mata yang terkait dengan mata merah akibat virus biasanya jernih dan berair, atau bisa juga disertai mukus berwarna putih atau sedikit kuning.
Konjungtivitis bakteri
Konjungtivitis bakteri, seperti namanya, disebabkan oleh infeksi bakteri. Kondisi ini dapat membahayakan penglihatan jika tidak segera ditangani. Kotoran mata akibat konjungtivitis bakteri biasanya lebih pekat dan lebih purulen (menyerupai nanah) dibandingkan mata merah, dan umumnya berwarna kuning, hijau, atau bahkan abu-abu. Sering kali, kotoran yang lengket menyebabkan kelopak mata Anda menjadi menutup rapat saat bangun di pagi hari.
Konjungtivitis alergi
Konjungtivitis alergi dipicu oleh alergen—serbuk sari, bulu hewan peliharaan, debu, dan iritan umum lainnya yang menyebabkan alergi mata. Kondisi ini juga dapat disebabkan oleh reaksi alergi terhadap polutan bahan kimia, tata rias, larutan lensa kontak, dan obat tetes mata. Kotoran mata yang terkait dengan konjungtivitis alergi umumnya berair. Konjungtivitis alergi tidak menular dan selalu mengenai kedua mata.
Mata belekan ketika bangun tIdur?
Nah, apabila Anda tidur, maka Anda tidak berkedip. Hal tersebut menyebabkan proses pembersihan mata menjadi tidak berjalan. Selain itu, produksi dari air mata pun berkurang sehingga akan menyebabkan cairan mata mengalami sedikit pengeringan.
Hal ini yang membuat sisa kotoran tidak terbuang, hingga akhirnya menumpuk di area sudut mata.
Tekstur belek tersebut tergantung dari kondisi mata, semakin kering pada permukaan mata Anda maka belek yang dihasilkan akan semakin bertekstur kering, maupun berpasir. Namun, apabila mata Anda sedikit lembab, maka belek yang dihasilkan pun akan sedikit lengket maupun berlendir.
Oleh karena itu, belek mata kadang dapat berupa basah, lengket, kering, maupun berkerak tergantung seberapa banyak cairan yang ada pada belek yang menguap.
Penyebab terjadinya belekan
Berikut beberapa penyebab terjadinya mata belekan sesuai gejalanya:
Belek berwarna abu atau hijau yang kental
Kondisi tersebut biasa disebabkan oleh adanya infeksi bakteri pada lapisan konjungtiva mata. Gejala utamanya yaitu kesulitan membuka mata pada pagi hari dikarenakan adanya belek yang kental tadi. Gejala juga diikuti dengan perasaan gatal serta mata merah.
Belek yang kecil dan kering
Gejala belek tersebut biasanya disebabkan oleh adanya reaksi alergi pada mata. Alergi biasa disebabkan oleh adanya allergen atau zat yang dapat menimbulkan alergi. Selain belek, gejala utama dari alergi biasanya yaitu mata terasa sangat gatal.
Belek yang kering dan tebal
Belek ini dikarenakan oleh adanya infeksi virus pada konjungtiva. Infeksi virus tersebut biasanya tidak membutuhkan antibiotik serta Anda dapat mengatasi gejala ini dengan obat sakit mata belekan.
Belek yang berwarna kuning dan adanya bengkak pada kelopak
Umumnya kondisi tersebut disebabkan oleh adanya infeksi bakteri yang terjadi pada kelopak mata. Kunci mengatasi belekan ini yaitu dengan menjaga kebersihan.
Tags: benang