... 5 Teknik Menjahit Mudah untuk Memperbaiki Belang di Mata yang Ditarik Panjang seperti Benang

"Mata dan Belahan Kehidupan - Menelusuri Benang Panjang Kehidupan"

Daftar periksa di rumah

  • Ikuti tips sederhana ini untuk menghindari atau menangani kotoran mata:
  • Hindari menyentuh mata Anda untuk mencegah munculnya atau penyebaran infeksi mata.
  • Cuci tangan Anda sesering mungkin, khususnya jika Anda menderita konjungtivitis yang menular.
  • Jika Anda mengeluarkan kotoran mata saat mengenakan lensa kontak, lepaskan lensa Anda dan segera kunjungi ahli perawatan mata profesional Ada kalanya beralih ke lensa kontak sekali pakai harian dapat mengurangi risiko kotoran mata terkait lensa kontak.
  • Jika Anda mengalami infeksi mata, buang kosmetik yang berpotensi terkontaminasi seperti maskara dan eyeliner.
  • Jika alergi adalah penyebab mata berair Anda, periksa lingkungan Anda dan cobalah untuk menghilangkan atau meminimalkan paparan ke bahan-bahan yang mengiritasi. Jika Anda sensitif terhadap obat tetes mata, cobalah menggunakan obat tetes mata tanpa bahan pengawet.

Halaman diterbitkan di Selasa, 15 Juni 2021

Belekan, Mengapa dan Cara Mengatasinya

Belek mata atau dalam istilah medis disebut dengan rheum yaitu campuran dari lendir, minyak, sel-sel kulit mati, air mata, serta debu yang terakumulasi di sudut mata pada saat Anda tidur. Saat Anda melakukan aktivitas sehari-hari, maka Anda pasti berkedip.

Kedipan tersebut berfungsi untuk menyapu segala kotoran, misalnya debu supaya tidak masuk ke mata dengan adanya bantuan air mata.

Air mata terdiri dari campuran air serta lendir yang diproduksi oleh konjungtiva (mucin) dan meibum, merupakan zat yang berminyak dihasilkan oleh kelenjar meibom untuk membantu dalam menjaga mata supaya tetap terlumasi saat Anda berkedip.

Penyebab kotoran mata

Belek umumnya tidak perlu dikhawatirkan, tetapi jika Anda melihat adanya perubahan konsistensi, warna, dan jumlah kotoran mata, maka hal ini mungkin mengindikasikan adanya infeksi atau penyakit mata.

Kondisi mata umum yang terkait dengan kotoran mata abnormal di antaranya adalah:

Konjungtivitis. Kotoran mata adalah gejala umum konjungtivitis, peradangan membran tipis yang melapisi bagian "putih" pada mata (sklera) dan permukaan dalam kelopak mata.

Di samping mata yang terasa gatal, berpasir, teriritasi, dan memerah, konjungtivitis biasanya disertai dengan mukus mata berwarna putih, kuning, atau hijau yang dapat membentuk kerak di sepanjang garis bulu mata saat Anda tidur. Dalam sejumlah kasus, kerak pada kelopak mata begitu parah sehingga menyebabkan mata Anda sulit dibuka.

Konjungtivitis virus

Konjungtivitis virus sangat menular dan disebabkan oleh virus seperti virus selesma atau herpes simpleks. Kotoran mata yang terkait dengan mata merah akibat virus biasanya jernih dan berair, atau bisa juga disertai mukus berwarna putih atau sedikit kuning.

Konjungtivitis bakteri

Konjungtivitis bakteri, seperti namanya, disebabkan oleh infeksi bakteri. Kondisi ini dapat membahayakan penglihatan jika tidak segera ditangani. Kotoran mata akibat konjungtivitis bakteri biasanya lebih pekat dan lebih purulen (menyerupai nanah) dibandingkan mata merah, dan umumnya berwarna kuning, hijau, atau bahkan abu-abu. Sering kali, kotoran yang lengket menyebabkan kelopak mata Anda menjadi menutup rapat saat bangun di pagi hari.

Konjungtivitis alergi

Konjungtivitis alergi dipicu oleh alergen—serbuk sari, bulu hewan peliharaan, debu, dan iritan umum lainnya yang menyebabkan alergi mata. Kondisi ini juga dapat disebabkan oleh reaksi alergi terhadap polutan bahan kimia, tata rias, larutan lensa kontak, dan obat tetes mata. Kotoran mata yang terkait dengan konjungtivitis alergi umumnya berair. Konjungtivitis alergi tidak menular dan selalu mengenai kedua mata.

Apa Penyebab Lendir di Mata?

Kondisi mata berlendir mengindikasikan konjungtivitis virus, yang sering ditandai dengan mata yang menghasilkan lendir lebih banyak dari biasanya, atau berupa mata kering, atau bentuk benang atau gumpalan halus di mata. Konjungtivitis alergi biasanya disebabkan oleh suatu alergen, terutama jika Anda memiliki riwayat alergi. Baca Juga:
Mata Panda: Gejala, Penyebaba, Cara Menghilangkannya Alergi ini bisa berasal dari debu, serbuk sari, air lensa kontak, riasan, air mata. Sulit untuk menentukan apakah kondisi mata yang berlendir memiliki dampak yang serius, sehingga perlu memeriksakan ke dokter mata. Sebenarnya kondisi ini memiliki banyak gejala yang patut diwaspadai, seperti penglihatan kabur karena banyak lendir yang menumpuk di mata, ada rasa ada benda asing tersangkut di mata, iritasi dan nyeri pada mata dan mata merah akibat peradangan yang terjadi karena lendir yang berlebihan. Baca Juga
Obat Alami Untuk Mata Merah

  • Bintitan
  • Adanya benang asing yang masuk ke mata
  • Konjungtivitis

Konjungtivitis dapat disebabkan oleh bakteri, virus, atau reaksi alergi. Anak-anak dan orang dewasa bisa terkena kondisi ini. Gejala konjungtivitis lainnya termasuk mata merah, gatal, dan rasa terbakar.

Blefaritis adalah peradangan pada kelopak mata.

Blefaritis bisa terjadi akibat peradangan pada rambut kelopak mata. Kondisi ini bisa disebabkan oleh kelenjar meibom yang memproduksi minyak secara tidak normal.

Bila Mata kering bisa menggunakan pengobatan artificial tears atau air mata pengganti.

  • Saluran air mata tersumbat
  • Penggunaan lensa kontak

Penyebab mata belekan yang perlu diwaspadai

Normal untuk mengalami mata belekan.

Akan tetapi, jika Anda melihat adanya perubahan konsistensi, tekstur, jumlah, atau warna dari belek mata, kemudian diikuti oleh rasa sakit, hal ini bisa menunjukkan suatu infeksi atau penyakit mata tertentu.

Berikut adalah beberapa kondisi yang bisa menjadi penyebab timbulnya belek di mata.

1. Alergi pada mata

Jika Anda memiliki belek berupa lendir putih berserabut yang menempel di pojokan mata, kondisi tersebut bisa saja merupakan alergi mata atau yang disebut juga dengan konjungtivitis alergi.

Reaksi alergi menyebabkan belek dan partikel asing lainnya menyatu bersama, mengental di bagian bawah mata. Kondisi ini tidak menular dan selalu memengaruhi kedua mata.

Konjungtivitis alergi bisa dipicu oleh alergen, seperti serbuk sari, bulu, atau debu, atau polutan kimia, makeup, cairan lensa kontak, dan tetes mata.

2. Konjungtivitis

Mata belekan juga bisa terjadi karena adanya infeksi pada konjungtiva mata, atau yang sering disebut dengan konjungtivitis.

Infeksi terjadi akibat paparan bakteri atau virus yang mengakibatkan peradangan pada konjungtiva, yaitu selaput yang menyelimuti bagian putih mata dan kelopak mata bagian dalam.

Peradangan selaput mata ini juga ditandai dengan mata kemerahan, seperti berpasir, teriritasi, dan gatal.

Dalam beberapa kasus, pembentukan belek bisa begitu parah, sehingga menyebabkan mata Anda terasa sakit dan sulit dibuka saat Anda bangun pada pagi hari.

Konjungtivitis akibat virus juga bisa menyebabkan pembengkakan kelopak mata, mata kemerahan, penglihatan kabur, terasa ada yang mengganjal di mata, hingga mata terus berair. Adapun kondisi ini sangat menular.

3. Keratitis

Keratitis merupakan infeksi yang menyerang kornea mata. Serupa dengan konjungtivitis, infeksi dapat disebabkan oleh bakteri, terutama Staphylococcus dan P. aeruginosa.


Tags: benang

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia