... 5 Teknik Menjahit Mudah untuk Memperbaiki Belang di Mata yang Ditarik Panjang seperti Benang

"Mata dan Belahan Kehidupan - Menelusuri Benang Panjang Kehidupan"

Cara mengatasi dan mengobati mata belekan

Kebanyakan kondisi mata belekan sebenarnya tidak memerlukan pengobatan khusus dan dapat hilang sendiri atau dengan cara diusap.

Namun tidak jarang, beberapa kasus belekan sulit untuk diatasi, misal jika belek sering muncul atau mengeras sehingga menyerupai kerak akibat kondisi tertentu.

Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk mengetahui bagaimana cara membersihkan belekan yang benar, sehingga kesehatan mata tetap terjaga dengan baik. Berikut langkah-langkahnya.

Obat sakit mata belekan yang dapat digunakan

Meski umumnya mata belekan bisa sembuh sendiri tanpa pengobatan, Anda juga bisa menggunakan obat-obatan untuk mengatasi belek yang sering muncul dan sulit dibersihkan.

Namun, pemakaian obat di bawah hanya dapat dilakukan sesuai dengan resep dokter.

  • Antibiotik, seperti asam fusidat atau chloramphenicol, dapat digunakan untuk mengatasi belekan akibat infeksi bakteri, misal konjungtivitis.
  • Cyclosporine, yaitu obat tetes untuk meningkatkan produksi air mata, sehingga cocok untuk Anda dengan mata belekan yang disebabkan oleh mata kering.

Ingat, langkah terpenting yang perlu Anda lakukan adalah menjalani pemeriksaan mata ke dokter, terutama jika mata belekan disertai dengan gejala-gejala yang cukup mengganggu.

Dengan berkonsultasi ke dokter, Anda dapat mengetahui apa penyebab belek di mata, serta mendapatkan metode pengobatan yang tepat.

Penyebab mata belekan yang perlu diwaspadai

Normal untuk mengalami mata belekan.

Akan tetapi, jika Anda melihat adanya perubahan konsistensi, tekstur, jumlah, atau warna dari belek mata, kemudian diikuti oleh rasa sakit, hal ini bisa menunjukkan suatu infeksi atau penyakit mata tertentu.

Berikut adalah beberapa kondisi yang bisa menjadi penyebab timbulnya belek di mata.

1. Alergi pada mata

Jika Anda memiliki belek berupa lendir putih berserabut yang menempel di pojokan mata, kondisi tersebut bisa saja merupakan alergi mata atau yang disebut juga dengan konjungtivitis alergi.

Reaksi alergi menyebabkan belek dan partikel asing lainnya menyatu bersama, mengental di bagian bawah mata. Kondisi ini tidak menular dan selalu memengaruhi kedua mata.

Konjungtivitis alergi bisa dipicu oleh alergen, seperti serbuk sari, bulu, atau debu, atau polutan kimia, makeup, cairan lensa kontak, dan tetes mata.

2. Konjungtivitis

Mata belekan juga bisa terjadi karena adanya infeksi pada konjungtiva mata, atau yang sering disebut dengan konjungtivitis.

Infeksi terjadi akibat paparan bakteri atau virus yang mengakibatkan peradangan pada konjungtiva, yaitu selaput yang menyelimuti bagian putih mata dan kelopak mata bagian dalam.

Peradangan selaput mata ini juga ditandai dengan mata kemerahan, seperti berpasir, teriritasi, dan gatal.

Dalam beberapa kasus, pembentukan belek bisa begitu parah, sehingga menyebabkan mata Anda terasa sakit dan sulit dibuka saat Anda bangun pada pagi hari.

Konjungtivitis akibat virus juga bisa menyebabkan pembengkakan kelopak mata, mata kemerahan, penglihatan kabur, terasa ada yang mengganjal di mata, hingga mata terus berair. Adapun kondisi ini sangat menular.

3. Keratitis

Keratitis merupakan infeksi yang menyerang kornea mata. Serupa dengan konjungtivitis, infeksi dapat disebabkan oleh bakteri, terutama Staphylococcus dan P. aeruginosa.

Bagaimana cara menghilangkan lendir di mata?

Walaupun mata berair bukan penyakit yang berbahaya namun bila sangat mengganggu aktivitas dan kenyamanan penderita. Berikut adalah cara pengobatan mata berair yaitu:

  • Gunakan obat tetes mata yang sesuai dengan kondisi Anda. Misalnya jika air mata disebabkan oleh mata kering, Anda bisa menggunakan air mata buatan. Jika dipicu oleh alergi, gunakan lotion yang mengandung antihistamin.
  • Hindari penyebab alergi, seperti debu atau bulu hewan peliharaan. Jaga kebersihan rumah Anda untuk menghindari iritasi.
  • Gunakan kacamata hitam untuk menghalangi sinar UV saat beraktivitas di luar ruangan, terutama jika kondisi Anda disebabkan oleh keratitis.
  • Jika mata Anda terasa perih dan juga berair akibat bintit basuhlah kelopak mata Anda dengan air hangat selama 5 hingga 10 menit, ulangi proses ini 3 hingga 5 kali sehari.
  • Hindari memegang atau bahkan mengucek mata.

Pengobatan Mata Berlendir Seperti Benang

Adapun cara pengobatan yang dapat dilakukan jika Anda mengalami mata berlendir, diantaranya :

  1. Pembersihan Kelopak Mata Secara Rutin

Jika Anda mengalami kondisi terkait dengan blepharitis, perawatan dengan membersihkan kelopak mata secara teratur dapat membantu mengatasi lendir yang berlebih pada mata.

Jika penyebab yang terjadi adalah sindrom mata kering, maka penggunaan tetes mata buatan akan membantu menjaga kelembaban mata dan meredakan gejala mata kering, termasuk lendir yang berlebih pada mata.

Jika terjadi peradangan pada mata, obat antiinflamasi dapat digunakan untuk meredakannya, namun tentu saja ini harus sesuai dengan resep dokter.

Jika yang menjadi penyebab mata berlendir adalah alergi, obat antihistamin oral atau tetes mata antihistamin dapat mengatasi gejala dan mengurangi produksi lendir.

Terkadang,terjadi juga kondisi yang mendasari mata berlendir seperti infeksi atau gangguan autoimun dan perlu diagnosa dan pengobatan khusus yang ditentukan oleh dokter mata.

Penting untuk melakukan konsultasi dokter mata sebelum menggunakan obat atau metode pengobatan tertentu. Juga, hindari mengoleskan obat mata atau mengambil tindakan tertentu tanpa petunjuk dari profesional medis.

Demikian sedikit informasi mengenai mata berlendir seperti benang dari gejala, penyebab hingga pengobatannya. Jika mata berlendir seperti benang yang anda alami mengganggu dan sudah lebih dari satu minggu, segera periksakan mata Anda ke klinik dokter mata KMU yang ada di kota Anda.

Informasi lainnya dapat dilihat pada channel Youtube KMU berikut ini yaa:

Daftar periksa di rumah

  • Ikuti tips sederhana ini untuk menghindari atau menangani kotoran mata:
  • Hindari menyentuh mata Anda untuk mencegah munculnya atau penyebaran infeksi mata.
  • Cuci tangan Anda sesering mungkin, khususnya jika Anda menderita konjungtivitis yang menular.
  • Jika Anda mengeluarkan kotoran mata saat mengenakan lensa kontak, lepaskan lensa Anda dan segera kunjungi ahli perawatan mata profesional Ada kalanya beralih ke lensa kontak sekali pakai harian dapat mengurangi risiko kotoran mata terkait lensa kontak.
  • Jika Anda mengalami infeksi mata, buang kosmetik yang berpotensi terkontaminasi seperti maskara dan eyeliner.
  • Jika alergi adalah penyebab mata berair Anda, periksa lingkungan Anda dan cobalah untuk menghilangkan atau meminimalkan paparan ke bahan-bahan yang mengiritasi. Jika Anda sensitif terhadap obat tetes mata, cobalah menggunakan obat tetes mata tanpa bahan pengawet.

Halaman diterbitkan di Selasa, 15 Juni 2021


Tags: benang

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia