"Mata dan Belahan Kehidupan - Menelusuri Benang Panjang Kehidupan"
YUK Periksakan Mata Anda
Bila mata Anda terkena penyakit belekan lebih dari seminggu dan juga mengganggu kegiatan sehari-hari Anda. Maka periksakan mata Anda ke dokter Mata, sehingga tahu penyebab dari mata berair dan cara pengobatannya.
Meskipun mata berair bukan merupakan penyakit berbahaya namun Anda harus tetap waspada dan juga selalu menjaga kesehatan mata Anda.
Jika Anda mengalami keluhan mata yang serupa, atau gangguan penglihatan yang lain, segera cek kondisi kesehatan mata Anda.
Konsultasi dokter mata penting Anda lakukan setidaknya 6 bulan sekali. Kunjungi National Eye Center sebagai tempat lasik yang kredibel.
Dengan pemeriksaan yang dilakukan oleh dokter spesialis mata, hasil check up menjadi lebih akurat dan terpercaya dengan penanganan yang tepat dengan kondisi Anda.
Cara mengatasi Belekan
Beberapa cara mengatasi belekan, di antaranya yaitu:
Kompres mata
Kompres mata yaitu obat sakit mata belekan paling mudah yang dapat dilakukan. Saat Anda melakukan kompres pada mata, maka pakailah air hangat yang bersih serta kain yang bersih pula. Letakkan kain basah hangat yang sudah diperas di mata yang belekan.
Hindari hal yang menimbulkan reaksi alergi pada mata
Salah satu penyebab mata belekan yaitu adanya reaksi alergi pada mata Anda. Obat sakit mata belekan akibat alergi yang paling baik yaitu dengan menghindari zat maupun hal yang membuat mata Anda mengalami alergi, misalnya debu, alat atau zat dari make up, sabun, bedak, dan lainnya.
Jangan menggaruk mata
Penyebab mata belekan yaitu adanya infeksi pada mata Anda. Jika Anda menyentuh mata Anda, maka sangatlah mungkin kuman dari satu mata akan berpindah ke mata yang lain. Menyentuh serta menggosok mata yang sedang belekan pun akan memperparah proses infeksi pada mata yang sedang meradang tersebut.
Berobat ke dokter
Anda pun perlu memeriksakan diri Anda ke dokter supaya dokter dapat mendiagnosis masalah pada mata Anda, apakah masalah pada mata Anda benar disebabkan oleh infeksi maupun bukan. Jangan mencoba membeli obat belekan yang mengandung antibiotik sendiri.
Itulah penjelasan mengenai penyebab dan cara mengatasi belekan sehingga kita bisa segera mencari penanganan yang tepat agar kondisi tidak makin parah.
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Mannis MJ, et al. Dry eye. In: Cornea. 4th ed. Philadelphia, Pa.: Elsevier, 2017. https://www.clinicalkey.com.
Osada H, et al. Neuroprotective effect of bilberry extract in a murine model of photo-stressed retina. PLOS One. 2017,12:1.
Mata belekan ketika bangun tIdur?
Nah, apabila Anda tidur, maka Anda tidak berkedip. Hal tersebut menyebabkan proses pembersihan mata menjadi tidak berjalan. Selain itu, produksi dari air mata pun berkurang sehingga akan menyebabkan cairan mata mengalami sedikit pengeringan.
Hal ini yang membuat sisa kotoran tidak terbuang, hingga akhirnya menumpuk di area sudut mata.
Tekstur belek tersebut tergantung dari kondisi mata, semakin kering pada permukaan mata Anda maka belek yang dihasilkan akan semakin bertekstur kering, maupun berpasir. Namun, apabila mata Anda sedikit lembab, maka belek yang dihasilkan pun akan sedikit lengket maupun berlendir.
Oleh karena itu, belek mata kadang dapat berupa basah, lengket, kering, maupun berkerak tergantung seberapa banyak cairan yang ada pada belek yang menguap.
Penyebab kotoran mata
Belek umumnya tidak perlu dikhawatirkan, tetapi jika Anda melihat adanya perubahan konsistensi, warna, dan jumlah kotoran mata, maka hal ini mungkin mengindikasikan adanya infeksi atau penyakit mata.
Kondisi mata umum yang terkait dengan kotoran mata abnormal di antaranya adalah:
Konjungtivitis. Kotoran mata adalah gejala umum konjungtivitis, peradangan membran tipis yang melapisi bagian "putih" pada mata (sklera) dan permukaan dalam kelopak mata.
Di samping mata yang terasa gatal, berpasir, teriritasi, dan memerah, konjungtivitis biasanya disertai dengan mukus mata berwarna putih, kuning, atau hijau yang dapat membentuk kerak di sepanjang garis bulu mata saat Anda tidur. Dalam sejumlah kasus, kerak pada kelopak mata begitu parah sehingga menyebabkan mata Anda sulit dibuka.
Konjungtivitis virus
Konjungtivitis virus sangat menular dan disebabkan oleh virus seperti virus selesma atau herpes simpleks. Kotoran mata yang terkait dengan mata merah akibat virus biasanya jernih dan berair, atau bisa juga disertai mukus berwarna putih atau sedikit kuning.
Konjungtivitis bakteri
Konjungtivitis bakteri, seperti namanya, disebabkan oleh infeksi bakteri. Kondisi ini dapat membahayakan penglihatan jika tidak segera ditangani. Kotoran mata akibat konjungtivitis bakteri biasanya lebih pekat dan lebih purulen (menyerupai nanah) dibandingkan mata merah, dan umumnya berwarna kuning, hijau, atau bahkan abu-abu. Sering kali, kotoran yang lengket menyebabkan kelopak mata Anda menjadi menutup rapat saat bangun di pagi hari.
Konjungtivitis alergi
Konjungtivitis alergi dipicu oleh alergen—serbuk sari, bulu hewan peliharaan, debu, dan iritan umum lainnya yang menyebabkan alergi mata. Kondisi ini juga dapat disebabkan oleh reaksi alergi terhadap polutan bahan kimia, tata rias, larutan lensa kontak, dan obat tetes mata. Kotoran mata yang terkait dengan konjungtivitis alergi umumnya berair. Konjungtivitis alergi tidak menular dan selalu mengenai kedua mata.
Tags: benang