"Mata dan Belahan Kehidupan - Menelusuri Benang Panjang Kehidupan"
Belekan, Mengapa dan Cara Mengatasinya
Belek mata atau dalam istilah medis disebut dengan rheum yaitu campuran dari lendir, minyak, sel-sel kulit mati, air mata, serta debu yang terakumulasi di sudut mata pada saat Anda tidur. Saat Anda melakukan aktivitas sehari-hari, maka Anda pasti berkedip.
Kedipan tersebut berfungsi untuk menyapu segala kotoran, misalnya debu supaya tidak masuk ke mata dengan adanya bantuan air mata.
Air mata terdiri dari campuran air serta lendir yang diproduksi oleh konjungtiva (mucin) dan meibum, merupakan zat yang berminyak dihasilkan oleh kelenjar meibom untuk membantu dalam menjaga mata supaya tetap terlumasi saat Anda berkedip.
Mata belekan ketika bangun tIdur?
Nah, apabila Anda tidur, maka Anda tidak berkedip. Hal tersebut menyebabkan proses pembersihan mata menjadi tidak berjalan. Selain itu, produksi dari air mata pun berkurang sehingga akan menyebabkan cairan mata mengalami sedikit pengeringan.
Hal ini yang membuat sisa kotoran tidak terbuang, hingga akhirnya menumpuk di area sudut mata.
Tekstur belek tersebut tergantung dari kondisi mata, semakin kering pada permukaan mata Anda maka belek yang dihasilkan akan semakin bertekstur kering, maupun berpasir. Namun, apabila mata Anda sedikit lembab, maka belek yang dihasilkan pun akan sedikit lengket maupun berlendir.
Oleh karena itu, belek mata kadang dapat berupa basah, lengket, kering, maupun berkerak tergantung seberapa banyak cairan yang ada pada belek yang menguap.
YUK Periksakan Mata Anda
Bila mata Anda terkena penyakit belekan lebih dari seminggu dan juga mengganggu kegiatan sehari-hari Anda. Maka periksakan mata Anda ke dokter Mata, sehingga tahu penyebab dari mata berair dan cara pengobatannya.
Meskipun mata berair bukan merupakan penyakit berbahaya namun Anda harus tetap waspada dan juga selalu menjaga kesehatan mata Anda.
Jika Anda mengalami keluhan mata yang serupa, atau gangguan penglihatan yang lain, segera cek kondisi kesehatan mata Anda.
Konsultasi dokter mata penting Anda lakukan setidaknya 6 bulan sekali. Kunjungi National Eye Center sebagai tempat lasik yang kredibel.
Dengan pemeriksaan yang dilakukan oleh dokter spesialis mata, hasil check up menjadi lebih akurat dan terpercaya dengan penanganan yang tepat dengan kondisi Anda.
Daftar periksa di rumah
- Ikuti tips sederhana ini untuk menghindari atau menangani kotoran mata:
- Hindari menyentuh mata Anda untuk mencegah munculnya atau penyebaran infeksi mata.
- Cuci tangan Anda sesering mungkin, khususnya jika Anda menderita konjungtivitis yang menular.
- Jika Anda mengeluarkan kotoran mata saat mengenakan lensa kontak, lepaskan lensa Anda dan segera kunjungi ahli perawatan mata profesional Ada kalanya beralih ke lensa kontak sekali pakai harian dapat mengurangi risiko kotoran mata terkait lensa kontak.
- Jika Anda mengalami infeksi mata, buang kosmetik yang berpotensi terkontaminasi seperti maskara dan eyeliner.
- Jika alergi adalah penyebab mata berair Anda, periksa lingkungan Anda dan cobalah untuk menghilangkan atau meminimalkan paparan ke bahan-bahan yang mengiritasi. Jika Anda sensitif terhadap obat tetes mata, cobalah menggunakan obat tetes mata tanpa bahan pengawet.
Halaman diterbitkan di Selasa, 15 Juni 2021
Apa Penyebab Lendir di Mata?
Kondisi mata berlendir mengindikasikan konjungtivitis virus, yang sering ditandai dengan mata yang menghasilkan lendir lebih banyak dari biasanya, atau berupa mata kering, atau bentuk benang atau gumpalan halus di mata. Konjungtivitis alergi biasanya disebabkan oleh suatu alergen, terutama jika Anda memiliki riwayat alergi. Baca Juga:
Mata Panda: Gejala, Penyebaba, Cara Menghilangkannya Alergi ini bisa berasal dari debu, serbuk sari, air lensa kontak, riasan, air mata. Sulit untuk menentukan apakah kondisi mata yang berlendir memiliki dampak yang serius, sehingga perlu memeriksakan ke dokter mata. Sebenarnya kondisi ini memiliki banyak gejala yang patut diwaspadai, seperti penglihatan kabur karena banyak lendir yang menumpuk di mata, ada rasa ada benda asing tersangkut di mata, iritasi dan nyeri pada mata dan mata merah akibat peradangan yang terjadi karena lendir yang berlebihan. Baca Juga
Obat Alami Untuk Mata Merah
- Bintitan
- Adanya benang asing yang masuk ke mata
- Konjungtivitis
Konjungtivitis dapat disebabkan oleh bakteri, virus, atau reaksi alergi. Anak-anak dan orang dewasa bisa terkena kondisi ini. Gejala konjungtivitis lainnya termasuk mata merah, gatal, dan rasa terbakar.
Blefaritis adalah peradangan pada kelopak mata.
Blefaritis bisa terjadi akibat peradangan pada rambut kelopak mata. Kondisi ini bisa disebabkan oleh kelenjar meibom yang memproduksi minyak secara tidak normal.
Bila Mata kering bisa menggunakan pengobatan artificial tears atau air mata pengganti.
- Saluran air mata tersumbat
- Penggunaan lensa kontak
Tags: benang