"Mata dan Belahan Kehidupan - Menelusuri Benang Panjang Kehidupan"
Mata belekan ketika bangun tIdur?
Nah, apabila Anda tidur, maka Anda tidak berkedip. Hal tersebut menyebabkan proses pembersihan mata menjadi tidak berjalan. Selain itu, produksi dari air mata pun berkurang sehingga akan menyebabkan cairan mata mengalami sedikit pengeringan.
Hal ini yang membuat sisa kotoran tidak terbuang, hingga akhirnya menumpuk di area sudut mata.
Tekstur belek tersebut tergantung dari kondisi mata, semakin kering pada permukaan mata Anda maka belek yang dihasilkan akan semakin bertekstur kering, maupun berpasir. Namun, apabila mata Anda sedikit lembab, maka belek yang dihasilkan pun akan sedikit lengket maupun berlendir.
Oleh karena itu, belek mata kadang dapat berupa basah, lengket, kering, maupun berkerak tergantung seberapa banyak cairan yang ada pada belek yang menguap.
Penyebab mata belekan yang perlu diwaspadai
Normal untuk mengalami mata belekan.
Akan tetapi, jika Anda melihat adanya perubahan konsistensi, tekstur, jumlah, atau warna dari belek mata, kemudian diikuti oleh rasa sakit, hal ini bisa menunjukkan suatu infeksi atau penyakit mata tertentu.
Berikut adalah beberapa kondisi yang bisa menjadi penyebab timbulnya belek di mata.
1. Alergi pada mata
Jika Anda memiliki belek berupa lendir putih berserabut yang menempel di pojokan mata, kondisi tersebut bisa saja merupakan alergi mata atau yang disebut juga dengan konjungtivitis alergi.
Reaksi alergi menyebabkan belek dan partikel asing lainnya menyatu bersama, mengental di bagian bawah mata. Kondisi ini tidak menular dan selalu memengaruhi kedua mata.
Konjungtivitis alergi bisa dipicu oleh alergen, seperti serbuk sari, bulu, atau debu, atau polutan kimia, makeup, cairan lensa kontak, dan tetes mata.
2. Konjungtivitis
Mata belekan juga bisa terjadi karena adanya infeksi pada konjungtiva mata, atau yang sering disebut dengan konjungtivitis.
Infeksi terjadi akibat paparan bakteri atau virus yang mengakibatkan peradangan pada konjungtiva, yaitu selaput yang menyelimuti bagian putih mata dan kelopak mata bagian dalam.
Peradangan selaput mata ini juga ditandai dengan mata kemerahan, seperti berpasir, teriritasi, dan gatal.
Dalam beberapa kasus, pembentukan belek bisa begitu parah, sehingga menyebabkan mata Anda terasa sakit dan sulit dibuka saat Anda bangun pada pagi hari.
Konjungtivitis akibat virus juga bisa menyebabkan pembengkakan kelopak mata, mata kemerahan, penglihatan kabur, terasa ada yang mengganjal di mata, hingga mata terus berair. Adapun kondisi ini sangat menular.
3. Keratitis
Keratitis merupakan infeksi yang menyerang kornea mata. Serupa dengan konjungtivitis, infeksi dapat disebabkan oleh bakteri, terutama Staphylococcus dan P. aeruginosa.
Infeksi mata lainnya
Di samping konjungtivitis, terdapat banyak infeksi mata yang menimbulkan kotoran mata abnormal. Termasuk di antaranya:
- Herpes mata (infeksi mata kambuhan akibat virus)
- Keratitis jamur (inflamasi langka tetapi serius pada kornea)
- Acanthamoeba keratitis (sejenis infeksi parasit yang berpotensi mengakibatkan kebutaan dan umumnya disebabkan oleh higiene lensa kontak yang buruk atau berenang sambil mengenakan lensa kontak).
Kotoran mata akibat infeksi mata sangat bervariasi—dapat berupa kotoran yang bening dan berair, atau pekat, hijau, dan lengket—jadi pastikan Anda mengunjungi dokter mata Anda untuk mendapatkan diagnosis dan pengobatan yang akurat.
Blefaritis
Merupakan gangguan kelopak mata kronis, blefaritis mewakili baik inflamasi folikel rambut bulu mata atau produksi minyak abnormal dari kelenjar meibom di tepi bagian dalam kelopak mata.
Disfungsi kelenjar meibom
Atau disebut juga DKM, malafungsi kelenjar minyak dalam kelopak mata ini dapat menimbulkan kotoran mata yang berbusa, kerak pada kelopak mata, serta nanah berwarna kuning atau hijau, di samping gejala lain yang mengganggu dan menimbulkan rasa sakit.
Bintit (stye)
Bintit adalah penyumbatan kelenjar meibom pada pangkal kelopak mata, biasanya disebabkan oleh infeksi pada folikel bulu mata. Disebut juga sebagai hordeolum, yakni menyerupai jerawat pada pinggir kelopak mata dan umumnya disertai kemerahan, pembengkakan kelopak mata dan nyeri tekan di bagian yang bermasalah. Nanah berwarna kuning, kerak pada kelopak mata, dan ketidaknyamanan saat mengedipkan mata juga dapat dirasakan.
Mata kering
Produksi air mata yang tidak memadai atau disfungsi kelenjar meibom dapat menyebabkan sindrom mata kering —suatu kondisi yang biasanya kronis ketika permukaan mata tidak terlumasi dengan baik sehingga mengalami iritasi dan inflamasi. Gejala mata kering di antaranya mata memerah, sensasi terbakar, penglihatan kabur, dan merasa seperti ada sesuatu "di" dalam mata Anda (sensasi benda asing). Kadang-kadang, mata kering juga menyebabkan munculnya kotoran mata yang sangat berair.
Bagaimana cara menghilangkan lendir di mata?
Walaupun mata berair bukan penyakit yang berbahaya namun bila sangat mengganggu aktivitas dan kenyamanan penderita. Berikut adalah cara pengobatan mata berair yaitu:
- Gunakan obat tetes mata yang sesuai dengan kondisi Anda. Misalnya jika air mata disebabkan oleh mata kering, Anda bisa menggunakan air mata buatan. Jika dipicu oleh alergi, gunakan lotion yang mengandung antihistamin.
- Hindari penyebab alergi, seperti debu atau bulu hewan peliharaan. Jaga kebersihan rumah Anda untuk menghindari iritasi.
- Gunakan kacamata hitam untuk menghalangi sinar UV saat beraktivitas di luar ruangan, terutama jika kondisi Anda disebabkan oleh keratitis.
- Jika mata Anda terasa perih dan juga berair akibat bintit basuhlah kelopak mata Anda dengan air hangat selama 5 hingga 10 menit, ulangi proses ini 3 hingga 5 kali sehari.
- Hindari memegang atau bahkan mengucek mata.
Penyebab terjadinya belekan
Berikut beberapa penyebab terjadinya mata belekan sesuai gejalanya:
Belek berwarna abu atau hijau yang kental
Kondisi tersebut biasa disebabkan oleh adanya infeksi bakteri pada lapisan konjungtiva mata. Gejala utamanya yaitu kesulitan membuka mata pada pagi hari dikarenakan adanya belek yang kental tadi. Gejala juga diikuti dengan perasaan gatal serta mata merah.
Belek yang kecil dan kering
Gejala belek tersebut biasanya disebabkan oleh adanya reaksi alergi pada mata. Alergi biasa disebabkan oleh adanya allergen atau zat yang dapat menimbulkan alergi. Selain belek, gejala utama dari alergi biasanya yaitu mata terasa sangat gatal.
Belek yang kering dan tebal
Belek ini dikarenakan oleh adanya infeksi virus pada konjungtiva. Infeksi virus tersebut biasanya tidak membutuhkan antibiotik serta Anda dapat mengatasi gejala ini dengan obat sakit mata belekan.
Belek yang berwarna kuning dan adanya bengkak pada kelopak
Umumnya kondisi tersebut disebabkan oleh adanya infeksi bakteri yang terjadi pada kelopak mata. Kunci mengatasi belekan ini yaitu dengan menjaga kebersihan.
Tags: benang