... 5 Teknik Menjahit Mudah untuk Memperbaiki Belang di Mata yang Ditarik Panjang seperti Benang

"Mata dan Belahan Kehidupan - Menelusuri Benang Panjang Kehidupan"

Pengobatan Mata Berlendir Seperti Benang

Adapun cara pengobatan yang dapat dilakukan jika Anda mengalami mata berlendir, diantaranya :

  1. Pembersihan Kelopak Mata Secara Rutin

Jika Anda mengalami kondisi terkait dengan blepharitis, perawatan dengan membersihkan kelopak mata secara teratur dapat membantu mengatasi lendir yang berlebih pada mata.

Jika penyebab yang terjadi adalah sindrom mata kering, maka penggunaan tetes mata buatan akan membantu menjaga kelembaban mata dan meredakan gejala mata kering, termasuk lendir yang berlebih pada mata.

Jika terjadi peradangan pada mata, obat antiinflamasi dapat digunakan untuk meredakannya, namun tentu saja ini harus sesuai dengan resep dokter.

Jika yang menjadi penyebab mata berlendir adalah alergi, obat antihistamin oral atau tetes mata antihistamin dapat mengatasi gejala dan mengurangi produksi lendir.

Terkadang,terjadi juga kondisi yang mendasari mata berlendir seperti infeksi atau gangguan autoimun dan perlu diagnosa dan pengobatan khusus yang ditentukan oleh dokter mata.

Penting untuk melakukan konsultasi dokter mata sebelum menggunakan obat atau metode pengobatan tertentu. Juga, hindari mengoleskan obat mata atau mengambil tindakan tertentu tanpa petunjuk dari profesional medis.

Demikian sedikit informasi mengenai mata berlendir seperti benang dari gejala, penyebab hingga pengobatannya. Jika mata berlendir seperti benang yang anda alami mengganggu dan sudah lebih dari satu minggu, segera periksakan mata Anda ke klinik dokter mata KMU yang ada di kota Anda.

Informasi lainnya dapat dilihat pada channel Youtube KMU berikut ini yaa:

Apa itu mata belekan?

Mata belekan adalah kondisi ketika terdapat belek di pojok terluar mata atau sepanjang bulu mata Anda. Belek itu sendiri adalah sisa kotoran berbentuk lendir yang menumpuk di mata.

Lantas, bagaimana belek bisa terbentuk? Mata menghasilkan lendir kotoran mata, alias rheum, sepanjang hari.

Lendir kotoran mata ini berasal dari campuran produk limbah, debu, iritan, sel kulit mati, dan benda asing berpotensi bahaya yang tertangkap masuk ke dalam mata.

Jika benda asing masuk ke dalam mata, hal ini akan menyebabkan mata merah, gatal, tidak nyaman, hingga berair.

Reaksi mata berair ini adalah respons alami sistem tubuh terhadap benda asing yang menyusup ke dalam mata.

Air mata turut menjaga mata Anda agar tetap terlumasi sekaligus membilas kotoran keluar dari mata.

Lapisan tipis air mata ini terus menggenangi permukaan mata setiap kali berkedip, membuang segala sampah dan sisa rheum melalui saluran pembuangan air mata sebelum lendir mengeras di mata.

Saat tidur, permukaan mata tetap terjaga kelembapannya karena mata tertutup rapat.

Alih-alih melanjutkan proses pembersihan mata, lendir dan segala sisa sampah yang mungkin masuk saat terakhir kali membuka mata tidak terbuang.

Produksi air mata juga berkurang saat Anda tidur, sehingga menyebabkan peningkatan kekeringan mata.

Gaya gravitasi juga memainkan peran dalam membantu “menjatuhkan” kotoran ke bagian bawah mata menuju saluran drainase air mata layaknya pipa pembuangan.

Namun, akibat kekeringan permukaan mata, tidak semua sampah mata dapat dibuang dengan mudah melalui saluran ini.

Akibatnya, kotoran mata ini menjadi tertinggal dan menumpuk di pojokan mata yang kemudian menyebabkan mata belekan.

Fakta tentang tekstur belek

Bila Anda cenderung memiliki kondisi mata kering, tekstur belek akan menjadi kering, seperti serpihan remah kasar atau berpasir. Sementara itu, jika masih ada sisa-sisa kelembapan dalam mata, belek akan memiliki tekstur sedikit lengket berlendir.

Daftar periksa di rumah

  • Ikuti tips sederhana ini untuk menghindari atau menangani kotoran mata:
  • Hindari menyentuh mata Anda untuk mencegah munculnya atau penyebaran infeksi mata.
  • Cuci tangan Anda sesering mungkin, khususnya jika Anda menderita konjungtivitis yang menular.
  • Jika Anda mengeluarkan kotoran mata saat mengenakan lensa kontak, lepaskan lensa Anda dan segera kunjungi ahli perawatan mata profesional Ada kalanya beralih ke lensa kontak sekali pakai harian dapat mengurangi risiko kotoran mata terkait lensa kontak.
  • Jika Anda mengalami infeksi mata, buang kosmetik yang berpotensi terkontaminasi seperti maskara dan eyeliner.
  • Jika alergi adalah penyebab mata berair Anda, periksa lingkungan Anda dan cobalah untuk menghilangkan atau meminimalkan paparan ke bahan-bahan yang mengiritasi. Jika Anda sensitif terhadap obat tetes mata, cobalah menggunakan obat tetes mata tanpa bahan pengawet.

Halaman diterbitkan di Selasa, 15 Juni 2021

Penyebab terjadinya belekan

Berikut beberapa penyebab terjadinya mata belekan sesuai gejalanya:

Belek berwarna abu atau hijau yang kental

Kondisi tersebut biasa disebabkan oleh adanya infeksi bakteri pada lapisan konjungtiva mata. Gejala utamanya yaitu kesulitan membuka mata pada pagi hari dikarenakan adanya belek yang kental tadi. Gejala juga diikuti dengan perasaan gatal serta mata merah.

Belek yang kecil dan kering

Gejala belek tersebut biasanya disebabkan oleh adanya reaksi alergi pada mata. Alergi biasa disebabkan oleh adanya allergen atau zat yang dapat menimbulkan alergi. Selain belek, gejala utama dari alergi biasanya yaitu mata terasa sangat gatal.

Belek yang kering dan tebal

Belek ini dikarenakan oleh adanya infeksi virus pada konjungtiva. Infeksi virus tersebut biasanya tidak membutuhkan antibiotik serta Anda dapat mengatasi gejala ini dengan obat sakit mata belekan.

Belek yang berwarna kuning dan adanya bengkak pada kelopak

Umumnya kondisi tersebut disebabkan oleh adanya infeksi bakteri yang terjadi pada kelopak mata. Kunci mengatasi belekan ini yaitu dengan menjaga kebersihan.

Penyebab mata belekan yang perlu diwaspadai

Normal untuk mengalami mata belekan.

Akan tetapi, jika Anda melihat adanya perubahan konsistensi, tekstur, jumlah, atau warna dari belek mata, kemudian diikuti oleh rasa sakit, hal ini bisa menunjukkan suatu infeksi atau penyakit mata tertentu.

Berikut adalah beberapa kondisi yang bisa menjadi penyebab timbulnya belek di mata.

1. Alergi pada mata

Jika Anda memiliki belek berupa lendir putih berserabut yang menempel di pojokan mata, kondisi tersebut bisa saja merupakan alergi mata atau yang disebut juga dengan konjungtivitis alergi.

Reaksi alergi menyebabkan belek dan partikel asing lainnya menyatu bersama, mengental di bagian bawah mata. Kondisi ini tidak menular dan selalu memengaruhi kedua mata.

Konjungtivitis alergi bisa dipicu oleh alergen, seperti serbuk sari, bulu, atau debu, atau polutan kimia, makeup, cairan lensa kontak, dan tetes mata.

2. Konjungtivitis

Mata belekan juga bisa terjadi karena adanya infeksi pada konjungtiva mata, atau yang sering disebut dengan konjungtivitis.

Infeksi terjadi akibat paparan bakteri atau virus yang mengakibatkan peradangan pada konjungtiva, yaitu selaput yang menyelimuti bagian putih mata dan kelopak mata bagian dalam.

Peradangan selaput mata ini juga ditandai dengan mata kemerahan, seperti berpasir, teriritasi, dan gatal.

Dalam beberapa kasus, pembentukan belek bisa begitu parah, sehingga menyebabkan mata Anda terasa sakit dan sulit dibuka saat Anda bangun pada pagi hari.

Konjungtivitis akibat virus juga bisa menyebabkan pembengkakan kelopak mata, mata kemerahan, penglihatan kabur, terasa ada yang mengganjal di mata, hingga mata terus berair. Adapun kondisi ini sangat menular.

3. Keratitis

Keratitis merupakan infeksi yang menyerang kornea mata. Serupa dengan konjungtivitis, infeksi dapat disebabkan oleh bakteri, terutama Staphylococcus dan P. aeruginosa.


Tags: benang

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia