... Panduan DIY: Cara Membuat Tas Laptop Sendiri dengan Jahit Tangan

Cara Membuat Tas Laptop DIY - Karya Jarum dan Benang yang Indah

7 Jenis Benang Rajut yang Bisa Disesuaikan dengan Proyekmu

Merajut tidak selalu identik dengan aktivitas nenek-nenek untuk mengisi waktu luang. Generasi muda dan milenial juga banyak menggandrungi hobi ini. Merajut punya banyak manfaat seperti melatih skill dan meredakan stres. Bukan hanya itu, merajut juga bisa dijadikan ladang uang dengan menjual hasil rajutan kamu.

Untuk membuat rajutan, kamu membutuhkan benang. Ada banyak jenis benang di luar sana yang harus kamu sesuaikan dengan ukuran hook dan proyek rajutanmu. Setiap jenis benang punya karakteristik masing-masing. Untuk membuat barang wearable seperti sweater, kamu butuh benang yang halus dan tidak terlalu tipis. Jika tebal dan kasar, sweater tidak akan nyaman digunakan.

Kamu harus bisa memilih dengan tepat benang rajut sesuai dengan proyekmu. Berikut beberapa benang yang bisa kamu jadikan referensi.

Tips Membuat

Kini mari simak bagaimana membuat tas laptop unik yang mencerminkan karakteristik Anda berikut ini:

1. Pilih Jenis Tas

Hal pertama yang perlu Anda lakukan adalah memilih jenis tas yang akan Anda gunakan. Secara umum ada dua jenis yang paling umum yaitu backpacks dan tas selempang.

Backpacks memberikan kenyamanan paling tinggi terutama jika penggunanya membawa beban yang cukup banyak. Berat beban akan terdistribusikan dengan merata ke bagian pundak.

Sementara itu model tas selempang cocok untuk mereka yang sering bepergian namun hanya membawa sedikit barang. Bentuknya yang ramping mudah untuk diletakkan di mana saja.

2. Ukuran

Untuk memilih ukuran tas laptop yang sesuai, Anda perlu mengetahui ukuran layar laptop Anda. Ukuran layar laptop biasanya diukur secara diagonal dalam satuan inci. Anda bisa mengecek ukuran layar laptop Anda dengan melihat spesifikasi produk atau mengukurnya sendiri dengan penggaris.

Misalnya, jika laptop Anda berukuran 15 inci, Anda bisa mencari tas laptop yang cocok untuk laptop 15 inci atau 15” sampai 17”.

3. Pastikan Kompartemen di Dalamnya Mampu Menampung Berbagai Keperluan

Pastikan tas laptop mampu membawa barang selain laptop. Jika Anda sering membawa barang-barang lain seperti buku, charger, mouse, atau dokumen, pilihlah tas laptop yang cukup untuk menampung barang-barang tersebut.

Pertimbangkan tas laptop yang memiliki banyak kantong. Kantong-kantong pada tas laptop bisa membantu Anda menyimpan dan mengatur barang-barang kecil. Misalnya kunci, dompet, ponsel, atau pena. Kantong-kantong ini juga bisa membuat tas laptop Anda lebih rapi dan terorganisir.

Bahan:

1. Kemasan plastik

Karena akan membuat tas dari bahan daur ulang berupa plastik, maka sudah jelas bila dalam prosesnya kita membutuhkan adanya kemasan plastik bekas, baik itu berupa kemasan plastik bekas kopi, snack, maupun detergen. Dimana untuk jumlahnya sendiri umumnya bisa di sesuaikan dengan model serta ukuran tas yang akan dibuat. Semakin rumit juga besar ukurannya, tentu semakin banyak pula jumlah kemasan plastik yang di butuhkan.

2. Resleting, kancing, dsb (opsional)

Adanya reslting, kancing, maupun bentuk lock bag lainnya bisa dibilang dalam hal ini merupakan bagian opsional, karena tergantung dari model tas yang akan dibuat. Dimana umumnya ada beberapa jenis tas yang sebetulnya tidak begitu memerlukan adanya lock bag, misalnya saja seperti tas model tote bag.

3. Benang jahit

Benang jahit dalam hal ini tentu saja memiliki peran untuk menyatukan antara bagian kemasan plastik menjadi satu kesatuan tas yang utuh. Dimana umumnya adanya benang ini bisa dipakai untuk menyatukan bagian body tas dengan berbagai fitur pendukungnya pula, misalnya strap atau handle tas dengan bodynya.

4. Lem

Selain benang jahit, umumnya kita juga memerlukan lem untuk menyatukan atau bahkan merapikan beberapa bagian tas agar nantinya dapat tampak lebih rapi, sekaligus sebagai bahan untuk melekatkan berbagai ornamen pemanis pada bagian bagian yang sekiranya di inginkan.

5. Kain furing sebagai lapisan dalam (opsional)

Penggunaan kain furing dalam hal ini juga termasuk dalam kebutuhan opsional, karena biasanya tidak semua jenis tas limbah plastik membutuhkan lapisan pada bagian dalamnya.

6. Strap (opsional)

Sama seperti penggunaan kain furing, adanya strap dalam hal ini pun juga termasuk dalam kebutuhan opsional. Dimana tidak semua tas membutuhkan adanya strap untuk menunjang kinerja atau menyempurnakan bentuknya.

DIY Membuat Tas Belanja dari Kaus Bekas

JAKARTA, KOMPAS.com - Tas belanja adalah komponen penting ketika kamu berbelanja di pasar atau supermarket. Dengan menggunakan tas belanja, kamu turut berkontribusi menyelamatkan lingkungan karena mengurangi pemakaian plastik. Baca juga: Simak, Cara Mencuci Tas Belanja Sesuai Materialnya Untuk lebih efektif dan hemat, kamu bisa menggunakan kaus bekas yang disulap menjadi tas belanja multifungsi dan serbaguna. Selain itu, kamu tak perlu mengeluarkan uang untuk membeli tas belanja sekaligus bisa mempraktikkan reduce, reuse, recycle dalam mengurai limbah plastik dan nonorganik. Baca juga: Hati-hati, Banyak Kuman Menempel di Tas Belanja

Nah, melansir dari Creativegreenliving pada Rabu, (23/06/2021), berikut DIY membuat tas belanja dari kaus bekas.

Cara Membuat Tas Mudah Dari Plastik Bekas, Kurangi Limbah Jadi Karya

Menyumbang setidaknya 40% dari keseluruhan jenis limbah sampah di Indonesia, tentu wajar saja bukan bila pada akhirnya isu lingkungan tentang limbah plastik selalu menjadi topik hangat untuk di perbincangkan, baik di Indonesia sendiri maupun di negara negara lain yang juga menjadi penghasil limbah plastik terbanyak. Dimana untuk mengatasi masalah lingkungan tersebut, tentu terdapat banyak cara juga usaha sengaja di lakukan, diantaranya mulai dari membiasakan mengurangi penggunaan plastik, hingga mendaur ulang limbah plastik menjadi barang fungsional kembali, contohnya seperti pembuatan tas dari plastik bekas.

Dimana dapat dijelaskan, bila yang dimaksud dengan tas dari limbah plastik sendiri sebetulnya memang adalah istilah untuk merujuk kepada proses sebuah pembuatan tas yang menggunakan limbah plastik sebagai bahan dasar utama pembuatannya. Yang mana dalam proses ini, biasanya limbah plastik yang sudah tidak terpakai, seperti kantong plastik bekas, botol plastik, kemasan plastik, dsb akan diolah kembali dan diubah menjadi sebuah tas dengan nilai guna kembali. Oleh sebab itu hendaknya dalam proses pengerjaannya, tas dari plastik ini akan dibuat sedemikian rupa hingga menciptakan produk yang berguna sekaligus estetik.

Dan karena diharuskan memiliki nilai tambah agar dapat di manfaatkan kembali, umumnya sebuah tas yang dibuat menggunakan limbah plastik pun juga akan sengaja dirancang dengan mencakup berbagai gaya serta desain, mulai dari tas belanja sederhana sampai tas mode yang memiliki tampilan lebih kompleks dan indah. Sehingga selain dapat mendukung pengelolaan limbah sampah guna mengurangi dampak buruk pada lingkungan, tas ini pun juga bisa dipakai untuk mempercantik penampilan sekaligus mempermudah mobilitas pengguna juga. Terlebih mendaur ulang limbah plastik ini pada dasarnya pun juga memiliki beberapa keunggulan, yang diantaranya:


Tags: membuat laptop

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia