Faktor Ergonomis dalam Kerajinan Tangan dan DIY
Unsur Ergonomis
Ada lima unsur ergonomi: keamanan, kenyamanan, kemudahan penggunaan, produktivitas/kinerja, dan estetika.
1. Keselamatan
Dengan menerapkan prinsip-prinsip ergonomi dalam konteks keselamatan kerja, muncullah gagasan tentang keselamatan yang berfokus pada aspek ergonomis. Keselamatan ergonomis memastikan bahwa produk, metode, serta lingkungan yang digunakan oleh para pekerja sesuai dengan tuntutan pekerjaan dan kemampuan individu mereka.
2. Kenyamanan
Sangatlah penting bahwa produk-produk seperti perabot dirancang dengan mempertimbangkan aspek ergonomi. Perabot harus memberikan kenyamanan kepada pengguna, contohnya kursi yang dapat menopang punggung pengguna dan ketinggian kursi yang disesuaikan dengan tinggi kaki pengguna agar kaki dapat menyentuh lantai.
Dalam hal pencahayaan di meja kerja, beberapa lampu kerja bisa jadi sangat terang dibandingkan dengan cahaya sekitarnya, yang dapat menyebabkan silau dan rasa tidak nyaman bagi pengguna.
Prinsip-prinsip ergonomi dapat memperbaiki situasi ini berdasarkan prinsip-prinsip yang berkebalikan.
3. Kemudahan Penggunaan
Saat duduk di kursi yang dirancang secara ergonomis dan bekerja dengan komputer, penting untuk menyesuaikan ketinggian kursi. Menempatkan monitor komputer pada tingkat yang tidak memberikan beban berlebih pada mata atau tangan juga sangat penting.
Ideally, bagian atas layar sebaiknya berada tepat di bawah tinggi mata. Dengan posisi duduk yang tegap, penempatan ini akan meringankan tekanan pada leher, bahu, dan mata Anda.
4. Produktivitas / Kinerja
Ergonomi juga memiliki potensi untuk meningkatkan kinerja. Dapur seringkali menjadi ruangan yang paling sering digunakan di setiap rumah. Sebuah dapur yang efisien umumnya menjadi kunci utama untuk menjalani kehidupan yang lebih bahagia.
5. Estetika
Estetika berkaitan dengan persepsi indera dan tanggapan terhadap suatu objek. Jika sesuatu memiliki keindahan secara estetis, hal itu akan ‘memikat’ dan membuat Anda menyukainya.
Unsur Ergonomis Karya Kerajinan
Unsur ergonomis karya kerajinan selalu dikaitkan dengan aspek fungsi atau kegunaan. Adapun unsur ergonomis karya kerajinan adalah seperti berikut:
- Keamanan (security) yaitu jaminan tentang keamanan orang menggunakan produk kerajinan tersebut.
- Kenyamanan (comfortable), yaitu kenyamanan apabila produk kerajinan tersebut digunakan. Barang yang enak digunakan disebut barang terap. Produk kerajinan terapan
adalah produk kerajinan yang memiliki nilai praktis yang tinggi. - Keluwesan (flexibility), yaitu keluwesan penggunaan. Produk kerajinan adalah produk terap/pakai, yaitu produk kerajinan yang wujudnya sesuai dengan kegunaan atau terapannya. Produk terap/pakai dipersyaratkan memberi kemudahan dan keluwesan penggunaan agar pemakai tidak mengalami kesulitan dalam penggunaannya.
Prinsip Kerajinan Bahan Keras
Setiap bahan yang digunakan untuk membuat kerajinan memiliki keunikannya masing-masing. Oleh karenanya, seorang pengrajin juga harus memiliki kepiawaian dan pengetahuan dalam mengolah bahan yang berbeda. Pengetahuan yang mendasar terkait dengan proses pengolahan dan penciptaan kerajinan inilah yang disebut sebagai prinsip kerajinan bahan keras.
Dalam prinsipnya terbagi menjadi dua prinsip yaitu keunikan bahan kerajinan dan keragaman muatan nilai dalam produk kerajinan. Agar lebih jelas mengenai maksud dari kedua prinsip tersebut, berikut ini kamu bisa menyimak penjelasan lengkapnya.
1. Keunikan Bahan Kerajinan
Keunikan bahan kerajinan menjadi prinsip kerajinan bahan keras yang utama. Prinsip satu ini harus diperhatikan dengan baik mengingat ini akan memengaruhi proses dari pembuatan kerajinan. Seperti yang kamu ketahui, bahan yang bisa digunakan untuk membuatnya bisa berupa bahan alam, bahan buatan, hingga bahan limbah.
Setiap bahan tersebut memiliki karakteristiknya sendiri. Bahkan, bahan limbah yang terkesan tidak berguna pun jika diolah dengan baik akan menghasilkan kerajinan yang menarik dan bernilai jual. Begitu juga dengan bahan alam dan bahan buatan bisa mendorong nilai jual yang tinggi jika dibuat dengan teknik yang tepat.
Oleh karena prinsip kerajinan bahan keras ini, seorang pengrajin secara tidak langsung dituntut untuk mengetahui dan mengenal karakterisitik bahan kerajinan dengan baik. Dengan begitu, pengrajin bisa menyesuaikan teknik apa yang sesuai untuk pembuatan kerajinan. Begitu juga dengan konsep ide apa yang bisa dieksekusi dalam pembuatan kerajinan tersebut.
2. Keragaman Muatan Nilai
Prinsip yang kedua adalah keragaman muatan nilai dalam produk kerajinan. Berbagai produk kerajinan yang ada sekarang ini berasal dari buah pemikiran seorang pengrajin. Para pengrajin dalam pembuatan karya juga turut menyelipkan seperangkat nilai-nilai atau pesan yang ingin disampaikan lewat karyanya tersebut.
Fungsi Ergonomis
Tidak dapat disangkal bahwa ergonomi memberikan sejumlah manfaat yang signifikan dan menjadi dasar dalam membentuk lingkungan kerja yang efisien.
kalian dapat memanfaatkan konsep ergonomi untuk mengurangi risiko cedera dan meningkatkan efisiensi fisik. Penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan penerapannya memerlukan komitmen berkelanjutan serta keterlibatan tulus dari semua karyawan.
kalian bisa mencapai ini dengan berhasil melalui upaya belajar lebih lanjut mengenai kapan dan bagaimana menerapkannya.
Teruslah membaca untuk mendalami bagaimana modifikasi pada lingkungan kerja kalian dapat mengkatkan bisnis kalian. Di bawah ini adalah sembilan manfaat ergonomi yang luar biasa di lingkungan kerja.
1. Meningkatkan Kesejahteraan
Selain itu, kalian dan rekan kerja kalian akan merasakan lebih sedikit stres pada tubuh dengan menyesuaikan tempat kerja sesuai tinggi badan masing-masing. Posisi alami ini akan mengurangi ketegangan pada mata dan leher. Selain itu, hal ini juga akan mengurangi risiko pembengkakan pada kaki karena aliran darah akan berjalan secara optimal.
2. Peningkatan Persepsi Mental
Dengan merasa nyaman, kalian dapat lebih fokus pada tugas yang tengah dihadapi. Ergonomi membantu mengurangi rasa sakit, memperkuat otot, serta meningkatkan peredaran darah. Gabungan ini akan menghasilkan peningkatan dalam persepsi mental.
kalian dan kolega kalian akan mengalami lebih sedikit kecemasan, tingkat kesadaran yang lebih tinggi, perbaikan suasana hati, dan peningkatan konsentrasi. Hal ini berarti bahwa setiap individu dapat lebih berfokus pada pekerjaannya. Semakin baik fokus yang dimiliki, maka semakin tinggi tingkat produktivitas yang dapat dicapai.
3. Peningkatan Tingkat Produktivitas
Semakin tajam fokus karyawan kalian, semakin tinggi tingkat produktivitas yang dapat mereka capai. Konsep ergonomi menggabungkan berbagai gagasan guna menciptakan lingkungan kerja yang lebih alami. Hal ini mendorong peningkatan produktivitas karena karyawan akan merasa lebih nyaman dan terfokus.
Tags: kerajinan faktor ergonomis