Benang Hitam pada Feses Bayi - Panduan Lengkap tentang Menjahit dan Kerajinan DIY
Cara mengatasinya
Jika memang feses berwarna gelap karena makanan yang Si Kecil asup, maka tidak ada cara dan tidak perlu untuk mengatasinya. Coba beri jeda untuk tidak mengonsumsi makanan yang membuat BAB feses bayi berwarna hitam. Ini juga dilakukan untuk mengetahui apakah benar karena memang asupan atau justru ada masalah lainnya, Bunda.
Namun, bila ternyata feses bayi berwarna gelap karena melena, tindakan medis mungkin diperlukan. beberapa hal yang dokter lakukan untuk mengatasinya, seperti:
- Mengobati kehilangan darah.
- Menghentikan pendarahan.
- Mengobati penyebab pendarahan.
Dokter anak akan menilai kondisi bayi secara keseluruhan untuk menentukan perawatan yang dibutuhkan. Tergantung pada berapa banyak darah yang hilang, bayi mungkin memerlukan cairan IV atau transfusi darah untuk memulihkan volume darah. Beberapa di antaranya mungkin memerlukan perawatan intensif sebelum pengujian atau pengobatan lebih lanjut.
Melansir dari laman Drugs, perawatan melena pada anak sebenarnya akan tergantung pada penyebabnya. Berikut beberapa perawatan yang dapat dilakukan:
- Pemberian obat untuk mengurangi jumlah asam yang diproduksi lambung anak. Ini mungkin akan membantu bila melena anak disebabkan oleh maag. Anak mungkin juga memerlukan obat untuk mencegah aliran darah ke luka atau robekan.
- Endoskopi dapat digunakan untuk mengatasi penyebab pendarahan.
- Transfusi darah mungkin diperlukan jika anak kehilangan banyak darah.
- Pembedahan mungkin diperlukan jika anak mengalami pendarahan hebat atau pengobatan lain tidak berhasil. Pembedahan dapat digunakan untuk memperbaiki robekan pada lapisan lambung atau usus anak. Si Kecil mungkin memerlukan pembedahan untuk menghilangkan penyumbatan atau tumor.
Demikian penjelasan tentang penyebab feses bayi berwarna gelap. Semoga informasi ini bermanfaat ya, Bunda.
6 Warna Feses Bayi dan Tanda Bahayanya, Putih Segera Bawa ke Dokter
Frekuensi BAB Normal Bayi Usia 0-6 Bulan, Berapa Kali Sehari?
9 Penyebab Feses Bayi Berwarna Hijau dan Berlendir, Simak Cara Mengatasinya
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
BAB bayi berdasarkan warna
Bunda enggak perlu khawatir, perubahan warna kotoran bayi normal. Biasanya, warna yang berbeda hanya berarti ada lebih banyak atau lebih sedikit pigmen yang terangkat selama proses pencernaan.
5. BAB bayi hijau
Bayi yang diberi suplemen zat besi akan sering mengeluarkan BA berwarna hijau. BAB yang berwarna hijau juga dapat muncul pada bayi berusia 4 hingga 6 bulan. Lebih mungkin terjadi saat Bunda mulai memberikan makanan padat berwarna hijau, seperti bubur kacang polong, bayam, dan kacang-kacangan, ke dalam makanan bayi.
6. BAB bayi oranye, kuning dan cokelat
BAB bayi yang berwarna oranye, kuning atau cokelat itu benar-benar normal pada bayi yang disusui dan diberi susu botol.
7. Darah Hitam di BAB bayi
12 Jenis BAB Bayi, Warna hingga Tanda Bahaya yang Perlu Bunda Tahu/ Foto: iStock
Tanda bahaya pada BAB bayi
Hubungi dokter segera jika Bunda melihat salah satu dari tanda-tanda bahaya ini di BAB-nnya:
8. BAB bayi berair
BAB bayi yang alami diare akan berwarna hijau, kuning atau coklat dan berair. Ini bisa menjadi indikasi adanya infeksi atau alergi. Jika terlalu lama tanpa pengobatan, dapat menyebabkan bayi dehidrasi.
9. BAB bayi keras seperti kerikil
Bayi mungkin mengalami sembelit jika kotorannya keras dan terlihat seperti kerikil. Bayi bisa menjadi sembelit saat dikenalkan dengan makanan padat. Ini juga bisa menjadi tanda kepekaan terhadap susu atau kedelai, atau kurangnya toleransi terhadap sesuatu dalam ASI atau susu formula.
10. Darah merah di BAB bayi
Meskipun BAB bayi bisa berubah menjadi merah karena sesuatu yang dia makan atau minum, seperti tomat. BAB bayi yang berwarna merah bisa menjadi tanda adanya darah pada kotorannya.
Darah merah yang ditemukan pada kotoran normal bisa menjadi tanda alergi protein susu, sedangkan darah merah pada diare bisa berarti bayi terkena infeksi bakteri.
11. Lendir di BAB bayi
Jika Bunda melihat garis-garis berlendir berwarna hijau dengan benang berkilau di kotoran bayi berarti ada lendir, lebih baik waspada. Lendir pada kotoran bayi juga bisa menjadi tanda infeksi.
12. BAB bayi putih, pucat
BAB bayi yang berwarna putih bisa menjadi tanda peringatan bahwa bayi tidak mencerna makanan dengan baik. Warna putih bisa menandakan kurangnya empedu dari hati untuk mencerna makanan.
Semoga daftar jenis BAB bayi ini bisa membantu Bunda ya.
Simak juga tes serap daya berbagai merk popok, mana yang baik?
(aci/rap)
Kenapa warna feses bisa mengalami perubahan?
Ciri feses yang sehat adalah berwarna kecokelatan hingga cokelat tua. Warna feses dapat dipengaruhi oleh makanan dan seberapa banyak empedu yang terkandung di dalamnya.
Selain itu, satu lagi komponen yang menentukan warna feses adalah bilirubin. Bilirubin merupakan pigmen (zat pemberi warna) yang dihasilkan oleh organ hati.
Bilirubin terbentuk dari perombakan sel darah merah yang sudah tua. Pigmen ini kemudian bermuara di dalam usus dan berinteraksi dengan berbagai zat.
Saat bilirubin dalam darah berinteraksi dengan zat besi dalam sistem pencernaan, warnanya pun akan mengalami perubahan menjadi kecokelatan.
Namun, warna kecokelatan ini dapat menghitam saat Anda mengonsumsi makanan atau obat dalam jumlah banyak, atau mengalami penyakit pada sistem pencernaan .
Penyakit yang menyebabkan feses berwarna hitam
Jika warna hitam tidak berkaitan dengan makanan, obat, atau suplemen zat besi, kemungkinan penyebabnya adalah perdarahan pada saluran pencernaan atas, seperti lambung dan kerongkongan.
Kondisi tersebut dalam istilah medis disebut sebagai melena . Perdarahan umumnya berawal dari pembentukan luka pada dinding kerongkongan, lambung, atau usus halus.
Pada kasus tertentu, perdarahan juga dapat terjadi karena pembuluh darah membengkak dan tergerus oleh makanan yang tubuh Anda cerna.
Perlu Anda ketahui bahwa melena berbeda dengan BAB berdarah alias hematochezia, yaitu kondisi ketika feses keluar bersamaan dengan darah segar.
Hal ini menandakan perdarahan terjadi pada saluran pencernaan bawah, seperti usus besar, rektum, atau anus. Sementara, melena terjadi akibat perdarahan yang lokasinya jauh dari anus.
Darah dari saluran pencernaan atas berinteraksi dengan enzim pencernaan dan mengalami oksidasi. Proses tersebut akhirnya menyebabkan feses berwarna hitam.
Dikutip dari Osmosis , beberapa masalah kesehatan yang memengaruhi saluran pencernaan atas dan kerap menjadi penyebab feses berwarna hitam antara lain sebagai berikut.
1. Penyakit tukak lambung
Penyakit tukak lambung adalah kondisi peradangan pada dinding lambung yang menyebabkan terbentuknya luka. Gangguan sistem pencernaan ini juga bisa terjadi pada usus halus.
Infeksi Helicobacter pylori (H. pylori) dan efek samping obat anti-inflamasi nonsteroid (NSAID) bisa menyebabkan luka pada lambung. Luka inilah yang akhirnya menyebabkan melena.
2. Kerusakan saluran pencernaan atas
Produksi asam lambung berlebihan dapat menimbulkan kerusakan pada saluran cerna bagian atas. Gastroesophageal reflux disease (GERD) menyebabkan asam lambung mengalir naik ke kerongkongan.
Tags: benang hitam bayi feses