... 7 Format Penilaian Kerajinan Tangan Terbaik untuk Proyek DIY Anda2 / 2

Format Penilaian Kerajinan Tangan - Panduan Lengkap untuk Menilai Karya Sulaman dan DIY

A. Apa itu P5 (Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila) dalam kurikulum Merdeka?

Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) adalah salah satu komponen dalam Kurikulum Merdeka yang diterapkan di Indonesia. P5 bertujuan untuk membentuk profil pelajar yang mencerminkan nilai-nilai Pancasila dan karakteristik yang diharapkan dari siswa. Selain itu P5 juga menekankan pengembangan sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila dan kebutuhan masyarakat Indonesia.

P5 merupakan upaya untuk mengajarkan siswa tentang Pancasila sebagai dasar negara dan nilai-nilai yang harus mereka internalisasi dalam kehidupan sehari-hari. Ini mencakup empat dimensi utama:

  1. Kepribadian Pancasila: Mengembangkan kepribadian yang mencerminkan nilai-nilai Pancasila, seperti persatuan, gotong royong, dan toleransi.
  2. Pengetahuan Pancasila: Memahami nilai-nilai Pancasila dan sejarahnya, serta bagaimana Pancasila tercermin dalam berbagai aspek kehidupan.
  3. Kemampuan Berpikir Pancasila: Membangun kemampuan berpikir kritis dan analitis yang berlandaskan pada nilai-nilai Pancasila.
  4. Kemampuan Bertindak Pancasila: Menggunakan pengetahuan dan keterampilan dalam tindakan nyata yang mencerminkan nilai-nilai Pancasila.

P5 dalam Kurikulum Merdeka memberikan penekanan pada pengembangan karakter siswa dan pengintegrasian nilai-nilai Pancasila dalam seluruh aspek pembelajaran. Tujuannya adalah menghasilkan lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki moralitas yang baik dan mampu berkontribusi positif pada masyarakat dan negara.

P5 adalah salah satu cara untuk memastikan bahwa pendidikan di Indonesia tidak hanya fokus pada pengetahuan akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan kesadaran kewarganegaraan yang kuat sesuai dengan nilai-nilai Pancasila sebagai ideologi dasar negara.

Contoh Modul Projek P5 SD Kelas 4 Fase B LENGKAP

Modul Projek P5 SD Kelas 4 Fase B - Modul Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dalam kurikulum merdeka adalah pelajar yang memahami nilai-nilai Pancasila dan mempraktikannya, serta memahami pentingnya Pancasila dalam masyarakat. Pelajar harus dapat memahami dan menerapkan prinsip-prinsip pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Tujuan dari modul P5 proyek adalah untuk meningkatkan profil siswa Pancasila dalam kurikulum merdeka dengan mempromosikan budaya dan nilai-nilai Pancasila, membantu mereka memahami pentingnya Pancasila, dan memberi mereka kesempatan untuk menyelesaikan masalah dengan cara yang berdasarkan Pancasila.

Modul P5 biasanya dikerjakan minimal dua kali dalam satu tahun, dan dapat dilakukan setiap semester atau sekali setahun.

Pemerintah Indonesia membuat program pendidikan yang disebut Kurikulum Merdeka untuk meningkatkan kualitas pendidikan.

Kurikulum Merdeka, yang menggunakan pendekatan pembelajaran yang berpusat pada pengalaman, memberikan kesempatan kepada siswa untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan mereka. Kurikulum ini dapat membuat siswa lebih siap untuk menghadapi tantangan di masa depan.

Kurikulum Merdeka juga menekankan pentingnya penerapan nilai-nilai pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini akan membantu pelajar untuk memahami dan mengaplikasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

C. Proyek P5 tema Kearifan Lokal

1. Contoh-contoh Proyek P5 Kearifan Lokal yang dapat dilakukan disekolah

Berikut adalah beberapa contoh proyek P5 Kearifan Lokal yang dapat dilakukan di sekolah:

  1. Pameran Kearifan Lokal:
    • Siswa dapat mengorganisir pameran seni atau budaya di sekolah yang menampilkan seni, kerajinan, atau benda-benda bersejarah dari kearifan lokal di daerah mereka. Pameran ini dapat disertai dengan penjelasan tentang asal-usul dan makna budaya setiap item.
  2. Pengumpulan Kisah Orang Tua atau Warga Sekolah:
    • Siswa dapat mengumpulkan cerita-cerita dan pengalaman dari orang tua atau anggota staf sekolah yang menceritakan tradisi, adat, atau pengalaman berharga yang terkait dengan kearifan lokal.
  3. Pelatihan Keterampilan Tradisional:
    • Siswa dapat mengadakan lokakarya atau pelatihan untuk siswa dan anggota komunitas sekolah tentang keterampilan tradisional seperti membuat kerajinan tangan, memasak hidangan tradisional, atau pertunjukan seni tradisional.
  4. Kunjungan ke Situs Bersejarah Lokal:
    • Siswa dapat mengunjungi situs-situs bersejarah atau tempat-tempat bersejarah di daerah mereka dan mengadakan penelitian tentang sejarah dan nilai-nilai budaya yang terkait.
  5. Kompetisi Sastra atau Seni Lokal:
    • Mengadakan kompetisi menulis puisi atau cerita pendek dalam bahasa daerah atau menggelar kompetisi seni lukis atau seni rupa yang terinspirasi oleh budaya lokal.
  6. Festival Budaya Sekolah:
    • Siswa dapat mengorganisir festival budaya sekolah yang melibatkan pertunjukan tarian atau musik tradisional, pameran makanan khas, atau pertunjukan teater yang berdasarkan cerita-cerita lokal.
  7. Proyek Lingkungan Berkelanjutan:
    • Mengadakan proyek yang berfokus pada pelestarian lingkungan yang sejalan dengan nilai-nilai kearifan lokal, seperti mengajak siswa dan komunitas sekolah untuk menanam pohon-pohon yang memiliki makna budaya atau menjaga sumber air yang penting bagi kehidupan masyarakat setempat.

    APA ITU KERAJINAN TANGAN DARI TEMPURUNG KELAPA?

    Cara membuat kerajinan tangan dari tempurung kelapa:

    1. Persiapkan bahan dan alat yang diperlukan, termasuk tempurung kelapa, pisau, amplas, cat, benang, dan lem.

    2. Bersihkan tempurung kelapa dari serat-serat kelapa yang menempel dengan menggunakan pisau dan amplas.

    3. Potong tempurung kelapa sesuai dengan desain yang diinginkan. Anda dapat membuat keranjang, lampu, gelas, atau berbagai bentuk lainnya.

    4. Catlah permukaan tempurung kelapa dengan warna dan motif sesuai selera. Anda dapat menggunakan cat akrilik atau cat semprot untuk hasil yang lebih baik.

    5. Biarkan cat kering sempurna sebelum melanjutkan proses berikutnya.

    6. Pasanglah pengikat atau pegangan pada kerajinan tangan yang Anda buat. Gunakan benang atau tali yang kuat dan aman.

    7. Terakhir, periksa kembali kerajinan tangan Anda dan pastikan semuanya kuat dan kokoh sebelum dinyatakan selesai.

    Tips membuat kerajinan tangan dari tempurung kelapa:

    1. Pilih tempurung kelapa yang baik dan berkualitas untuk mendapatkan hasil yang bagus.

    2. Perhatikan ukuran tempurung kelapa yang akan Anda gunakan, sesuaikan dengan desain yang Anda inginkan.

    3. Gunakan cat yang tahan lama dan tahan air agar kerajinan tangan dapat bertahan dalam jangka waktu yang lama.

    4. Berikan sentuhan personal pada kerajinan tangan dengan menambahkan detail atau ornamen yang unik.

    5. Jangan ragu untuk bereksperimen dengan berbagai teknik dan gaya pada kerajinan tangan Anda.

    Kelebihan kerajinan tangan dari tempurung kelapa:

    1. Mengurangi limbah dan mendaur ulang tempurung kelapa yang seharusnya dibuang.

    2. Dapat menjadi sumber penghasilan tambahan bagi masyarakat yang menghasilkan kerajinan tangan ini.

    3. Menunjukkan kekreatifan dan keahlian dalam mengolah bahan yang sederhana menjadi produk unik dan bernilai tinggi.

    4. Cocok sebagai hiasan dalam rumah, kafe, atau toko dengan gaya alami atau tropis.


    Tags: kerajinan tangan nilai

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia