... Fungsi Benang Jahit: Panduan Lengkap untuk Pekerjaan Jarum dan Kerajinan DIY

Manfaat Benang Jahit dalam Kerajinan dan DIY


Terminologi Benang

Dengan berbagai pilihan benang, kita harus mengetahui beberapa terminologi yang berhubungan dengan sifat penting benang untuk menilai perbedaan antara jenis benang yang berbeda.

Kekuatan tarik adalah ketegangan yang dapat memutuskan, dinyatakan dalam gram atau kilogram (gaya)

Keuletan adalah kekuatan relatif yang diperoleh dengan membagi kekuatan tarik dengan ketebalan struktur.

Kekuatan simpul adalah beban yang diperlukan untuk memutuskan panjang benang yang disimpul melingkari panjang lain dari benang yang sama.

Kekuatan simpul minimum adalah kekuatan simpul terlemah dalam serangkaian simpul (diuji dalam panjang benang bersambungan).

Perpanjangan putus adalah jumlah di mana benang diperpanjang pada titik putusnya yang dinyatakan dalam persentase panjang aslinya.

Modulus adalah istilah yang digunakan untuk menunjukkan nilai numerik yang menunjukkan reaksi tekstil ketika diterapkan gaya tarik.

Penyusutan adalah banyaknya benang yang mengkerut karena pencucian atau pemanasan.

Kelembaban kembali adalah bobot uap dalam serat atau benang yang dinyatakan dalam persentase bobot bahan yang benar-benar kering.

Jenis-jenis Jahitan

Berbicara soal benang jahit sudah pasti berhubungan juga dengan jenis jahitannya juga. Sudahkah Anda mengetahui apa saja jenis-jenis jahitan yang ada dan biasa digunakan untuk menjahit pakaian terutama jika Anda ingin menjahit kaos?

1. Jahitan Rantai

Yang pertama adalah jahit rantai, seperti namanya, jahitan ini menghasilkan jahitan seperti rantai. Jahit rantai biasa digunakan untuk menjahit dari pundak kiri, pundak kanan, dan belakang leher. Dan biasanya menggunakan mesin jahit jarum dua rantai.

Sebenarnya, jahitan ini merupakan salah satu teknik jahitan yang digunakan untuk mempermudah pengerjaan kaos, saat ini pun jenis jahitan rantai ini dijadikan salah satu jenis jahitan yang dipilih untuk pembuatan kaos yang berkualitas, karena dilihat dari hasilnya cukup rapi dan juga berbeda memberikan kesan yang unik.

2. Jahitan Obras

Selanjutnya adalah jahitan obras, jahit obras adalah salah satu jenis jahitan yang dihasilkan oleh mesin high speed, fungsinya untuk menggabungkan dua potongan menjadi satu.

Jahitan ini biasanya digunakan untuk menggabungkan antara rib (kerah leher kaos) dengan potongan bagian badan, potongan badan satu dengan yang lain, dan juga potongan badan dengan potongan tangan.

Untuk jenis jahit obras tersedia mesin yang menggunakan 3 benang, 4 benang, dan 5 benang, dan menggunakan 1 atau 2 jarum. Secara umum kaos yang baik biasanya menggunakan jenis jahit obras dengan 4 benang dan 2 jarum.

Pada kaos jahitan obras ini digunakan untuk menggabungkan bagian-bagian kaos seperti lengan dengan badan dan rib dengan bagian badan kaos.

Tips Dalam Menggunakan Benang Jahit

Dalam menggunakan jenis benang ini mungkin ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan agar tidak salah ketika nanti memulai proses menjahit

  • Sebelum menjahit periksa dan pastikan terlebih dahulu jenis kain apa yang akan dijahit. Jika sejenis kain katun maka sesuaikan juga benangnya menggunakan benang katun. Begitupun jika Anda menggunakan jenis bahan dengan bahan sintetis seperti polyester, gunakan benang yang sesuai juga ya
  • Pada saat memilih benang jahit untuk menjahit bahan kain polos sebenarnya tidak akan ada kesulitan yang terlalu besar, Anda hanya perlu memilih benang yang warnanya sama dengan warna bahan kainnya
  • Jika Anda akan menjahit jenis bahan yang mempunyai corak warna atau corak motif seperti batik atau jenis kain lainnya, coba untuk pilih warna benang jahit yang sesuai dengan warna dari kainnya dan pastikan warna yang Anda pilih adalah warna yang paling dominan dari kainnya
  • Untuk menjahit kain dengan motif kontras seperti motif kotak-kotak yang mempunyai banyak warna, Anda harus memilih warna yang hampir mirip dengan warna kotak-kotak atau warna motif pada bahan kainnya

Saat memilih benang jahit untuk menjahit pakaian Anda pastikan juga benangnya mempunyai kualitas yang baik. berikut ini beberapa karakteristik benang yang dikategorikan mempunyai kualitas baik

  • Tidak mudah putus ketika hanya ditarik dengan kedua tangan, sehingga nantinya jahitan yang dihasilkan pada pakaian Anda akan tahan lama tidak mudah putus
  • Benang tidak mempunyai banyak serat-serat halus yang keluar dari benang. Serat halus tersebut akan menghambat proses memasukan benang ke jarum pada saat menjahit
  • Pastikan benang mempunyai ketahanan yang baik terutama pada saat proses menjahit
  • Pilih benang jahit yang mempunyai warna yang cerah, tidak kusam sehingga ketika digunakan untuk menjahit tidak merusak penampilan pakaian Anda

Kriteria Jahitan Kaos Yang Bagus

Menghasilkan kaos yang baik tidak hanya dilihat dari kualitas bahan kaosnya saja, tetapi kualitas dari produksi nya pun perlu diperhatikan salah satunya adalah kualitas jahitan. Lalu apa saja ya kriteria jahitan yang bagus itu?

Pada saat membuat kaos, ada beberapa bahan baku yang harus Anda siapkan, seperti bahan kain sudah yang pasti harus yang berkualitas baik, aksesoris kainnya mungkin seperti Rib atau aksesoris tambahan lainnya dan juga benang jahit, terutama jika Anda ingin membuat kaos benar-benar sendiri tanpa bantuan jasa dari konveksi.

Benang yang perlu digunakan untuk membuat kaos adalah benang jahit. Selain benang jahit, masih ada juga beberapa jenis benang lainnya yang mungkin perlu Anda ketahui seperti benang Obras, Benang Sulam, Benang Bordir, Benang Nilon dan Benang Sutera.

Masing-masing dari jenis benang tersebut tentu mempunyai fungsi yang berbeda-beda. Dalam proses pembuatan sebuah pakaian terutama kaos, benang adalah salah satu pelengkap dan bagian yang penting, lebih tepatnya kualitas benang dan kualitas jahitannya juga.

Jenis jahitan dan kualitas jahitan pun perlu untuk Anda perhatikan ketika proses produksi kaos. Dalam pembuatan kaos ada beberapa jenis jahitan yang digunakan yaitu jahitan Overdeck, Jahitan Rantai dan Jahitan Obras.

Setiap jahitan mempunyai fungsinya masing-masing dan sangat penting untuk proses produksi kaos. Jahitan Overdeck, jahitan jenis ini biasanya digunakan pada bagian lengan dan bawah kaos, pada lipatan kecil di bawah dan lengan kaos, jahitan tersebut dibuat menggunakan jahitan overdeck.

Jahit Obras adalah salah satu jenis jahitan yang fungsinya untuk menggabungkan potongan-potongan pada bagian kaos menjadi satu. Jahit rantai juga biasa digunakan untuk menjahit dari pundak kiri, pundak kanan, dan belakang leher

Itulah beberapa jenis benang juga fungsi dari benangnya dan juga jenis jahitan yang mungkin perlu untuk Anda ketahui untuk menambah wawasan Anda seputar proses produksi kaos. Semoga informasi yang kami bagikan ini bermanfaat untuk Anda

Dasar-dasar konstruksi benang

Semua benang jahit konvensional mengawali siklus produksi sebagai benang sederhana. Benang dasar ini diproduksi dengan memilin jadi satu serat yang relatif pendek atau filamen halus bersambungan.
Beberapa istilah yang digunakan dalam konteks konstruksi benang adalah:

Pilinan – ‘Pilinan‘ benang mengacu pada jumlah putaran per satuan panjang yang dibutuhkan untuk menahan serat / lapisan jadi satu sehingga memberikan kekuatan dan fleksibilitas yang diperlukan pada bahan benang tenun / benang. Benang dengan pilinan yang berlebihan kemungkinan juga akan menimbulkan kesulitan saat menjahit karena ‘kekuatan pilinan‘, yang dapat menyebabkan kusut, simpul, ikatan dan kemungkinan longgar yang menghalangi pembentukan jahitan.

Arah pilinan – Arah pilinan disebut sebagai ‘S’ untuk pilin kiri dan ‘Z’ untuk pilin kanan. Sebagian besar mesin jeratan kunci satu jarum dan mesin lainnya dirancang untuk benang pilin ‘Z’. Benang pilin ‘S’ terurai selama pembentukan setik jahitan.

Arah pilinan tidak mempengaruhi kekuatan benang, tetapi dapat sangat mengganggu performanya bila digunakan pada mesin yang tidak coco

Lapisan dan tali – Benang dengan banyak komponen yang dipilin jadi satu untuk membentuk lapis benang. Yang paling sering digunakan adalah benang lapisan 2, 3 atau 4. Benang dipilin jadi satu untuk menghasilkan benang dengan jalinan tali. Yang paling sering digunakan adalah benang tali 4, 6 atau 9.

Ukuran – Ketebalan keseluruhan benang akhir ini disebut sebagai ‘Biji’, ‘Nomor Tiket‘, ‘Tex‘ atau ‘Hitungan’. Benang harus sehalus mungkin tergantung kekuatan yang diperlukan jahitan. Umumnya, benang tebal memiliki kekuatan yang lebih besar, mengingat kandungan serat dan struktur benang yang sama. Benang halus cenderung berbaur ke permukaan kain dan tidak mudah terkena abrasi daripada kelim dengan benang yang lebih tebal. Benang halus berperforma lebih baik dengan jarum halus dan menghasilkan distorsi kain lebih sedikit daripada jarum tebal.


Tags: jahit benang fungsi

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia