Fungsi Jarum Jahit - Pentingnya Alat Kecil yang Besar dalam Dunia Kerajinan Tangan dan DIY
Mengenal Mesin Jahit Kamu
Meskipun lokasi komponen pada mesin jahit dapat bervariasi tergantung modelnya, sebagian besar mesin memiliki semua komponen penting yang sama. Ibaratkan seperti mobil dengan merek yang berbeda, mereka tetap memiliki bagian-bagian dasar yang sama. Misalnya, roda kemudi, pedal rem, lampu sein, perseneling dan sebagainya.
Kalau kamu baru dalam hal menjahit, ada baiknya untuk memiliki dasar ini. Dengan mengetahui bagian dari mesin jahit serta fungsinya, maka ini akan memudahkan kamu dalam proses menjahit kedepannya
Mengetahui berbagai bagian mesin jahit dan fungsinya sangat penting untuk beberapa alasan:
- Memahami bagian mesin dengan baik: Dengan mempelajari berbagai bagian mesin jahit dan fungsinya, kamu dapat memperoleh pemahaman yang lebih dalam tentang cara kerja mesin dan cara menggunakannya secara lebih efektif. Pengetahuan ini dapat membantu kamu mendapatkan hasil maksimal dari mesin kamu dan membuat jahitan yang lebih baik dan lebih presisi.
- Pemecahan masalah: Jika kamu mengalami masalah dengan mesin jahit kamu, mengetahui bagian-bagian yang berbeda dapat membantu kamu untuk mendiagnosa masalah dan melakukan perbaikan yang diperlukan. Memahami mesin juga dapat membantu kamu menghindari masalah umum dan menjaga mesin kamu tetap berjalan dengan lancar.
- Perawatan: Mengetahui bagian-bagian mesin yang berbeda juga dapat membantu kamu menjaganya agar tetap terawat dengan baik. Misalnya, dengan membersihkan dan meminyaki bagian-bagian mesin secara teratur, kamu dapat memperpanjang masa pakainya dan menjaganya agar tetap berjalan dengan lancar.
- Kustomisasi: Dengan memahami berbagai bagian mesin jahit, kamu juga dapat melakukan penyesuaian atau peningkatan yang dapat membantu kamu mendapatkan hasil yang Anda inginkan. Misalnya, kamu dapat memilih untuk meng-upgrade pelat jarum, presser foot, atau bagian lain dari mesin jahit untuk mendapatkan kinerja yang lebih baik.
Yang sering ditanyakan
Apa bedanya antara jarum universal dan jarum stretch?
Jarum universal cocok untuk berbagai jenis kain, sedangkan jarum stretch cocok untuk kain yang elastis. Jarum stretch memiliki bagian tengah yang lebih fleksibel agar dapat melewati kain yang elastis tanpa merusaknya.
Bagaimana cara memilih jenis jarum yang tepat?
Pilih jarum yang sesuai dengan jenis kain yang akan dijahit. Jika tidak yakin, coba tes pada potongan kecil kain terlebih dahulu.
Apakah jarum jahit bisa digunakan berulang kali?
Tidak disarankan. Jarum jahit yang sudah tumpul dapat merusak kain dan menyebabkan benang putus.
Kapan sebaiknya mengganti jarum jahit?
Sebaiknya mengganti jarum jahit setiap 8-10 jam penggunaan atau setiap selesai menjahit proyek besar.
Apakah semua jarum jahit memiliki bentuk dan ukuran yang sama?
Tidak. Setiap jenis jarum memiliki bentuk, ukuran, dan fungsi yang berbeda-beda.
Bisakah jarum jahit patah saat digunakan?
Ya, jarum jahit dapat patah jika digunakan pada kain yang terlalu tebal atau kain yang memiliki benang yang kasar.
Bolehkah menggunakan jarum yang lebih besar untuk kain yang lebih tebal?
Tidak disarankan. Menggunakan jarum yang lebih besar dapat merusak kain dan menyebabkan benang putus.
Apakah jarum jahit merk tertentu lebih baik daripada yang lain?
Tidak selalu. Setiap merk memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Pilihlah jarum yang sesuai dengan kebutuhan dan budget Anda.
Bahan pembuat benang operasi
Perbedaan benang operasi yang jadi daging dan tidak ini didasarkan pada bahan pembuatnya, sebagian bisa diserap tubuh dan lainnya tidak.
Setiap jenis benang terbuat dari bahan yang berbeda, baik alami maupun sintetis.
1. Bahan benang yang bisa diserap (absorbable)
Jenis benang medis ini biasanya digunakan untuk menjahit bagian paling dalam dari sayatan. Meski begitu, benang ini juga bisa dokter gunakan pada permukaan kulit.
Berikut ini merupakan bahan-bahan pembuat benang yang bisa diserap tubuh.
Serat usus (gut)
Benang monofilamen alami ini berasal dari serat dinding usus hewan, seperti sapi, kambing, dan domba. Ini digunakan untuk menjahit jaringan lunak bagian dalam tubuh.
Akan tetapi, benang dari serat usus tidak digunakan untuk operasi kardiovaskular dan sistem saraf. Pasalnya, benang ini bisa memicu reaksi buruk yang lebih besar dan berisiko menyebabkan komplikasi operasi .
Polydioxanone (PDS)
Benang monofilamen sintesis ini bisa digunakan untuk memperbaiki luka jaringan lunak, seperti untuk perut atau jantung bayi dan anak-anak.
Poliglecaprone (Monocryl)
Benang monofilamen sintetis ini digunakan untuk memperbaiki jaringan lunak yang terbuka. Namun, bahan ini tidak boleh digunakan untuk operasi kadiovaskular atau sistem saraf.
Jenis benang ini paling sering digunakan untuk menutup luka kulit agar bekasnya tidak terlihat.
Poliglaktin (Vicryl)
Benang multifilamen ini biasanya digunakan untuk memperbaiki luka robek tangan atau wajah.
Benang ini juga tidak boleh digunakan untuk prosedur penjahitan bagian kardiovaskular atau sistem saraf.
2. Bahan benang yang tidak dapat diserap (non-absorbable)
Semua jenis bahan benang jahit yang tidak dapat diserap biasanya dapat digunakan untuk memperbaiki jaringan lunak, termasuk untuk prosedur kardiovaskular dan sistem saraf.
Mengenal Bagian Bagian Mesin Jahit Beserta Fungsinya
1. Spindel Pengikat Gelendong (Bobbin Binder Spindle)
Spindel pengikat gelendong adalah perangkat yang digunakan dalam pembuatan tekstil, khususnya dalam proses penenunan. Bagian yang menahan bobbin ini berbentuk silinder kecil yang menahan benang proses menjahit berlangsung. Spindel pengikat gelendong digunakan untuk melilitkan benang atau benang ke gelendong sebagai persiapan untuk proses penenunan.
Bagian ini berfungsi untuk memastikan bahwa benang tergulung secara merata dan teratur, untuk menghasilkan jahitan berkualitas tinggi.
2. Spool Pin
Spool pin digunakan untuk menjaga agar benang tidak kusut saat Anda menjahit. Pin ini juga membantu memandu benang melalui mesin sehingga tidak tersangkut di tepi kain atau di antara jahitan. Jika mesin Anda memiliki pin spul bawaan, pastikan untuk menggunakannya.
3. Handwheel
Handwheel pada mesin jahit berguna untuk mengontrol gerakan jarum. Memutar handwheel secara manual akan menggerakkan jarum ke atas atau ke bawah, tergantung pada arah putarannya. Bagian ini memungkinkan pengguna untuk menaikkan atau menurunkan jarum ke posisi yang diinginkan. Baik untuk memasukkan jarum atau untuk menyesuaikan posisi kain sebelum mulai menjahit.
Selain mengontrol gerakan jarum, handwheel juga berguna untuk mengontrol panjang jahitan pada beberapa mesin jahit. Dengan memutar handwheel, pengguna dapat mengontrol jarak pergerakan jarum ke atas dan ke bawah pada setiap setikan. Dengan begitu, penjahit dapat mengontrol panjang setikan.
Tags: jahit fungsi jarum