Keindahan dalam Karya - Fungsi Patung Kerajinan dalam Seni Jahit dan DIY
Bentuk Seni Patung
Dikutip dari laman Artst, ada berbagai bentuk seni patung yang bisa kita temui, di antaranya:
1. Relief
Relief adalah bentuk seni patung yang melekat pada permukaan lain, seperti dinding atau papan.
Jadi, objek dalam relief biasanya tidak berdiri bebas, melainkan melekat pada latar belakang dan muncul seolah-olah mereka naik ke atas atau turun ke dalam permukaan latar belakang.
Biasanya, relief digunakan untuk menghiasi bangunan, monumen, atau benda seni lainnya.
2. Patung Bebas
Patung ini adalah karya seni tiga dimensi yang berdiri sendiri dan dapat dilihat dari semua sudut.
Patung biasanya memiliki detail yang lengkap dan harus dirancang agar terlihat baik dari semua sisi.
Contohnya adalah patung-patung manusia atau hewan.
Tahapan Pembuatan Kerajinan
Meskipun setiap material memiliki cara penanganannya masing-masing, namun secara umum cara yang diperlukan dalam membuat barang kerajinan dapat dijabarkan menjadi beberapa tahapan.
Pertama, Anda perlu untuk membuat rancangan terlebih dahulu. Pada tahap pertama ini, Anda perlu menuangkan ide yang ada di pikiran ke dalam rancang bangun yang kongkret. Anda bisa menggambar detailnya menggunakan pensil dan kertas, atau bisa juga dibuat secara digital menggunakan komputer.
Terakhir namun juga tak kalah penting adalah tahap penyelesaian. Rapikan kerajinan Anda dan bersihkan dari residu yang mungkin muncul selama proses pembuatan. Apabila memungkinkan, Anda juga dapat menambah dekorasi atau mempercantiknya dengan cat.
KATEGORI FUNGSI PATUNG
Patung religi adalah patung yang digunakan untuk kegiatan rohani penggunanya. Patung jenis ini dapat dilihat dari ritual yang terdapat di kegiatan rohani saudara kita dengan latar belakang katolik, Buddha, Hindu, Kepercayaan Tiong Hoa, serta barangkali komunitas penghayat kepercayaan terkait sosok Semar.
Bentuk patung religi sebagian besar patung figuratif tokoh yang dimuliakan oleh penganutnya.
Ciri patung religi memiliki atribut atau hiasan atau ukiran bermakna tertentu. Misalnya salib, lingkaran aura, swastika, lotus, usnisa, dan lain-lain.
Kita perjelas, dianggap sebagai patung religi jika:
- Ditempatkan di rumah peribadatan atau tempat yang khusus difungsikan sebagai tempat ibadah.
- Tidak berada di tempat ibadah namun disertakan dalam kegiatan doa.
- Patung yang keberadaannya dianggap memiliki nilai religi bagi seseorang, dimanapun tempatnya.
- Memiliki ciri ukiran atau symbol dalam kepercayaan tertentu.
Contoh patung religi:
Dalam rohani katolik adalah patung figure katolik. Patung Yesus, patung Maria, Patung Santo, Patung Malaikat, Relief Perjamuan Terakhir, Relief Jalan Salib, Relief perjamuan terakhir yang diaplikasi pada meja altar, Corpus, dan sebagainya.
Dalam kepercayaan Hindu, kita jumpai Patung Shiwa, Patung Ganesha, patung Brahma, Patung Wisnu, Nandi, dan lain-lain seperti banyak dijumpai di Candi pulau Jawa. Secara ikonografi patung berlatar belakang agama Hindu selalu digambarkan memiliki atribut khas dengan makna tertentu.
Di masyarakat Tiong Hoa kita jumpai banyak patung dewa di Kuil.
Kemudian, patung Buddha ( sering ditulis Budha atau rupang Budha) yang terdapat di vihara atau candi. Mengenai patung Budha / Buddha ini, kita harus melihat konteksnya secara jelas, mengingat patung Budha Buddha banyak difungsikan diluar kegiatan rohani. Bahkan menjadi elemen estetis serta diaplikasi pada barang kerajinan dengan fungsi pakai.
Tags: kerajinan fungsi