... 5 Fungsi Sekoci Mesin Jahit yang Perlu Anda Ketahui untuk Proyek Jahit DIY Anda!

Memahami Peran Penting Mesin Jahit dalam Kerajinan Tangan dan Proyek DIY

Bagian 1: Mempelajari Bagian-Bagian Mesin Jahit

Temukan “power switch” (saklar). Ini memang terlihat mudah, namun menemukan saklar adalah langkah yang paling penting! Benda terletak di tempat yang berbeda-beda tergantung pada jenis mesin jahit yang Anda miliki, tetapi biasanya terletak di sebelah kanan mesin.

Temukan “spool pin”. Ini berbentuk pin plastik atau besi kecil yang menancap di bagian atas mesin, dan menahan gulungan benang.

Cari “thread guide”. Thread guide mengarahkan benang dari gulungan di atas mesin ke “bobbin winder”. Bagian ini berbentuk potongan logam geometris kecil yang menancap di atas mesin sebelah kiri.

Cari “bobbin winder” Di sebelah kanan spool pin di atas mesin terdapat pin plastik atau logam yang lebih kecil, di sebelah roda horizontal kecil. Ini adalah bobbin winder dan bobbin winder stopper. Kedua bagian ini bekerja sama (dengan gulungan benang) untuk meliltkan benang pada bobbin sebelum menjahit.

Tiang dudukan benang

Linden berupa tali elastic yang menghubungkan roda imbang bagian atas dengan roda imbang bagian bawah. Mekanisme ini dapat di temukan pada mesin jahit manual. Jika pada mesin jahit otomatis, linden yang di butuhkan berbentuk karet yang ukurannya lebih kecil, yang mana menghubungkan roda imbang atas dengan mesin dinamo.

Itulah pembahasan mengenai bagian bagian mesin jahit yang dapat anda ketahui. Kegiatan menjahit sendiri terus mengalami perkembangan dari awal munculnya peradaban manusia yang menggunakan jarum dari batu, tulang maupun tembaga.

Fakta Mesin Jahit Klasik

Jika sudah mengetahui komponen dan bagian bagian mesin jahit klasik, maka perlu untuk mengetahui fakta dari mesin jahit klasik ini. Hal ini menjadi informasi penting terutama bagi yang sedang ingin membeli mesin jahit klasik. Tanpa berlama-lama lagi, berikut ini daftarnya:

Mesin jahit klasik memiliki harga yang lebih murah dibandingkan dengan mesin jahit modern. Harga dari mesin jahit manual hanya sekitar 1 juta. Sayangnya, kecepatan dari mesin klasik tergolong lambat karena dioperasikan secara manual. Walaupun begitu, mesin klasik tetap worth it untuk dibeli.

Karena sistem pengoperasiannya manual, maka mesin jahit klasik tergolong hemat dari segi listrik. Bagaimana jika menggunakan dinamo? Apakah tetap hemat? Jawabannya adalah tetap hemat. Hal ini dikarenakan harga dinamo mesin jahit klasik lebih murah dan daya watt.nya juga kecil.

Tak tanggung-tanggung, bahan besi digunakan untuk badan dari mesin. Besi sendiri terkenal sangat awet, tahan banting dan kokoh. Namun, desain dari badan mesin ini tergolong kuno dan kurang kekinian.

  • Hasil akhir lebih baik tetapi hanya 1 pola

Membuat baju dan sejenisnya menggunakan mesin jahit klasik, hasil jahitan lebih rapi, kokoh, dan rapat. Sayangnya, walaupun hasil akhir berkualitas, mesin jahit klasik hanya bisa menjahit satu pola saja yaitu lurus.

Itulah komponen dan bagian bagian mesin jahit beserta fakta yang perlu diketahui. Bagi yang sedang belajar tentang jahit menjahit bisa menghafalkan bagian dari mesin jahit klasik.

Perlu diketahui bahwa mesin jahit klasik merupakan akar dari mesin jahit modern. Tentunya dengan mengetahui bagian mesin jahit klasik, bisa dipastikan akan dengan mudah menguasai mesin jahit modern.

Komponen dan Bagian Bagian Mesin Jahit Klasik

Walaupun klasik, ternyata mesin ini memiliki banyak bagian. Masing-masing bagian memiliki manfaat dan kegunaan sendiri-sendiri dalam menjalankan sebuah mesin jahit. Walaupun berbeda-beda, semuanya tetap melengkapi satu sama lain. Lalu apa saja bagian bagian mesin jahit manual atau klasik? Berikut daftarnya:

1. Pedal

Pada urutan pertama adalah pedal. komponen ini adalah komponen utama yang harus ada pada semua mesin jahit. Fungsi dari pedal sendiri adalah untuk menjalankan mesin jahit. Tanpa adanya pedal maka mesin jahit klasik tidak akan bisa berjalan. Pedal sendiri terletak pada bagian paling bawah yaitu pada pijakan kaki.

Dulu, pedal mesin jahit hanya bisa dioperasikan menggunakan kaki. Namun seiring berkembangnnya waktu, sudah tersedia pedal yang dijalankan otomatis. Jenis pedal ini memerlukan tenaga dari listrik dan dinamo.

2. Linden

Ini merupakan sebuah tali penghubung antara roda putar imbang. Biasanya, linden terbuat dari bahan karet yang elastis. Tanpa adanya linden, mesin jahit juga tidak bisa berjalan. Linden harus kerap dibersihkan dari debu yang menempel. Jika tidak rutin dibersihkan, nantinya debu akan menghambat kelancaran dari linden sehingga mesin jahit akan macet.

3. Roda Putar Imbang

Jumlah dari komponen yang satu ini ada dua buah. Satu pada bagian atas dekat badan mesin, dan satu lagi pada bagian bawah dekat dengan pedal. Keduanya berkesinambungan dan terhubung satu sama lain dengan linden. Bagian ini memiliki fungsi sebagai penggerak dari mesin jahit (mekanismenya).

Cara Menggunakan Mesin Jahit

Artikel ini disusun bersama Andrea Beaulieu. Andrea Beaulieu adalah Penjahit Profesional. Perancang Busana, dan Pemilik MOORE, toko pakaian di Brooklyn, New York yang menjual produk-produk lintas gender beserta baju-baju kontemporer dan jahit kustomisasi. Andrea berpengalaman lebih dari 20 tahun dalam perancangan desain dan industri pemasaran, dengan spesialisasi pembuatan pola, draping, dan konstruksi garmen. Dia memiliki gelar BS dalam Perancangan Fesyen dan Merchandising dari University of North Carolina di Greensboro.

Mesin jahit bisa terlihat sangat rumit untuk kita yang tidak tahu cara menggunakannya. Namun, jangan biarkan ketakutan menghalangi Anda membuat hasil karya tekstil yang indah! Ikuti langkah-langkah petunjuk anatomi, pengaturan, dan penggunaan mesin jahit berikut agar Anda bisa mulai membuat kerajinan tangan sendiri.


Tags: jahit mesin fungsi sekoci

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia