Seni Membuat Jahitan Cantik di Tangan - Tips Menggambar Luka Jahitan yang Realistis
Proses penyembuhan luka
Luka bisa sembuh dengan sendirinya jika tergolong ringan dan cepat ditangani dengan perawatan rumahan. Sementara luka yang tergolong dalam dan luas biasanya membutuhkan tindakan medis untuk mencegah infeksi pada tubuh.
Luka terbuka yang ringan biasanya akan mengalami perdarahan sebentar dan berhenti sekitar 10 menit. Secara perlahan, luka yang semula terbuka akan segera menutup dan sembuh seperti sedia kala.
Proses penyembuhan luka terdiri dari beberapa tahap, yakni:
1. Tahap peradangan
Proses penyembuhan luka paling awal disebut tahap peradangan. Pembuluh darah akan menyempit untuk menghentikan pembuluh darah. Hal ini dipengaruhi oleh peran trombosit yang bertugas menggumpalkan darah di area kulit yang terluka.
Selanjutnya, sel darah putih akan mengalir menuju tempat luka untuk menghancurkan bakteri atau mikroba lainnya. Proses ini merupakan upaya tubuh dalam mencegah risiko infeksi akibat luka terbuka.
Sel darah putih juga mulai memperbaiki jaringan yang rusak. Secara bersamaan, sel-sel kulit baru akan mulai menutup area luka.
Baca Juga: Daftar Makanan yang Mempercepat Penyembuhan Luka
2. Tahap fibroblastik
Kolagen adalah serat protein yang memberikan kekuatan pada kulit. Adanya kolagen ini akan mendorong tepi luka untuk menutup dan menyusut. Selanjutnya, kapiler mulai terbentuk di permukaan luka dan menyuplai darah untuk kulit yang baru saja terbentuk.
3. Tahap pematangan
Produksi kolagen akan terus meningkat sehingga jaringan yang rusak perlahan-lahan kembali pulih. Tahap pematangan ini bisa memakan waktu berbulan-bulan bahkan tahunan. Hal inilah yang menjadi alasan kenapa bekas luka sulit untuk memudar.
Baca Selengkapnya: Tanda Bahwa Proses Penyembuhan Luka Berhasil Atau Tidak
Cepat atau lambatnya proses penyembuhan luka bisa berbeda-beda pada setiap orang, tergantung letak dan kondisi luka itu sendiri. Semakin dalam, besar, dan parah kondisi luka, maka proses penyembuhannya tentu juga akan semakin lama. Bila Anda mengalami luka serius dan perdarahan yang tak kunjung berhenti, maka segera konsultasikan ke dokter guna mencegah risiko infeksi.
6. Terapkan gaya hidup sehat
Saat menjalani pemulihan luka jahitan, kamu juga perlu mengonsumsi makanan bergizi, termasuk sayuran, buah-buahan, biji-bijian, dan daging agar tubuh dapat memperbaiki jaringan yang rusak.
Selain itu, agar proses pemulihan luka bisa berjalan lancar, hindari aktivitas fisik berat, tidak merokok atau terpapar asap rokok, dan jauhi minuman beralkohol.
Untuk beberapa kondisi, bekas luka jahitan mungkin saja bisa tetap muncul walau kamu sudah melakukan langkah-langkah perawatan bekas luka jahitan. Kondisi ini dapat dialami oleh penderita keloid. Keloid umumnya diturunkan secara genetik dalam keluarga.
Jika luka jahitan membentuk keloid, kamu mungkin perlu menghilangkan bekas luka secara medis, misalnya dengan suntikan kortikosteroid dari dokter untuk menghilangkan bekas luka yang menjadi keloid.
Luka jahitan biasanya dapat pulih dan menutup dengan sempurna dalam waktu sekitar 1–2 minggu. Dengan perawatan luka jahitan yang baik, luka tersebut bisa sembuh dengan baik dan hanya meninggalkan sedikit bekas.
Kamu perlu waspada dan segera berkonsultasi dengan dokter jika muncul demam selama proses pemulihan luka, atau jika luka terlihat bengkak, bernanah, berbau, terasa nyeri, atau terus berdarah. Hal ini bisa menandakan bahwa luka jahitan mengalami infeksi.
4. Hindari paparan sinar matahari
Saat kulit terluka, baik karena luka jahitan atau cedera, sebisa mungkin hindari area tersebut dari paparan sinar matahari. Hal ini karena paparan sinar matahari pada kulit yang terluka bisa menyebabkan luka tampak berbekas.
Jika kamu harus bepergian saat luka jahitan masih dalam masa pemulihan, kenakan pakaian yang menutupi luka dan menyerap keringat. Kamu juga perlu mengenakan tabir surya untuk melindungi kulit dari paparan sinar ultraviolet dari matahari.
5. Hindari menyentuh atau menggaruk luka
Luka jahitan memang akan terasa gatal di fase pemulihan. Hal ini normal, kok. Namun, jangan menyentuh, mengusapu-usap, apalagi sampai menggaruknya, ya. Menggaruk luka bekas jahitan dapat menyebabkan luka terbuka kembali dan memperlambat proses penyembuhan.
Tags: jahit tangan gambar luka