Membuat Mozaik Hewan Cantik dari Biji-Bijian - Panduan Praktis untuk Kerajinan Jarum dan DIY
Menggunakan keramik
Bahan terakhir yang sering digunakan untuk membuat mozaik adalah keramik. Bahan ini bisa menghasilkan karya yang apik dan estetik, tapi sayangnya bahan yang diperlukan cukup mahal.
Kamu juga harus membuat keramik dalam pecahan kecil. Sehingga teknik mozaik keramik kurang cocok untuk dijadikan pembelajaran pada anak kecil dan lebih diperuntukkan untuk seniman dewasa.
Berikut ini cara membuat mozaik keramik:
- Siapkan alat seperti palu, lem keramik atau lem kayu, alas kayu, dan pensil.
- Persiapkan keramik yang memiliki 3 warna berbeda. Pecahkan dalam ukuran yang lebih kecil dan pastikan memiliki bentuk yang hampir sama.
- Mulai buat pola pada alas kayu. Pastikan alas sudah bersih dan tidak ada debu agar nantinya lem bisa menempel dengan sempurna.
- Bila pola sudah terbentuk, pastikan untuk selalu mengaplikasikan pecahan keramik ke alas untuk mengetahui ada yang kurang atau tidak. Bila sudah, lumuri alas yang sudah digambar dengan lem.
- Mulai tempelkan keramik berbagai warna ke dalam pola yang sudah dibentuk. Lakukan perlahan agar karya seni yang dihasilkan rapi dan bagus.
- BIla semua keramik sudah menempel, diamkan karya mozaik. Bahan keramik biasanya membutuhkan waktu yang lebih lama untuk menempel pada media sehingga jangan terburu-buru untuk memegang hasil karyamu.
Panen - Perontokan
Perontokan adalah proses memisahkan gabah dari jerami. Itu bisa dilakukan dengan tangan, dengan menggunakan perontok pedal atau mekanis.
Kadar air biji-bijian dapat diukur dengan dua cara:
- Metode primer (metode oven dan neraca kelembapan inframerah)
- Metode sekunder (alat elektronik)
Gambar. Rice Moisture Concent
Pengujian kadar air (%) yang tidak akurat bisa menyebabkan:
- Biaya pengeringan ekstra dan kehilangan panen jika padi dipanen lebih basah dari yang diperlukan
- Kerusakan jika gabah terlalu basah dalam penyimpanan
- Biaya pengeringan ekstra dan penurunan kualitas jika gabah dikeringkan terlalu jauh
- Penurunan berat gabah (kerugian laba) jika gabah yang dijual terlalu kering.
Tabel 3. Kadar air gabah dalam setiap tahapan pascapanen
Kolase dan Mozaik berbeda?
Banyak orang yang cukup kesulitan untuk mengetahui perbedaan mozaik dan kolase. Hal ini cukup wajar karena dua karya seni rupa ini memiliki kemiripan, yaitu sama-sama merupakan seni menempel sebuah benda.
Namun, walaupun sama-sama menggunakan teknik menempel, mozaik memiliki perbedaan yang cukup mencolok dengan kolase terutama pada bagian bahannya. Biar Sedulur tak bingung, berikut ini beberapa perbedaan mozaik dan kolase:
- Bahan dasarnya. Mozaik memiliki bahan dasar material yang sama untuk membuatnya. Jadi kalau bahan dasar yang dipakai adalah keramik, maka semua bahan untuk ditempelkan pada pola haruslah berasal dari keramik. Sementara itu, kolase bisa menggunakan banyak bahan yang dikombinasikan dalam sebuah karya. Kolase bisa menggabungkan bahan kertas, plastik, dan kain dalam satu karya seni rupa.
- Mozaik memiliki bentuk pola yang lebih dominan pada hasil akhirnya. Sedangkan kolase, biasanya lebih menonjolkan karakter dari karya tersebut.
- Bidang tempel. Mozaik lebih banyak menggunakan bidang datar sebagai media karyanya. Berbeda dengan kolase yang bisa diterapkan diberbagai benda sebagai medianya.
Tags: dari gambar hewan