Membuat Mozaik Hewan Cantik dari Biji-Bijian - Panduan Praktis untuk Kerajinan Jarum dan DIY
Pengertian mozaik
Mozaik memiliki beberapa pengertian dan definisi. Menurut buku Pengetahuan Dasar Seni Rupa, mozaik adalah karya seni yang dibuat dari potongan batu berwarna-warni untuk menciptakan pola yang indah.
Namun, semakin berkembangnya zaman terjadi banyak perubahan dalam menerapkan konsep seni mozaik. Bahan utama yang berasal dari batu berwarna mulai berubah menjadi berbagai macam benda seperti kaca, kertas, keramik, daun sampai biji-bijian.
Hal ini ternyata mempengaruhi pengertian mozaik hingga akhirnya disimpulkan menjadi karya seni rupa dua atau tiga dimensi yang menggunakan berbagai macam material. Seluruh bahan itu ditempel dan disusun dalam sebuah bidang hingga menghasilkan gambar, pola, atau lukisan yang memiliki nilai estetis.
Macam-Macam Gambar Sketsa Kura-Kura
Sketsa ini sangat mudah untuk diikuti. Kamu hanya perlu menggambar oval untuk cangkangnya, kemudian diikuti sebuah kepala dan ke empat kakinya.
Tak hanya bentuk kura-kura, cangkangnya pun bisa kamu kreasikan. Salah satunya adalah etnik tribal yang cantik dan menggunakan warna monokrom.
Gambar sketsa kura-kura yang satu ini memiliki cangkang yang melekuk. Bagian tengahnya terdiri dari bentuk oval yang tidak beraturan.
Selain kepalanya yang dibuat mirip seperti aslinya, kaki-kakinya pun memiliki ujung kuku yang tajam.
Sketsa Kura-Kura Mudah
Membuat sketsa yang mudah bisa diawali dengan menggambar cangkangnya yang berbentuk seperti topi. Kemudian diikuti dengan bentuk kepala yang bulat dan dua kaki berbentuk persegi.
Kamu bisa membuat sketsa yang unik dengan membuat kura-kura nampak seperti terbang. Kamu perlu mengekspos bagian bawah tubuh kura-kura yang memiliki garis-garis horisontal.
Cara Membuat Mozaik: Pengertian, Bahan & Cara Membuatnya
Mozaik adalah karya seni rupa yang dibuat dari memanfaatkan berbagai macam barang yang disusun hingga menyerupai sebuah gambar atau pola. Karya mozaik jadi salah satu seni yang banyak dipelajari dan diajarkan kepada anak kecil untuk mengasah ketrampilan dalam berimajinasi. Hal ini tak lepas dari cara membuat mozaik pun cukup mudah karena menggunakan teknik menempel.
Walaupun pada awalnya ditujukan sebagai bahan ajar, kini mozaik juga banyak dilirik oleh para seniman untuk dijadikan karya yang lebih serius. Bahkan, sejumlah seniman mozaik bisa menjual karyanya hingga ratusan juta rupiah.
Bagi Sedulur yang ingin mencoba mempelajari lebih jauh bagaimana cara membuat mozaik dan teknik apa yang cocok untuk digunakan. Yuk simak ulasannya berikut ini.
Menggunakan keramik
Bahan terakhir yang sering digunakan untuk membuat mozaik adalah keramik. Bahan ini bisa menghasilkan karya yang apik dan estetik, tapi sayangnya bahan yang diperlukan cukup mahal.
Kamu juga harus membuat keramik dalam pecahan kecil. Sehingga teknik mozaik keramik kurang cocok untuk dijadikan pembelajaran pada anak kecil dan lebih diperuntukkan untuk seniman dewasa.
Berikut ini cara membuat mozaik keramik:
- Siapkan alat seperti palu, lem keramik atau lem kayu, alas kayu, dan pensil.
- Persiapkan keramik yang memiliki 3 warna berbeda. Pecahkan dalam ukuran yang lebih kecil dan pastikan memiliki bentuk yang hampir sama.
- Mulai buat pola pada alas kayu. Pastikan alas sudah bersih dan tidak ada debu agar nantinya lem bisa menempel dengan sempurna.
- Bila pola sudah terbentuk, pastikan untuk selalu mengaplikasikan pecahan keramik ke alas untuk mengetahui ada yang kurang atau tidak. Bila sudah, lumuri alas yang sudah digambar dengan lem.
- Mulai tempelkan keramik berbagai warna ke dalam pola yang sudah dibentuk. Lakukan perlahan agar karya seni yang dihasilkan rapi dan bagus.
- BIla semua keramik sudah menempel, diamkan karya mozaik. Bahan keramik biasanya membutuhkan waktu yang lebih lama untuk menempel pada media sehingga jangan terburu-buru untuk memegang hasil karyamu.
Prediksi Jumlah Panen
Metode Pengubinan
Salah satu cara untuk menghitung presiksi produksi panen padi yaitu dengan menggunakan teknik ubinan. Metode Pengubinan adalah metode untuk mengetahui perkiraan dari jumlah hasil yang akan didapatkan pada saat panen.
Ubinan dapat diterapkan pada lahan budi daya padi dengan mengukur beberapa meter untuk dijadikan tolok ukur atau perwakilan dari jumlah hasil per-petak sawah yang ingin kita ketahui hasilnya sebelum dipanen. Waktu untuk melakukan ubinan yang baik yaitu jam 9-12 siang.
Alat dan bahan: meteran, tali, ajir, sabit/sabit bergerigi, terpal, tampah, karung, dan timbangan.
Metode Menghitung 4 Faktor Penting
Faktor penting yang harus dihitung untuk memprediksi hasil produksi panen padi adalah:
- Jarak tanam
- Jumlah anakan/rumpun
- Jumlah bulir/malai
- Jumlah bobot atau gram per 1000 bulir
Caranya adalah dengan menentukan 2 lokasi (lokasi A dan lokasi B) dan mengetahui jarak tanam serta jumlah popilasi tanaman.
Misalnya jarak tanam 25 cm x 25 cm dengan jumlah populasi 160.000 rumpun/ha
- Lokasi A Jumlah anakan per rumpun adalah 15 anakan Jumlah bulir per malai adalah 115 bulir Jumlah gram per 1.000 bulir misalnya rata-rata 30 gram
- Lokasi B Jumlah anakan per rumpun adalah 17 anakan Jumlah bulir per malai adalah 121 bulir Jumlah gram per 1.000 bulir misalnya rata-rata 30 gram
- Rata-rata dari kedua lokasi Jumlah anakan per rumpun adalah 16 anakan Jumlah bulir per malai adalah 118 bulir Jumlah gram per 1.000 bulir misalnya rata-rata 30 gram/1.000 bulir
Rumus = Jumlah rumpun per ha x Jumlah anakan x Jumlah bulir x Berat per 1.000 bulir
Prediksi produksi = 160.000 x 16 x 118 x 30/1.000 = 9.062,4 kg/Ha GKP
Sehingga prediksi produksinya adalah 9.062,4 kg/Ha GKP atau 9,1 ton/ha GKP
Cara Konversi GKP ke GKG dan GKG ke beras
Nilai konversi untuk setiap provinsi dan tahun dapat berbeda-beda. Contoh untuk provinsi Jawa Tengah tahun 2018, nilai konversi GKP ke GKG = 82,60% dan nilai konversi GKG ke beras = 63,84%
Tags: dari gambar hewan