Membuat Mozaik Hewan Cantik dari Biji-Bijian - Panduan Praktis untuk Kerajinan Jarum dan DIY
Prediksi Jumlah Panen
Metode Pengubinan
Salah satu cara untuk menghitung presiksi produksi panen padi yaitu dengan menggunakan teknik ubinan. Metode Pengubinan adalah metode untuk mengetahui perkiraan dari jumlah hasil yang akan didapatkan pada saat panen.
Ubinan dapat diterapkan pada lahan budi daya padi dengan mengukur beberapa meter untuk dijadikan tolok ukur atau perwakilan dari jumlah hasil per-petak sawah yang ingin kita ketahui hasilnya sebelum dipanen. Waktu untuk melakukan ubinan yang baik yaitu jam 9-12 siang.
Alat dan bahan: meteran, tali, ajir, sabit/sabit bergerigi, terpal, tampah, karung, dan timbangan.
Metode Menghitung 4 Faktor Penting
Faktor penting yang harus dihitung untuk memprediksi hasil produksi panen padi adalah:
- Jarak tanam
- Jumlah anakan/rumpun
- Jumlah bulir/malai
- Jumlah bobot atau gram per 1000 bulir
Caranya adalah dengan menentukan 2 lokasi (lokasi A dan lokasi B) dan mengetahui jarak tanam serta jumlah popilasi tanaman.
Misalnya jarak tanam 25 cm x 25 cm dengan jumlah populasi 160.000 rumpun/ha
- Lokasi A Jumlah anakan per rumpun adalah 15 anakan Jumlah bulir per malai adalah 115 bulir Jumlah gram per 1.000 bulir misalnya rata-rata 30 gram
- Lokasi B Jumlah anakan per rumpun adalah 17 anakan Jumlah bulir per malai adalah 121 bulir Jumlah gram per 1.000 bulir misalnya rata-rata 30 gram
- Rata-rata dari kedua lokasi Jumlah anakan per rumpun adalah 16 anakan Jumlah bulir per malai adalah 118 bulir Jumlah gram per 1.000 bulir misalnya rata-rata 30 gram/1.000 bulir
Rumus = Jumlah rumpun per ha x Jumlah anakan x Jumlah bulir x Berat per 1.000 bulir
Prediksi produksi = 160.000 x 16 x 118 x 30/1.000 = 9.062,4 kg/Ha GKP
Sehingga prediksi produksinya adalah 9.062,4 kg/Ha GKP atau 9,1 ton/ha GKP
Cara Konversi GKP ke GKG dan GKG ke beras
Nilai konversi untuk setiap provinsi dan tahun dapat berbeda-beda. Contoh untuk provinsi Jawa Tengah tahun 2018, nilai konversi GKP ke GKG = 82,60% dan nilai konversi GKG ke beras = 63,84%
Strategi Pemasaran
Strategi pemasaran penting dilakukan untuk mencapai keuntungan yang maksimal dari penjualan hasil panen padi. Riset pasar penting dilakukan untuk mengidentifikasi target pasar, memahami preferensi pelanggan, melihat tren harga, dan menganalisis pesaing. Dengan melakukan riset pasar dapat menargetkan konsumen yang tepat, dengan cara promosi yang tepat.
Strategi pemasaran hasil panen padi (beras) yang efektif untuk diterapkan yaitu sebagai berikut:
- Strategi produk Strategi produk mencakup kualitas (sesuai standar mutu), desain produk (branding), fitur, variabel produk, kemasan, ukuran, pelayanan, garansi serta pengembalian/retur.
- Kualitas produk harus sudah memenuhi standar yang ditetapkan. Menurut SNI 6128:2020, beras harus memenuhi persyaratan mutu umum dan mutu khusus. Penjualan beras jenis premium secara dominan dipengaruhi oleh kualitas produk yang dimiliki. Untuk mengetahui kualitas produk beras yang akan dijual diperlukan pengujian dan pemantauan secara teratur dan berkala selama proses budi daya (penanaman hingga pemanenan), serta mengikuti praktik terabik untuk penanganan pascapanen. Syarat umum beras meliputi: a. Bebas hama dan penyakit b. Bebas bau apak, asam atau bau asing lainnya c. Bebas dari campuran dedak dan bekatul untuk beras sosoh d. Derajat sosoh minimal 95% untuk beras sosoh e. Kadar air maksimal 14% f. Bebas dari bahan kimia yang membahayakan dan merugikan, serta aman bagi konsumen.
Persyaratan khusus beras non-organik dan organik (Tabel 1)
Tabel 1. Syarat khusus beras non-organik dan organikk (SNI 6128:2020)
Beras kepala (min)
Butir patah (maks)
Butir menir (maks)
Butir merah a /putih b /hitam c (maks)
butir rusak (maks)
Butir kapur (maks)
benda asing (maks)
Butir gabah (maks)
a untuk beras putih atau beras ketan (beras ketan hitam dan beras ketan putih
b untuk beras merah dan beras hitam
Menggunakan keramik
Bahan terakhir yang sering digunakan untuk membuat mozaik adalah keramik. Bahan ini bisa menghasilkan karya yang apik dan estetik, tapi sayangnya bahan yang diperlukan cukup mahal.
Kamu juga harus membuat keramik dalam pecahan kecil. Sehingga teknik mozaik keramik kurang cocok untuk dijadikan pembelajaran pada anak kecil dan lebih diperuntukkan untuk seniman dewasa.
Berikut ini cara membuat mozaik keramik:
- Siapkan alat seperti palu, lem keramik atau lem kayu, alas kayu, dan pensil.
- Persiapkan keramik yang memiliki 3 warna berbeda. Pecahkan dalam ukuran yang lebih kecil dan pastikan memiliki bentuk yang hampir sama.
- Mulai buat pola pada alas kayu. Pastikan alas sudah bersih dan tidak ada debu agar nantinya lem bisa menempel dengan sempurna.
- Bila pola sudah terbentuk, pastikan untuk selalu mengaplikasikan pecahan keramik ke alas untuk mengetahui ada yang kurang atau tidak. Bila sudah, lumuri alas yang sudah digambar dengan lem.
- Mulai tempelkan keramik berbagai warna ke dalam pola yang sudah dibentuk. Lakukan perlahan agar karya seni yang dihasilkan rapi dan bagus.
- BIla semua keramik sudah menempel, diamkan karya mozaik. Bahan keramik biasanya membutuhkan waktu yang lebih lama untuk menempel pada media sehingga jangan terburu-buru untuk memegang hasil karyamu.
Panen - Pemotongan/Menuai Padi
Memotong atau menuai padi adalah kegiatan pertama dalam proses panen. Pemotongan dilakukan tergantung dari kondisi tanaman, ketersediaan tenaga kerja, alat/mesin.
Pemotongan dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu:
Gambar. Pemotongan padi menggunakan sabit/arit
Gambar. Pemotong padi menggunakan alat pemanen tipe tanngan
- Untuk menggunakan mesin penuai secara efisien, lahan perlu diratakan dan air dikeringkan setidaknya 10−20 hari sebelum panen.
- Mesin penuai digerakkan dengan tangan atau dipasang di bagian depan traktor.
- Sementara penggunaan mesin penuai belum meluas. Sebagian besar mesin penuai meletakkan tanaman di windrow, yang memungkinkan pengambilan tanaman yang dipanen dengan mudah. Mesin penuai dengan lebar tebang 1,5 m dapat beroperasi dengan laju 2−4 ha per hari.
5. Gambar Mozaik Hewan
Mozaik juga dapat menjadi alternatif untuk meningkatkan daya sensorik pada anak. Hal ini dikarenakan mozaik mampu meningkatkan indera perasa pada anak melalui sentuhan dari tekstur yang dihasilkan oleh karya seni mozaik.
Biasanya untuk media belajar anak, bahan dasar mozaik berasal dari manik-manik tumpul yang disusun dan ditempel menyesuaikan gambar yang sudah disketsa sebelumnya.
Sehingga anak tinggal menempel mengikuti pola dan warna manik-manik yang sudah digambar. Bentuk yang dihasilkan sangat beragam dari media ini, biasanya berupa gambar-gambar kartun dengan warna-warna yang mencolok.
Kumpulan gambar keren lainnya!
Tags: dari gambar hewan