... Cara Membuat Mozaik Hewan dari Biji-bijian: Panduan DIY

Membuat Mozaik Hewan Cantik dari Biji-Bijian - Panduan Praktis untuk Kerajinan Jarum dan DIY

Persiapan Pemanenan

Pemanenan adalah proses mengumpulkan tanaman padi yang sudah matang dari lahan budi daya. Kegiatan pemanenan padi meliputi pemanenan, penumpukan, penanganan, perontokan, pembersihan, hingga pengangkutan.

Persiapan pemanenan padi melibatkan beberapa langkah penting, yaitu sebagai berikut:

Gambar. Tanaman padi yang siap dipanen

  1. Mengecek perkiraan cuaca an waktu panen Waktu panen dilakukan dengan melihat kesiapan biji yang akan dipanen. Setiap varietas bisa berbeda umur panennya. Panen sebaiknya dilakukan saat tidak hujan atau cuaca cerah. Untuk itu perlu juga memantau perkiraan cuaca agar dapat membantu meminimalisir kadar air yang tinggi, sehingga hasil panen tidak mudah rusak dan menurun kualitasnya. Gambar. Perkiraan cuaca dan suhu
  2. Memilih dan memastikan peralatan yang tepat Berbagai macam alat yang dapat disiapkan yaitu seperti pisau, arit, hewan, mesin perontok stasioner, pemanen yang dipasang di traktor, dan pemanen gabungan yang digerakkan sendiri. Kondisi alat yang akan digunakan harus dalam kondisi baik dan memiliki kapasitas yang cukup untuk menangani volume padi yang akan dipanen. Peralatan yang digunakan harus bersih dari sisa-sisa panen sebelumny dan tajam untuk memotong tanaman padi, agar meminimalisir kehilangan hasil panen. Petani atau pemanen dianjurkan menggunakan perlengkapan yang aman untuk melindungi diri dari kecelakaan kerja, seperti menggunakan pakaian tertutup, alas kaki yang memadai (sepatu boot), topi/caping, masker dan sarung tangan yang nyaman untuk melindungi diri dari panasnya sinar matahari dan iritasi kulit.

Panen - Perontokan

Perontokan adalah proses memisahkan gabah dari jerami. Itu bisa dilakukan dengan tangan, dengan menggunakan perontok pedal atau mekanis.

Kadar air biji-bijian dapat diukur dengan dua cara:

  1. Metode primer (metode oven dan neraca kelembapan inframerah)
  2. Metode sekunder (alat elektronik)

Gambar. Rice Moisture Concent

Pengujian kadar air (%) yang tidak akurat bisa menyebabkan:

  • Biaya pengeringan ekstra dan kehilangan panen jika padi dipanen lebih basah dari yang diperlukan
  • Kerusakan jika gabah terlalu basah dalam penyimpanan
  • Biaya pengeringan ekstra dan penurunan kualitas jika gabah dikeringkan terlalu jauh
  • Penurunan berat gabah (kerugian laba) jika gabah yang dijual terlalu kering.

Tabel 3. Kadar air gabah dalam setiap tahapan pascapanen


Tags: dari gambar hewan

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia