... Cara Membuat Mozaik Hewan dari Biji-bijian: Panduan DIY

Membuat Mozaik Hewan Cantik dari Biji-Bijian - Panduan Praktis untuk Kerajinan Jarum dan DIY

6. Sketsa Gambar Mozaik Burung

Bahan dasar yang paling sering digunakan dalam menyusun mozaik untuk dekorasi ini adalah batu kecil, kepingan kaca, hingga pecahan marmer.

Warna dan tekstur yang dihasilkan dari setiap pola kecil berbeda satu sama lain, kemudian dari berbagai tekstur dan warna tersebut disusun menjadi satu kesatuan yang menarik perhatian siapapun yang meliat.

Dekorasi interior dari mozaik sering kita temui pada rumah hunian atau juga atau tempat beribadah. Hal ini bertujuan untuk memberi kesan tersendiri pada dinding-dinding tempat hunian.

Biasanya, gambar mozaik yang digunakan dalam dekorasi interior ini seperti pemandangan, hewan, dan bunga.

Kumpulan gambar keren lainnya!

Sejarah karya mozaik

Karya mozaik konon katanya sudah ada sejak ribuan tahun lalu. Bahkan, berdasarkan catatan dari Google Arts & Culture, karya mozaik tertua sudah berusia 5 ribu tahun yang lalu. Karya ini mulai populer kala diperkenalkan oleh kekaisran Romawi saat masa Bizantium.

Berawal di Yunani, karya ini menyebar begitu cepat ke Eropa dan Asia karena adanya invasi besar-besaran dari kekasiran Romawi.

Karya seni Mozaik sendiri dahulu sering digunakan untuk menggambarkan bagaimana gagahnya para pejuang Romawi. Pola mozaik zaman dahulu biasanya menggambarkan seorang tokoh dengan memanfaatkan batu warna-warni yang ditempel di dinding.

Sayangnya karya mozaik mulai ditinggalkan pada masa Renaisans. Banyak tokoh dan pemimpin negara lebih menyukai seni lukisan karena dianggap lebih realistis.

Akibat hal tersebut, para seniman mozaik membuat gerakan Art Nouveau yang muncul pada masa Victoria. Mereka ingin membuat karya mozaik lebih modern dengan melakukan eksplorasi bentuk dan teknologi baru yang terinspirasi dari garis lengkung bunga.

Bahan membuat mozaik pun semakin beragam dan tidak terpaku pada batu. Para seniman mulai menggunakan bahan selain batu seperti, kerang, manik-manik, koin, sampai perhiasan imitasi sebagai bahan dasarnya.

2. Contoh Gambar Mozaik dari Biji bijian

Bahan seni mozaik dapat dibagi menjadi dua jenis,yaitu bahan alami dan bahan buatan. Bahan mozaik buatan biasanya berupa bahan-bahan yang diproduksi pabrik.

Sedangkan bahan alami berasal dari lingkungan sekitar, seperti salah satunya adalah biji-bijian. Setiap bahan dasar memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Apabila bahan buatan lebih mudah proses produksinya karena pola yang dapat di bentuk sesuai keinginan, bahan alami memiliki keunikan tersendiri meskipun tidak dapat dirubah sesuai keinginan namun bahan alami memiliki karakteristik uniknya sendiri.

Sketsa Kura-Kura

Sketsa yang satu ini memiliki kontras yang tajam. Cangkangnya dibuat dengan ukuran besar dan tubuhnya berukuran gemuk. Begitu juga bagian kakinya yang berkuku panjang.

Gambar kura-kura ini banyak menggunakan bentuk lengkung, mulai dari batok, kepala, hingga keempat kakinya. Bagi kamu yang suka gambar kura-kura imut, gambar ini cocok dengan idemu.

Menggambar kura-kura bisa dilakukan di papan tulis, lho. Kamu bisa memulainya dengan cangkang berbentuk bulat lalu diikuti kepala dan tubuhnya. Untuk gambar dua dimensi, kamu cukup menggambar dua kaki.

Pengertian mozaik

Mozaik memiliki beberapa pengertian dan definisi. Menurut buku Pengetahuan Dasar Seni Rupa, mozaik adalah karya seni yang dibuat dari potongan batu berwarna-warni untuk menciptakan pola yang indah.

Namun, semakin berkembangnya zaman terjadi banyak perubahan dalam menerapkan konsep seni mozaik. Bahan utama yang berasal dari batu berwarna mulai berubah menjadi berbagai macam benda seperti kaca, kertas, keramik, daun sampai biji-bijian.

Hal ini ternyata mempengaruhi pengertian mozaik hingga akhirnya disimpulkan menjadi karya seni rupa dua atau tiga dimensi yang menggunakan berbagai macam material. Seluruh bahan itu ditempel dan disusun dalam sebuah bidang hingga menghasilkan gambar, pola, atau lukisan yang memiliki nilai estetis.


Tags: dari gambar hewan

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia