... Gelang Tridatu: Rahasia Benang yang Digunakan untuk Karya Rajut DIY

Seni Kreatif - Mengenal Bahan-bahan di Balik Keindahan Gelang Tridatu

Gelang Tridatu: Makna, Asal Usul, dan Penggunaannya

KOMPAS.com - Jika berkunjung ke Pulau Bali, barangkali Anda melihat penduduk setempat mengenakan gelang Tridatu di salah satu pergelangan tangannya. Tak hanya dikenakan oleh warga setempat, gelang Tridatu juga kerap terlihat digunakan atau dijadikan buah tangan oleh wisatawan. Baca juga: Lawar Merah, Kuliner Ekstrem Khas Bali yang Memiliki Filosofi Tersendiri Mengenakan gelang Tridatu ternyata bukan hanya sebuah trend aksesoris seperti kebanyakan souvenir. Gelang Tridatu juga mengandung makna bagi masyarakat Bali, yang mayoritas beragama Hindu. Baca juga: Base Genep, Bumbu Dasar Khas Bali yang Kaya Rasa dan Makna

Gelang Kerang

Siapa sangka kerang juga cocok sebagai aksesoris, apalagi jika kamu membeli gelang ini untuk oleh-oleh. Gelang kerang sendiri terbuat dari kerang-kerang laut yang sudah dirangkai sedemikian rupa. Kerang-kerang yang didapat juga masih mempertahankan warna asli atau bahkan sudah ada yang dimodifikasi.

tentunya gelang jenis datu ini sangat cantik jika dipadupadankan dengan outfit yang kamu pakai. Bukan hanya gelangnya saja, kamu bisa menggunakan kalung atau bahkan cincin yang terbuat dari kerang.

Tertarik? Kamu bisa membelinya di pusat oleh-oleh The Keranjang Bali dengan beragam pilihan warna dan berbagai harga yang kamu inginkan. Jangan lupa beli untuk oleh-oleh orang terkasih, ya!

Ternyata Ini Arti Gelang Tridatu Bali, Jangan Asal Pakai!

Apakah kamu familiar dengan gelang tali yang memiliki corak perpaduan warna merah, hitam dan putih? Biasanya gelang ini sangat mudah ditemukan di Bali dan biasa dijadikan sebagai oleh-oleh. Nah, itulah yang disebut Gelang Tridatu! Apakah kamu baru tahu namanya?

Awalnya, gelang Tridatu digunakan sebagai penanda orang Bali. Jadi, jika kamu melihat orang memakai gelang Tridatu, bisa dipastikan orang tersebut merupakan warga Bali. Namun tidak dengan sekarang, seiring perkembangan zaman, gelang ini mulai banyak dikenal oleh banyak orang diluar Bali dan sering digunakan sebagai cinderamata. Warnanya yang unik dan simple menjadi daya tarik tersendiri. Sehingga, kini semua orang bisa memakainya meskipun bukan orang Bali atau bahkan bukan umat Hindu sekalipun.

Ternyata gelang Tridatu bukan gelang sembarangan lho! Ada arti mendalam secara spiritual dibalik gelang Tridatu tersebut bagi masyarakat Bali. Inilah beberapa hal yang mungkin saja kamu belum tahu tentang gelang Tridatu.

Benang Tridatu dalam Upacara Agama Hindu

Penggunaan benang Tri Datu sering ditemukan dalam upakara dan upacara agama Hindu. Dalam upacara Bhuta Yadnya, benang Tri Datu dipakai pemogpog atau pelengkap atas kekurangan persembahan yang dilaksanakan. Pada pelaksanaan upacara Rsi Yadnya, benang Tri Datu yang digunakan sebagai selempang pada tubuh yang di diksa atau winten sebagai pawitra dari nabe kepada sisya. Sedangkan pada upacara Manusa Yadnya, benang Tri Datu digunakan sebagai lambang panugrahan. Dalam upacara Dewa Yajna, benang Tri Datu difungsikan sebagai sarana nuntun Ida Sang Hyang Widhi dengan segala manifestasinya. Selain itu, benang Tri Datu juga digunakan sebagai alat atau media penghubung antara pemuja dan yang dipuja.

Memakai benang pawitra berwarna Tri Datu juga bermakna pengikatan diri terhadap norma-norma agama. Walau begitu, pemakaian gelang Tridatu khas Bali memang tidak terbatas hanya boleh dikenakan untuk umat Hindu saja. Para penganut agama lain juga diperbolehkan untuk mengenakan gelang ini, hanya saja harus memperhatikan cara mengenakannya yang tidak bisa sembarangan. Salah satunya dilarang mengenakan gelang Tridatu di pergelangan kaki, karena bisa menjadi salah satu bentuk pelecehan terhadap simbol agama bagi masyarakat Hindu. Sumber:
denpasarkota.go.id
undwi.ac.id
sonora.id


Tags: dari benang

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia