Seni dan Keahlian - Gelembung Ikan sebagai Penyelamat dalam Operasi Benang
Jenis jenis Benang Jahit
Benang jahit yang digunakan untuk kebutuhan medis dapat diklasifikasikan dalam banyak cara. Pertama, jahitan dapat diklasifikasikan sebagai jahitan yang dapat diserap (absorbable) atau tidak dapat diserap.
Ini karena benang tersebut memiliki bahan yang dapat “dicerna” secara alami oleh jaringan tubuh Anda. Benang jahit yang dapat diserap biasanya diterapkan pada jaringan dibawah kulit seperti otot atau jaringan lunak dibawah kulit.
Sedangkan jahitan yang tidak dapat diserap perlu diangkat atau dalam beberapa kasus mungkin benang akan dibiarkan secara permanen.
Kedua, jahitan dapat diklasifikasikan berdasarkan bahan dari benang yang digunakan sesuai dengan materialnya.
Benang jahit monofilament terdiri dari satu utas benang. Benang ini digunakan untuk lebih mudah melewati jaringan.
Sedangkan benang jahit braided terdiri dari beberapa utas benang kecil yang dikepang bersama. Benang ini memiliki keamanan yang lebih baik, tetapi memiliki potensi infeksi yang lebih tinggi.
Ketiga, jahitan dapat diklasifikasikan sebagai dibuat dari bahan alami atau sintetis. Namun, karena semua jahitan bahan disterilkan, perbedaan ini tidak terlalu berarti.
Tak Seperti Benang Jahit Biasa, Berikut Bahan-Bahan Pembuat Benang Operasi
Jahitan digunakan oleh dokter Anda untuk menutup luka pada kulit atau jaringan lain. Ketika dokter menjahit luka, mereka akan menggunakan jarum yang melekat pada "benang" untuk menjahit luka.
Berbeda dengan benang dan jarum yang digunakan untuk menjahit pakaian, ada berbagai bahan yang tersedia yang dapat digunakan dokter untuk menjahit kulit atau jaringan tubuh lainnya.
Dokter akan memilih bahan yang sesuai dengan luka atau prosedur yang digunakan. Untuk lebih lengkapnya mari disimak artikel yang satu ini.
Memilih Benang Jahit yang tepat
Bahan jahitan dinilai sesuai dengan diameter untaian jahitan. Sistem penilaian menggunakan huruf "O" yang diawali dengan angka untuk menunjukkan diameter material. Semakin tinggi angkanya, semakin kecil diameter untaian jahitan.
Saat ini kebanyakan jarum jahit sudah melekat pada benang jahit. Jarum dapat memiliki banyak fitur berbeda.
Perbedaan fitur ini bisa dilihat dari berbagai ukuran dan apakah jarum tersebut memiliki tepi yang bulat atau dengan tepi yang tajam.
Jarum yang lebih besar dapat menutup lebih banyak jaringan dengan setiap tusukan, sementara jarum yang lebih kecil cenderung digunakan pada daerah-daerah seperti wajah untuk mengurangi kemungkinan pembentukan bekas luka.
Benang jahit digunakan oleh dokter untuk menjahit luka atau luka lecet. Ada banyak jenis bahan jahitan yang tersedia.
Selain itu, ada banyak teknik jahitan yang dapat digunakan. Dokter Anda akan memilih bahan jahitan dan teknik yang tepat untuk digunakan sesuai dengan kondisi Anda.
Tanyakan dengan dokter Anda mengenai pertanyaan apapun yang ingin Anda tanyakan mengenai prosedur menjahit atau teknik menjahit sebelum menjalani prosedur tersebut.
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.
Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda? (1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)
Terima kasih atas saran dan masukannya! Kami akan meningkatkan kualitas layanan kami agar lebih bermanfaat.
Tags: benang untuk