Gergaji Ukiran Kayu - Alat Penting dalam Kesenian Sulaman dan DIY
Batik Benang Bintik
Batik Benang Bintik Kalimantan Tengah adalah sebuah seni kain tradisional yang memiliki keunikan tersendiri. Batik ini menggunakan teknik pembatikan dengan benang dan menghasilkan motif-motif bintik yang khas.
Proses pembuatan Batik Benang Bintik dimulai dengan menggambar motif pada kain menggunakan lilin, kemudian benang-benang yang dicelupkan ke dalam pewarna alami ditempelkan pada kain sesuai dengan desain yang diinginkan.
Motif-motif yang dihasilkan oleh Batik Benang Bintik Kalimantan Tengah terinspirasi oleh alam, seperti flora, fauna, dan elemen-elemen budaya Dayak.
Warnanya yang cerah dan kontras mencerminkan keindahan alam Kalimantan Tengah dan kehidupan masyarakat setempat. Batik Benang Bintik ini sering digunakan untuk pakaian adat, selendang, sarung, serta berbagai produk kain lainnya.
Pengrajin lokal dengan penuh dedikasi dan kreativitasnya menjaga tradisi ini tetap hidup dan menghasilkan karya-karya batik yang memukau.
Batik Benang Bintik Kalimantan Tengah adalah warisan budaya yang berharga, menggambarkan kekayaan seni dan keterampilan masyarakat setempat.
Melalui batik ini, warisan budaya Dayak Kalimantan Tengah terus diperkokoh dan diapresiasi sebagai bagian yang tak terpisahkan dari identitas dan kebudayaan Kalimantan Tengah.
Gergaji Takagi Shark Saw Series Pull Saw Double Edge Fine-Cut Saw
Pilihan gergaji lainnya yang sangat cocok dijadikan pilihan yakni Takagi Shark Saw Series Pull Saw Double Edge Fine-Cut Saw. Gergaji jenis ini bisa dipilih bagi kamu yang suka memotong kayu dengan berbagai teknik. Memiliki dua mata pisau sekaligus, gergaji satu ini memungkinkan untuk memotong dengan teknik rip cut dan cross cut.
Terbuat dari bahan baja SK-85, tentunya gergaji yang dikenal dengan gergaji Jepang ini sangat kuat dan tahan lama. Panjang mata pisaunya sekitar 24 cm serta dengan ketebalan 0.5 cm, Takagi Shark Saw Series Pull Saw Double Edge Fine-Cut Saw juga bisa digunakan untuk memotong bahan plastik dengan mudah.
Tags: kayu ukiran gaji