Harga Jahit Baju - Panduan Lengkap dan Tips Hemat untuk Pekerjaan Jahitan DIY
Kenapa Memilih Chandra Konveksi Surabaya
Kami adalah satu satunya perusahaan Konveksi di Indonesia yang mampu memproduksi pakaian dengan pemesanan minimal 24pcs yang 100% HALAL, dan CEPAT dengan penjahit bepengalaman, peralatan yang lengkap dan Transaksi dan Bahan yang HALAL
Kami Membuat Pesanan sesuai pesanan, Anda bisa memilih pesanan yang CEPAT atau MURAH. Kami bisa mengerjakan pesanan 100-1000 pcs / minggu tergantung tingkat kesulitan dan kesiapan bahan
Kami menggunaka berbagai transaksi dan peralatan yang Halal.
- Software yang kami gunakan 100% Original tanpa Bajakan
- Pembelian bahan dan transakisi dengan vendor menggunakan muamalah yang sesuai syariat Islam
Kami menggunakan berbagai software yang original dan Canggih untuk membuat produk yang presisi dan berkualitas. Bebeerapa Software yang kami gunakan :
- Windows & Office Original
- Affinity Desaigner
- Optitex 15 (Pola & Maker)
- Zdigitizing Embrodiery
Kami menggunakan penjahit yang berpengalaman untuk menghasilkan jahitan yang Rapi.
Untuk menunjang kecepatan pengerjaan dan hasil yang Rapi, kami memiliki berbagai perlengkapan :
Mesin Potong dan Rel
Mesin Printer Plotter
Mesin DTF&Printing Jersey
Mesin Bordir - Mesin Jahit Otomatis
Mesin Pembersih Benang -Setrika Uap
Dengan semua peralatan, software, SDM penjahit yang berpengalaman, kami dapat menghasilkan produk yang RAPI dan CEPAT
Quality Control Ketat
Kami memili tim quality control (triming & packing) untuk memfilter produk yang dihasilkan sehingga dapat menghasilkan produk yang baik.
Update Besaran dan Cara Menghitung Ongkos Jahit
Banyak orang bertanya, kenapa ongkos jahit baju tailor lebih mahal jika dibandingkan dengan ongkos jahit baju konveksi? Jawabannya karena menjahit baju satuan masuk dalam skala kecil, sedangkan menjahit baju di konveksi masuk dalam skala besar. Berikut adalah perbedaan ongkos jahit tailor dan konveksi yang sebaiknya Anda ketahui sebelum menggunakan salah satu jasa yang ditawarkan.
Konveksi adalah sebuah usaha jasa atau produksi pakaian dalam skala besar. Konveksi biasa mengerjakan pesanan jasa pembuatan pakaian seperti seragam sekolah, komunitas dan instansi pemerintahan dalam skala besar. Karena itu, konveksi memiliki setidaknya mesin jahit dengan specs tinggi yang mampu mengerjakan hingga ribuan pcs pakaian. Operator atau tukang jahit yang dimiliki juga sangat banyak, untuk mempercepat proses pengerjaan pembuatan pakaian.
Tidak hanya sebagai sebuah usaha yang bergerak dalam jasa pembuatan atau produksi jenis pakaian saja, konveksi juga mengerjakan banyak hal, seperti tas, topi, dan segala bentuk produk yang berhubungan dengan kebutuhan sandang. Konveksi merupakan istilah modern dari suatu tempat produksi fashion dengan minimal kuantitas biasanya lebih dari 1 lusin (12 pcs). Bisa dikatakan konveksi kaos dapat menerima pesanan dengan kuantitas lebih sedikit dari pabrik garmen.
Pengertian Garmen
Ketika mendengar kata ‘garmen’, tentu yang tergambar dalam benak adalah suatu pabrik yang berisi bahan kain ratusan ton dengan ribuan karyawan dan mesin jahitnya yang high-technology. Garmen berbeda dari konveksi jika ditinjau dari segi kuantitas produksi. Pangsa pasar garmen adalah menyuplai barang ke mall, supermarket dan sejenisnya.
Ciri khas perusahaan garmen ialah pada penerapan sistem CMT (Cut, Make & Trim) yang merupakan suatu proses dari pemotongan, menjahit, hingga proses finishing. Semua pekerjaan pokok dikerjakan oleh divisi yang berbeda. Proses controlling misalnya, dilakukan oleh divisi quality control tersendiri.
Produk garmen berbeda dengan konveksi. Perusahaan garmen ada yang fokus mengerjakan satu bagian saja. Misalnya, suatu garmen hanya memproduksi kemeja polos, maka pesanan yang mereka terima adalah kemeja polos saja. Adapun yang menerima kaos saja, maka produk yang mereka produksi hanya kaos. Garmen dapat memproduksi dengan skala jumlah puluhan ribu, sehingga produk garmen tidak eksklusif seperti konveksi. Kebanyakan perusahaan garmen bermula dari konveksi.
Modal
Untuk membuat model baju kemeja laki-laki dengan 4 warna kain, Anda membutuhkan 4 rol kain yang masing-masingnya senilai Rp 3.000.000,- (Rp 30.000,- per yard x 100 yard).
Per roll (100 yard) bisa Anda jahit menjadi 4 lusin baju. Sehingga Anda mendapatkan bahan baku untuk 16 lusin baju dengan 4 warna berbeda.
Maka, total biaya yang Anda butuhkan adalah Rp 12.000.000,-.
Tentunya Anda akan membutuhkan label baju, label harga, hangtag, kancing custom, dan semacamnya.
Aksesoris ini akan menghabiskan Rp 2.000.000,- di awal, namun bisa bertahan lama karena kuantitasnya banyak.
Biaya jahit bervariasi tergantung kuantitas dan kualitas. Untuk biaya jahit stAndar dengan kuantitas tidak terlalu besar Anda bisa mendapatkannya dengan harga Rp 25.000,- per helai baju.
Maka, biaya yang Anda butuhkan adalah Rp 4.800.000,- juta rupiah (16 lusin x Rp 25.000,-).
Anda membutuhkan 4 pola dengan nilai masing-masing Rp 150.000,-, sehingga totalnya Rp 600.000,-.
Untuk packaging stAndard, Anda bisa menyiapkan plastik, lakban, dan bubble-wrap senilai Rp 500.000,-.
Termasuk biaya ini adalah foto produk, iklan berbayar di marketplace dan media sosial, serta diskon dan giveaway produk.
Anda bisa menyiapkan Rp 1.500.000,- untuk biaya pemasaran.
Maka, total modal usaha pakaian yang Anda butuhkan adalah senilai Rp 21.400.000,-. Ini dengan asumsi Anda menjualnya secara daring dan tidak memiliki toko offline.
Tags: jahit baju