... Harga Mesin Jahit Juki Second: Panduan Membeli Mesin Jahit Bekas untuk DIY dan Kerajinan

Harga Mesin Jahit Juki Bekas - Panduan Lengkap untuk Penggemar Kerajinan Tangan

Computerized HZL G210

JUKI HZL G210 merupakan mesin jahit yang sudah dilengkapi dengan sistem komputerisasi serta menggunakan teknologi yang terkini. Mesin ini tidak membutuhkan meja dan kaki tambahan saat dijalankan, sehingga mesin ini bisa dibawa kemana-mana. Fitur lain yang ada pada mesin ini adalah auto thread timmer yang mana dapat memotong benang secara otomatis.

Baca Juga Daftar Harga Mesin Jahit Semua Jenis Terbaru 2019

Kecepatan dari mesin ini adalah sebesar 950 spm dan bisa diatur sesuai dengan keinginan. Tegangan benang juga bisa diatur secara otomatis dan benangnya bisa masuk ke dalam jarum secara otomatis. Sehingga mesin ini menjadi salah satu mesin yang harus dibeli karena teknologinya. Di pasaran, harga mesin jahit juki tipe HZL G210 ini sekitar Rp. 7.400.000.

Info Terkini Harga Mesin Jahit Juki Baru dan Second

Jika Anda pengusaha konveksi, atau bergelut di bidang jahit-menjahit, mungkin sudah cukup familiar dengan nama Juki. Ini adalah salah satu merek mesin jahit yang cukup populer di Indonesia, yang umumnya menghadirkan mesin jahit elektrik dan portable. Memiliki kualitas yang sudah dipercaya, harga produk baru maupun produk bekas (second) mesin jahit ini berkisar jutaan rupiah.

Dilansir dari Wikipedia, mesin jahit dapat dikatakan sebagai peralatan mekanis atau elektromekanis yang berfungsi untuk menjahit. Mesin jahit konon sudah umum digunakan di rumah-rumah penduduk sebelum tahun 1889. Sementara, mesin jahit yang digerakkan oleh energi listrik sudah dipakai secara luas pada awal abad ke-20.

Sebelum ditemukannya mesin jahit, dikutip Kumparan, masyarakat membuat pakaian dengan cara manual, hanya menggunakan jarum sebagai alat untuk membuatnya. Jarum yang digunakan untuk membuat pakaian pertama kali berasal dari bahan-bahan, yang untuk ukuran sekarang dianggap tidak lazim, seperti batu, tembaga, tulang, ataupun gading. Jarum-jarum tersebut digunakan untuk menyatukan kulit hewan agar dapat menjadi sebuah pakaian. Sementara itu, benang yang dipakai terbuat dari serat-serat otot hewan.

Pada tahun 1755, Charles Weisenthal, orang Jerman yang bermukim di Inggris, mematenkan penemuan jarumnya yang khusus dirancang untuk digunakan pada sebuah mesin. Sekitar 40 tahun kemudian, Thomas Saint, mematenkan mesin jahit pertama buatannya. Alat yang dibuatnya adalah sebuah alat yang dapat membuat lubang pada kulit hewan, untuk kemudian dimasukkan jarum dan benang ke dalamnya. Namun, alatnya tersebut tidak dapat beroperasi dengan baik, sehingga tidak dapat diterima oleh masyarakat.


Tags: jahit mesin juki

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia