... Harga Mesin Jahit Juki Seken: Panduan Pembelian Mesin Jahit Bekas untuk Hobi Jahit Anda

Harga Mesin Jahit Juki Bekas - Panduan Pintar untuk Pencinta Kerajinan dan DIY

HZL 29Z

JUKI HZL 29Z adalah salah satu mesin yang dibandrol dengan harga murah di pasaran, yaitu sekitar Rp. 2.090.000. Harganya yang cukup murah ini karena ukuran mesinnya yang lebih kecil dibandingkan mesin yang sebelumnya. Fitur yang ada juga tidak kalah dengan mesin yang lain, yaitu fungsi jahitan sebanyak 22 jenis ditambah dengan 1 fungsi untuk lobang kancing.

Tidak hanya itu saja, teknologi auto needle threader juga ada pada mesin ini. Teknologi tersebut nantinya dapat memudahkan para penjahit untuk memasukkan benang ke dalam jarum. Untuk konsumsi listrik dari mesin ini hanya sebesar 60 watt. Sehingga mesin ini sangat hemat daya dan juga bisa dipindah kemana-mana.

Baca Juga Daftar Harga Mesin Jahit Portable Terbaru 2019

Computerized HZL G210

JUKI HZL G210 merupakan mesin jahit yang sudah dilengkapi dengan sistem komputerisasi serta menggunakan teknologi yang terkini. Mesin ini tidak membutuhkan meja dan kaki tambahan saat dijalankan, sehingga mesin ini bisa dibawa kemana-mana. Fitur lain yang ada pada mesin ini adalah auto thread timmer yang mana dapat memotong benang secara otomatis.

Kecepatan dari mesin ini adalah sebesar 950 spm dan bisa diatur sesuai dengan keinginan. Tegangan benang juga bisa diatur secara otomatis dan benangnya bisa masuk ke dalam jarum secara otomatis. Sehingga mesin ini menjadi salah satu mesin yang harus dibeli karena teknologinya. Di pasaran, harga mesin jahit juki tipe HZL G210 ini sekitar Rp. 7.400.000.

Info Terkini Harga Mesin Jahit Juki Baru dan Second

Jika Anda pengusaha konveksi, atau bergelut di bidang jahit-menjahit, mungkin sudah cukup familiar dengan nama Juki. Ini adalah salah satu merek mesin jahit yang cukup populer di Indonesia, yang umumnya menghadirkan mesin jahit elektrik dan portable. Memiliki kualitas yang sudah dipercaya, harga produk baru maupun produk bekas (second) mesin jahit ini berkisar jutaan rupiah.

Dilansir dari Wikipedia, mesin jahit dapat dikatakan sebagai peralatan mekanis atau elektromekanis yang berfungsi untuk menjahit. Mesin jahit konon sudah umum digunakan di rumah-rumah penduduk sebelum tahun 1889. Sementara, mesin jahit yang digerakkan oleh energi listrik sudah dipakai secara luas pada awal abad ke-20.

Sebelum ditemukannya mesin jahit, dikutip Kumparan, masyarakat membuat pakaian dengan cara manual, hanya menggunakan jarum sebagai alat untuk membuatnya. Jarum yang digunakan untuk membuat pakaian pertama kali berasal dari bahan-bahan, yang untuk ukuran sekarang dianggap tidak lazim, seperti batu, tembaga, tulang, ataupun gading. Jarum-jarum tersebut digunakan untuk menyatukan kulit hewan agar dapat menjadi sebuah pakaian. Sementara itu, benang yang dipakai terbuat dari serat-serat otot hewan.

Pada tahun 1755, Charles Weisenthal, orang Jerman yang bermukim di Inggris, mematenkan penemuan jarumnya yang khusus dirancang untuk digunakan pada sebuah mesin. Sekitar 40 tahun kemudian, Thomas Saint, mematenkan mesin jahit pertama buatannya. Alat yang dibuatnya adalah sebuah alat yang dapat membuat lubang pada kulit hewan, untuk kemudian dimasukkan jarum dan benang ke dalamnya. Namun, alatnya tersebut tidak dapat beroperasi dengan baik, sehingga tidak dapat diterima oleh masyarakat.

Jenis Mesin Jahit

  • Mesin jahit klasik/tradisional, biasa juga disebut mesin jahit manual, merupakan mesin jahit yang dapat dioperasikan tanpa menggunakan listrik. Meski lawas dari sisi desain, namun mesin jahit jenis ini terbilang cukup awet karena hampir semua rangkanya terbuat dari bahan besi.
  • Mesin jahit high speed, biasanya dipakai oleh konveksi-konveksi dan garmen. Sangat cocok untuk menjahit bahan jeans, kapas, dan serat kimia dengan hasil rajutan. Mesin jahit jenis ini sudah dilengkapi dengan pasokan minyak otomatis dan hasil jahitannya pun sangat stabil dan indah. Mengoperasikannya cukup mudah dan melakukan pekerjaan bisa lebih cepat karena dilengkapi dengan motor listrik berkecepatan tinggi.
  • Mesin jahit obras, cocok untuk overclocking dan over-edging bahan ringan dan menengah, kinerja yang sangat baik, serta punya jahitan rapi dan indah. Dalam penerapannya di usaha konveksi, mesin obras biasanya dipakai untuk menjahit/menggabung badan depan dan belakang dalam kemeja, kaos, dan produk lainnya.
  • Mesin lubang dan pasang kancing, kegunaannya untuk membuat jahitan dalam lubang kancing dan pada beberapa tipe bisa digunakan sekaligus untuk memasang kancing. Model, tipe, ukuran, dan harganya juga bermacam-macam.
  • Mesin jahit jarum dua rantai, mengadopsi mekanisme tipe jarum feed mechanism, mengambil dan menangkap untuk menghasilkan dua baris jahitan rantai, yang tegas dan elastis. Mesin ini cocok untuk jahitan biasa dan jahitan dekoratif, pakaian dalam, pakaian berbahan dasar kaos, bedcover, dan kulit.
  • Mesin jahit overdeck, mengadopsi sistem pelumasan otomatis tertutup yang lengkap, sedangkan drive utama mengadopsi timing belt untuk menjamin kecepatan tinggi dan mengurangi kebisingan. Mesin jahit jenis ini harus di-service secara khusus, untuk meningkatkan kapasitas ketahanan aus-nya.

Juki sudah meluncurkan banyak varian mesin jahit ke pasaran global. Di Indonesia, beberapa model mesin jahit Juki yang cukup laris adalah Juki TL-98P, Juki HZL-G210, Juki HZL-K85, Juki HZL-K65, Juki HZL-F Series, Juki HZL-60, Juki HZL-35Z, Juki HZL-30Z, Juki HZL-29Z, Juki HZL-27Z, Juki HZL-LB5100, Juki HZL-DX7, Juki HZL-LB5020, dan lain-lain.

Kelebihan Mesin Jahit Otomatis

Sementara itu, mesin jahit lainnya seperti mesin jahit listrik atau otomatis pada dasarnya juga mempunyai manfaat yang sama dengan mesin jahit manual, yaitu menjahit, mengobras, mengesum, dan membordir bahan kain sehingga bahan kain mempunyai nilai guna yang lebih tinggi daripada sebelumnya.

Perbedaan mesin jahit listrik, komputer, dan manual hanya pada bentuk atau desain mesin, beberapa komponen, tenaga penggerak, dan hasil jahitan. Karena mesin jahit listrik tidak menggunakan tenaga manusia yang harus dikerjakan secara manual, mesin jahit ini mampu memproduksi lebih banyak hasil jahitan jika dibandingkan dengan mesin jahit manual.

Salah satu contoh mesin jahit otomatis yakni mesin jahit high speed, yang kerap digunakan pada usaha konveksi pakaian jadi. Mesin jahit yang digunakan pada konveksi pakaian jadi berbeda dengan mesin jahit yang digunakan di rumah tangga. Perbedaan tersebut terletak pada besarnya dinamo yang digunakan dan kecepatan menjahitnya. Mesin jahit konveksi menggunakan dinamo besar dengan kecepatan jahitan mencapai 5.000 jahitan per menit.


Tags: jahit mesin juki

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia