Explorasi Harga dan Kualitas - Neci di Tukang Jahit untuk Kesenangan Jahitan Anda
Pengertian Garmen
Ketika mendengar kata ‘garmen’, tentu yang tergambar dalam benak adalah suatu pabrik yang berisi bahan kain ratusan ton dengan ribuan karyawan dan mesin jahitnya yang high-technology. Garmen berbeda dari konveksi jika ditinjau dari segi kuantitas produksi. Pangsa pasar garmen adalah menyuplai barang ke mall, supermarket dan sejenisnya.
Ciri khas perusahaan garmen ialah pada penerapan sistem CMT (Cut, Make & Trim) yang merupakan suatu proses dari pemotongan, menjahit, hingga proses finishing. Semua pekerjaan pokok dikerjakan oleh divisi yang berbeda. Proses controlling misalnya, dilakukan oleh divisi quality control tersendiri.
Produk garmen berbeda dengan konveksi. Perusahaan garmen ada yang fokus mengerjakan satu bagian saja. Misalnya, suatu garmen hanya memproduksi kemeja polos, maka pesanan yang mereka terima adalah kemeja polos saja. Adapun yang menerima kaos saja, maka produk yang mereka produksi hanya kaos. Garmen dapat memproduksi dengan skala jumlah puluhan ribu, sehingga produk garmen tidak eksklusif seperti konveksi. Kebanyakan perusahaan garmen bermula dari konveksi.
Kelebihan dan kekurangan neci
Untuk kelebihannya, teknik neci seringkali lebih mudah untuk merapikan pinggiran kain karena dalam proses penjahitannya yang cepat, selain itu bisa juga digunakan pada bagian pola kain jahitan yang sulit, seperti pada bentuk melingkar atau zig zag, untuk hasil yang terlihat sangat bagus maka Sedulur harus menggunakan benang neci asli.
Sedangkan untuk kekurangannya, teknik neci sering kali lebih gampang rusak ketimbang teknik obras. Karena neci sendiri menggunakan benang untuk membungkus pinggiran kain agar terlihat rapi.
Apalagi jika neci menggunakan benang KW “benang yang kualitasnya tidak bagus” maka selain terlihat tidak rapi, ujung kain akan cepat sekali rusaknya, karena jika benang neci sudah putus di suatu area maka akan gampang sekali menular ke area yang lain. Untuk lebih rincinya, berikut poin-poin kelebihan dan kekurangan teknik neci:
Mesin obras
Mesin obras adalah alat yang digunakan untuk menjahit tepi kain agar tidak mudah terurai atau robek. Mesin ini sangat penting bagi industri tekstil maupun untuk keperluan jahit menjahit di rumah. Mesin obras memiliki beberapa jenis, di antaranya adalah mesin obras biasa, mesin obras 3 benang, dan mesin obras 4 benang.
Mesin obras biasa hanya menggunakan 1 benang, sedangkan mesin obras 3 benang dan 4 benang menggunakan 2 benang untuk menjahit dan 1 atau 2 benang lagi sebagai pengunci jahitan. Mesin obras 4 benang lebih sering digunakan karena jahitannya lebih kuat dan rapat.
Selain itu, mesin obras juga dapat digunakan untuk membuat jahitan zig-zag dan jahitan berlapis-lapis. Mesin obras biasanya dilengkapi dengan beberapa aksesori, seperti jarum, pemotong kain, dan pengatur kecepatan jahitan.
Perbedaan Neci dan Obras Serta Kelebihan dan Kekurangannya
Banyak sekali istilah dalam dunia konveksi yang orang awam mungkin tidak memahami perbedaan neci dan obras, meski sebenarnya sering mendengar istilah tersebut.
Lalu, bagaimana dengan Sedulur? Apakah termasuk orang yang masih belum paham juga mengenai perbedaan neci dan obras? Nah, berikut ini merupakan informasi lengkap mengenai perbedaan neci dan obras serta kelebihan dan kekurangannya kami sajikan untuk Sedulur.
Neci adalah teknik jahit yang biasanya digunakan pada pinggiran kain untuk mencegah kain melar atau merajut. Teknik ini dilakukan dengan mengambil sedikit kain dari tepi kain dan mengikatnya dengan benang.
Kemudian, benang ditarik melalui kain dan diikat kembali pada ujung lainnya. Proses ini diulang hingga seluruh pinggiran kain terjepit. Hasilnya adalah pinggiran kain yang rapi dan tahan lama.
Obras adalah suatu teknik jahitan yang digunakan untuk menghalangi kain agar tidak mengelupas atau merajut. Proses jahitan ini dilakukan di sepanjang tepi kain, dengan cara menjahit dan memotong tepi kain secara bersamaan.
Tags: jahit