Explorasi Harga dan Kualitas - Neci di Tukang Jahit untuk Kesenangan Jahitan Anda
Mesin obras
Mesin obras adalah alat yang digunakan untuk menjahit tepi kain agar tidak mudah terurai atau robek. Mesin ini sangat penting bagi industri tekstil maupun untuk keperluan jahit menjahit di rumah. Mesin obras memiliki beberapa jenis, di antaranya adalah mesin obras biasa, mesin obras 3 benang, dan mesin obras 4 benang.
Mesin obras biasa hanya menggunakan 1 benang, sedangkan mesin obras 3 benang dan 4 benang menggunakan 2 benang untuk menjahit dan 1 atau 2 benang lagi sebagai pengunci jahitan. Mesin obras 4 benang lebih sering digunakan karena jahitannya lebih kuat dan rapat.
Selain itu, mesin obras juga dapat digunakan untuk membuat jahitan zig-zag dan jahitan berlapis-lapis. Mesin obras biasanya dilengkapi dengan beberapa aksesori, seperti jarum, pemotong kain, dan pengatur kecepatan jahitan.
Perbedaan Tukang Jahit, Konveksi, dan Garmen
Dalam hal ini terdapat perbedaan mendasar apa itu, penjahit, konveksi, dan german. Selanjutnya, berikut ini perbedaan masing-masing, diantaranya:
Penjahit
Pertama adalah penjahit. Kemudian, Penjahit adalah sebutan yang diberikan kepada orang yang menekuni pekerjaan menjahit.
Berikutnya, biasanya penjahit hanya menerima pesanan dalam jumlah satuan. Namun, saat hendak mengerjakan pesanan, ia akan menyesuaikan dengan ukuran tubuh dari orang yang memesan.
Selanjutnya, bisa dikatakan layanan jahit ini sangat mementingkan kualitas. Oleh karena itu, beberapa layanan jahit akan memasang harga yang cukup tinggi.
Konveksi
Selanjutnya adalah konveksi. Sementara itu, dari ari skala yang dijangkau, konveksi merupakan industri produksi dengan skala yang masih kecil.
Biasanya konveksi kerap mengerjakan pesanan menengah hingga besar.
Oleh karena itu, konsumen lebih sering berasal dari kalangan komunitas atau perusahaan kecil yang menginginkan baju dengan identitas tertentu.
Garmen
Yang terakhir adalah garmen. Jika berbicara tentang garmen, itu artinya juga berbicara tentang pembuatan pakaian dengan jumlah produksi yang sangat besar.
Bahkan, garmen bisa mempunyai pekerja hingga ribuan orang, meskipun dalam satu kali masa produksi saja.
Kemudian garmen bisa mengerjakan hingga ratusan ribu produk yang sama yang kemudian akan didistribusikan ke beberapa department store, seperti supermarket, mall, atau diekspor ke luar negeri.
Pengertian Garmen
Ketika mendengar kata ‘garmen’, tentu yang tergambar dalam benak adalah suatu pabrik yang berisi bahan kain ratusan ton dengan ribuan karyawan dan mesin jahitnya yang high-technology. Garmen berbeda dari konveksi jika ditinjau dari segi kuantitas produksi. Pangsa pasar garmen adalah menyuplai barang ke mall, supermarket dan sejenisnya.
Ciri khas perusahaan garmen ialah pada penerapan sistem CMT (Cut, Make & Trim) yang merupakan suatu proses dari pemotongan, menjahit, hingga proses finishing. Semua pekerjaan pokok dikerjakan oleh divisi yang berbeda. Proses controlling misalnya, dilakukan oleh divisi quality control tersendiri.
Produk garmen berbeda dengan konveksi. Perusahaan garmen ada yang fokus mengerjakan satu bagian saja. Misalnya, suatu garmen hanya memproduksi kemeja polos, maka pesanan yang mereka terima adalah kemeja polos saja. Adapun yang menerima kaos saja, maka produk yang mereka produksi hanya kaos. Garmen dapat memproduksi dengan skala jumlah puluhan ribu, sehingga produk garmen tidak eksklusif seperti konveksi. Kebanyakan perusahaan garmen bermula dari konveksi.
Tags: jahit