Harga Sulam Bibir - Panduan Lengkap dan Tips DIY untuk Sulaman Bibir yang Indah
Harga Laser Bibir di Klinik Kecantikan
Berikut ini adalah biaya yang ditawarkan beberapa klinik kecantikan untuk treatment laser bibir dan perawatan bibir lainnya:
1. Harga Laser Bibir di Erha
Erha merupakan klinik kecantikan yang menyediakan berbagai treatment, salah satunya treatment laser dengan manfaat untuk memperbaiki bibir kamu. Jika kamu ingin melakukan treatment untuk bibir di Erha, kamu dapat memilih treatment Photorejuvenation Laser.
Photorejuvenation Laser memiliki manfaat utama untuk melawan tanda-tanda penuaan dini, seperti kerutan dan garis halus.
Photorejuvenation Laser Erha akan berfokus pada seluruh bagian wajah kamu, salah satunya yang tidak ketinggalan adalah bagian bibir. Treatment ini bisa kamu dapatkan dengan kisaran harga mulai dari Rp1.800.000,00.
2. Harga Laser Bibir di Zap Premiere Clinic
Selain Erha, Zap Premiere Clinic juga menawarkan beberapa treatment untuk laser bibir. Kamu dapat memilih treatment Lip Enhancement Laser atau KTP Laser for Lips.
Lip Enhancement Laser cocok untuk kamu yang ingin membuat bibir lebih bervolume. Sementara itu, KTP Laser for Lips memiliki manfaat untuk mencerahkan warna bibir dan membuatnya menjadi lebih berwarna pink.
Treatment KTP Laser for Lips ini bisa kamu dapatkan dengan kisaran harga Rp1.250.000,00.
3. Harga Laser Bibir di Ms Glow
Jika kamu ingin melakukan perawatan bibir di Ms Glow, kamu dapat memilih treatment Red Lips.
Treatment ini merupakan paduan dari lips silkpeel serta peeling glutathione yang memiliki manfaat untuk mencerahkan bibir dan membuatnya lebih merah merona.
Manfaat dan Efek Sulam Bibir, Kenali Sebelum Melakukannya
Manfaat dan efek sulam bibir perlu diketahui sebelum mencoba. Sulam bibir memang bisa memiliki banyak manfaat, tetapi juga menimbulkan efek tertentu. Oleh karena itu, sebelum melakukan tren kecantikan wajah ini lebih baik memahami segala hal tersebut.
Sulam bibir merupakan salah satu perawatan kecantikan yang cukup populer di Indonesia dan dunia. Banyak para wanita yang memilih untuk sulam bibir agar penampilan mereka semakin menarik.
Istilah sulam menyulam sendiri sudah lama terkenal di dalam dunia fashion dan juga kerajinan. Seperti menyulam benang untuk menjadi kain, menyulam kerajinan, dan lain sebagainya.
Lantas, bagaimana cara menyulam bibir? Apa saja risiko dan manfaatnya untuk penggunanya? Dilansir dari Lagi-Viral.Com, berikut ini ulasannya!
Prosedur sulam bibir
Berikut ini tahapan prosedur yang perlu diketahui sebelum mencoba perawatan bibir ini.
1. Sebelum melakukan sulam bibir
Sebelum sulam bibir, pastikan bahwa Anda tahu bagian bibir mana yang ingin ditato, apakah di bagian dalam atau luar.
Diskusikan juga mengenai tampilan bibir seperti apa yang Anda inginkan, sehingga hasil prosedur dapat sesuai dengan harapan.
Dokter bedah atau ahli kecantikan juga biasanya akan menjelaskan mengenai tahapan prosedur dari sulam bibir ini. Pastikan juga Anda benar-benar fit dan sehat, tidak sedang demam atau sakit apa pun.
2. Proses sulam bibir
Sebelum prosedur dimulai, biasanya dokter akan memberikan anestesi topikal pada area bibir untuk membuat bibir mati rasa. Efek obat bius atau anestesi ini biasanya berlangsung selama 20 menit.
Prosedur ini dilakukan dengan menggunakan pisau kecil untuk membuat luka di kulit. Kemudian, tinta akan dimasukkan ke dalam setiap lapisan bibir.
Umumnya prosedur ini dilakukan pada bagian sisi atau tepi bibir, yang cenderung mulai kehilangan warna alaminya. Prosedur ini dapat memakan waktu sekitar 1 jam.
Namun, efek ini biasanya hanya terjadi sementara. Anda dapat menggunakan kompres dingin untuk membantu mengurangi pembengkakan.
Efek samping sulam bibir
Meski bisa membuat warna bibir menjadi lebih cantik, prosedur ini bisa membawa berbagai efek samping berikut ini.
1. Bengkak
Jarum yang ditusukkan selama prosedur akan membuat luka-luka kecil tak kasat mata pada bibir yang membuatnya membengkak. Ini adalah reaksi alami terhadap cedera tersebut.
Biasanya, pembengkakan akan mereda dalam beberapa hari. Anda bisa mengompres bibir dengan es batu yang dibalut lap bersih untuk mengobati bengkak ..
2. Penyakit yang ditularkan melalui darah
Jarum sulam yang tidak steril juga bisa menjadi perantara penyebaran berbagai penyakit serius seperti penyakit hepatitis B, hepatitis C, dan HIV yang menular melalui darah.
Oleh karena itu, pastikan untuk melakukan tato bibir di tempat yang terpercaya dan praktisi yang bersertifikat resmi untuk meminimalkan risiko penyebaran penyakit.
3. Infeksi herpes simpleks
Infeksi virus seperti herpes simpleks termasuk salah satu efek samping tato bibir jika peralatan yang digunakan tidak steril.
Studi kasus dalam jurnal Acta Dermatovenerologica Croatia , mengungkapkan bahwa melakukan prosedur sulam bibir dengan jarum suntik yang tidak steril dapat memicu aktivasi virus herpes simpleks.
Seseorang juga dapat berisiko terkena infeksi virus herpes simpleks apabila pasien pernah mengalami herpes sebelumnya.
4. Sarkoidosis
Melakukan prosedur ini juga dapat meningkatkan risiko terkena penyakit sarcoidosis .
Penyakit ini ditandai dengan pertumbuhan sel radang yang berlebihan sehingga menyebabkan munculnya perdagangan pada kulit, paru-paru, mata, dan kelenjar getah bening.
Studi dalam jurnal Currents Problem in Dermatology menyebutkan bahwa tinta merah yang digunakan pada sulam bibir dapat meningkatkan risiko terjadinya sarkoidosis.
5. Alergi
Melakukan prosedur ini juga ternyata dapat menimbulkan reaksi alergi. Reaksi ini dapat terjadi karena penggunaan tinta berwarna merah ketika melakukan sulam pada bibir.
Efek Samping Sulam Alis
Melansir dari Society of The Permanent Cosmetics Professional (SPCP), kemungkinan masalah dengan prosedur riasan permanen jarang terjadi jika semua standar kesehatan dipatuhi, terutama dalam hal desinfeksi dan sterilisasi peralatan.
Studi dalam jurnal Clinical Interventions in Aging menegaskan bahwa tato kosmetik seperti sulam alis memiliki risiko yang sama dengan jenis prosedur tato lainnya.
Melansir dari Mayo Clinic, berikut beberapa contoh risiko yang dapat terjadi saat melakukan tato atau sulam alis, yaitu:
- Dapat menimbulkan reaksi alergi pada kulit, seperti ruam gatal,
- Infeksi pada kulit,
- Iritasi,
- Masalah kulit seperti granuloma dan keloid,
- Menggunakan alat yang tidak steril, kemungkinan dapat menyebabkan penyakit hepatitis B dan C,
Melakukan perawatan dan mengonsumsi obat-obatan diperlukan jika Moms mengalami reaksi alergi dan mengalami infeksi, atau masalah kulit lain di sekitar area alis yang disulam.
Pada dasarnya, risiko tersebut dapat diminimalkan jika konsumen dan penyulam alis mengetahui risiko-risiko tersebut.
Tags: sulam bibir