Keajaiban dan Biaya Tanam Benang di Medan - Panduan lengkap untuk Kesenian Menjahit dan DIY
Risiko yang Ditimbulkan dari Proses Penanaman Benang
Prosedur penanaman benang merupakan prosedur tindakan perawatan kecantikan dengan risiko rendah dan jarang menimbulkan komplikasi. Namun, layaknya perawatan kecantikan lainnya, prosedur ini pun bisa menimbulkan efek samping pada beberapa pasien.
Misalnya saja, rasa panas diwajah, nyeri, kemerahan bahkan terjadi pembengkakan. Hal tersebut terbilang wajar dan tidak berbahaya sebab akan hilang dengan sendirinya.
Akan tetapi pada beberapa kasus, tanam benang pun bisa memicu komplikasi serius yang harus diwaspadai. Berikut ini adalah risiko komplikasi yang perlu diwaspadai:
- Reaksi alergi terhadap material benang, menimbulkan rasa gatal sampai sesak napas jika terjadi syok anafilaktik karena alergi
- Pendarahan
- Cekungan pada wajah di lokasi tanam benang
- Benang yang bergeser sehingga menimbulkan efek permukaan wajah yang tidak rata
- Nyeri dan merasa wajah seperti ditarik
- Menimbulkan infeksi di area tanam benang
- Bengkak lebih dari 48 jam
- Nyeri kepala dan demam
Jika tanda-tanda tersebut Parents rasakan, segera hubungi dokter untuk mendapatkan tindakan yang tepat dan lebih lanjut.
Prosedur Tanam Benang Hidung
Situs Medical Solution Barcelona memaparkan prosedur yang akan dijalani pasien saat melakukan tanam benang hidung. Dijelaskan, pasien akan mengikuti prosedur selama lebih kurang 30–45 menit.
Pasien diminta berbaring dengan wajah menghadap ke atas. Kemudian, dokter akan menyuntikkan anestesi lokal ke hidung pasien, di sepanjang batang dan ujung hidung sehingga pasien tidak akan merasa sakit atau tidak nyaman.
Jumlah benang yang digunakan bervariasi dari satu pasien ke pasien lainnya dan tergantung pada anatomi hidung, tujuan, dan harapan.
Untuk koreksi ujung yang menggelambir, misalnya, dokter mungkin menggunakan tiga benang. Benang-benang tersebut akan dimasukkan dari ujung hidung tepat ke arah jembatan, mengikuti pola V untuk memberikan dukungan lateral dan vertikal.
Jenis-Jenis Tanam Benang
Foto: Jenis-Jenis Tanam Benang (Photo by Marcus Aurelius from Pexels)Menurut Plastic Surgery, pada umumnya perawatan ini diminati oleh mereka yang berada di usia akhir 30-an hingga awal 50-an.
Mereka yang secara umum sedang dalam keadaan sehat dan baru mulai menyadari tanda-tanda penuaan, adalah yang bisa mendapat manfaat tanam benang paling maksimal.
Ada pula beberapa orang yang tidak dapat menjalani operasi pengencangan wajah karena kondisi medis. Biasanya mereka yang berisiko terkait anestesi yang mengalaminya.
Nah, mereka ini yang sebaiknya mempertimbangkan untuk melakukan perawatan tersebut sebagai alternatif yang cenderung lebih aman.
1. Tanam Benang Wajah
Lebih dari payudara, tanam benang wajah memiliki banyak peminat belakangan ini. Moms bisa mendapatkan kulit wajah yang lebih kencang dengan treatment ini.
Kerutan di dahi, bawah mata, dan bagian pipi yang kendur bisa seketika kencang dengan tanam benang wajah.
Biasanya proses treatment ini dilakukan di garis tulang pipi dan rahang.
Dalam prosesnya, benang ditanam dari bagian dalam pipi atau rahang, kemudian 'dijahit' dan ditarik ke bagian luar dan mengarah ke atas. And then, bye kerutan!
2. Tanam Benang Hidung
Lebih sedikit area yang dikerjakan ketimbang pada wajah, tanam benang hidung ini biasanya dilakukan oleh mereka yang merasa kurang mancung.
Hasil akhirnya adalah bentuk ujung hidung yang lebih lancip dari sebelumnya.
Prosedur Tanam Benang
Penanaman benang merupakan prosedur yang membuat wajah terlihat lebih kencang dengan cara menanam benang khusus ke bawah jaringan kulit wajah, rahang, garis alis, area bawah mata, dahi dan pipi. Benang itulah yang nantinya akan menarik kulit dari bawah sehingga kerutan hingga struktur yang kendur bisa hilang dan wajah terlihat kencang.
Benang yang ditanamkan pada area wajah akan memicu tubuh memproduksi lebih banyak kolagen. Oleh sebab itu, tubuh akan menganggapnya sebagai benda asing sehingga mekanisme penyembuhan luka secara otomatis akan terjadi dan kolagen mulai diproduksi.
Seperti yang diketahui, kolagen merupakan komponen yang sangat penting untuk menjaga kulit terlihat lebih kenyal dan sehat. Serta dapat membantu memperlambat proses penuaan di kulit. Penanaman benang, tidak hanya dilakukan pada area wajah saja, namun bisa dilakukan di payudara.
Prosedur penanaman benang ini, biasanya memakan waktu sekitar 30-40 menit. Usai melakukan prosesnya, Anda sudah bisa meninggalkan rumah sakit atau klinik kecantikan. Serta hanya dalam waktu 1-2 hari, hasilnya sudah dapat terlihat.
Artikel terkait, 10 Manfaat Es Batu untuk Wajah, Cegah Kerutan hingga Usir Jerawat
Tags: benang