... 7 Tips Menjahit dengan Jarum dan Benang: Panduan Praktis untuk Pemula

Ibu Mahir Menjahit dengan Jarum dan Benang - Seni DIY dan Keterampilan Jahit Tradisional

Apakah ibu hamil boleh menjahit pakai tangan?

Saat melihat baju suami atau anak robek, mungkin Anda ingin segera memperbaikinya. Namun, pantangan menjahit saat hamil membuat Anda maju-mundur untuk melakukannya.

Pantangan menjahit saat hamil ini berakar dari mitos bahwa aktivitas ini bisa menyebabkan bayi mengalami cacat lahir, khususnya bibir sumbing .

Aktivitas menggunting kain dan menusuk dengan jarum ini dipercaya bisa membuat janin dalam kandungan merasa kesakitan. Hal ini juga diyakini bisa membuat proses persalinan jadi lebih sulit.

Lantas, apakah Anda benar-benar tidak boleh menjahit pakai tangan selama kehamilan ? Tentu saja, tidak. Ini adalah satu dari banyak mitos kehamilan yang dipercaya turun-temurun.

Hingga saat ini, tidak ada penelitian yang membahas dampak buruk menjahit ketika hamil untuk kesehatan ibu maupun janin dalam kandungan.

Dari mana asal mitos tidak boleh menjahit saat hamil?

Tidak hanya menjahit, beberapa mitos kehamilan kerap kali berhubungan dengan benda tajam, seperti ibu hamil tidak boleh menggunting kuku atau memotong rambut.

Kemunculan mitos tentu bukan tanpa alasan. Di balik kata-katanya yang umumnya menakutkan dan melebih-lebihkan, ada saran yang bertujuan menjaga kesehatan ibu hamil dan janin .

Berikut ini adalah beberapa risiko yang perlu Anda waspadai bila hendak menjahit saat hamil.

1. Terlalu lama duduk

Anda akan duduk dalam waktu yang lama saat menjahit. Kebiasaan ini bisa meningkatkan risiko nyeri punggung bawah dan gangguan sirkulasi darah saat hamil.

Selain itu, posisi duduk yang tidak tepat juga dapat menimbulkan tekanan pada perut. Hal ini mungkin bisa berdampak negatif bagi perkembangan janin.

2. Kurang fokus

Studi dalam Scientific Reports (2021) menemukan bahwa fungsi kognitif (kemampuan berpikir) wanita dapat menurun selama kehamilan. Kondisi ini umumnya dikenal sebagai pregnancy brain .

Kondisi ini bisa membuat Anda kurang fokus dan awas ketika hamil. Akibatnya, penggunaan benda tajam saat menjahit, seperti jarum dan gunting, berpotensi melukai diri Anda.

3. Kontraksi dini

Gerakan mengayuh mesin jahit manual atau getaran akibat mesin jahit elektrik juga dianggap dapat menyebabkan munculnya kontraksi pada ibu hamil .

Kondisi ini memang tidak memengaruhi semua ibu hamil. Namun, pada ibu hamil yang sensitif, kontraksi dini dapat meningkatkan risiko keguguran atau kelahiran prematur.


Tags: jahit jarum

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia