... Langkah Demi Langkah: Panduan Jahit Angka 8 untuk Proyek Sirkumsisi DIY

"Jahit Angka 8 Sirkumsisi - Mitos dan Realitas"

Metode Sunat Tanpa Jahit - Stapler

Untuk jenis metode khitan ini, pemotongan dan jahitan hanya dikerjakan dengan satu alat saja. Berikut ini beberapa manfaat yang bisa dirasakan jika memilih metode stapler.

  • Waktu pengerjaan cepat sehingga lebih minim sakit.
  • Ketika alat stapler dilepas, anak tidak akan merasakan nyeri sebab cuma cincin silikon yang menempel pada penisnya.
  • Risiko perdarahan sangat kecil jika dibandingkan dengan metode sunat konvensional.
  • Tak ada jahitan karena alat stapler itu sendiri sudah bekerja sebagai jahitan.
  • Proses penyembuhannya singkat sebab hanya ada sedikit luka dehisens.
  • Hasil sunat lebih estetis karena sayatan luka yang rapi.
  • Alat stapler tersedia dalam berbagai ukuran sehingga dapat memberikan hasil khitan yang lebih akurat.

Bukan cuma untuk anak-anak, metode sunat modern ini juga sangat direkomendasikan bagi orang dewasa.

Metode Sunat Tanpa Jahit - Klamp

Sehabis disunat dengan teknik Smart Klamp, anak diperbolehkan untuk mandi. Pasien yang menjalani metode khitan ini bahkan diperbolehkan untuk berenang, asalkan alat klamp tetap terpasang selama mereka melakukan kegiatan tersebut.

Metode sunat Smart Klamp juga merupakan salah satu metode khitan yang tidak menggunakan perban. Jadi, luka sunat tidak perlu diperban pascasunat. Karena alasan itulah, teknik sirkumsisi ini banyak dilakukan pada anak-anak dan bayi, yang notabenenya masih sering mengompol.

Itulah beberapa keunggulan dari metode sunat tanpa jahit seperti fine sealer, klamp, dan stapler. Nah, ketiga metode khitan tersebut bisa Ayah Bunda temukan di Klinik Sunat 123. Sebagai tempat ternyaman dan terbaik untuk melakukan khitan pada anak-anak, bayi, atau bahkan orang dewasa, Klinik Sunat 123 juga melayani metode sirkumsisi jenis lain, seperti sunat lem dan sunat laser.

Persiapan Pasien sebelum dilakukan Sunat

Persiapan pasien sebelum dilakukan sunat/sirkumsisi adalah sebagai berikut:

Persiapan peralatan sirkum yang perlukan meliputi :

  1. Bed tindakan atau circumstraint board untuk bayi
  2. Lampu operasi/tindakan, jika pencahayaan kurang memadai.
  3. Sarung tangan steril, masker, topi, apron/celemek
  4. Duk steril
  5. Instrumen tray atau Minor set sirkum yang berisi sebagai berikut:
    • dissecting forceps ,
    • artery forceps (2 lurus, 2 bengkok)
    • gunting kasa
    • gunting jaringan
    • needle holder
    • pinset (anatomis, sirurgis)
    • blade (pisau bedah)
    • blade holder (gagang pisau)
  6. Larutan antiseptik
  7. Kasa dan tulle (dressin modern)
  8. Obat anesthesia: EMLA (eutectic mixture of local anesthetics), lidocaine 2%, Obat emergency
  9. Syringe (spoit)
  10. Benang jahit:
    • plain catgut ,
    • chromic atau vicryl dengan ukuran benang 3/0, 4/0 Dewasa dan remaja. Untuk bayi dan anak, ukuran benang adalah 5/0 atau 4/0
    • Jarum jahit: 3/8 circle reverse-cutting needle, taper cut, atau round-bodied. Pada bayi dan anak, jarum jahit adalah jenis mounted atau round bodied

    Jenis jarum dan benang bedah di kamar operasi, simak video berikut:

    Metode Sunat Tanpa Jahit - Fine Sealer

    Fine sealer adalah jenis prosedur sunat yang berasal dari penggabungan beberapa metode khitan—klamp, bipolar, dan lem. Metode fine sealer juga menawarkan beberapa keunggulan sebagai berikut.

    Tepi luka sunat fine sealer lebih rapi dan rata, yang membuat risiko terjadinya benjolan atau bekas luka sangatlah kecil.

    Keunggulan lain dari fine sealer adalah tidak adanya alat yang terpasang pada luka. Dengan kata lain, Ayah Bunda tidak perlu membuka perban atau klamp pada luka sunat.

    Karena tidak ada alat yang terpasang pada luka, pasien tidak diwajibkan untuk kontrol ke klinik.

    • Boleh langsung menggunakan celana dalam

    Usai menjalani metode khitan fine sealer, anak boleh langsung dipakaikan celana dalam biasa. Begitu juga untuk bayi, Ayah Bunda dapat langsung memakaikan popok sekali pakai pada si kecil.


    Tags: jahit sirkumsisi

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia