... Cara Jahit Rantai pada Jeans: Panduan DIY untuk Pekerjaan Jahit yang Mudah

Membuat Jahitan Rantai untuk Jeans - Panduan DIY untuk Menyulam dengan Cantik

7 Teknik Menjahit Dasar yang Nggak Rugi Kamu Kuasai. Dijamin Bakal Berguna Suatu Saat Nanti

Hidup akan terasa lebih mudah jika kita memiliki beragam keterampilan. Sebut saja keterampilan menjahit untuk memperbaiki baju atau membuat baju bayi dan kain taplak sendiri. Bayangkan saja, kalau kita menguasai teknik menjahit dasar, kita nggak perlu lagi pergi ke tukang jahit saat harus membenarkan baju atau celana yang robek.

Meski terlihat rumit, keterampilan menjahit sebetulnya dapat dipelajari otodidak. Ada beberapa teknik jahit dasar menjahit yang berguna untuk memperbaiki atau menyambungkan kain. Buatmu yang tertarik untuk belajar menjahit, berikut ada 8 teknik menjahit beserta gambarnya yang mesti dan bisa kamu pelajari.

Pita Bisban

Untuk sebagian kasus, saat seseorang melipat kedua bukaan kaki celana jeans-nya, kamu mungkin pernah melihat ada garis berwarna dengan dua tepi putih tersingkap dari sisi terluar gulungan itu.

Kedua tepi putih tersebut bisa menandakan dua kemungkinan:

  1. kampuh dari celana selvedge jeans seperti hasil foto sebelah bawah dari komentar pembeli celana Levi’s “502 Taper Ground Blue Selvedge”
  2. kampuh yang sekadar diberi pita bisban, seperti di foto sebelah atas dari celana Papperdine “212 Jeans Selvedge Accent”.

Cara mengetahui kemungkinannya cukup simpel. Balik bagian dalam ke luar. Lalu, lihat apakah garis ini sampai ke seluruh sisi jeans hingga ke atas pinggang.

Jika iya, bisa dipastikan itu selvedge jeans. Jeans ini biasa diasosiasikan dengan jeans premium.

Mesin Neci

Mesin neci berfungsi untuk merapikan pinggiran tepi kain tapi dengan hasil yang lebih rapi dari pada mesin obras. Dengan mesin ini tepian pada kain akan lebih rapi karena dilengkapi dengan pisau pemotong. Mesin ini banyak digunakan untuk menjahit pinggiran dalam pembuatan kerudung.

Mesin highspeed ini menjahit dengan kecepatan tinggi dan dilengkapi dengan sistem untuk mengunci jahitan di awal dan di akhir proses menjahit. Karena mesin menjahit dengan cepat, perlu keahlian khusus untuk mengoperasikannya.

Mesin highspeed ini sudah menjadi mesin standar di konveksi. Hasil jahitan yang rapi dan dikerjakan dengan cepat membuat proses menjahit lebih efisien dan bisa menekan biaya produksi. Umumnya para penjahit konveksi dituntut ahli dalam menggunakan mesin ini.

Jenis-Jenis Jahitan Sesuai Polanya

Setiap kategori mesin jahit akan menghasilkan jenis-jenis jahitan tertentu. Hal ini sangat bergantung pada jumlah jarum, pemotong, serta benang yang digunakan untuk memproses jahitan. Pengaturan ketiganya inilah yang juga dikenal sebagai stitch (jeratan) dan tiap stitch akan dikelompokkan kembali berdasarkan karakteristik utamanya.

Dalam prakteknya, secara umum ada 70+ jenis jahitan. Namun, hanya ada 18-20 jahitan yang digunakan dalam industri manufaktur dan garmen. Jika tujuan utamanya hanya menjahit saja, tanpa terlalu memikirkan hal lainnya. Maka, hanya ada 3 jenis jahitan yang umum digunakan.

Sementara itu, menurut ISO 4915-1981, stitch dapat dibedakan menjadi 6 kelas. Mulai dari kelas 100, 200, 300, 400, 500, dan 600. Nah, yang akan kita bahas kali ini adalah jenis stitch atau jahitan berdasarkan standar ISO 4915-1891. Berikut ini penjelasan lebih lanjutnya:


Tags: jahit

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia